
" kil, kamu pulang naek taxi atau ada yang menjemputmu?". tanya wahyu
" aku bawa mobil sendiri yu".sambil tersenyum menoleh kearah wahyu.
Wahyu terkejut mendengarnya bagaimana tidak seorang wanita tengah hamil besar menyetir kendaraan seorang diri bagaimana kalau terjadi sesuatu.
[ apa yang terjadi dengan rumah tangga Kila Sampai Bagas mengijinkan membawa mobil seorang diri ] ujarnya dalam hati sambil mendesah.
Kini wahyu membantu Kila membawa troli belanjaan menuju area parkir Dimana Kila memarkirkan kendaraannya disana.
bunyi handphone Kila berdering tertera nama sang suami disana.
[ Bagas : hallo Kila,, hari ini saya ada meeting dengan klient di luar kota. maaf ini meeting mendadak oleh karena itu saya baru memberitahu ].
wajah kila menjadi sendu..
[ berapa hari gas? ] bertanya
[besok juga pulang kok, kil.. kamu hati hati rumah. sekarang kamu dimana?]
[ aku lagi membeli perlengkapan kamar tidur anak kita gas.. Soalnya kan sebentar lagi takutnya besok besok saya ngga bisa keluar gas]. ucap Kila menejelaskan.
[ hati hati. nanti kalau sudah sampai kabari saya jangan lupa ].
setelah Kila mengucapkan kata kata itu seperti ada sesuatu yang menghujam dadanya.. harusnya dirinya menemani Kila berbelanja.
Namun seseorang memeluknya dari belakang,, tidak Laen orang tersebut adalah Amel.
"kenapa melamun, kamu menyesal mengajak saya kemari gas?"sambil mengusap usap dada bidang milik Bagas.
Bagas memutar badannya menghadap Amel, dan memeganga kedua pipinya " tidak dong sayang".
Kini Bagas seperti seorang anak remaja yang sedang jauh cinta untuk pertama kalinya.padahal dia telah memiliki seorang istri yang tengah hamil besar.
" sayang,, ayoo kita berenang". kini Amel tengah memakai baju renang dan berjalan menuju kolam renang.
Bagas yang melihatnya pun langsung menelan salvinanya perlahan.langung membuka kaosnya dan menenggelamkan tubuhnya kedalam kolam menyusul sang kekasih.
keduanya duduk di pinggir kolam dan sambil bercengkrama dengan mesranya.
" hm,,, hmm,," Bagas tiba tiba mencium bibir Amel dan memeluknya dari depan mendekapnya erat erat.
__ADS_1
Kedua tengah asik berenang di dalam kamar resort.karena Bagas memesan kamar yang terdapat kolam renang pribadi di dalam kamarnya.
Setelah puas bermain main di area kolam renang kini keduanya melanjutkan menikmati aktifitas panas mereka di dalam kamar.
Posisi keduanya kini tidak ada sehelai benangpun yang menempel di tubuh mereka.******* demi ******* keluar dari mulut amel memberikan sesuatu yang berbeda dalam diri Bagas..
Bagas terlelap,, dan handphone milik Bagas yang di letakan di samping kasur berdering untuk sekian kalinya namun sang suami masih terlelap dalam mimpinya...
akhirnya Amel tidak sengaja mengangkat :
[ Amel : hallo,, haloo,, ]
Kila terkejut,, dan air mata lolos dari pelupuk matanya dengan cepat. dirinya tak menggira bahwa Bagas tega membohongi dirinya sampai seperti ini... lalu panggilan pun terputus.
Amel bangun dan melihat siapa yang menelpon sang kekasih dan ternyata kila. Amel bingung mau bilang apa tidak.
" ada apa sayang kok melamun?". tanya Bagas kembali mengecup pundak Amel mesra.
" tidak ada apa apa hanya melihat jam saja. kamu mau makan apa sayang".
" saya mau makan kamu lg sayang".
Amel tertawa " kamu belum puas apa cinta?" sambil mencubit hidung Bagas.
Killa duduk di balkon kamarnya dan bagas seorang diri sambil menangis dengan kencangnya.bagaimana tidak sang suami dengan teganya telah membohonginya..
Bagas melihat jam di gadget ternyata sudah jam 7 malam, namun Kila belum menghubungi dirinya. Ada rasa khawatir bagaimana pun status Kila adalah istrinya.
akhirnya Bagas memutuskan menelpon Kila. guna menghilangkan rasa cemasnya.
Tut,, Tut,, bunga suara telpon berdering...
ini sudah ke tiga kalinya Bagas menelpon namun tidak terhubung..
[ kamu lagi apa kil,, angkat donk ] cicit Bagas cemas.
Kila tahu sang suami telah melpon dirinya namun dirinya masih marah..
Akhirnya Bagas memutuskan menelpon mbok sarti
[ bagas : mbok,, ibu sudah sampe dirumah belum? ]
__ADS_1
[ mbok Sarti : sudah pa, tadi sekitar jam 3an tapi sampai saat ini neng Kila belum keluar kamar ].
[Bagas : mbok bisa liat ke kamar ibu sedang apa?. nanti saya hubungi mbok lagi ]. titahnya kepada sang asisten rumah tangga.
[ mbok Sarti : baik pa ].menutup telpon dan berjalan menuju kamar sang majikan.
tok,, tok,, suara ketukan pintu dari arah luar terdengar di telinga Kila namun Kila tetap diam di pembaringannya tanpa ada niat untuk membukanya.kila kembali tertidur.
[ mbok Sarti : hallo pa, neng Kila ngga di buka buka pintunya.]
[ Bagas : mbo titip kila saya akan pulang.. Kila belum makan dr jam brp bi?] tanya nya di penuhi rasa cemas.
[ mbok Sarti : ngga tau pa soalnya neng Kila sampai dirumah tadi jam 3 sambil membawa perabotan bayi lalu masuk kekamar sampai sekarang belum keluar lagi pa. ]ucap bibi menjelaskan.
[ Bagas : kalau ada apa apa kabari saya langsung ya bi,, saya akan pulang sekarang ].
sambungan telepon terputus..
Bibi masih mengetok ngetok pintu kamar Kila namun masih seperti tadi tidak ada sautan dari dalam kamar sang majikan.
Saat sang bibi akan melangkah kaki menuruni tangga terdengar suara barang telempar dari dalam kamar. bibi mengurungkan niat dan kembali berdiri di depan kamar kil.
[ tok,, tok,, neng,, neng Kila buka,, ]. ucap khawatir bibi sambil mengetuk pintu kamar.
Lalau bibi mengechat sang tuan rumah.
[ bibi : maaf pa,, di dalam kamar terdengar suara barang di lempar. bibi jadi takut ].
Pesan yang di kirim bibi belum di baca masih ceklis satu. Setelah menghubungi bibi Bagas langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya,, saat ini dia berniat untuk menemui sang istri. Bagas takut terjadi sesuatu terhadap kila dan anak yang di kandungnya.
Bagas mengecek handphone nya lalu membuka pesan dari bibi.bagas terkejut lalu menghubungi sang bibi.
[ Bagas : hallo Bi,, bibi masih di depan pintu kamar kan? ].
[ bibi Sarti : masih pa,, tapi belum di buka, bibi takut kenapa Napa sama neng Kila.].
[ Bagas : bibi tunggu disana sampai saya datang hubungi saya kalau ada apa apa].
[ bibi sarti : baik pa].
Bagas langsung mengambil kunci mobil tanpa menghiraukan sang kekasih yang saat ini tengah terlelap dalam mimpi indahnya. mengendarai mobilnya sendirian dengan kecepatan tinggi Bagas melajukan mobilnya.saat ini dirinya sangat mengkhawatirkan sang istri kenapa bisa sampai seperti itu. karena terakhir keduanya mengubungi melalui telepon nada bicara terdengar baik baik saja.
__ADS_1
Sang asisten rumah tangga tetap setia menjalankan perintah sang majikan.walau dalam keadaan ngantuk bibi Sarti menunggu Kila sambil duduk di lantai depan pintu kamar sang majikan.