Lelahnya Seorang Istri

Lelahnya Seorang Istri
episode 17


__ADS_3

kila menghampiri para sahabatnya yang kini sedang duduk di taman


" hai semuanya".sapa Kila.


" hallo Bu mil,, cie yang hamil auranya makin keliatan saja " ujar sesil.


" kil badan Lo tambah melar banget deh yaa. Bagas komplain gak tuh kil".celetuk sita.lalu sesil menyenggol lengan sita. akhirnya sita diam.


Dalam hati sita menggerutuki mulutnya yang benar benar omes banget dah.


" udah kil,jangan di dengerin mulut sita emang tuh anak mulutnya ember ". ujarnya.


" hai,,, hai,, semua" sapa Rizky sambil membawa kantong plastik di tangannya.


" ni oleh oleh dari nyokap buat Lo semua". sambil mengeluarkan isi di dalam plastik.


" wah nyokap Lo emang perhatian, gak kayak Lo,".ujar sesil sambil cengengesan." banyak amat Ki, gak salah?".


Mereka berempat memasuki kelas.. dosen yang mengajar kali ini galak.. dan tidak di sukai oleh seluruh mahasiswa.


keduanya kini terlelap karena kelelahan,, 3 jam kemudian keduanya bangun lalu mandi bersama.


Amel sedang berada di dapur memasak spaggeti dan daging bakar untuk makan siang keduanya.. Bagas menghampiri Amel yang sedang menata hidangan diatas meja makan.


" sayank,, kamu masak kesukaan aku..".sambil menciumi dan memeluk Amel.


" Bagas sudah donk, memang kamu tidak lelah ya?". tanya nya.


" kamu selalu membuat saya puas Amel,, saya tidak pernah lelah kalau berhubungan dengan kamu".


setelah makan kini keduanya berada di ruang tv dengan posisi Bagas tiduran di atas paha mulus Amel. Bagas tiduran sambil meraba raba paha mulus itu.


" gas,, mau sampai kapan kita seperti ini?".


" saya tidak tahu Amel, tapi saya nyaman dengan kamu saat ini.bagaimana dengan kamu sendiri?"


" sampai detik ini saya juga nyaman dengan keadaan kita seperti ini bagas, kamu ada di saat saya membutuhkan diri kamu. itu cukup bagi saya gas ".


tiba tiba gadget milik Bagas berdering terpampang nama istriku Kila.


[ Kila : " gas,, jadi kan kerumah mamah?."]

__ADS_1


[ Bagas : " jadi Kila,, Nanti saya akan jemput kamu jam 3 sore ya dikampus" ]


[ ya ok ]


Bagas mencium bibir Amel sebelum pergi menjemput sang istri di kampusnya.


" saya pulang dulu ya,, kamu jaga diri baik baik".


" ya sana jemput istri mu".


Bagas mengendarai mobilnya dengan pelan karena sebenarnya dirinya merasa lelah dan ingin beristirahat.


baru sekitaran 5 menit Bagas menunggu di parkiran Kila datang bersama ketiga sahabatnya sambil menjinjing sebuah kantong plastik di tangannya..


Kila membuka pintu mobil di bagian penumpang lalu mendudukan pantatnya dikursi dan menutup pintu dengan pelan.


Keduanya kini tengah dalam perjalanan menuju rumah sang mertua. Kila memandang kearah Bagas yang tengah menatap lurus kedepan mengendarai mobilnya.


Kila terlelap karena mengantuk,, bagaiman tidak Hari Kila tidak lepas dari yang namanya cemilan,, mulutnya tidak pernah berhenti mengunyah makanan ada saja yang di makannya.


Senyum Bagas mengembang di sudut bibirnya melihat betapa nyenyaknya tidur sang istri. diusapnya pucuk kepalanya dengan lembut.


Tiba di halaman rumah milik sang mamah


" gas sudah sampai ya?".tnya dengan mata yang masih mengantuk.


" ya sudah ad 30 menitan kita sampai. kamu tidurnya nyenyak sekali saya tidak tega membangunkan kamu, kil"..


karena masih mengantuk Bagas membukakan pintu untuk Kila dan menuntunnya memasuki rumah sang mamah.


" BI,, mamah mana?" tanya Bagas kepada asisten rumah tangga.


" nyonya ada di teras taman belakang mas Bagas sambil merawat tanaman kesayangan nyonya.


"makasi bi," jawabnya singkat.


lalu keduanya berjalan menuju taman di belakang rumah yang lumayan besar dan asri dengan pepohonan sang mamah.


" sudah bangun nak?".tnya sang mamah. " kalau masih ngantuk tidur lagi di kamar Bagas.


" tidak mah, udah nggak ngantuk kok".

__ADS_1


" ya sudah nanti mamah suruh bibi buatkan teh hangat mau?apa es jeruk kil? ". tanya sang mamah.


" Kila mah terserah mamah aja".


" bagaimana dengan keadaan kandungan mu,Kila?malam ini tidur di sini kan kalian?".


" kalau Kila terserah Bagas saja mah".


" kamu ngga papa kita malam ini menginap disini?"


" ya ngga apa apalah gas,aku seneng malahan".


papah mana mah kok gak kelihatan dari tadi?".sambil mencari sosok sang papah mertua.


" papah tadi sore keluar sebelum kalian datang sekitaran 5 menitan,, biasa papahmu kalau sudah menyangkut masalah bulu tangkis langsung berangkat". kekeh sang mamah.


Bibi datang membawa nampan berisi 3 buah minuman es jeruk dan sepiring cemilan hangat buatan sang mamah.


" makasi bi "ucap ketiganya serentak.


" sama sama nyonya, mas Bagas, neng Kila. bibi berlalu kembali kedapur untuk mempersiapkan makan malam sang majikannya.


" aduh perut anak mamah sudah terlihat ya". sambil mengusap lembut perut Kila.


" Bagas suka antar kamu periksa kan Kila?".tnya mamah penasaran.


" suka mah". bohong kila. dalam hatinya ada perasaan tidak enak hati karena sudah berkata tidak jujur kepada sang mamah mertua.


" anak dalam kandunganmu jenis kelaminnya apa kil?". tanya mamah penasaran.


" kemaren sih pas periksa belum keliatan mah,masih malu malu kali mah".


mereka ber tiga sedang berbincang bincang di halamaan, sambil mengurus tanaman hiasan mamah. sedangkan Bagas hanya duduk.


" mah,, tanaman mamah banyak banget, jadi terlihat seger ya mah. Kila jadi mau lah tanam pohon di halaman rumah. boleh kan gas?".melirik ke arah sang suami yang sedang asik bermain gadget.


" gas itu istri mu tanya kok kamu malah diam sih". mamah kesel melihat bagas yang asik sendiri.


" oh,, ya boleh terserah kamu aja kil kalau urusan rumah sih".


" kalau capek istirahat sana kan kamu habis kuliah".titah mamah, " mamah juga sebentar lagi selesai.

__ADS_1


"ia mah, makasi".


Kila berjalan kearah kamar Bagas yang dulu di huninya sebelum mereka menikah.


__ADS_2