
TAYPO BERTEBARAN 🌪️🌪️
Malam ini Eni duduk sambil memangku gitar kesayangannya. Masih, memikirkan tentang ucapan bang Roy kemarin saat di Rooftop agaknya kasus caper Bianca tidak bisa di anggep remeh jika Eni tak ingin kehilangan Allan.
Eni tak ingin pertunangannya harus kandas begitu saja. Ya, walaupun pertunangan hanya karena kecelakaan konyol Eni. Tapi Eni sudah menyayangi Allan.
Rasa ini tumbuh sejak malam itu sehabis pertunangan mereka. Eni sudah merasakan dan mencoba menahannya. Tapi, jika seperti ini Eni harus bertindak.
Memetik gitar dengan luwes jari lentik Eni mulai memetik melodi-melodi lagu yang akan ia nyanyikan.
🎶 St 12 Jangan Pernah Berubah 🎶
RingkasanLirikDengarkan
Biarkan waktu teruslah berputar
Mencintai kamu penuh rasa sabar
Meski sakit hati ini kau tinggalkan
'Ku ikhlas 'tuk bertahan
Cintaku padamu begitu besar
Namun kau tak pernah bisa merasakan
Meski sakit hati ini kau tinggalkan
'Ku ikhlas 'tuk bertahan
Kau meninggalkanku tanpa perasaan
Hingga 'ku jatuhkan air mata
Kekecewaanku sungguh tak berarah
Biarkan 'ku harus bertahan
Jangan pernah kau coba untuk berubah
Tak relakan yang indah hilanglah sudah
Jangan pernah kau coba untuk berubah
Tak relakan yang indah hilanglah sudah
Ho-hoo syalala syalala hoo-ho
Kau meninggalkanku tanpa perasaan
Hingga 'ku jatuhkan air mata
Kekecewaanku sungguh tak berarah
Biarkan 'ku harus bertahan woo-ho
__ADS_1
Jangan pernah kau coba untuk berubah
Tak relakan yang indah hilanglah sudah
Jangan pernah kau coba untuk berubah
Tak relakan yang indah hilanglah sudah
Jangan pernah kau coba untuk berubah
'Ku relakan yang indah dalam hatinya
Woo syalala aa-aa-haa
Woo syalala woo uu-aah
Menghembuskan nafas pelan untuk menenangkan.
🎶🎶Dusk Till Dawn – Zayn Malik ft Sia🎶
Not tryna be indie
Not tryna be cool
Just tryna be in this
Tell me, are you too?
Can you feel where the wind is?
Can you feel it through
Inside this room?
‘Cause I wanna touch you baby
And I wanna feel you too
I wanna see the sunrise
On your sins just me and you
Light it up, on the run
Let’s make love tonight
Make it up, fall in love, try
Baby, I am right here
But you’ll never be alone
I’ll be with you from dusk till dawn
I’ll be with you from dusk till dawn
Baby, I am right here
__ADS_1
I’ll hold you when things go wrong
I’ll be with you from dusk till dawn
I’ll be with you from dusk till dawn
Baby, I am right here
I’ll be with you from dusk till dawn
Baby, I am right here
Mengakhiri meletakkan gitarnya ke tempat semula.
Kata-kata Bang Roy masih terngiang di kepalanya.
Flashback
Ceklek
"Bang Roy dah dateng nih." Kenzo berteriak tak penting.
Eni hanya membututi dari belakang.
Eni melihat cowok GANTENG BANGET WOI! Wajah tegas, hidung mancung bak perosotan, kulit agak kecoklatan, mata tajam, bulu mata rumpuk menambah kesan teduh, dan tinggi 185 cm.
Lebih ganteng dari pada tunangannya.
Tuh cowok makin deket kan ye... jantung Eni jadi jedag-jedug ser..
Eh tunggu dia nyodorin tangan mau kenalan kali?
Eni menerima jaba tangannya.
Agak kasar namun hangat memberi kesan nyaman.
"Roy Putra Mahesa." Beh suaranya.
Eni tersenyum kikuk lalu memperkenalkan namanya.
Eni duduk di sebelah Justin maknae yang sedang bermain ikan ******. Justin sibuk dengan dunianya sendiri dan di temani baby sitter tercinta siapa lagi kalau bukan Rahman sih kutub Es.
Keano dan Ucup sibuk dengan ponsel mereka sendiri-sendiri.
"Kenapa ya gua di suruh kesini?" Tanya Eni to the poin.
"Lu pasti dah tau Bianca udah kembali." Jawab Roy dan Eni hanya mengangguk kepala.
"Bianca tu parasit, Allan tu tegas tapi bego kalau sama cewek."
"*En. ada saatnya lo anggep masalah gampang dan ada saatnya lo bertindak sebelum hubungan lo sama Allan runtuh di tengah jalan."
"Bianca itu ular dia udah berpengalaman jadi pelakor. Gua nyaranin lo bersikap tegas dengan hubungan lo."
"Cuma itu aja yang mau gua omongin selebihnya gua serahin ke lo. Gua tau lo bisa ambil keputusan nggak kayak tunangan o'on lo."
"Gua cabut dulu ya! Istri gua dah ngambek di rumah."
__ADS_1
Roy menyalami semua orang yang ada di Rooftop dan berlalu begitu saja.
Rahman menepuk bahu Eni dua kali tanda menyemangati. Tak ayal semua teman Allan udah muak melihat Bianca kembali*.