
TIGA KATA BUAT KALIAN YANG BACA
...I 💖 U...
...BAPER?...
...KAGAK!...
YA UDAH LANJUT AJA...
..."Jangan membenci jika sama-sama saling mencintai." - Allan...
..."Pasti sakit pura-pura tersenyum padahal hati menangis!" -Eni...
"Kata mama ngga baik lohh bikin air mata wanita tumpah." -Starla
"Sok iye lo kampret." -Roy
VOTE AND KOMEN 😉
...ROY PUTRA MAHESA...
...................................................................
Starla tersenyum manis ke Roy lalu mengeluarkan kotak bekal dari tasnya ya tadi Starla sempat bikin cake cokelat kesukaannya buat hemat jajan kan hehehe....
"Makasih calon iman."
"Hmm"
Sebentar agaknya ada yang janggal Roy lihat dari kurcacinya saat melihat lagi Roy langsung melonggoh ngapain nih bocil bawa bekal ke sini di kira piknik kali ya?
"Ngapain lo bawa bekal?"
"Kamu ngga lihat di sini ngga ada orang jualan aku tuh laper tahu!" Starla sebal Roy tidak peka-peka.
Starla memakan cake cokelat nya dengan ditak elite belepotan semua de pipinya.
"Ck, lo bisa makan kagak sih liat nih belepotan semua." Semprot Roy sambil melap pipi kurcacinya dengan sapu tangan.
Kedua mata Starla membulat tidak percaya akan tindakan calon imannya ini pasalnya Starla kan belum ada kesiapan.
Roy masih sibuk mengurus coklat di pipi kurcacinya tanpa memperdulikan sekelilingnya. Gemas juga lama-lama sama nih pipi pada akhirnya Roy menggigit pipi chubby kurcacinya. Sedangkan Starla melotot tak percaya.
Puas mengigit Roy menjilati coklat di ke dua pipi kurcacinya bergantian hingga hilang. (Bisa ae sih kukang modusnya).
Roy tak tahu jika perbuatan spontan nya sangat-sangat berdampak bagi debaran jantung Starla sangat tidak baik. Kedua mata mereka bertatapan mata Starla menyiratkan cinta yang mendalam dan tatapan mata Roy tak bisa di artikan.
Lama saling tatap entah kenapa yang merasuki Roy. Roy perlahan-lahan mendekatkan wajahnya ke arah kurcacinya dan.....
CUP
Kedua mata mereka menutup menikmati ciuman pertama masing-masing. Awalnya hanya menempel lalu Roy perlahan mulai ******* pelan bibir kurcacinya tangan kanannya menekan tengkuk kurcacinya dan tangan kirinya menahan pinggang kurcacinya agar tidak jatuh.
Cukup lama Roy ******* bibir kurcacinya meski tidak ada balasan dari kurcacinya tapi tak apa. Rasanya..... manis dan kenyal mungkin ini akan menjadi candu baru baginya. Roy ingin merasakan lagi dan lagi.
Sedangkan Starla meremas kuat kotak bekalnya jantungnya berdetak cepat.
Ia merasa........ nyaman entahlah tak bisa Starla ungkap kan dengan kata-kata.
__ADS_1
Mereka berdua tidak sadar jika kegiatan tak berfaedah mereka sedang di saksikan oleh anggota kedua geng. Scorpions (Allan) dan Closs(Roy).
Bahkan ada yang sudah di abadikan bentuk video dan foto. Kedua geng tersebut pada akhirnya bertepuk tangan sehingga menyadarkan kedua sejoli yang lagi kasmaran.
Roy berdecak kegiatannya terganggu lalu sedetik kemudian ia tersadar dan langsung menjauhkan diri dari kurcacinya. Seperti orang bodoh ia hanya mematung di tempat sedangkan Starla menunduk malu dengan pipi merona parah.
Tepuk tangan semakin meriah anggota Closs tersenyum bahagia tak luntur dari tadi di wajah mereka bahkan ada yang menangis.
Akhirnya Ketua mereka punya hormon juga. Mereka pikir Ketua mereka benar-benar gay di karenakan tidak pernah tertarik apalagi membahas tentang lawan jenis.
Kan jika Ketua mereka benar gay itu akan menjadi aib bagi geng mereka:(
Sekolah rumah kedua bagi para pelajar hampir satu hari full mereka ada di sekolah apalagi murid yang pintar.
Tapi bagi Eni sekolah adalah tempat untuk dia melakukan hal apapun tanpa di larang oleh kedua orangtuanya.
Eni bisa menjadi dirinya sendiri hanya saat di sekolah.
BRAK
Eni masuk dengan cengiran khasnya setelah membuat teman sekelasnya spot jantung dadakan mengangkat dua jari kanan membentuk huruf V.
Eni ini cantik semua orang mengakui itu. Paras memikat, kulit putih bersih, tinggi semampai, fashionable siapa yang tak ingin dengannya? Semua laki-laki juga mau. Namun tidak ada yang sempurna di dunia inikan begitu pula Eni minus dia hanya pada otaknya.
Bagaimana tidak baru masuk sekolah dia sudah berulah. Jam ke empat setelah istirahat Eni dengan gaya tengilnya berani menggombali pak Arif guru killer ke 3 di gedung dua dan jangan lupakan momen berkesan saat pulang sekolah kemarin.
Mari beri tepuk tangan dulu pemirsa.Saat di parkiran mobil Eni dengan pedenya berteriak tidak jelas memanggil nama teman kelasnya yang ada di situ dan melakukan kiss jauh sampai ucapan Saranghae ala-ala anak k pop pun ia tirukan tak henti-henti.
Grub gosip SMA BINTANG dari kemarin hingga pagi ini membicarakannya.
"Apa lo semua kagak terima hah?" Tanya Eni dengan songgong nya. Duduk di kursi nya lalu melakukan ritual rutinnya yaitu... Stak IG Mantan. Kagak lah kek kagak laku aja, ya padahal emang kenyataan sih. Lihat-lihat IG aja gitu siapa tau nemu yang cocok.
Kirana menepuk bahu Eni tak santai kayak amu ngajak ribut.
"Eh eh.. lo tau Boyband yang ini kagak?" Tanya Kirana ya semenjak kemarin Eni main ke rumahnya Kirana kini resmi menjadi fans k pop.
"Ohh... Entu-tuh EXO. Nah yang ini nih namanya Chanyeol selingkuhan gua dari Jungkook BTS. Kalu di NCT ada Jeno yang gua jadiin simpenan gelab gua." Bangga Eni pada dirinya sendiri.
"Halu-nya ya bund." Timpal Karel ketua kelas yang tiba-tiba udah ada di tengah mereka.
"Bicit sikili indi." Ejek Kirana melempari Karel dengan tepak pensilnya.
Di balas dengan tatapan tajam Karel. Karel tak suka Kirana memuji cowok lain di banding dia entahlah hati tidak bisa di tebak.
"Tau lo iri bilang bos. Ohhh.. gua tau lo iri kagak ada yang muji yeee... Ngaca dulu sana hus hus." Usir Eni.
Menatap licik pada Kirana yang tengah menatapnya was-was lalu tersenyum misterius.
"Woi guys lo semua tau kagak kemarin ada yang naruh bunga, coklat dan kue brownis di loker gua ada suratnya lagi." Melirik sekilas pada targetnya yang sudah tegang di tempat.
Sorakan langsung ramai kek pasar malam saling bersahutan ada yang percaya ada yang tidak. Sedangkan Kirana tertunduk malu hatinya terasa teriris mengingat makian dari karel dua minggu lalu ya Karina mengakui jika ia bodoh mana mau Karel si anak sultan mau dengan upik abu sepertinya.
Sekuat tenaga Karina menahan air matanya.Karina mendongak melihat karel dengan mata berkaca-kaca. Sedangkan Karel hanya menatap Karina dengan tatapan sulit diartikan.
Melihat pada para fansnya yang sedang menanti sambutannya sudah seperti mau tawuran banyak kalimat pujian yang Karel dapatkan salah satunya nama-nama binatang. Akhirnya Karel mengeluarkan surat bewarna pink dengan penuh penghayatan.
Membuka surat itu secara perlahan-lahan biar berkesan gitu. Bahkan wanginya masih sama sejak dua minggu lalu wangi mawar yang membuatnya mabuk kepayang apalagi orangnya serasa ingin menciumnya.
Tapi tenang saja sebentar lagi Karina akan menjadi miliknya sepenuhnya.
Tersenyum penuh arti pada fans nya lalu melirik mangsa menantang dan saat mau membacanya....
__ADS_1
BRAK
Kursi yang di duduki Karina terjatuh Karina berlari keluar kelas menuju toilet ia sudah tidak kuat lagi air matanya meluncur dengan derasnya sesak itu yang ia rasakan. Hatinya sakit saat orang yang selama ini ia sukai dan kagumi malah menganggap nya sampah.
Sedangkan Karel yang melihat Karina pergi mendesah kecewa gagal deh caper-nya, lalu melihat teman sekelasnya dengan wajah absurnya.
"NGAK JADI." Ucapnya ngegas dan di hadiahi lemparan permata dari murid sekelas kecuali Eni dan Kirana.
Ingin rasanya melenyapkan ketua kelas mereka ini tidak berguna.
Eni tahu teman barunya ini menyimpan perasaan lebih pada ketua kelas. Emmm... gimana ya Karel itu ngga ganteng tapi keren fashionable maklum anak sultan.
Tapi tenang saja Eni akan memberikan hadiah pada ketua kelas yang sangat tak berguna itu.
Mencari kesana kemari sampai lelah hati dan lelah bodi Eni memutuskan untuk singgah sebentar di kantin 02. Dua lantai satu kelas sampai lantai 8 baru ruang guru dan lantai 7 kelas sepesial untuk murid yang IQ nya keras bukan seperti ini ini.
Boba dan Chicken pedes menjadi pilihannya saat ini biarlah karina manangis sepuas hati dulu yang penting perut Eni kenyang. Melihat sekelilingnya Wow.... agaknya hanya Eni yang menjadi murid teladan di sini. Tepuk tangan dulu dong.
Lampu di meja Eni menyala menandakan pesanannya sudah jadi.
"Makasih ya Bu hehehehe.." Eni membayar pesanannya tidak lupa menyelipkan tip pada bu kantin.
"Lain kali jangan di ulangi lagi ya non." Nasihat ibu kantin pasalnya kebiasaan buruk Eni tak pernah berubah.
ibu kantin ini dulu jadi ibu kantin di SMP dulu jadi sangat-sangat kenal dengan Eni murid kesayangan guru BK yang menjadi bahan gosip fans fans nya dulu.
-
Entah ada apa dengan kakinya ini tiba-tiba Eni melangkah menuju taman belakang sekolah. Eni mah pasrah aja engga mau ribet. Saat asik melihat-lihat Eni tersedak boba-nya dengan mata melotot terasa ingin keluar. Malaikat Eni melihat malaikat menggelengkan kepala mungkin ini hanya ilusi semata. Sesudah mengucek kedua mata si malaikat masih ada di sana sedang bermain basket.
Eni menampar pipinya sendiri. Sakit, barti buka ilusi dan halu. Iya itu malaikat! ..
GILA! NIKMAT MANA YANG ENGKAU DUSTAKAN TUHAN!
Berkah ini berkah.
Jodohnya sudah ada di depan mata, tinggal culik dan bawa kerumah untuk di kenalkan mama.
Mata Eni tambah melotot saat saat malaikat memasukan bola ke ring dan memantul-mantulkan-nya lagi sungguh......Saksi banget cuy.
Ini nih ini alasan utama Eni tak pernah mau ke pesantren. Badan putih berotot, tinggi,wajah tegas pake kaos putih mantep keringetan behhhh.... meleleh dah nih hati.
Eh Eh tuh malaikat narik bajunya buat lap kering nya kan. GILA ANJ*RR...
ENI LIAT SURGA MAAAAAA!
Iya surga surga dunia.
Kotak-kotak nya ada atu, dua, tiga.... mampus ada delapan. Habis ngelap keringget nya tuh rambut di arahin kebelakang dengan gerakan lambat. Pingsan nih lama-lama Eni.
DAMAGENYA GAK NGOTAK
Enak tuh... wow..wow..wow..
istighfar-istighfar.... Setan mana setan...
Eni nampar-nampar pipinya sendiri.
SADAR ENI SADAR WOI!
😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀
**AING POLOS AING MASIH KECIL MASIH DEDEK.
__ADS_1
VOTE AND KOMEN DI TUNGGU KAKAK😚**