Love One Moon

Love One Moon
Hukumañ


__ADS_3

17+


"Dalam setiap pertemuan ada perpisahan.


Dalam setiap kematian ada kelahiran. "


👫



Manik shafir itu mulai mengerjap nerjap,menyesuaikan cahaya yang masuk ke-retina matanya.


Wanita berambut sebahu itu terlihat akan menggeliat dari tidur panjangnya,namun sebuah lengan kokoh memeluk pinggangnya possesiv.


Diliriknya pria bersurai keemasan yang tengah memeluknya ini.


Tampan,batinya.


Namun sepersekian detik berikutnya ekspresinya langsung berubah waspada.


Diliriknya pakaian yang melekat pada tubuhnya,ia juga baru sadar kalau pakaian yang ia kenakan bukan pakaian yang ia kenakan terakhir kali.


Ia pun bermonolog dengan waktu,mencoba memutar ingatanya sebelum akhirnya ia terbangun dikamar bernuansa manlly ini.


°Flashback


"Semuanya sudah siap nona!"ucap seorang pengawal pribadi berpakaian serba hitam itu.


"Mulai saat ini nama nona adalah Anne wisembregh.Tujuan nona sekarang adalah salah satu kota kecil di Moscow,Rusia."


Tuturnya lagi.


Wanita berambut sebahu itu tersenyum,lalu memerintahkan sang pengawal pribadinya untuk undur diri.


"Good bye New York,nikmatilah penderitaanmu Mrs. Kevin Jhomsen William"


Ucapnya santai.


Wanita bermanik shafire itu-Callya Angela atau nama aslinya Licyandia Wilhear,mantan tunangan kevin.


Demi membalaskan dendam sakit hatinya,wanita berparas cantik mirip ** ini rela merogoh kocek dalam dalam untuk merubah wajah cantiknya.


Kini pembalasan dendamnya telah berakhir.


Dengan bantuan sang ayah,semua skenario pembalasan dendamnya bisa berjalan lancar.


Dia-adalah dalang dibalik semua kecelakaan yang menimpa kanya.Dari penculikan hingga percobaan pelecehan seksual,teror teror penuh ancaman,hingga peristiwa jatuhnya lampu kristal diacara pertemuan bisnis beberapa jam yang lalu.


Siapa sangka dibalik wajah cantiknya terselip tipu daya seorang psycopath.


Kini dia berencana kabur ke Moscow,Rusia dengan identitas barunya.


Setibanya dibandara Internasional NYC,wanita cantik itu langsung saja menuju ruang tunggu,namun tiba tiba segerombolan pria berbaju serba hitam yang menghadang jalanya.


"Siapa kalian? jangan menghalagi jalanku,aku terburu buru!"hardik Callya jengah.


Pasalnya pesawat yang akan ia tumpangi lepas landas 10 menit lagi.


"Nona,anda harus ikut kami.Tuan sedang menunggu nona dimansionya"


"Tuan siapa? aku tidak mengenal kalian,jadi menyingkirlah dari jalanku!"bentak Callya mulai tersulut emosi.


"Pengawal,urus mereka!"perintahnya.


Terjadilah baku hantam antara bodyguard Callya dan orang orang berpakaian serba hitam itu.


"Maaf nona,karena kau melakukan perlawanan kami harus menggunakan cara ini"ucap salah satu pria yang menghadang kanya itu,sambil mengeluarkan sapu tangan dari sakunya.


Melihat Callya yang hendak melarikan diri,pria itu pun membekap kanya dengan sapu tangan yang sudah diberi obat bius.


°Flashback End


Sekelebat sekelebat bayangan selanjutnya yang muncul dibenak seorang callya adalah saat ia dibawa ke masion megah ini.


'Bagaimanapun caranya,aku harus bisa kabur dari sini!'batin Callya was was.


Dengan perlahan,ia mulai melepaskan lilitan lengan kokoh pria tampan disampingnya.


Euughh~


Geram pria itu menggeliat,menandakan siempunya akan segera terbangun.


"Morning my wife!"


'Wife? tak salah dengarkan aku?'pikir Callya.


"Hmm...Dr.Smith kenapa saya bisa ada disini?"tanyanya pada pria yang tak familiar dimatanya itu.


"Ini rumahmu,rumah nyonya Smith J Franklin"balasnya sambil mengubah posisinya hendak duduk.


"Tapi aku-"


Cup


Belum sempat wanita itu menyelesaikan ucapanya,manik shafire nya sudah dibuat terbelalak oleh ciuman tiba tiba pria tersebut.


"Morning kiss wife!"


Katakanlah jika callya gila saat ini.


Bagaimana ceritanya dokter bedahnya ini bisa mengklaim bahwa dia adalah istrinya.


"Aku mandi dulu,aku harus pergi ke rumah sakit pagi ini!"ucapnya sambil berlalu.

__ADS_1


Bahkan callya baru sadar,jika pria yang baru saja mengecup bibirnya singkat itu hampir nacked,karena ia hanya menggunakan celana selutut tanpa atasan apapun.


'Apa apaan ini?'bingung Callya yang ia tahu saat ini adalah bagaimana caranya lari dari mansion megah ini.


"Jagalah istriku dengan baik An,aku tidak ingin dia kekurangan apapun selama aku pergi"titah pria itu-Dr.Smith yang sudah siap dengan snelli dokternya.


"Baik tuan muda"jawan Annemeira,kepala pelayan dimansionya.


Cup


"Jadilah istri yang penurut Mrs.Smith J Franklin"bisiknya pelan,setelah mengecup bibir ramun sang wanita,klaimya.


Licyandia-wanita itu hanya bisa diam menerima dengan berat hati.


Ia tidak mau berdebat dengan pria bermanik hazel ini dan berakhir seperti tadi pagi.


Akibat dari perselieihanya tadi,bibirnya hampir saja bengkak karena menjadi sasaran 'dokter gila' itu.


Sepeninggalanya 'dokter gila' itu Licya hanya berdiam diri dikamar semalam yang ia tempati,sambil otaknya menyusun strategi untuk melarikan diri dari mansion ini.


Dia tidak mau berakhir disini dengan dokter yang menurutnya punya kelaian kepribadian itu.


Awal mula mereka bertemu,pria itu sangat ramah dan baik.Namun,saat baru tinggal sehari denganya Licya yakin bahwa dokter tersebut punya kelainan kepribadian/bipolar.


Akhirnya wanita itu memilih untuk melarikan diri lewat balkon.


Karena kamar yang ia tempati berada di lantai dua yang cukup tinggi,hingga ia membutuhkan banyak seprai atau apapun untuk digunakan sebagai tali yang diikat bersimpul sambung.


Setelah berhasil menyusun tali daruratnya,ia turun dengan perlahan dari balkon menuju lantai dasar.


Hatinya lega saat kakinya sudah menginjak rerumputan dipelataran mansion besar itu.


Dengan perlahan dan mengendap endap wanita berambut sebahu yang mengenakan dress berwarna salem selutut itu terlihat menaiki pagar pembatas bagian belakang mansion dengan menaiki pohon mangga disana.


Tidak pernah terpikirkan olehnya sekalipun,bahwa putri seorang Belewck Welhear harus memanjat pohon demi melarikan diri.


Lega kembali ia rasakan sesaat setèlah dia bisa keluar dari mansion tetsebut tanpa diketahui oleh para maid dan bodyguard disana.


Kini yang harus ia lakukan adalah lari sejauh mungkin dari mansion terkutuk ini hingga tidak dapat ditemukan oleh anak buah dokter gila tersebut.


°New Holand Hospital,Jerman 17.02 am🏥


Seorang dokter ahli bedah plastik terlihat tengah sibuk dengan setumpuk kertas berisi laporan tentang pasien pasienya.


Hingga fokusnya teralihkan oleh suara getaran smartphone nya.


"...."


"Ada apa?"


"....."


"Cari sampai dapat,kalau tidak nyawa kalian taruhanya!"


"...."


Shhitt....


Dengan sigap,pria tampan itu langsung meraih kunci mobilnya dan melepaskan snelli kebesaranya.


"Berani beraninya kau lari dariku Licyandia Welhear!"ucapnya penuh amarah.


°Dr.Smith Pov


Akhirnya setelah berbulan bulan pencarianku,akhirnya aku menemukan wanita yang telah berani mencuri hatiku.


Dia,Licyandia Welhear wanita cantik bermanik shafire yang telah membuatku jatuh cinta pada pandangan pertama padanya.


Aku berhasil membawanya ke mansionku di Jerman,saat dia berusaha kabur ke Moscow.


Sehari saat kubawa dia ke Mansionku,wanitaku itu sudah mulai berulah lagi.


"...."


"Ada apa?"tanyaku saat salah satu bodyguardku menelpon.


"...."


"Cari sampai dapat,kalau tidak nyawa kalian taruhanya!"titahku.


"...."


Shhitt....


umpatku kesal sambil melemparkan smartphoneku.


Lagi,wanitaku mencoba melarikan diri.


Tidak akan semudah itu ku biarkan kau hilang dari genggamanku.


Kau adalah milikku,rumahmu adalah adalah tempatku tinggal.


Dengan cepat kuraih kunci mobilku dan melepaskan snelli dokter kebesaranku.


Saat ini aku sungguh geram dengan apa yang dilakukan oleh wanitaku.


Lihat saja,akan kuberi kau hukuman yang pantas sayang.


°Aouthoor pov


"Lepaskan aku!"teriak Licya memberontak.


Tepat lima jam setelah ia menghirup udara segar,sebelum akhirnya anak buah dokter gila itu menemukanya lagi.

__ADS_1


"Lepas"


Rontanya lagi,kini dirinya sudah dikurung dikamar yang semula ia tempati.


Brakk


Bunyi suara pintu yang dibuka secara kasarnya.


"Heii....dokter,lepaskan aku,aku mau pergi dari tempat ini!"pinta Licya.


"Ini rumahmu wife,dan kau tidak akan bisa pergi kemanapun!"ucap pria tersebut sambil menyeringai.


Perlahan namun pasti ia mulai mendekati wanita yang ia klaim miliknya itu.


Hingga kini ia tepat berada dihadapan sang wanita.


"Aku ingin pergi dari sini,atau aku mmffthh..."ucap Licya terpotong saat benda hangat tak bertulang itu membekapnya secara paksa dan menentut.


Dimulai dari k**luman dan l**atan hingga menjadi makin liar dan tak terkontrol.


"Akan keberikan hukuman yang pantas untukmu sayang!"ucap Smith disela sela kegiatan intimnya.


Dengan sekali hentakan,pŕia itu membaringkan tubuh licya secara kasar diranjang king sizenya.


Dan malam panjang itupun mereka lalui dengan isakan pilu seorang wanita dan erangan kenikmatan sang pria.


■■■


'Mungkin ini hukuman untukku'gumam licya putus asa.


Nampak dari manik shafirenya pakaian yang ia kenakan semalam teronggok bebas diatas lantai.


Tubuhnya seakan mati rasa,tulang dan sendinya terasa remuk,bagian bawahnya terasa gilu,kehormatanya telah diambil secara paksa dan kasar semalam.


Hatinya hancur,dia jijik akan dirinya sendiri.


Saat ini ia tak lebih dari j***ang j***ang murahan diluaran sana.


Mungkin ini balasan atas segala perbuatan buruknya.


Dengan langkah gontai dan selimut yang menutupì tubuh polosnya,ia berjalan tertatih tatih menuju kamar mandi.


Ia biarkan air dingin shower,mengguyur tubuhnya yang dipenuhi ruam merah keungu unguan.


Dia jijik kepada dirinya sendiri,mungkin begitu besar dosa yang telah ia perbuat sehingga tuhan memberinya balasan seperti ini.


Entah berapa lama ia berdiam diri dibawah guyuran shower yang menyala,yang ia tahu saat ini tubuhnya sudah menggigil dan kedinginan.


Penglihatanya sudah mulai mengabur,sampai terakhir kali yang ia dengar adalah pintu kamar mandi yang dibuka paksa.


"Licya.....bangun...!"


□□□


Seorang wanita berpakaian rumah sakit terlihat berdiam diri diatas babgkarnya.


Manik rusanya menatap kosong,wajah cantiknya pucat pasi,senyuman manisnya telah hilang.


Kondisi fisik dan fsikisnya mulai memprihatinkan.


Wanita cantik itu tak lagi menangis,air matanya seakan akan sudah ia tumpahkan dari kemarin malam.


Hatinya hampa,ada sebagian rongga dihatinya yang terasa hilang.


Sambil memeluk perut ratanya hatinya dan pikiranya bermonolog.


'*Aku tidak bisa menjadi ibu yang baik!'


'Aku tidak bisa menjaga bayiku dengan baik'


'Ini semua salahku'


'Bayiku hilang karen aku*'


Begitu banyak tekanan batin yang tengah Kanya rasakan saat ini.


Kecewa karena gagal menjaga bayinya,takut akan sulit hamil lagi,merasa bersalah berkelanjutan,dan banyak lagi perkara yang dapat membuatnya depresi seperti saat ini.


.


.


.


.


Hukuman


Bersambung


Haiii......haiii lagi readers🖑🖑


Maaf ya,part ini khusus untuk licya dan Dr.Smith ya😊


Nanti eps selanjutnya tentang kanya dan kevin,janji✋


Tolong bijak ya untuk pembaca setia kuh,ingat kalau ada 17+,18+ atau 21+ tolong ditaati ya😊😊


Jangan lupa komentarnya ya🖑🖑


Sukabumi 07/10/19


11.03 am

__ADS_1


__ADS_2