Lelaki Pecemburu

Lelaki Pecemburu
8# SUGAR DADDY 2


__ADS_3

" Kalian apa apaan sih?" kata Dara yang baru saja datang.


" Lihat ini, temen elo yang sok alim sekaramg sudah jadi simpanan om om kaya. Lihat saja penampilannya sekarang berubah bukan," kata Clara.


Karena memang Kiky anaknya polos dan ga tahu apa apa dia diam saja.


" Tampangnya sih boleh pendiam tapi kenyataanya wowww, mengerikan," sambung Risa.


" Emang sugar daddy apaan sih?" tanyanya polos.


"Ga usah munafik dech kamu Ky, kamu sudah di apain sama sama dia kok kamu bisa dapat barang barang mewah seperti ini."


" Dara, sugar daddy apaan?" tanya Kiky lagi kepada sahabatnya.


" Sugar daddy itu om om kaya Ky, emang kamu kemarin jalan sama siapa?"


" Aku jalan sama anaknya ibu Sekar."


" Ngapain diam," bentak Clara.


Kiky masih diam karena yang di tuduhkan sama Clara dan gengnya ga betul. Sementara Sean yang sudah berangkat ke kantor melihat bekal Kiky masih ada di jok belakang.


" Duh bekalnya ketinggalan," kata Sean.


Akhirnya ia putar balik lagi kembali ke sekolah Kiky. Dengan tampang garangnya Sean berjalan melewati beberapa siswa yang sedang ada di parkiran. Bahkan tatapan banyak siswa yang mengintimidasi Seanpun ia tak peduli sampai ia tiba di lobby sekolah. Sean menemukan Kiky yang sedang di kerubungi banyak orang.


" Ky," panggil Sean."


" Kak Sean," panggil Kiky.


Semua mata lagsung berpaling menuju sumber suara itu.


" Ada apa ini Ky?"


" Mereka bilang kalau Kiky simpanan sugar daddy, tapi Kiky ga tahu sugar daddy itu apaan."


" Ada yang bisa jelaskan kepada saya sebenarnya ada apa?" kata Sean.


Semuanya diam tak ada yang menjawab.


" Kenapa kalian semua diam, coba jelaskan ada apa sebenarnya?"


" Eh kak Sean, itu loh kak kemarin aku lihat Kiky jalan sama om om gitu. Lihat saja penampilannya sekarang sudah berubah barang barang yang ia miliki semua berkelas loh. Pasti Kiky sudah di apa apain sama itu om om makanya bisa beli barang barang mahal itu," kata Clara dengan centilnya.


" Coba bilang sekali lagi."


" Itu Kiky kemarin jalan jalan sama om om," jawab Clara sambil bergelayut manja di lengan Sean.

__ADS_1


" Dasar bocah, yang kalian bilang om om itu saya. Kemarin Kiky jalan sama saya, apa ada yang salah. Terus kenapa kamu tuduh Kiky jalan sama om om sedangkan kamu sendiri berusaha merayu om om. Oh kamu juga mau jadi simpanan sugar daddy kaya saya. Lagi pula Kiky itu pacar saya mau saya belikan apa itu terserah saya toh uang saya juga," jelas Sean yang membuat semua mata melotot.


Bahkan Kiky sendiri di buat benggong dengan penjelasan Sean barusan.


" Sayang, ini bekal dari mama ketinggalan di mobil," kata Sean lalu memberikan paperbag berisi makanan.


" Makasih ya kak,"jawab Kiky.


" Belajar yang bener, nanti pulang sekolah aku jemput. Satu lagi jangan deket deket sama dia, dia suka goda om om kaya," kata Sean lalu pergi meninggalkan Kiky.


Sepeninggal Sean, Kiky langsung berjalan menuju ke kelasnya bareng twins dan Suci.


" Ky," panggil Tara Dara dan Suci bersamaan.


" Iya, kok kalian lihat aku kaya gitu sih?"


" Jelasin sama aku dia siapa?" kata Dara.


" Dia putra semata wayangnya bu Sekar yang kemarin aku ceritain sama kalian. Namanya kak Sean dia baik banget orangnya, usiannya selisih 12 tahun dari kita."


" Kenapa tadi dia bilang kalau kamu itu pacarnya?" tanya Tara.


" Ya mungkin sikap kakak buat melindungi adiknya," kata Kiky.


" Tapi kamu ga sukakan sama dia?" tanya Suci.


" Munafik banget sih, jelas saja dia bilang kalau kamu itu pacarnya masih ngelak gitu. Aku ga percaya kalau kamu belum di apa apain sama dia."


" Kak Clara itu kenapa sih selalu buat masalah sama aku. Salah aku apa coba sama kakak. Aku memang ga ngapa ngapain sama kak Sean."


" Ga mungkin."


" Kalau kakak ga percaya bisa di cek kok, nanti pulang sekolah kita ke rumah sakit buat buktiin," kata Kiky.


" Oke tapi aku yang nentuin rumah sakitnya biar kalian ga bohong."


" Oke," jawab Kiky dengan lantang.


Sepulang sekolah Sean sudah stay di parkiran menunggu pujaan hatinya pulang.


" Hay kak," sapa Kiky.


" Jadi?"


" Jadi kak, biar temanku ga nuduh yang ga ga."


" Aku ikut mobil kalian, biar kalian ga bisa merencanakan sesuatu," kata Clara.

__ADS_1


" Duh ini anak lagi, kamu itu kenapa sih nyari masalah terus," omel Sean.


Rumah sakit pilihan Clara tak jauh dari kantor Sean.


" Kalian masuk dulu aku mau tunggu seseorang," ucap Sean.


" Se,ngapain telpon aku terus nyuruh kesini?" tanya Rio penasaran.


" Udah yuk ngikut saja ni kepala aku rasanya udah kaya mau pecah. Mending denger omelan mama dari pada ngurusi bocah bocah SMA."


" Salah sendiri ngapain udah om om jalan sama ABG."


" Namanya juga usaha Ri, ah elu ga dukung gue. Dari pada aku di jodohin mending nyari sendiri."


" Ada masalah apaan sih, itu bocah kamu apain kok sampai ke rumah sakit."


" Ga gue apa apain Ri, lagian aku masih waras tahulah batasannya. Orang aku sama Kiky cuma jalan ke mall belikan kado buat ulang tahun mama nanti malam kok."


" Lha terus kenapa kok bisa kaya gini?"


" Udah nanti saja aku jelasinnya," kata Sean.


Dua jam berlalu semuanya menunggu hasil pemeriksaaan.


" Ini hasil dari semua pemerisaan nona Adinda Risky, hasilnya baik baik saja tidak pernah ada kerasan seksual dan nona Kiky di nyatakan masih perawan," jelas dokter itu.


" Denger tuh, lagian bisa bisanya kamu tuduh Kiky kaya gitu. Yuk sayang kita pulang, mama sudah nunggui kamu di rumah. Ri kamu urus ya ini cewek satu, buat yang lain ikut aku sama Kiky ya."


" Idih ogah, emang aku om om apaan jalan sama cabe ga jelas kaya gini," kata Rio.


" Ya udah kamu mau ikut kita apa mau terus di sini sama tuh cabe," kata Sean.


" Balik dong Se."


Semua teman Kiky yang ikut ke rumah sakit di traktir makan sama Sean.


" Ky kamu ikut aku ya, biar nanti Rio yang urus teman teman kamu."


" Memang kita mau kemana?"


" Malam ini ulang tahun mama, di adakan di salah satu hotel. Mama undang kamu untuk hadir di acara itu sebagai calon menantunya, dan untuk mendukung penampilan kamu aku sudah sewa MUA buat make over kamu."


Kiky hanya diam.


" Jangan bengong, aku antar kamu ke rumah. Pasti MUAnya sudah sampai di rumahmu, nanti pukul 18.00 aku jemput kamu."


" Baik kak."

__ADS_1


__ADS_2