
Author POV*
Karina melotot kan kedua matanya menatap tak percaya akan cerita Eni barusan sedangkan Eni tak peduli ia fokus memakan nasi uduk juara di sekolah nih enak banget.
"Lo ngarang ya." Tuduh Karina menatap Eni curiga. Eni memutar mata malas lalu melanjutkaakannya.
"Jam ketiga kelas musik kan?!"
"Iya." Sesaat hening hingga..."MAMPUS GUA BELUM NENTUHIN LAGU BUAT NANTI." Teriak Karina histeris.
Sontak semua penghuni kantin melihat meja Karina dan Eni yang di tatap hanya menampilkan cengiran tengilnya.
"Mampus gua untung gua udah nentuin."
"Ck, lo sih enak suara lo bagus lah gua pas-pasan." Gerutu Karina memakan baksonya setannya santai.
"Mangkanya belajar jangan haluin akang Karel mulu. Eh, iya mana tuh suami lo?"
Karina mengangkat bahu acuh.
"Latihan basket buat tanding senin depan." Eni hanya manggut-manggut.
"Eh menurut lo Karel nyanyiin lagu apa?"
"Entah. eh, nanti ruang musik kita sebelahan sama ruang musik kelas spesial loh.." Heboh Karina setelah melihat jadwal di headphone nya.
tett....tet...tet....tet...
"Balik yuk." Ajak Eni membawa cemilan di atas meja.
Sampai di kelas Eni dan Karina duduk di kursi mereka tiba-tiba...
"SAYANG!" Teriak si pengganggu. Karel datang dengan seragamnya terlihat rambut depannya basah di tambah wajah lelasnya membuat siswi di kelas memekik tertahan. Sunggu seksi sekali ciptaan Tuhan.
Karel berhambur memeluk Karian menyembunyikan kepalanya di ceruk leher Karina. Karina menyodorkan air dingin yang ia beli tadi.
"Cakep."Aduh Karel dengan wajah imut menatap Karina dengan wajah kucingnya.
"Minum dulu hon." Suruh Karina Karel meminum air dingin itu langsung tandas memang cuaca siang ini cukup panas untung kulit Karel itu tak akan hitam bisa hilang kegantengan Karel jika kulit nya jadi hitam.
"Duh ganteng banget sih pacarnya aku." Puji Karina tulus membuat kepala Karel membesar.
"Ohh.. Jelas pacarnya Karina gitu lohh." Ucap Karel narsis.
Eni memutar bola mata malas selalu saja jadi nyamuk nasib-nasib.
"Eh, ada jones maaf ya balu kelihatan soalnya." Ejek Karel dengan senyum tengilnya membuat Eni naik pitam.
BUK!
Tempat tepak melayang di kepala Karel dengan sadisnya yang melempar menampakan wajah dinginnya.
"Ngga lucu cok." Kata Eni datar.
"Heh kok ngamok." Karel sok takut menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Karina sedangkan Karina terkiki geli.
"Udalah En terima aja tuh cinta Most Wented nomor satu kapan lagi ada yang mau sama lo coba." Saran Karina sambil mengelus-elus rambut kucingnya.
"Ck ngga gitu juga Kar."
"Udalah terima aja dari pada lo ngintilin kita kayak anak itik ngga berguna lagi mending terima aja tuh cowok." Kompor Karel jujur Karel tuh risih sebenernya mau manja-manja sama ayang bebeb tapi nih bocil ngikut mulu dimana Karina sama Karel pergi. Mau marah takutnya kalah Eni kan juara Taekwondo nasional murid sini aja yang ngga tahu.
Saat Eni mau menyahuti ucapan Karel Pak Jaya datang dan menyuruh ke ruang musik. Semua murid menuju ruang musik memilih kursi mereka masing-masing.
"Penilaian kali ini bapak mau individu kalian bernyanyi solo atau bermain drum,gita, Keyboard terserah kalian. Maju satu persatu menurut absensi ya!" Ujar pak Jaya.
Absen 1-10 kompak memainkan alat musik ya mereka kan satu geng anak-anak cowok adsen 11-16 bernyanyi dan duet 17 waktunya Karel. Karel memetik gitar membuat melodi-melodi indah keluar dari alat itu....
" Hari ini saya menyanyikan lagu spesial untuk orang yang berhasil meruntuhkan gunung Es dalam hati saya. Lagu Perfect dari Ed Sheeran untuk mu yang saat ini mama mu terukir indah di hatiku!" Karel tersenyum manis memperlihatkan gigi putih yang rapih.
"I found a love for me
Oh darling, just dive right in and follow my lead
Well, I found a girl, beautiful and sweet
Oh, I never knew you were the someone waiting for me"
Suara berat yang pas mampu memikat lawan jenis Karel menyayikan dengan penghayatan yang bagus.
'"Cause we were just kids when we fell in love
Not knowing what it was
I will not give you up this time
But darling, just kiss me slow, your heart is all I own"
Semua mata terpana melihat Karel Karian bahkan sudah menitihkan air mata.
"And in your eyes, you're holding mine
Baby, I'm dancing in the dark with you between my arms
Barefoot on the grass, listening to our favourite song"
"When you said you looked a mess, I whispered underneath my breath
__ADS_1
But you heard it, darling, you look perfect tonight"
"Well I found a woman, stronger than anyone I know
She shares my dreams, I hope that someday I'll share her home
I found a love, to carry more than just my secrets"
"To carry love, to carry children of our own
We are still kids, but we're so in love
Fighting against all odds"
"I know we'll be alright this time
Darling, just hold my hand
Be my girl, I'll be your man
"I see my future in your eyes
Baby, I'm dancing in the dark, with you between my arms"
"Barefoot on the grass, listening to our favorite song
When I saw you in that dress, looking so beautiful
I don't deserve this, darling, you look perfect tonight"
"Baby, I'm dancing in the dark, with you between my arms
Barefoot on the grass, listening to our favorite song
I have faith in what I see
Now I know I have met an angel in person
And she looks perfect
I don't deserve this
You look perfect tonight"
Tepuk tangan meriah dari seluruh kelas Karel turun dari panggung kecil memeluk Karina yang menangis halu Bahagia.
Eni maju dengan santai padahal belum waktunya.
"Aye serobot dulu pak kelamaan kalau nunggu absen saya." Ucap Eni genit tanpa malu memangku gitar di pahanya. Memetik beberapa lirik untuk percobaan.
Sedangkan pak Jaya hanya menggeleng-gelengkan kepalanya pasra menghadapi anak didiknya yang penting hasil tak mengecewakan.
" Lagu A Lot Like Love dari Baek A Yeon!"
Alunan nada lembut namus menenangkan pikiran cpcok di dengar saat waktu luang. Eni memejamkan matanya mencoba sok menghayati lagu yang ia bawakan.
"eojjeomyeon eojjeoda malhaji moshan
gamchwonoheun bimiri isseo
eodiseo eotteohge sijakdoen geonji
gieok moshaedo neoreul hyanghaeisseo"
Semua tercengang mendengar suara lembut nan merdu Eni ternyata benar yang viral kemarin Eni main saat festival kembang api.
"neodo nawa gateun
saenggageul hago issneunji
geuge jeil gunggeumhae jigeumdo nan
sarangin deut anin deut hesgallyeo handamyeon
jigeum nareul anajwo gomineopsi
gaseumi ttwindamyeon sarangi maja
geuttaen gobaekhaejullae"
Entah ada angin apa anggota inti Scorpio mengintip di balik jendela begitu pula dengan Allan yang menatap tajam laki-laki yang melihat Eni dengan tatapan memuja.
"ni gyeote ni yeope naega issneunde
wae neon moreun cheok nareul pihaegani
deulkyeobeorilkkabwa
gaseumeul chigo isseosseo
dugeungeorineun i simjangsori
sarangin deut anin deut hesgallyeo handamyeon
jigeum nareul anajwo gomineopsi
gaseumi ttwindamyeon sarangi maja
geuttaen gobaekhaejullae"
"uri seoro meolli doraon mankeum
__ADS_1
neol saranghago sipeunde
jeo paran haneul wiro
nae maeumeul gobaekhaebolkka
sumgyeowassdeon nae sarangeul I love you"
"sarangin deut anin deut hesgallyeo handamyeon
jigeum nareul anajwo gomineopsi
gaseumi ttwindamyeon sarangi maja
geuttaen gobaekhaejullae
neodo baro narago"
Tepuk tangan mengakhiri lagu Eni. Eni memamerkan senyum manisnya kepada semua fans-fans berdada-dada riah.
"Cek cek karena aye baik tambah satu lagu buat bonus kagak ada pilih-pilih yak.
Azmi- Pernah sakit"
Memetik senar gitar dengan jari lentiknya.
"Ada apa kau bertemu dia
Mungkinkah kau ingin bagi cintamu?"
"Jika memang kau bagi cintamu
Masih pantaskah kujaga hatiku?
Ingatkah semua kata yang kau ucap dulu?
Kau berjanji untuk setia"
Allan terpanah oleh pesona Eni matanya agak membulat mendengar suara lembut nan menenangkan.
"Kini kutanya ke mana janji itu kau buang?
Pernah sakit tapi tak pernah sesakit ini
Karena pernah cinta tapi tak pernah sedalam ini
Aku ingin semua cintamu hanya untukku
Memang 'ku tak rela kau bagi untuk hati yang lain."
Lagu yang menggambarkan Kenzo yang habis putus kemarin sedangkan Ucup sok menangis dengan lebay.
"Jika memang kau bagi cintamu
Ke mana janji itu kau buang?"
"Ho-oo-ooo ...
Kau buat 'ku menangis tanpa air mata
Sampai kuteriak pun sudah tak ada suara
Ho-oo-ooo ...
Pernah sakit tapi tak pernah sesakit ini
Karena pernah cinta tapi tak pernah sedalam ini
Aku ingin semua cintamu hanya untukku
Memang 'ku tak rela kau bagi untuk hati yang lain
(Pernah sakit, pernah cinta)
Aku tak rela kau bagi untuk hati yang lain"
Sekali lagi semua bertepuk tangan riah dan tes berlanjut ke murid selanjutnya.
Eni menerima minum dari Karina ah temannya ini selalu tahu apa yang Eni butuhkan.
Saat menoleh kepintu matanya bertemu pandang dengan mata tajam Allan yang calon suaminya apakah iya Eni juga tidak tahu kelanjutannya?!
Cukup lama saling bertata mata Eni mengukir senyum manis ke arah Allan biasalah tebar pesona kagak napa-napa kan. Semua anggota inti Scorpio bersorak senang menggoda leader mereka yang nampak bengong dengan pelet senyum Eni.
Ckck, senyumnya berdamage!
Eni sudah mengalihkan perhatiannya ke headphonenya sedangkan Allan mengajak para pelayannya kembali ke ruang musik kelasnya.
Tak bisa di pungkiri hati Allan sudah berbunga-bunga ternyata kepergok semalam membawa pengaruh baik untuk hubungannya jika seperti itu kenapa tidak Allan lakukan sejak dulu-dulu hari aja.
BONUS BUAT YANG BACA😂😂😂😂
JODOH CHIM MAKKKKK😣😣😍😍😍😍
__ADS_1