
TAYPO BERTEBARAN.
"Mawar memiliki warna indah dan lambang cinta, mawar memiliki aroma memikat namun berduri tajam."
"Matahari melambangkan segalanya. Pusat Tata Surya berotasi mengelilinginya menunjukkan bahwa dia yang berkuasa. Matahari melambangkan banyak hal kekuatan, keindahan, kehidupan, dan pertahanan."
......Disaat kebahagiaan di mulai maka di situ akan ada konflik yang akan menerpa ......
Ujian bagi pasangan di saat harus mempertahankan tapi memendam luka yang mendalam atau melepaskan merubah segala namun melarikan diri dari masalah!
...βοΈ π°πΌπ°βοΈ...
...Author POV*...
Eni terbangun dari tidur lelapnya alasan ia tak mau satu kamar dengan Allan bukan tidak percaya tapi hanya menjaga aman saja. Berjalan menuju dapur sekarang masih jam 5 pagi masih ada waktu untuk masak.
30 menit berkutat di dapur makanan yang Eni buat sudah jadi tak lupa menyiapkan bekal untuk Allan dan cemilan untuk sang maknae Justin. Nama Justin dengan Ayah Eni sama namun dengan marga berbeda.
Menata makanan di meja lalu mengetuk pintu kamar Allan.
Ceklek!
Sang pemilik kamar tengah tertidur manja di atas tempat tidur. Eni menyiapkan air hangat dan seragam lalu menendang bokong Allan. Bukan tidak sopan namun hanya inilah cara ampuh membangunkan Beruang yang lagi hibernasi.
"Cepet mandi aku juga mau mandi seragamnya udah aku siapain trus ke meja makan ya." Dibalas deheman dari cowok yang lagi merenggangkan otot-otot diseb yang terbentuk.
Allan berjalan menuju ke kamar mandi dengan sempoyongan membuat senyum geli terbit di wajah sang tunangan nya.
Eni terkekeh kecil lalu keluar menuju kamarnya Sudah dua minggu pertunangan mereka. Pernikahan akan di laksanakan saat Allan dan Eni telah lulus sekolah.
Pukul 06.00 pagi Eni dan Allan tengah memakan makanannya dengan candaan atau gombalan Allan yang membuat pipi Eni memerah malu.
" Bekalnya janagn lupa di makan, ini juga udah aku buatin Dimsum untuk Justin." Eni memberikan tiga kotak bekal yang di atasnya ada nama penerima.
Allan mengangguk kepala lalu membantuenyuci poring.
SEKOLAH
"ENIIIIII! GILA-GILA LO ASTAGA BEMERAN SAMA TUH COWOK? Gila gua masih ngga nyangka." Cerocos Karina heboh sendiri.
__ADS_1
Karel si pawang Karina tengah mengikuti lomba Basket di SMA lain.
"B aja kali Kar iya gua juga masih ngga nyangka ternyata dia tuh tetangga gua." Eni terkikik geli saat mengingat alasan di balik pertunangannya dengan Allan.
"Eh nanti gua ngga bisa kekantin bareng deh gua titip aja ya. Soalnya Club musik ngadain pertemuan kan gua udah jadi Vokalis."
"Oh, Ok nanti gua bawahin somay ma jajan ke kelas." Ucap Karina Eni memeluk temannya lebay dengan mengucapkan terimakasih banyak-banyak.
"Apaan dah Alay lu." Karina mendorong jauh tubuh Eni dia kan jadi sesak.
Eni berdecak tak suka pasalnya semenjak Karina berpacaran dengan Karel dia tak bisa bermanja-manja riah dengan temnanya ini Salsa juga lagi banyak tugas jadi tak bisa kumpul.
Semua murid berbondong-bondong masuk dan menyembunyikan barang-barang yang akan di razia hari ini lagi. Hal-hal gila siswa-siswi menyembunyikan dari bibir di masukan ke dalam Bra atau yang cowok menyembunyikan rokok yang sudah di lapisi plastik ke sepatu.
Anak OSIS masuk dengan angkuhnya menggeleda setiap tas dan loker satu persatu. Ada yang sengajah di biarkan seperti make up yang sudah kadaluarsa atau yang habis sengajah di taruh ke loker.
Setengah jam akhirnya selesai karena ada Melodrama antara Keke bendahara kelas dengan Wakil OSIS di karenakan mantan yang belum move on. Keke dan Wildan dikabarkan pernah berpacaran dari SMP hingga Kelas sepuluh SMA. Kandasnya hubungan mereka karena Wildan berpaling ke Sekertaris OSIS (Luna) dikarenakan Wildan dan Keke sering tak bisa bertemu dan kedekatan Wildan dan Luna di OSIS. Namun belum juga hubungan resmi Wildan dan Luna berpacaran tersebar luas Luna adalah Sugar Baby yang membuat Wildan agak gimana gitu. Karma memang ada!
Pelajaran berjalan dengan lancar tanpa hambatan jam pertama sampai ke tiga.
Bu Lail guru Bahasa memberikan hadiah soal kepada kelas Eni yang nilainya pada anjlok semua dari mulai ketua kelas sampai anak buah tak ada yang bisa di banggakan terkecuali Karel sang anak emas di kelas.
Karina sudah mengeluh sendari tadi. Prinsip Karina memang tak biaa di contoh
Eni mengistirahatkan kepalanya yang mau pecah ke atas tumpukan kamus-kamus beberapa bahasa. Ada empat bahasa penentu naik tidaknya murid di SMA BINTANG bahasa Inggris yang paling umum, bahasa Korea, bahasa Arab bagi yang islam, dan bahasa Spanyol. Setiap siswa-diswi akan di tes minimal dua bahasa untuk naik ke kelas berikutnya. Terkecuali bagi gedung tiga yang di tes di sana fisik seperti Beladiri, Bulutangkis, Renang, Tinju, Angkat besi, dll.
Eni berpamit ke ruang musik berjalan santai sambil menyapa semua siswa-siswi yang Eni lihat. Masuk ke ruang musik wowww banyak juga menunduk hormat dan menyapa semua dengan senyum manisnya. Eni duduk di dekat Seniornya.
"Kenalin nama gua Nindy." Eni tersenyum lalu menjaba tangan Nindy jika dilihat dari gaya berpakaian Nindy cewek tomby. Di tambah aksesoris serba hitam dan rantai cukup keren menurut Eni.
"Eni kak."
"Vokalis sama Bas kak."
Nindy mangangguk-angguk kepala "Gua dramer semoga lo betah di Club kita." Eni mengangguk mantap sebagai jawaban.
Lalu Eni teringat satu hal....
"Ehh, kakak Nindy - Nindy yang lagi booming di akun gosip kan." Ucap Eni heboh membuat Nindy menaikkan satu alisnya.
"Ini tuh-tuh yang ikut lomba drum internasional juara dua melawan Singapura." Eni memperlihatkan Handphonenya ke Nindy terpampang foto Nindy membawa juara dua saat lomba kemarin.
__ADS_1
Nindy mengangguk lagi. " Lo suka baca beginian?" Tanyanya.
"Ngga juga sih kak ini aja karena di masukin temen biar ngga kudet."
Pak Hans guru pembimbing Club musik masuk dengan senyum berkharisma duda memang hot. Pak Hans guru duda anak satu ganteng yang buat semua siswi jatuh cinta pada pandangan pertama guru itu masuk di gedung dua ini.
Pak Hans menjelaskan untuk lomba satu bulan lagi di SMA Semarang yang akan di adakan di dua sekolah. Eni masuk kelompok dua di SMA MAJAPAHIT SMA Swasta bergengsi di Semarang.
Pembagian kelompok dan hari setiapa latihan tidak di gabung tapi berselang-seling. Eni dan kelompoknya sepakat membawakan lagu Bintang dari Kotak sesuai dengan nama SMA mereka. Hari latihan mereka Selasa dan Jumat Minggu bebas bagi yang tidak ada acara.
Selesai bercakap-cakap ringan dan memakan jajanan dari senior sebagai penyambutan bagi junior apalagi langsung ikut lomba suatu kebanggaan bagi Club mereka.
Pak Hans sudah mengetahui tentang pertunangan Eni dan Allan dari Ayah Eni yang juga wakil geng Hans dulu. Jadi Eni tak perlu ikut latihan saat hari minggu karena sudah tinggal di apartemen Allan. Hans sangat menghormati Justin Ayah Eni dan suatu kebanggaan bagi Hans bisa membimbing anak dari orang yang berjasa bagi hidupnya.
"Lama banget sih lo." Geruti Karina Eni tak memperdulikannya pasalnya perutnya sudah minta di isi. Memakan somaynya tanpa memperdulikan sekitar.
BRAK!
"Uhuk...uhuk..uhukk" Eni tersedak makananya Karina menyodorkan minum dan langsung tandas.
"GILA LO YA KALAU GUA MATI GIMANA?" Teriak Eni tak trima kepada Karel yang menatap datar kepadanya.
"Ck belum juga mati Sans aja kali baperan." Cibir Karel duduk di sebelah Karina langsung memeluk sang kekasih sayang. Karel mencium rindu dahi Karina membuat sang hawa malu-malu kucing.
Sedangkan Eni melihat sinis pasangan Alay di depannya ini masalahnya kalau ngga ketemu dua minggu satu bulan mereka menye-menye kek gitu Eni tak masalah lah ini baru tadi pagi mereka ngga ketemu OMG(+_+)
Melempar kulit kacang ke arah Karel.
"Udah-udah gua jijik lihatnya."
Karel berdecak tak suka ke cewek bar-bar di depannya dan di balas pelototan mata dari Eni. "Ganggu aja lo."
"Lo yang ganggu tiba-tiba masuk bikin orang jantungan gebrak pintu kek bisa ganti aja lo. Sono pindah ke bangku lo." Usir Eni ketus kembali melanjutkan memakan somaynya.
Karel membawa Karina ke kursinya meningkatkan demit tak berperasaan di mejanya. Karina hanya menggeleng maklun Karel dan Eni sama-sama keras kepala jadi tak ada gunanya melerai jika masih batas wajar. Lagi pula Karina tak yakin Karel bisa menumbangkan Eni. Eni dulu atlet beladiri memang hanya orang tertentu saja yang tahu.
HANS LEE
__ADS_1