Love One Moon

Love One Moon
Tidak ada 'Will you marry me??'


__ADS_3


"Kalau begitu menikahlah denganku!"


Seakan mendengar hal diluar nalar,Kanya sampai kesulitan mencerna kata kata tersebut.


💍


"Kamu ngelamar aku vin??"bingung kanya.


"Tidak baby!"menggoda Kanya mungkin akan menyenangkan,pikir Kevin.


"Terus??"bingung Kanya.


Ekspresi perempuan cantik itu terlihat sangat menggemaskan.


GEP


"Aku bukan ngelamar kamu,aku cuma ngajak kamu menikah,menjadi calon istriku,pendamping hidupku,calon ibu dari anak anak ku kelak."kata kevin mantap sambil mengenggam tangan Kanya erat.


Kanya,gadis itu masih mencerna 'lamaran' yang secara tidak langsung terlontar dari bibir pria tampanya.


Lamaran tanpa kata kata romantis 'will you marry me' atau 'Will yuo be mine' ataupun kata kata yang bikin meleleh lainya.


Tetapi dengan kalimat 'lamaran' yang secara tidak langsung itupun dapat membuat kerja otak kanya blank,bibirnya kelu,tak bisa menjawab maupun mencerna.


"Please say 'Yes I do' baby??"minta Kevin.


"Baby??"tidak mendapat respon dari sang kekasih,pria rupawan itu langsung mencubit hidung mancing gadis-nya.


"Aw!"rintih Kanya,geli.


"Makanya jangan bengong mulu baby?"kekeh Kevin.


"Jadi gimana?"tanya Kevin sambil menenggam tangan kanya lebih erat lagi.


"Aku.....aku..."


"Aku apa baby?"


"Aku mau!"jawab Kanya menggunakan bahasa indonesia.


"What? please speak in english baby!! I don't understand!"pinta Kevin.


"Yes I do,I can marry with you,Kevin Jhomsen William!"jawab kanya sambil menampilkan senyum termanisnya.


"Kamu bilang apa baby?"senang Kevin.


"Kamu mau?"


Kanya mengangguk.


"Menikah denganku?"


Kanya,gadis itu kembali mengangguk.


GREP


"Terimakasih baby!"ucap Kevin sambil memeluk tubuh mungil kekasihnya tanpa celah.


"Terimakasih!"


CUP


Kecup kevin di dahi Kanya.


"Terimakasih!"


CUP


CUP


Kecup dikedua kelopak manik kanya.


"Terimakasih!"


CUP


Kucup kevin dipip kanya.


"Terimakasih!"ucap kevin lagi sambil mengarahkan pandanganya kebibir tipis sang kekasih.


"Yang itu nanti!"ujar kanya merona.


Seakan akan tahu apa yang Kevin pikirkan,Kanya langsung mengalihkan pandanganya menampilkan puppy eyes milik-nya.


"OKay baby!"jawab Kevin sambil kembali memeluk kanya.


'yang penting ciuman pertamamu ada padaku sweetheart'batin kevin senang.


"Kanya,kamu dari mana saja?"cemas Cristina saat melihat gadis berpakaian pasien itu baru kembali sambil menyeret tiang infusny,dibanku oleh Kevin.


"Kevin kamu sudah datang?"sapa sang mamah,serelene.


"Sudah ma,pesawat aku lending 30 menit lalu!"

__ADS_1


jawab Kevin sambil membantu sang gadis.


"Hati hati,kamu belum boleh banyak bergerak Kanya!"ujar Cristina telaten membantu Kanya menaiki tempat tidur pasienya.


"Kamu cekatan sekali merawat kanya Cristina!!"puji sereline sambil tersenyum ramah.


"Karena dulu aku yang merawat Clarina seorang diri dirumah sakit!"jawab Cristina lemah.


Ada rasa rindu dihati Cristina,ketika mengingat mendiang adiknya.


"AKu minta maaf soal Clarina!"intruksi Kevin.


"Kamu enggak salah vin! mungkin itu sudah takdir Clarina"balas Cristina.


Semua orang mematung.Cristina memang sudah tahu bahwa bukan Kevin yang telah membuat adiknya hamil,melaikan Roland.


Ya! Roland,sahabat kevin yang sengaja mengkambing hitamkan kevin sebagai tamengnya.


Kebenaran ini terungkap 3 tahun setelah kematian Clarina,dan bertepatan dengan kepergian Kanya saat itu.


Roland beralasan bahwa ia sangat mencintai tunanganya-Bella,sehingga membuatnya mengkambing hitamkan sahabatnya sendiri demi melindungi hubunganya dengan bella.


Ketika keheningan itu terjadi,suara bariton milik kevin mengintrupsi.


"Mom,aku dan Kanya akan menikah!"


Cristina,Fano dan sereline terlihat mematung seketika.


Perubahan raut wajah fano terlihat seketika saat pria itu baru saja masuk keruang inap Kanya,dan indra pendengaranya menangkap suatu hal mengejutkan.


"Apa?"kagetnya.


Fano pernah berjanji kepada kedua orang tua kanya,bahwa ia akan menjaga Kanya dari pria yang berpotensi menyakitinya.


Dan kevin termasuk kedalam salah satu dari pria yang bukan lagi berpotensi menyakiti Kanya,namun dalam kenyataanya pria itu memang sudah sering menyakitinya.


"Kamu tidak boleh menikah sama Kanya!"


Bak disambar petir disiang bolong,kevin maupun kanya benar benar terkejut mendengar perkataan Fano.


"Tapi Fan-


"Kumohon Kanya,banyak pria lain yang lebih baik dan lebih tampan ataupun lebih mapan diluar sana.Tapi bukan kevin!"


Sereline tahu bagaimana keraguan yang tengah dirasakan Fano yang sudah menggap Kanya sebagai adiknya sendiri.


Bagaimanapun juga setiap orangtua akan berpikir dua kali untuk menikahkan putri gadisnya dengan seopang pria yang terkenal suka tebar pesona,bahkan tebar benih.


"Maaf Kanya,kupikir kamu akan menerima keputusanku ini!"kata Fano sambil berlalu.


"Fano.."panggil Kanya dan mencoba beranjak dari tidurnya.


"Biar aku saja!"tawar Cristina.


Bagaimanapun juga Cristina tahu betul bagaimana sikap pria yang sudah berstatus sebagai suaminya itu.


Keras kepala dan sulit dibujuk!


Tapi,Fano akan melunak jika seseorang yang ia sayangi memohon dengan segenap hati padanya.


Memang butuh banyak perjuangan untuk melunakkan hati seorang Fano.


"Aku berniat serius sama Kanya!"ujar pria bermanik biru itu mantap.


Sedangkan sang lawan bicara terlihat acuh tak acuh.


"Aku berjanji,tidak akan menyakiti Kanya!!"lanjut pria tampan itu.


Fano,sang lawan bicara masih tak bergeming.Bukan perkara mudah untuk membuat hatinya luluh.


"Aku janji Fan, bahkan aku sudah meminta restu langsung dari mama Kanya!!"lanjut Kevin meyakinkan.


Kevin memang tahu bahwa pria dihadapanya ini sempat bertemu dengan mama Kanya,karena ia kemarin menanyakan secara langsung pada beliau.


Kini pria itu hanya ingin melihat seberapa kuatnya tekad seorang Kevin Jhomssen William untuk mendapatkan Kanya.


BRUK


"Aku mohon vin!"


Bersujud sekalipun akan Kevin lakukan jika itu mampu meluluhkan hati Fano.


Kini hal itulah yang sedang Kevin lakukan,berlutut dihadapan fano.Berharap pria dihadapanya ini akan memberinya restu untuk menikahi kanya.


"Come on,jadi ini yang mau jadi calon suaminya Kanya?"


Kevin mendongkrak,mencoba meyakinkan bahwa pendengaranya tidak salah.


"Bagunlah,calon suami Kanya tidak boleh merendahkan dirinya seperti itu!"ucap Fano sambil tersenyum mengejek.


"Terimakasih Fano,aku janji akan selalu buat Kanya bahagia!"janji kevin.


"Aku pegang janji seorang Kevin Jhomsen William!!"


KRIEET

__ADS_1


Suara pintu bangsal rawat inap Kanya.Siempunya bangsal pun menoleh untuk melihat siapa yang datang.


karena sedari tadi ia hanya seoranh diri.Cristina izin untuk pulang terlebih dahulu,sereline momy kevin harus menghadiri meeting penting,dan jangan lupakan Fano dan Kevin yang entah hilang kemana sejak tadi.


ketika malam sudah semakin pekat,Kanya malah


masih kesulitan untuk memejamkan matanya.


"Masih belum tidur baby?"intrupsi sebuah suara barithon yang mengalun ketika pintu itu terbuka.


saat mengalihkan pandanganya,Kanya langsung menangkap siluet pria tampan bermanik biru yang sedang tersenyum manis kepadanya.


"Masih belum tidur hm?"lanjutnya lagi sambil berjalan mendekati Kanya.


"Kamu kemana saja vin?"tanya kanya.


"Merjuangin kamu,lagi sweetheart!"jawab kevin gamblang.


'merjuangin aku?'bingung Kanya.


'maksudnya??'pikir kanya lagi.


"Udah jangan dipikirin,lebih baik kamu istirahan ini sudah malam baby!"


"aku gak bisa tidur vin!"cicit Kanya.


Bukanya menjawab,pria tampan itu malah beringsut menaiki ranjang pasien yang hanya muat personal (pribad)itu.


"Kamu mau ngapain vin? jangan macem macem!"ancam Kanya,sambil menyilangkan tanganya didada.


"Cuma satu macem kok yang!"goda Kevin.


"Kalau kamu macem macem aku bakal teriak!!"


"Silahkan baby!!"sungguh menggoda sang kekasih adalah hobby baru Kevin.


Setelah berhasil membaringkan tubuhnya,Kevin langsung memeluk tubuh ramping kanya agar gadis itu berada dalam dekapanya.


"Kamu mau ngapain vin?"cemas Kanya.


Bagaimanapun kanya sadar ini rumah sakit,dan dia tahu kalau kekasihnya ini sulit diprediksi tingkat ke-mesumanya.


"Jangan berpikir yang 'iya iya' baby,aku cuma mau nemenin kamu tidur!"kata kevin sambil tersenyum.


Ternyata ia telah berhasih membuat sang kekasih kalang kabut tak karuan.


"Beneran,cuma tidurkan?"tanya kanya sambil mendongkrak.


"Ia baby,kecuali kamu yang minta!"ucap kevin sambil mengedipkan sebelah matanya.


"aww"


"Ih...dasar omes!"greget Kanya sambil mencubit perut kotak kotak Kevin.


"Hahaha...."tawa renyah kevin terurai."Makanya jangan mikir yang aneh aneh baby!"


"Udah malam,kamu tidur ya!"kevin pun mengarahkan gadis itu untuk bersandar didada bidangnya.


"Good night baby,and have a nice dream!"kata Kevin selalu dengan nada lembut.


Bagi kanya itu adalah mantra penghantar tidurnya yang selalu diucapkan oleh malaikat tampanya.


"Good night to my superhero boy!"


kevin tersenyum kecil saat kekasihnya menyebut diriny 'my superhero boy'.


Tidak lama kemudian kedua insan itu mulai menyelami dunia mimpi dalam keadaan saling berbagi kenhangat dimalam yang dingin.


"Menyiksa para jomblo!"


"Mereka seperti dua malaikat yang terjebak dibumi dan saling jatuh cinta.Tampan dan canti,aku iri!!"cicit suster yang tengah mengganti infus kanya itu.


Saat kedua suster itu masuk,keduanya dikejutkan oleh sepasang manusia beda jenis kelamin yang sedang tertidur nyenyak sambil berpelukan mesra.


Sungguh menyiksa para jomblo yang melihanya.


"Benar benar goals couple yah!!"sahut suster itu lagi.


"Iyup,lama lama disini bikin hati aku tersiksa!"


"Hahaha....makanya jangan jomblo terus!"


ujar keduanya sambil berlalu setelah mengganti infus dan membersihkan ruang inan VIP kanya.


"Yaampun pasangan yang satu ini!"kata wanita paruh baya yang baru saja masuk itu,sambil terkekeh.


Serelene!!


-Tidak ada 'will you marry me??'


BERSAMBUNG


HOhoho.....jumpa lagi dengan kevin dan kanya🖑🖑.Salam dan terimakasih banyak buat para readers seta yang selalu nunggu up😚😚


Jangan lupa dukungan dan komenya ya,ditunggu.

__ADS_1


Bye🖑🖑....jumpa lagi dipart berikutnya😊😊


sukabumi 15/09/19


__ADS_2