Living Guise/Samaran Hidup

Living Guise/Samaran Hidup
Draft


__ADS_3

Annyeong yorobunn deull....


mau minta support dari kalian huhuu


Enjoy guys...


Happy reading yorobunn deull .....


_________________________________________


"wahhh apa yang kalian bicarakan tadi"ucap Ana dengan deru nafas menahan marah kepada dua orang didepannya itu.ya orang tuanya


Flashback on


Sesuai katanya kemarin,sekarang ia sedang diperjalanan menuju rumahnya.


Rumahnya sekarang sudah dirubah menjadi tempat pesta yang bisa dibilang mewah.



Ana saja dibuat terkagum kagum ditambah warna ruangan itu berubah menjadi ungu karna efek dari lampu(warna kesukaannya).


"ana"panggil wanita paruh baya yang tampak muda nan cantik siapa lagi kalau bukan bundanya.


"hai bund"jawab ana melambaikan tangan,dan menyambut pelukan sang bunda


"wahh bund liat rumah kita sudah jadi apa sekarang"ucap ana menengok kanan kiri tanpa keluar dari pelukan,membuat bundanya mendengus kesal


"bunda kangen lohh,kamu ngga kangen apa!"pura pura kesal.


"ya ampun bund belum ada 1 minggu lebay banget" ucap ana terkekeh melihat bundanya.


karin yang melihat respon anaknya itu pun langsung melepaskan pelukannya.


"yaudah kalo kamu ngga kangen"kesal karin dan melenggang pergi membuat ana tertawa dan mengekori bundannya ke atas.


"Ana becanda bundd yaampun,Ana juga kangen sama bunda,ayah,dan rumah ini hihi"ucap ana dengan cengiran khasnya yang menampilkan gingsul serta lesung pipit(manis sekali yorobunn )


Karin melihat itu sontak tersenyum dan mengelus rambut ana.


"yaudah sekarang kamu mandi,bunda udah siapin baju khusus buat kamu.karna hari ini hari yang spesial"ucap karin bersemangat


"Ana liat bunda yang semangat banget deh,emang ada apa lagi sih"ana mencoba menggoda sang bunda agar memberi tahu tapi ternyata sia sia karna bundanya sudah menggeleng tegas


"rahasiaaaa ahaha"ucap karin dan meninggalkan ana yang masih punya seribu pertanyaan


ana hanya menggeleng kepala dan segera mandi.


 Skipp


Tamu undangan sudah berdatangan, bahkan sekarang sudah terdapat beberapa reporter. Perayaan ini memang sangat megah,sampai stasiun televisi meminta izin kepada pemilik acara untuk menayangkan ditelevisi secara live dan disetujui karna berhubung ini adalah perayaan yang ke 30thn.Garvin selaku pemilik perusahaan serta seorang kepala rumah tangga memutuskan untuk mempublikasikan keluarganya karna menurutnya skarang adalah waktu yang tepat.


Garvin ditemani Karin sekarang tengah menemui rekan dan klien bisnisnya untuk sekedar menyapa sambil menunggu acara dimulai.

__ADS_1


"ohooo lihatlah siapa ini yang datang sayang"ucap garvin ke Karin menyambut seseorang yang baru saja datang


"eheyyy tuan samantha company,apa kabar?"ucap semangat dan dia ikut merentangkan tangan untuk menyambut pelukan persahabatan itu dengan hangat.


"eyyyy tuan Mahendra company,kabar sangat sangat baik bagaimana denganmu Lucas,lama tidak bertemu yahh"tanya garvin kepada sahabatnya itu.


"kabarku sangat baik,mungkin terakhir bertemu 6bulan lalu atau lebih saat insiden itu_ohh maaf aku tidak bermaksud_"ucap Lucas terpotong


"tidak apa apa,tpi mungkin itu akan menjadi rahasia kita saja okei"ucap garvin tersenyum tipis kepada Lucas.Hening_


"Lucasss,apakah kau tidak berniat untuk memperkenalkan 2orang dibelakangmu itu!?"tanya garvin memecah keheningan dengan sedikit lantang membuat Lucas menepuk dahi


"ooiyaa astaga,ini istriku tercinta Luis Mahendra kau sudah tau itu,dan mungkin tidak dengan yang satu ini, Teomarvin mahendra putraku yang selalu kuceritakan"dengan penuh semangat Lucas memperkenalkan putranya itu.


"wah ganteng juga putramu tapi kenapa kau tidak ganteng lucass ahaha"garvin sedikit melawak membuat 4 orang termasuk istrinya itu tertawa.


"OOO garvinnn apakah kau lupa bahkan dari sekolah sampai kuliah aku adalah laki laki terganteng bahkan sampai sahabatmu itu sekarang menjadi istriku ahaha"ucap Lucas membela diri.yaa garvin,Luis,dan Lucas bersahabat


bahkan istri garvin si Karin adalah teman kampus Luis,dunia memang sempit.


Ditempat lain,Ana sedang mengamati dari lantai atas keadaan diruang bawah.sudah terlihat rekan rekan bisnis ayahnya,dan dia dibuat terkejut saat melihat ada beberapa reporter dan kameramen yang siap merekam."sepenting itu kah acara ayah" batin Ana.


Mata ana menemukan pergerakan dibawah,yang membuatnya menyunggingkan senyum miring.


"sepertinya memang penting sekali acara ini,mari buat kejutan yang luar biasa hmmm"gumam Ana saat mendengar suara MC membuka acara.


"MARI BERI TEPUKTANGAN YANG MERIAH UNTUK TUAN GARVIN SAMANTHA SELAKU PEMILIK SERTA PEMIMPIN SAMANTHA COMPANY"sambut meriah sang mc saat mempersilahkan garvin untuk memberi sambutan.


prokk prokk prokk....


"pertama saya ucapkan terimakasih untuk keluarga kecil saya yang selalu memberi dukungan dan menemani saya dari nol,saya mencintai kalian"


"saya juga berterimakasih kepada sahabat sekaligus rekan bisnis saya,sudah membantu saya, sangat sangat berterimakasih kepada TUAN LUCAS MAHENDRA TERHORMAT PEMIMPIN MAHENDRA COMPANY bisa tolong tepuk tangan untuk beliau"prok prok prok.......


"dan terimakasih juga untuk rekan bahkan klien saya yang sudah menyempatkan hadir, terimakasih kepada PEMIMPIN ANDERCA GRUP,,GANANTA CROP,, JOVANKA GRUP,,dan yang lain mungkin akan sampai subuh jika saya ucapkan satu persatu ahaha.. intinya saya sangat sangat berterimakasih sudah bekerjasama dengan SAMANTHA COMPANY selama ini,semoga kita semua kedepannya semakin erat dalam menjalin hubungan dengan baik,dan sukses selalu untuk kita semua"akhir sambutan dari garvin membuat semua memberi tepuk tangan sangat meriah,hingga pemotongan kue akan berlangsung


"sebentar, sebelum Saya memotong kue,saya ingin memberitahu sesuatu yang penting karna mungkin ini adalah waktu yang tepat untuk mempublikasikan keluarga kecil saya,"hal itu membuat semua terkejut dan bersemangat.Bahkan reporter dan kameramen sangat memfokuskan untuk menjadi berita utama


"disebelah kanan sudah ada istri saya tercinta KARIN SAMANTHA,bisa kamu maju sayangku"tepuk tangan dan komentar kagum sangat terdengar diruangan itu saat Karin maju kedepan menemani sang suami


"dan bintang utama untuk acara ini adalah putri semata wayang ku tercinta silahkan turun nak"semua mata menuju ke arah lampu menyorot,tepat ditangga itu Ana terlihat sangat elegan,bahkan semua tidak bisa berkedip, terlalu kagum



"perkenalkan ALANA KARYL SAMANTHA putri tunggal dan pewaris utama SAMANTHA COMPANY untuk masa yang akan datang"hal itu membuat ana kaget,entah ingin kecewa sedih,atau bahagia.Tetapi ana masih bisa menutupi perasaan itu dengan senyuman yang terlihat tulus itu.


cantik sekali


Wahhh kenapa baru publik


Memang buah jatuh tak jauh dari pohonnya


Prokk prokk prokk prokk....

__ADS_1


didepan panggung kecil itu sudah ada yang menatap cengo, terkejut akan kenyataan.sedangkan ana yang melihat itu hanya tersenyum miring yang hanya terlihat oleh orang itu.


"whatt sicupu!! ternyata keluarga konglomerat,ngga ngga gue ngga boleh takut! walaupun dia ternyata kaya,bukan berarti gue berhenti ngebully dia" ya itu Dara queen of bullying.Dara hadir bersama orang tuanya yang mempunyai ANDERCA GRUP teman bisnis ayah Ana,lebih tepatnya dia menganggap bersaing.


Saat sampai tepat didepan Dara,Ana mendekat dan menyapa dara dengan cara cupika cupiki


"haii bi*ch,ketemu lagi kita"bisik Ana tepat ditelinga Dara,membuat emosi dara menggebu tapi harus ia tahan.Ana tersenyum dan melanjutkan keatas panggung.


Dan disamping meja Dara terdapat meja sahabat ayah Ana lebih tepatnya meja keluarga Mahendra,Marvin menatap Ana tidak berkedip, memikirkan sesuatu entah apa itu.


Acara meriah itu selesai,dan kini hanya ada perbincangan sesama bisnis man dan sosialita dari istri istri konglomerat itu berkumpul.Ana yang merasa moodnya kacau dan teringat pernyataan ayahnya itu langsung menuju kekamar.


Orang tua Ana melihat itu lantas meminta izin untuk menemui Ana sebentar


Flashback off


"wahhh apa yang kalian bicarakan tadi"ucap Ana dengan deru nafas menahan marah kepada dua orang didepannya itu.ya orang tuanya


"ana tenang dulu yah,biar ayah sama bunda jelasin"ucap bundanya mencoba menenangkan


"JELASIN APA LAGI!!SEMUA UDAH JELAS BUND!!"teriak ana terpancing emosi


"ALANA!!!"bentak Ayahnya


"APA YAHH!!KENAPA KALIAN TEGA!!KALIAN NGGA MIKIRIN LONA!!KENAPA BARU SEKARANG!! KENAPA NGGA DARI DULU!!kenapa saat Lona dibully dan direndahkan kalian ngga seperti iniiii,kalian ngga mikirin itu,kasian Lona yahh bunnd"tangis Ana pecah saat akhir kalimat itu,Karin yang mendengar pertanyaan putrinya itu langsung memeluk sebelum Ana jatuh.


"Apa yang kamu katakan Naa,Lona kenapa?,coba jelasin ke ayah sama bunda tolong"tanya Garvin dengan nada khawatir namun istrinya justru menggeleng memberi kode agar garvin diam.


"sebaiknya ayah turun dulu sampai acara benar benar selesai,baru kita bicarakan ini semua"ucap Karin ke suaminya itu,dan diangguki.


"kenapa dia sangat tertutup,hingga orang lain tidak ada yang tau identitas nya,apa yang membuatnya seperti itu"batin seseorang tengah berfikir keras.


🍁🍁🍁


"TERUS GUE HARUS DIEM AJA GITU,HAH!!!"seseorang kini tengah berteriak marah.


"untuk sementara Lo harus disini dulu,karena mereka ngira Lo itu udh mati"ucap orang didepannya


"sampe kapan?"kini ucapannya menjadi dingin


"sampe Lo sembuh total,dan setelah itu Lo harus pindah"


"pindah?"


-


-


-


To be continued


terimakasih yang sudah memberikan support

__ADS_1


Sampai jumpa di bab selanjutnya yaa annyeong yorobunn deull......


__ADS_2