Lelahnya Seorang Istri

Lelahnya Seorang Istri
episode 5


__ADS_3

hari ini Kila ke kampus seperti biasa...


" Kila Lo kenapa sih kok gue perhatiin Lo kelihatan murung?cerita ma gue kila. kita itu sahabatan". tanya Rizky sambil meminum minumannya.


ya saat ini Kila dan Rizky ada di kantin kampus.


kemudian datanglah sita dan Sisil.


" pa,, pesen donk". panggil sita ke mamang kantin


sambil memesan makanan dan minuman sita dan Sesil melirik kerizky menanyakan keadaan kila.namun dibalas gelengan kepala oleh Rizky.


" kil,, Lo mau ikutan gak kita ke kafe yuk". tanya sesil pelan.


" ok deh"


akhirnya mereka berangkat.mereka nongkrong, sambil bercerita satu sama lain..


Kila memutuskan pindah dari kosan dan memilih tinggal dirumah yang di belikan oleh orang tua kila.rumah itu sudah di beli oleh ayah Kila sejak lama namun Kila enggan menempatinya hari ini Kila pindahin barang barangnya kerumah dengan di bantu Rizky dan sesil.


Kila sengaja tidak memberitahu Bagas dahulu karena kila ingin menyendiri dahulu.namun di saat Kila sedang memasukan barangnya kemobil dari arah sebrang jalan ada sepasang mata yang mengamatinya. Bagas sengaja tidak turun karena beberapa hari ini Kila bersikap aneh. oleh karena itu Bagas mengawasinya.


bagas mengikuti mobil kila dari kejauhan. setelah tau tempat tinggal Kila yang baru Bagas kembali ke kantor baru sore hari Bagas akan menemui Kila.


" anjir barang loe banyak amat Kila ini baru baju baju dan laenya. apalagi kalau Lo nikah Kila kayaknya lebih banyak dari ini deh ya kil". ujar Rizky sambil menenggak minuman dingin.


" he,, Ki namanya juga cewe ya wajarlah banyak. kalau Lo barangnya banyak tuh baru gue curiga Lo cwo apa cwe jadi jadian".


" sialan Lo mulut sil.mau gue slebet apa?".


selesai beres beres dan istirahat waktu tak terasa sudah sore mereka semua pada pulang.tinggalah kila seorang diri drmh karena bibi yang beres beres rumah akan datang mulai besok hari.


suara bel berbunyi,tapi Kila heran siapa yang malam malam bertamu perasaan rumah baru Kila tidak ad yang selain ketiga sahabatnya.kila berjalan membuka pintu, namun betapa kagetnya Bagas sudah ada di hadapan pintu.


"masuk gas".


" Kila,kamu kenapa pindah ngga bilang sama saya untung pas kamu pindah tadi pagi saya melihat kamu. saya ikutin kamu sampai sini makanya saya tau".ujarnya dengan nada pelan dan menatap Kila. " Kila tolong kalau ada apa2 kamu bilang saya".


" ya,Bagas.,"


"kamu tinggal Disni sama siapa?".

__ADS_1


" ada bibi besok mulai berangkat kok Bagas".


" kamu mau minum apa?"


" ngga usah Kila. saya kesini mau menemui kamu saja. saya kangen kamu Kila".


" saya pamit besok saya kesini lagi".Bagas beranjak dari kursinya namun sesaat Bagas membalikan tubuhnya menghadap Kila dan kini posisinya saling berhadapan.bagas mencium bibir kila lalu keningnya dan pamit pulang.


kini kila berada di dalam kamarnya seorang diri. Kila memutuskan untuk meminum pil penggugur janin karena Kila takut akan amukan sang ayah.besok Kila akan ketempat temannya yang menjual pil tersebut.


karena tak ingin di antar oleh bagas maka Kila berangkat pagi pagi menggunakan mobilnya. selang 1 jam bagas tiba di rumah Kila namun melihat mobil tidak ada Bagas memutuskan menelpon Kila.


" Kila,, kamu dimana?" tanya bagas di sebrang sana.


" ya,, aku udah berangkat Bagas soalnya ada tugas Yang harus di kumpulin".


" hati hati"


" hmm,,, hm,,".


Kila sudah tiba di rumah temannya.


" mana obat nya?".


setelah Kila memberikan uangnya dan menerima pil tersebut segera di masukan ke dalam tas. dan bergegas pulang. Kila ke kampus dahulu karena ada matakuliah sampe sore.


tepat jam 12 siang perut Kila mual dan tiba tiba ingin muntah.kila bergegas ke kamar mandi dan memuntahkan seluruh isi perutnya. setelah muntah badan terasa lemas dan minta di isi kembali.


kila bergegas ke kantin lalu memesan es jeruk.karna dengan minum es jeruk dapat mengurangi rasa mualnya.tidak lupa Kila memesan gado gado pedes 1, pakai lontong 1, dan cemilan batagor 1 porsi,sama rujak pedes 1.


" Kila,, Lo gak salah pesen sebanyak itu?emang perut Lo masuk kil?". ucap sesil.


teman teman Kila geleng geleng kepala.


" gila kil, Lo kesambet apa tadi malam?".


makanan yang tadi di pesan habis dalam waktu singkat. Dan temannya pada melongo smua.


" akhirnya kenyang juga" ucap Kila sambil mengusap perutnya yang terasa kenyang.


ketika Kila menghampiri mobilnya terlihat Bagas sedang berdiri di sana dengan wajah menahan marah.kila yang melihatnya pun terheran heran.

__ADS_1


Bagas menatap wajah kila dengan amah memuncak yang dia tahan sedari tadi. ingin minta penjelasan dari mulut kila sendiri.


ketika dia ingin marah Bagas segera menahannya agar tidak marah. Bagas ingin kejujuran dari mulut kila sendiri tanpa dirinya bertanya.


" hai gas,, nunggu aku dari tadi?"


" ya,, saya nunggu kamu dari. tadi."


" awas aku mau pulang".


" kamu ikut mobil saya sekarang". ucap Bagas sambil menarik tangan Kila menuju mobilnya.


" gak bisa Bagas,, aku harus pulang. aku cape mau istirahat".


mata Bagas menelisik sorot mata Kila dengan tajam.


" saya bilang masuk Kila." akhirnya Kila di paksa masuk. Bagas mengendarai mobil dengan kecepatan sangat tinggi.


" Bagas, Lo kenapa sih?gue takut bisa gak pelanin mobilnya?gue bilang berhenti atau gue loncat dari mobil."


Bagas menghentikan mobil mendadak.


" Lo, kenapa?apa salah gue ma Lo Bagas?"


seketika bagas menoleh ke arah Kila dengan tatapan marahnya kepada sosok wanita yang ada di sampingnya.


tiba tiba perut kila seperti di kocok kocok " hoek,, Hoek,, Hoek,, " Kila membuka pintu mobil dan memuntahkan isi perutnya. setelah selesai Kila kembali duduk di kursi.


Bagas yang melihat mencengkram setir mobil dengan kencangnya menahan amarahnya.sambil menatap kearah Kila dengan tajam.


kila duduk di kursi dengan mata terpejam menetralkan rasa mulanya yang kembali muncul di saat seperti ini tidak dapat di kompromi.kila takut Bagas mengetahui bahwa dirinya sedang hamil.. bukan karena dia tidak menginginkan janinnya tapi Kila takut karena Bagas seorang playboy. takut setelah menikah dengannya sikap Bagas tidak akan berubah.


" kil,, kamu kenapa sakit? atau kamu sedang hamil Kila? ayo kita periksa kedokter, saya watir kamu kenapa kenapa Kila. saya perhatikan sudah beberapa hari ini wajahmu pucat Kila".


Kila kaget dengan ucapan Bagas dan membuka matanya sambil menatap kearah Bagas " aku gak hamil Bagas jangan ngaco kamu".


setelah mendengar ucapan Kila barusan wajah Bagas semakin marah.wanita ini sungguh terlalu dalam batin Bagas.


" aku mau pulang Bagas,, aku capek.antar aku kerumah".


Bagas diam tak menjawab ucapan Kila namun kini bagas membawa mobilnya menuju apartemennya bukan sesuai keinginan Kila yaitu rumahnya. Kila membuka matanya kaget saat mobil berhenti karena ini adalah parkiran apartemen milik Bagas bukan rumahnya.

__ADS_1


" aku mau pulang Bagas, bukan mau ke apartemen kamu.. ", " kamu denger nggak sih Bagas." dengan nada marah.


__ADS_2