Living Guise/Samaran Hidup

Living Guise/Samaran Hidup
plot twist 1


__ADS_3

Yorobunn annyeong .....


Maaf lama guysss,kalo emng kelamaan kalian bisa kasih saran tau komentar okeyyy


Happy reading yorobunn deull ....


________________________________________


"sekarang"bisik dara dan


Brughh


Prangg


"AAAKHHHH"bukan Lona melainkan Dara,Lona yang belum mengetahui bahwa Dara dan temannya adalah


orang yang membully lona asli pun berniat membantu tetapi langsung saja di tepis,lalu meminta tolong kepada kedua temannya


"HEH CUPU!!KALO JALAN YANG BENER!PUNYA MATA TAPI NGGA DIPAKE BEGO!"suara Dara menggema membuat seluruh mata menatap kearah mereka,dan Lea yang melihat itu langsung menghampiri Lona


"maaf salah gue dimana yah?bukannya lo yang mau nabrak gue yah,dan kayaknya lo yang ngga punya mata deh disini"ucap Lona dengan santai,semua siswa yang mendengar itu sontak kaget dan saling pandang.


"wahh raa udah berani dia"kompor celine


"baru berubah sedikit udah langsung belagu dia njirr,jangan mau kalah raa"lanjut kompor claudia dan membuat Dara panass


"DASAR CUPU! LO FIKIR LO SIAPA HAH! BERUBAH DIKIT NGGA BIKIN GUE TAKUT ATAU BERUBAH PIKIRAN BUAT NGGA NGEBULLY LO!! SOK SOK AN BERUBAH,BUAT APA HAH,MAU SOK JAGOAN? PENGEN TENAR?OOoooo atau mau jadi ******?CIH MURAHAN!!!"ucap dara panjang lebar dengan nada lantang dan lirih saat kalimat terakhir itu,


PLAKKK satu tamparan berhasil meluncur ke pipi kanan DARA "itu buat lo yang sembarangan ngenuduh gue"


PLAKKK "itu buat lo yang selalu nyari masalah sama gue padahal selama ini gue diemin tapi lo semakin ngelunjak "


PLAKKK "itu buat lo yang asal ngomong kalo gue ******_"ucapan Lona terhenti dan kini dia maju dan berbisik tepat didepan telinga Dara


"padahal lo sendiri jalangnya" kalimat itu membuat Dara membelalakkan mata dan raut muka panik,Lona yang melihat respon itu langsung memundurkan kepala dengan senyum miring dan kedua tangan yang sudah sempurna bertengger di depan dada,Lona a.k.a Ana mengetahui itu saat dia teringat saat di mall dia melihat temannya berlari dan tidak sengaja bertabrakan dengan Dara dari situ terjadi perdebatan sehingga dipisah oleh orang berperut buncit disamping dara membuat dara mengalah dan pergi dengan dara bergelayut ditangan orang berperut buncit itu


''LO_"bentak Dara dengan tangan satu menunjuk depan muka Lona dan tangan satu masih bertengger dipipi kanan.


"shuttt shutt shutt Stay calm, don't panic like that''(tetap kalem,jangan panik gitu dong)ucap Lona dengan senyum remeh dan satu telunjuknya didepan mulut dara.


"kalian salah nyari musuh coii,gue kasih tau kekalian_berhenti manggil gue cu.pu karna lona yang ada dihadapan lo bukan lona yang dulu,dan berhenti nyari masalah sama gue atau kalian bakal tau akibatnya"ucap Lona dengan penuh penekanan dan melihat ke arah ketiga orang yang ada dihadapannya itu.sebelum beranjak pergi Lona sempat berhenti dan menepuk bahu Dara


"Tobat,akhir zaman sudah deket,ups"Lona melenggang diikuti Lea ang sedari tadi disampingnya pergi meninggalkan ketiga makhluk yang kini sedang cengo mencerna kejadian yang baru saja terjadi


wahhh gilaaa Queen of bullying terkalahkan


gue sih team LONA


Gilaa si lona udah cantik,ditambah sifat savage nya behhhh


Lona aku padamu


Kayanya Queen of bullying bakal tergantikan


Kira kira apa yang bikin dara sampe panik ya ga si


Ehh iya ternyata ada takutnya juga tuh manusia


Perkataan itu membuat kesadaran ketiga makhluk itu kembali dan menyadari bahwa semua mata tertuju pada mereka


"NGAPAIN LIAT LIAT,NGGA USAH LIAT LIAT"teriak claudia


"APA!MAU GUE COLOK HAH"lanjut celine

__ADS_1


"sialan lo lona berani lo sama gue"gumam dara"cabut"perintah dara dengan nada lirih penuh kemarahan dan pergi meninggalkan kantin yang dipenuhi dengan tatapan mengejek itu.


🍁🍁🍁


Ditempat lain,disebuah ruangan penuh dengan alat alat berdiri empat orang


"gimana?"tanya seorang dengan nada datar,dan jawaban orang yang ditanya hanya menggeleng pasrah dengan senyum kecut membuat ketiga orang itu menghela nafas berat


"kita hanya perlu bersabar mungkin kita hanya membutuhkan waktu paling lama 3 bulan,dalam waktu itu kalian bisa mencari tau semuanya"jelas seorang yang tadi hanya menggeleng


"kita udh tau siapa dalang dari semua ini"ucap salah seorang dengan penuh keyakinan


"wah secepat itu?siapa?"


🍁🍁🍁


Lona berjalan dengan cepat menuju rooftop diikuti Lea


"sumpah lon gue bangga sama lo"ucap bangga lea disamping lona yang menatap lepas ke depan


"buat?"tanya heran yang masih menatap lurus ke depan


"lo kan orang yang selalu mereka tindas dan lo orang pertama yang berani ngelawan mereka apalagi didepan anak anak_wahhhh gue ngga bisa berkata kata lagi mungkin sekarang gue adalan fans garis keras lo ahahaha"ucap panjang lebar lea membuat Lona tidak berniat untuk menjawab


"oiya sepulang sekolah lo mau kemana?"tanya lea yang sudah diam dari tawanya


"gatau,kayanya langsung pulang"jawab lona seperlunya


"nah pas banget,nanti temenin gue dulu ya"pinta lea


"kee?"tanya lona yang langsung menghadap lea


"nanti lo tau.gue balik ke kelas dulu byee lon"ucap lea melenggang pergi meninggal kan lona yang masih punya seribu pertanyaan


Bell masuk berbunyi dan lona langsung beranjak menuju kelasnya,di setiap perjalanan menuju kelas semua mata tertuju ke lona.Entah mengapa saat itu ,setelah kejadian kantin tadi.detik itu juga lona terlihat swag,dingin menakutkan dengan tatapan mata itu,cantik,sexy,sangat berbeda dengan lona yang dulu,hal itu membuat semua orang terpana, kagum, dan banyak yang ingin berteman dengannya tapi lona hanya tersenyum dan sesekali mengangguk untuk menjawab sapaan semua anak yang berada di setiap lorong atau bahkan depan kelas


Hai lon


Wahh gue ngga nyangka kalo tadi itu lo


Iya saat itu juga gue sadar kalo gue atau bahkan kita kita ngga perlu takut ke queen bullying itu ya ngga guys


Iya


Betull


Girl boss anjayyy


Lona yang mendengar itu hanya menggeleng dengan senyuman tipis


"udah kan?kalian ngga perlu terlalu berlebihan fokus belajar aja"ucap lona yang mendadak dingin berjalan menuju bangkunya


depan aja lon


Iya lon masih ada yang kosong


Eh iya loh


Keadaan menjadi ricuh dan


BRAKK


"bisa diem?yang ngga bisa silahkan keluar,dan semua itu ngga perlu paham?"perintah lona dengan penuh penekanan dan sangat sangat dingin membuat mereka berkedik ngeri

__ADS_1


Beberapa saat kemudian geng Dara masuk ke kelas yang sudah hening tidak seperti biasanya dan tatapannya tertuju pada seseorang paling belakang yang sedang menelungkupkan wajah(sepertinya tertidur)melihat dengan tatapan penuh dendam dan duduk saat guru masuk


Mereka memulai pelajaran dengan fokus sampai bell tanda pulang berbunyi,saat akan pulang ternyata guru memberikan 2 soal olimpiade IPA dan menunjuk 2 anak agar mengerjakan di papan tulis


"siapa yang mau mengerjakan nomer 1?"tanya guru itu


"saya bu"acung sang juara kelas selama ini,Dara ya itu dia.


"nomer 2,siapa?hitung hitung buat latihan ulangan nanti"ucap guru itu,dan seketika dara membisikkan sesuatu membuat pandangan guru itu beralih ke Lona yang sedari tadi hanya tidur saat pelajaran dimulai.


"oke Lona kamu mengerjakan nomor 2,silahkan maju"perintah guru itu


"Lona kamu dengar?_LONA!"kini menggunakan nada tinggi memanggil lona,


Mendengar namanya dipanggil pun mengangkat kepala dan seperti menyesuaikan pencahayaan


"saya bu?"tanya lona bingung


"iya kamu,sudah kenyang kan tidurnya.sekarang coba kerjakan soal nomor 2 dan dara nomor 1"mendengar itu membuat Lona mengangguk malas dan beranjak maju menuju papan tulis,sedangkan Dara hanya tersenyum miring seolah mengejek,


Mereka sama sama mengerjakan,dara mengerjakan dengan cepat sedangkan lona dengan santai,lona melirik soal milik dara dan tersenyum miring saat Dara sudah selesai mengerjakannya dengan cepat.Lona mengerjakan dengan waktu 5 menit dan kembali duduk


"hemm tidak terlalu buruk"ucap guru itu saat mengkoreksi jawaban dari 2 soal itu. "sayangnya nomor 1 salah jadi kalian masih belum bisa pulang"lanjut guru itu membuat semua murid protes,sedangkan Dara hanya menatap tidak percaya


Seseorang berdiri dan berjalan maju dengan senyum tipis membuat 1 kelas menatap tidak percaya,


"kamu yakin lon?"tanya guru IPA itu dibalas anggukan dengan segera Lona mengambil spidol dan mulai mengerjakan dengan cepat


prok prok prok


Tepuk tangan satu orang membuat menggema didalam ruangan itu


"wahh,bagaimana bisa ini,kalian bisa langsung berkemas pulang karna Lona menolong kalian untuk kali ini"ucapan guru IPA itu membuat anak anak terdiam


"kenapa?ngga mau pulang?mau saya tambah soal lagi?_jawaban Lona sudah benar jadi kalian bisa pulang,dan lona saya akui kamu cukup genius untuk berada dikelas 11 ini karna hanya kamu satu satunya murid yang bisa mengerjakan kedua soal itu dengan sangat tepat,jelas dan benar.Kalian semua harus tahu kalau ini adalah soal olimpiade tingkat senior atas kalian"penjelasan guru IPA itu membuat semua murid mengangguk paham dan bertepuk tangan kagum kepada Lona


Disisi lain ada 3 orang yang hanya diam menatap tidak suka kepada Lona terlebih Dara yang notaben adalah juara kelas dan tidak ada yang berani bersaing dengannya,tpi tidak sekarang sepertinya posisi itu akan diganti oleh Lona.


🍁🍁🍁



Sesuai dengan perintah Lea,kini Lona sedang menunggu Lea.Lea mengatakan kepda Lona untuk menunggunya di lapangan basket,sudah 15 menit lamanya membuat Lona bosan dan bangkit mengambil bola basket


Lona mendribble bola dan melempar ke arah ring bukannya masuk,bola itu justru mengenai papan justru berbalik kearahnya yang sudah terbaca akan mengenai dirinya,dengan spontan lengan Lona mengangkat dan menutupi kepala,tpi entah mengapa bola itu tidak mengenainya.Saat membuka halangan lengannya bisa dilihat ada tangan kekar yang sudah menangkap bola itu dan langsung melempar kearah ring seolah tertarik magnet bola itu dengan sempurna masuk.


"permainan yang cukup bagus,lo main basket?"tanya seorang itu


"iya,tpi udh lama ngga main jadi sedikit kaku"jawab Lona santai dan secukupnya,dan seorang itu mengangguk paham sebelum akhirnya


Ddrrrtttt...ddrrrrtttt...


"gimana?"tanya langsung Lona saat sudah mengangkat telfon itu


"......"


"hufttt...oke_bye"ucap Lona mengakhiri telfon


"kalo gitu gue cabut dulu"pamit lona kepada seseorang yang sedari tadi didepannya,saat sudah beberapa langkah,Lona terhenti saat dicegat oleng orang tadi


"bentar,gue mau ngomong sesuatu..."


To be continued

__ADS_1


Bosen ya guysss,maaf yaa kedepannya bakal lebih baik lagi,suport aku yaaa supaya rajin ngupload nya,like,and tmbhkan ke favorit klean yaaa


Sampai jumpa di bab selanjutnya yaa annyeong yorobunn deull .....


__ADS_2