
"Nanti aku coba bilang sama guru BK dulu," kaya Kiky.
Siangnya pas jam istirahat Kiky ke ruang guru untuk memberitahukan apa yang iya rencanakan.
" Selamat siang pak Ari," sapa Kiky
" Selamat siang Ky, ada yang bisa bapak bantu?"
" Pak kemarin secara tidak sengaja kak Sean bertemu dengan salah satu siswi disini membeli alat kontrasepsi sama tes kehamilan. Bukan mau nuduh atau bagaimana ya pak tapi kalau kita adakan operasi tas kaya biasanya bagaimana apa bapak setuju?"
" Iya tadi pak Sean sudah bertemu dengan saya dan bilang persis sama apa yang kamu katakan barusan. Tapi bapak harus minta persetujuan sama bapak kepala sekolah dulu. Nanti selepas istirahat kamu balik lagi kesini kita bahas lagi."
" Baik pak kalau begitu saya permisi dulu."
Selepas itu Kiky menemui ketiga sahabatnya yang sudah ada di kantin. Disana juga ada sesosok yang menjadi pusat perhatian dan siapa lagi kalau bukan kak Sean.
" Maaf ya lama," kata Kiky.
" Santai saja Ky," jawab Dara.
" Tapi itu itu yang dari tadi nanyain kamu terus," kata Suci sembil nunjuk Sean.
" Ga kaget aku Ci, punya kakak sambung yang over protektif udah kaya jagain pacarnya," kata Kiky.
" Jangan jangan kak Sean suka lagi sama kamu Ky, makanya dia over gitu ," sambung Tara.
Mendengar ucapan dari Tara, Sean yang sedang minum tersedak wajahnya yang putih bersih berubah jadi merah.
" Ngawur kalau kamu ngomong, Kiky itu sudah aku anggap adik sendiri," tegas Sean.
" Tapi sekarang lagi musim kakak adikkan loh kak Sean," balas Dara.
" Stttt, udah udah kalian ini apa apaan sih," kata Kiky kesal.
" Gimana tadi Ky pas ketemu sama pak Ari, beliau bilang apa?"tanya Tara.
" Pak Ari bilang mau di bahas dulu sama guru guru yang lain, terus mau minta persetujuan sama kepala sekolah dulu. Habis istirahat aku di suruh keruangannya lagi."
" Ga sabar aku lihat Clara yang sombong itu di buat malu," kata Tara.
" Kamu ada masalah pribadi sama dia Tar?" tanya Sean.
__ADS_1
" Ada kak, dulu waktu awal awal aku sama Dara terjun ke dunia model dia merendahakan aku serendah rendahnya. Ngatain ga cantik pakaian sama riasan aku norak, bisa masuk ke final gara gara orang dalam. Padahal aku sama Dara sama sekali ga kenal orang orang disana, tapi kita tetap berusaha dan akhirnya menang dia hanya jadi runner up. Sejak saat itu dia selalu cari gara gara sama kita, apalagi sekarang kita dekat sama kak Sean," jelas Tara.
" Emang kenapa kalau kalian dekat sama kak Sean?" tanya Kiky penasaran.
" Lah kak Sean kan CEO tempat kita ikut lomba kemarin Ky, perusahaannya selalu mencari model model baru yang berbakat dari kalangan biasa," jelas Dara.
Kiky terdiam, ia menatap mata Sean seolah olah mengintimidasi.
" Jangan lihatin kaya gitu nanti kamu naksir sama aku," kata Sean.
" Apaan sih kak."
Ketika semua sedang asik ngobrol datanglah Adam, kakak kelas sekaligus partner Kiky di keanggotaan OSIS.
" Ky,kita di panggil ke ruangan pak kepala sekolah. Ayo buruan kita kesana," ajak Adam.
" Oke bentar aku bayar minuman dulu kak," kata Kiky.
" Ayo buruan Ky," ajak Adam lalu menggandeng tangan Kiky.
" Ga usah pegang pegang," teriak Sean.
" Awas kalau di pegang lagi," ancam Sean.
" Kak Sean,"Kiky balik berteriak.
" Apa," jawab Sean ketus.
"Sudah sana kak Sean pulang saja, Kiky mau lanjut belajar. Ingat kakak hutang penjelasan sama aku," kata Kiky lalu ia pergi menyusul Adam.
"Cie ada yang cemburu nih," ledek Dara.
" Bodo, "jawab Sean lalu berjalan menyusul Kiky.
" Eh Ra kalian ngersa ada yang aneh ga sih sama kak Sean dan Kiky?"
" Aneh gimana Ci?"
" Ya aneh gitu, melihat kedekatan mereka berdua, kalau aku lihat lihat ada yang mereka sembunyikan dari kita. Jujur aku ga percaya kalau mereka itu hanya mengganggap adik kakak. Dari cara kak Sean memandang Kiky, cara dia memperhatikannya itu seolah dia ada rasa sama sahabat kita."
" Bener juga sih Ci, tapi masa Kiky ga cerita sama kita kalau dia pacaran sama kak Sean."
__ADS_1
" Apa mereka yang terlalu pandai menyimpan rahasia, apa karena ga mau go public melihat Kiky yang masih sekolah terus dia hanya dari kalangan biasa?" tanya Suci lagi.
" Nanti kalau sudah waktunya pasti dia bakal cerita sama kita. Tapi kalau boleh jujur aku juga penasaran sama mereka berdua," kata Dara.
" Yah udah bel masuk, padahal lagi seru. Masuk yuk nanti bisa kena omel guru kalau kita masih disini," ajak Tara.
Sementara itu di ruang keoala sekolah ada Sean, Kiky, Adam dan beberapa guru sedang membahas masalah yang sudah Kiky dan Sean sampaikan.
" Tadi pak Sean sudah bicara sama saya kalau beliau melihat salah satu siswi disini membeli alat kontrasepsi dan alat test kehamilan. Tolong pak Sean tunjukan foto yang bapak punya," kata pak Ari.
" Oh ini," kata Sean lalu menyodorkan handphonnya.
" Astaga," kata salah seorang guru yang melihat foto tersebut.
" Jadi bagaimana pak kepala sekolah soal usulan Kiky untuk melakukkan penggeledahan?" tanya pak Ari.
" Saya setuju dan saya sendiri yang akan melakukan penggeledahan tersebut. Tetapi Kiky Adam dan pak Ari ikut bersama saya, ayo kita mulai sekarang. Langsung ke kelas Clara saja biar rencana penggeledahan tidak bocor," ajak kepala sekolah.
Mereka semua berjalan beriringan menuju ke kelas Clara.
" Selamat siang anak anak, maaf kalau kita mengganggu proses belajar mengajar. Siang ini bapak mau melakukkan pemeriksaan tas seperti biasa, tolong semua tas di taruh di atas meja dan kalian berdiri di depan kelas," ujar kepala sekolah.
Clara yang duduk berjajar dengan kedua sahabatnya terkejut mendengar ucapan kepala sekolah.
" Gimana ini?" tanya Ratu.
" Ga tahu aku," jawab Clara.
Pemeriksaan di mulai dari meja paling depan sampai ke meja Clara.
" Mampus aku," kata Clara.
Kepala sekolah mengecek Clara dan Ratu beliau menemukan benda yang di maksud Kiky dan Sean tadi. Kepala sekolah masih diam, menaruh benda itu disamping tas kemudian beliau melanjutan lagi penggeledahan.
" Ini tas milik siapa?" tanya beliau.
" Punya saya pak," jawab Clara dan Ratu bersamaan.
" Clara, Ratu, kalian ikut bapak ke kantor. Buat semua siswa bisa melanjutakan proses belajar. Buat anggota OSIS yang lain bisa bantu pak Ari, Adam dan Kiky buat melakukkan pengecekkan di kelas lain," titah pak kepala sekolah.
Sampai jam pulang sekolah Kiky, Adam dan yang lainnya baru selesai melakukkan penggeledahan.
__ADS_1