Love One Moon

Love One Moon
Sstt......Jangan salfok!!


__ADS_3

17+



Sepasang Merpati sering dijadikan sebagai lambang kesetiaan.Dimana selama keduanya hidup,mereka akan selalu setia pada satu pasangan saja.


🕊🕊🕊🕊


Hampir 800 tamu undangan datang yang terdiri dari keluarga besar sahabat dekat menghadiri acara pengucapan janji suci Kevin dan Kanya.


"Kevin,kanya Selamat ya buat pernikahan kalian!"kata wanita cantik itu sambil memeluk kanya ramah.


Awalnya kanya terkejut melihat salah satu wanita dari masalalu pria yang sudah sah menjadi suaminya itu.


Dengan agak ragu,Kanya pun membalas pelukan Mia.


Ya! wanita itu adalah mia yang datang bersama suaminya,Deon.


"Selamat untuk pernikahanmu tuan Muda Kevin!"kata Deon sambil menjabat tangan Kevin.


Dengan santai Kevin pun membalas jabatan tangan Deon.


"Terimakasih Ms.Deon!"


Kevin dan Deon sendiri memang bersahabat semenjak 3 tiga tahun silam.Jadi Kevin mendukung rencana baik Deon saat pria itu ingin memperistri Mia.


Terlebih lagi dia dapat merubah Mia menjadi pribadi yang lebih baik.


"Kevin,selamat atas pernikahanmu ya!"ucap Mia sambil memeluk Kevin singkat.


Kevin,Kanya dan Deon sempat tersentak


melihat perbuatan Mia.Tapi mereka memakluminya.Bagaimanapun juga dulu Mia pernah tergila gila oleh pesona Kevin.


"Semoga rumah tangga kalian langengg dan cepat diberi momongan!"Doa Mia sambil melepaskan pelukanya.


Sungguh setelah dinyatakan sehat dari gangguan bipolarnya,Mia bernar benar menjadi pribadi yang lebih baik hati,ceria,selalu bersemangat dan friendly.


Itu semua tak luput dari peran serta Deon.


"Jadi kalian sendiri sudah punya baby?"Kanya angkat bicara.


"Sedang proses,kita lagi rajin rajinya menjalankan ritual olahraga malam ya baby!"gamblang Deon.


Dapat dilihat olehnya pipi sang istri yang sudah mulai merona.


"Ish.....apaan sih!"malu Mia.


"Sekali lagi selamat buat pernikahan kalian dan selamat untuk malam pertama kalian!"goda Deon sambil menaik turunkan alisnya.Sedangkan lenganya memeluk possesiv pinggang sang istri.


"Jangan kasih kendor man"


"OK"


Mia dan kanya hanya bergidik ngeri saat mendengarkan ucapan vulgar tersebut.


Setelah kepergian Mia dan Deon,masih banyak lagi sahabat sahabat kevin maupun Kanya yang datang dari luar kota ataupun luar negri.


Acara tersebut berlangsung hingga pukul 22:00 malam.


Kaki pegal dan tubuh linu kini tengah dirasakan pengantin baru itu.Bagaimanapun keduanya seharian ini hanya berdiri menyalami perngucapan selamat dari para tamu,hingga berdansa dan banyak hal lainya.


Kini kedua pengantin baru itu tengah berada di kamar milik Kevin,ralat lebih tepatnya milik kevin dan Kanya.


"Uhh....capeknya!!"gumam Kanya sambil duduk ditepi ranjang yang sudah dihias sedemikian rupa.


"Akhirnya aku bisa bebas istirahat!"ujar Kanya sambil beranjak dari duduknya untuk bergati baju.


"Kata siapa kamu bebas?"intrupsi suara bariton iitu.


Sementara siempunya suara sedang menampilkan senyum smirk nya.


"Sekarang kamu milik aku,istri aku!! jadi kamu harus menlaksanakan tugasmu sebagai seorang istri!"katanya,sambil meraih pinggang ramping Kanya.


Kanya bergidik ngeri,apakah suaminya ini akan meminta jatah malam pertama mereka?


Dengan susah payah Kanya meneguk salivanya,saat melihat pria yang berstatus sebagai suaminya itu mulai mengikis jarak diantara mereka.


"Kamu mau a-apa sih?"gugup Kanya.


"Kiss me baby!"lagi,seringai kemenangan itu terlihat


"A-apa?"kaget Kanya.Tentu saja ia merasa malu,apalagi tadi adalah first kiss-nya.


'padahal bibirnya udah gak perawan lagi tuh,orang first kissnya udah aku ambil satu bulan lalu'batin Kevin senang.


"Ayo baby!"perintah Kevin.


Dengan perlahan,Kanya pun menjinjit dengan kedua lenganya bertumpu pada bahu Kevin.


Cup


Disambarnya bibir penuh Kevin singkat.Seringai kemenangan kembali terbentuk dibibir Kevin.


Dirasa gadisnya akan mengakhiri ciumanya,Kevin meraih tengkuk kanya untuk memperdalam ciuman mereka.


Lambat laun ciuman itu makin intens dan menuntun.


Melumat dan sedikit hisapan.


Hingga ketika keduanya saling melepaskan terdengar deru napas yang terengah egah.


Hoss Hoss


"Jangan malu baby!"ucap kavin sambil membelai pipi merona Kanya.


"T-tapi tadi pagi itu firs kiss aku vin!"ucap Kanya malu.


"Kata siapa??"


Kanya mendongrak,membuat kedua manik itu bertemu.


"Maksud kamu?"kanya menyerngit bingung.Setehunya ia belum pernah berciuman selama 24 tahun hidupnya,kecuali tadi pagi.


"Waktu kamu mabuk,aku udah ambil first kiss kamu!"gamblang Kevin sambil tersenyum.


"Hah...terus yang tadi??"cengo Kanya.


"Tadi ke-3 ini ke-4


Cup

__ADS_1


"5"


Cup


"6"


Cup


"7"


Cup


Kecup Kevin bertubi tubi dibibir mungil Kanya.Hingga terakhir ia sedikit melumat,menyesap dan menggulum bibir ramun istrinya itu penuh minat.


Lama kelamaan keduanya mulai hanyut dalam hasrat yang makin menggebu gebu.


Peluh bahkan mulai membanjiri keduanya.Nyatanya AC yang menyala diujung ruangan tak mampu mendinginkan hasrat membara kedua insan ini.


Hingga suara decapan dan lenguhan memenuhi ruangan tersebut,untung saja kamar Kevin kedapsuara.Sehingga penghuni lainya tak dapat mendengar suara keduanya.


Biarlah malam yang menjadi saksi bisu


kegiatan first night keduanya.


.


.


.


.


"Dok,jadi kapan operasi pelastiknya bisa dilaksanakan?"tanya seorang gadis kepada dokter ahli bedah ternama di New Holand hospital,Jerman itu.


Dr.Smith,yang tertera diname tag dokter tampan itu."Mungkin lusa,sampai keadaan nona baik baik saja!"jawabnya ramah sambil menyunggingkan senyumanya.



Terkadang Dr.Smith dibuat bingung dengan permintaan pasien satunya ini.Padahal gadis didepanya ini sudah memiliki gawah yang bisa dikatakan hampir sempurna.


Namun dia malah ingin mengubah semua bentuk wajahnya secara permanen.


Padahal banyak wanita diluar sana yang mengungkan wajah cantik bak bintang cantik Taylor Swift miliknya.



Namun tidak dengan gadis satu ini.


"Boleh saya tanya sesuatu?"


"Silahkan dok!"


"Apa alasan nona ingin melakukan operasi ini?"tanya dokter smith,karena gadis dihadapanya ini tak pernah mau disebut namanya.


"Hum....karena hal sepele!"jawabnya enteng.


"Hal sepele?"


"Ya,patah hati yang berkelanjutan!"jawabnya lagi sambil menampilkan ekspresi yang tidak bisa dibaca oleh dokter Smith.


"Sayang sekali padahal aku telah jatuh cinta pada pandangan pertama pada wajahmu!"goda Dr.Smith.


Gadis itu tersenyum kecil,lau berucap.


"Sayang sekali,padahal aku tidak ingin mengubah wajah cantik seperti ** itu dengan pisau bedahku!"


** panggilan fans untuk Taylor Swift😘😘))


"Tapi aku ingin dokter mengubahnya sebaik mungkin!"


"Ah....sayang sekali wajah cantikmu itu!"


Gadis itu tersenyum,begitu juga dokter Smith.


Sungguh Dr.Smith merasa tertarik saat pertama kali melihat gadis cantik bersurai keemasan yang indah ini,datang untuk berkonsultasi kepadanya.


Awalnya ia kira gadis ini salah masuk atau apa.Tapi nyatanya dia memang berniat untuk melakukan oprasi plastik pada wajahnya.


Sungguh disayangkan wajah secantik ** itu harus diubah dengan pisau bedahnya.


.


.


.


.


Sinar sang surya sudah mulai menyinari bumi.


Ditandai dengan mulai berjalanya aktifitas di pagi hari.


Sinar mrntari juga mulai meganggu tidur kedua insan yang masih bergemul di balik selimut tebal itu.


Seakan enggan beranjak dari kehangatan yang tengah menyelimuti,si Pria malah makin mengeratkan pelukanya pada pinggang ramping setengah naked milik istinya.


"Euggh..."Lenguh perempuan itu,sambil mengerjapkan matanya.Menampilkan manik rusa bening miliknya.


Ketika manik rusanya berhasil menyusur


seluruh ruangan tersebut,matanya terbelalak saat melihat pria disisinya tidur bertelanjang dada dengan posisi memeluknya erat.


manik coklatnya menatap horor gaun pengantinya beseta jas,dan sepatu mereka yang teeonggok begitu saja diatas sofa.


"Vin..."panggil Kanya terkejut.


Hampir saja ia memekik karena sangking terkejutnya.


Kanya lekas bangun dan menurunkan tatapanya pada tubuhnya.


Uhh....lega,saat ia melihat tubuhnya masih terbungkus kain kemeja.


What....kemeja??


Kanya menyerngit bingung.


"Vin ini kemeja kamu kan?kenapa aku pakai kemeja kamu??"bingung Kevin.


Pria itu menggeliat,lalu memcuri sebuah kecupan singkat dibibir Kanya.


"Morning kiss baby!"ucapnya.

__ADS_1


Belum sempat kebingungan Kanya terjawab,Kevin malah menambah keterkejutan Kanya.


"Kenapa aku pakai baju kamu??"


"Entahlah baby,semalam aku terlalu letih jadi tak mengingatnya!"jawab kevin asal sambil mendudukkan dirinya bersandar disandaran samping.


"Itu...bajunya kebalik baby!"kekeh Kevin.


Kanya langsung tersentak saat mengetahui bahwa kemeja yang ia kenakan memang terbalik.


"A-aku....mau mandi dulu ya!"ucap Kanya sambil menahan malu,dengan secepat kilat ia segara turun dari ranjang untuk berlari kekamar mandi.


"Mau mandi bersama gak baby?"goda Kevin.


"Gak!"


BRAK


Bunyi bantingan pintu kamarmandi.Kevin terkekeh melihat tingkah laku sang istri.


Sungguh membawa kesenangan sendiri saat menggoda istri cantiknya itu.


Semua yang dipikirkan tentang yang tidak tidak itu tidak terjadi.Apalagi apa yang Kanya takutkan,semua itu tidak terjadi.


Namun ekspresi menggemaskan istrinya itu sungguh membuatnya kecanduan untuk menggodanya.


'Kau itu lucu sekali baby,aku jadi ingin memakanmu!'gumam kevin.


kebahagiaan yang terasa sempurna ketika kevin dapat menjalani keseharianya dengan gadis yang dicintainya.


Setiap bangun pagi,ia dapat melihat istri cantiknya itu tertidur dalam pelukanya.Membuatkan sarapan setiap pagi,membangunkanya,menyambutnya ketika pulang kerja nanti,sungguh Kevin tak sabar menjalani hari hari itu terjadi.


.


.


.


.


"Jangan terlalu capek sayang,ingat baby nya!"ceramah Fano.


Sebenarnya ia sangat letih untuk selalu memantau bumil satu ini.Terlebih lagi wanita itu tidak mau tinggal diam dan selalu over actif.


Itu,ini dia lakukan.Sampai sampai membuat Fano khawatir dibuatnya.


"Sayang!!"


"Iya fan!"


Kini Fano tengah mengawasi istrinya yang tengah membantu menyiapkan sarapan untuk semua orang dengan para maid.


"Betul kata suamimu nona Cristina,duduk dan sarapanlah!"perintah sereline.


Ia bahkan tak serajin Cristina ketika hamil sebesar itu dahulu.Bahkan ketrin yang tengah hamil muda pun tidak serajin Cristina.Malah Ketrim lebih dimanja oleh Erick,suaminya.


Lihatlah kini bahkan Erick sampai segitu overprotectifnya dengan kehamilan ketrin.


"Makanlah sayuran juga mom!"


"Tapi aku tidak mau dad!"


"Makan sayang,ini baik untuk baby kita!"ucap erick sambil mengarahkan sendok berisi sayuran hijau kebibir Ketrin.


"Okay,dady aku makan!"pasrah Ketrin.


"Selamat pagi semuanya!"sapa Kevin dengan senyum sumringahnya.


"Pagi pangantin baru!"goda Erick.


Kini mereka ada dimeja makan saat ini,kecuali ayah Kevin yang sudah pergi bertemu para clientnya.


"Pasti lelah sekali semalam,sampai sampai kalian bangun kesiangan!"tambah Ketrin.


Ucapan itu hanya dijawab dengan senyuman oleh kevin.Sedangkan Kanya yang baru datang,dibuat makin canggung.


"Selamat pagi!"sapa Kanya.


"Pagi sayang,duduklah!!"jawab sereline ramah.


"Hem...kayaknya ada yang lagi kecapean nih!"giliran Kanya yang digoda Ketrin.


"Sampe berapa ronde memangnya tadi malam?"lanjutnya.


"Sampai enggak kehitung!"balas kevin.


Tentu saja langsung dibalas tertawaan semua orang,dan bèrbanding terbalik dengan kanya yang langsung blushing.


"Udah udah ayo kita sarapan dulu!"lerai serelin.


Sstt....jangan salfok!!


Padahal nyatanya tidak ada malam pertama seperti yang mereka bicarakan.Cuma sampai tahap ciuman belum grapa ngrepe,namun kevin sudah menghentikan perbuatanya karena ia tahu keadaan sang istri yang sangat kelelahan.


Ya,jadinya malam pertama mereka lalui hanya dengan tidur bersama dan saling berpeluka,tidak lebih!!


mengingat keesokan paginya keduanya masih harus melaksanakan acara resepsi yang mengundang lebih dari 1000 tamu undangan,dari kalangan keluarga,sahabat,teman dan rekan bisnis.


Jadi


'Malam pertamanya dipending dulu!'batin Kevin.


.


.


.


.


Sstt....jangan salfok!!


Bersambung!!


Jangan lupa komen dan dukunganya,ditunggu.


Bye....sampai jumpa dipart berikutnya😊😊


(Kita Ekskul dulu guys😊😊)


SUKABUMI 20/09/19

__ADS_1


13:11


__ADS_2