Love One Moon

Love One Moon
Ancaman


__ADS_3

"Balas dendang terkadang dijadikan sebuah tujuan hidup untuk sebagian orang!"


📲📲📲


Uknow Number


+521237×××××××


Kayaknya ada yang lagi senang nih,calon daddy kelihatan senang sekali.


Taken by me🗡



07.30 am


Terkirim✅


Uknow Number


+521237×××××××


Lihatlah,istrimu saat ini sedang berada didekatku.


Look a ficture mr. Kevin Jhomsen William.



10.00 am


Terkirim✅


Uknow Number


+521237×××××××


Haruskah aku menyakiti istri dan calon baby tercintamu tuan muda Kevin??


11.23 am


Terkirim✅


Uknow Number


+521237×××××××


Dalam tidurpun,aku bisa memnyakiti keduanya!!


Look a ficture mr.Kevin



22.23 pm


Terkirim✅


Pria tampan bermanik biru itu benar benar dibuat geram dan gelisah.


Bagaimana tidak gelisah,saat istri dan calon buah hatinya sehariaan ini tengah dijadikan bahan teror seseorang.


Teror yang berasal dari nomer tak dikenal itu,membuat pikiran pria tampan itu kacau balau beberapa hari ini.


Bagaimana tidak,hacker atau stalker itu seenaknya saja mengirim foto foto kanya dalam setiap kesempatan disertakan dengan kutipan kalimat ancaman.


"Mr.Kevin anda bisa mendengar saya?"ucapan seorang wanita yang tengah menjadi lawan bicaranya itu,tentu berhasil membuyarkan lamunanya.


Kevin,manik biru pria itu langsung beralih kepada seorang wanita berambut sebahu dihadapanya.


"Maaf ms.Call,saya sedikit melamun tadi.Bisakah anda mengulangnya lagi ms?"


Wanita itu tersenyum kecil,ia tahu kalau pria dihadapanya ini tengah memiliki something,sehingga membuatnya tak fokus kerja.


Dengan berat hati wanita itu harus kembali mengulang pembicaraanya.


"Ok,kalau begitu sampai jumpa nanti malam mr.Kevin!"ucapnya diakhir ucapanya.


"Tentu ms.Call, kalau begitu sampai jumpa di acara nanti malam!"


Hingga pria itu hilang dari hadapanya,wanita cantik bersurai pirang sebahu itu terlihat menyunggingkan fake smirknya.


Siapa yang tahu dibalik manik shafire itu,tersimpan banyak teka teki.


'Semuanya akan dimulai! 'gumamnya licik.


#Kevin mansion 17:15 pm


"Aku pulang...."ucap pria tampan itu sambil melenggang memasuki mansion mewahnya.


Diliriknya ruang tamu,diedarkanya manik biru mempesonanya untuk mencari sang istri,namun hasilnya nihil.


Diliriknya lagi ruang makan,pantry,hingga kolam renang namun hasilnya tetap nihil.


Hingga akhirnya iya mengingat bunyi pesan teror terakhirnya.


'Pada akhirnya kamu akan kehilangan salah satu bahkan keduanya dari orang yang kamu sayangi.


Ingat itu mr.Kevin!'


"Sayaang......"


"Honey......"


"Baby......"


"Sweetheart......"


"Mommy......"


"My wife....."


Panggilnya berulang kali,hingga manik birunya menangkap punggung wanita yang tengah dicarinya sedari tadi.


"Baby..."panggilnyà lirih.


Wanita berambut hitam kecoklatan itu berbalik,lalu tersenyum ramah menyambut sang suami.


"Kamu sudah pulang?"kevin berjalan kearahnya,tanpa menjawab ucapan sang istri.


Sreeth


Dibukanya dengan sekali hentakan dasi berwarna biru dongker itu terlepas dari lehernya.


Rasanya sesak seakan tercekik,saat membayangkan istri mungilnya itu tidak dapat dijangkaun retina matanya.


Grep


Tanpa babibu lagi,pria itu langsung berbaring di pangkuan sang istrinya,sambil menghadap perut buncitnya.


"Calon daddy udah pulang?"tanya wanita bermanik rusa itu sambil mengusap rambut coklat keemasan milik prianya.


"Hmm...gimana kabar jagoan daddy disana?"celotehnya,didepan perut buncit kanya sambil mengecupinya berulang kali.


"Baik daddyku yang tampan!"jawab kanya sambil menirukan suara anak kecil.


"Kalau gitu nanti malam harus mau nemenin daddy keacara client ya!"


"Ok daddy!"


Kevin tersenyum kecil.

__ADS_1


Wanita dihadapanya ini punya jurus jitu tersendiri untuk menghilangkan penat yang dibawanya selepas pulang kantor.


Cup


"Càlon daddy mandi dulu ya,nanti kita turun kebawah buat makan malam!"wanita itu berucap setelah mengecup singkat bibir penuh milik suaminya.


Seulas senyuman tersungging dibibir pria bermanik biru itu.


"Mandi bareng yuk sama daddy!"ajaknya sambil terkekeh.


"Calon daddy yang satu ini omeshnya yaampun"greget kanya sambil mencubit pipi sang suami.


"Biarin,kan sama istri sendiri!"gampang Kevin.


Setelah perdebatan kecil dengan sang istri,


Akhirnya pria tampan itu mengalah,degan langkah yang dibuat ogah ogahan,ia memasuki kamar mandi.


Seulas senyuman manis tercetak dibibir mungil kanya,kebahagiaanya benar benar terasa sempurna saat ini.


Semua orang pun pasti akan merasa iri padanya.Bagaimana tidak iri,dia memiliki suami tampan bergelimangan harta.Dirinya sendiri memiliki perusahaan sendiri,kehidupan rumah tangganya jarang ditera isu miring,walaupun dia baru bisa hamil setelah tiga tahun lamanya.


Namun sebenarnya kebahagiaan sesungguhnya baru kanya rasakan ketika ia dinyatakan positif hamil.


Memang benar anugrah terindah seorang wanita adalah menjadi seorang ibu,walaupun ia harus berjuang mempertaruhkan nyawanya selama mengandung buah hatinya sembilan bulan lamanya.


°Merlentea's Hotel 20.05 pm🌃


"Cantiknya istriku malam ini.Kalau bisa egois,aku pasti akan mengurung kamu semalaman dikamar kita!"dipeluknya erat pinggang ramping sang istri.


Malam ini keduanya tampak mempesona dengan balutan pakaian berwarna senada.


Kevin,pria itu terlihat tampan dengan balutan jas hitam dipadukan dengan celana bahan hitam dan kemeja merah.


Sedangkan sang istri terlihat anggun dengan balutan dress berwarna maroon yang menjuntai hingga menyapu lantai,menonjolkan perutnya yang sudah mulai membucit.


Rambut kecoklatanya sengaja ia gelung sedemikian rupa sehingga nampak elegan walaupum sederhana.


"Egois itu enggak baik my husband!"sangkal sang istri sambil tersenyum kecil.


Kini keduanya sudah sampai di aula Marlentea's hotel,tempat diakanya acara pertemuan bisnis client Kevin.


Tidak lama kemudian seorang wanita cantik berambut sebahu mendekati keduanya.


"Selamat malam mr and ms Kevin!"sapanya ramah.


"Oh...selamat malam juga ms.Call,perkenalkan ini istriku Kanya Karrielina!" ucap Kevin bangga.


Entah mengapa rasanya bangga ketika ia bisa memperkenalkan wanita cantik dalam rengkuhanya ini,mematahkan harapan pria diluaran sana yang mendambakan istrinya.


"Hallo ms.Kevin,aku Callya Angela direktur dari perusahaan FG vendor"


"Hallo nona callya,aku Kanya karrielina istri CEO tanpan dari perusahaan Jhomsen Crop's"jawab Kanya Ramah.


"Kalau begitu silahkan mènikmati pestanya mr and ms.Kevin"


Kanya dan Kevin pun melanjutkan langkahnya untuk berbincang dengan beberapa colegan Kevin.


Keduanya juga sempat berdansa romantis ditengah lantai dansa.


Sontak sepasan ferpect couple ini menjadi pusat perhatian banyak pasang mata saat keduanya tengah berdansa.


"Vin,aku ketoilet sebentar ya!"


"Perlu diantar tidak baby?"


"Tidak usah vin!"


"Ok,kalau gitu hati hati ya.Ok jagoan daddy jaga mommy ya!"setelah mengusap perut Kanya,pria itu membiarkan sang istri berlalu menuju toilet.


Setelah membasuh lenganya yang terasa lengket,Kanya pun keluar dari bilik toilet dan menuju wastafel sekedar untuk mengecek penampilanya.


"Ms.Kevin,anda mau kembali ke aula juga?"


"Iya"


"Kalau begitù,mari pergi bersama!"ajaknya.


Keduanya pun berjalan beriringan menuju aula.


Ketika hampir keluar dari toilet,seulas seringai nampat tercetak tipis dibibir merah wanita berambut sebahu itu.


Slereet...


"Ahkk...."pekik kanya tertahan.


Karena gagal menjaga keseimbangan tubuhnya,wanita yang tengah hamil muda itu jatuh tersungkur kelantai marmer putih itu.


"Ms.Kevin!"pekik Callya terkejut,bagaimana tidak wanita hamil itu jatuh tepat dihadapanya.


"Ms anda baik baik saja?"tanyanya risau.


"Shh~perutku..."rintih kanya pelan,saat perutnya terasa berkontraksi.


"A-apa saya perlu memanggil mr.Kevin?"tawarnya.


"Ahk...tidak perlu!"


"Aku rasa ms.Kevin tidak sengaja menginjak gaun ms!"


Padahal wanita hamil itu yakin bahwa ia tidak menginjak gaunya sendiri.


"Tapi kurasa aku-"


"Anda kenapa ms?"


"Ah,tidak.Lupakan saja!"


Kanya pun berdiri dari tepatnya terjatuh tampa menghiraukan perutnya yang terasa sakit,ia pun kembali ke aula untuk menghampiri sang suami.


"Yang kuat ya didalam sana baby!"gumam Kanya sambil mengelus perut buncitnya sayang.


Karena mendapati sang suami yang tengah mengobrol dengan para mitra bisnisnya,kanya pun memilih untuk menuju stand desert untuk menyicipi beberapa makanan kecil.


"Baby apa kau lapar?bagaimana kalau kita makan macaroon sepertinya enak!"ketika tengah bergumam ria dengan sang calon baby,tiba tiba seseorang menepuk bahu kanya.


"Ms.Kevin?"


"Eh-nona Callya!"


Entah memang kebetulan atau apa,Kanya sedari tadi selalu bertemu wanita berambut sebahu ini dimana saja ia berada.


Ia sempat berpikir bahwa wanita ini mengikutinya mungkin?


Tapi ia tepis jauh jauh pemikiran itu.Bagaimanapun juga wanita ini adalah mitra bisnis sang suami.


"Anda sedang mencari dessert?"


"Hum,iya!"


"Saya tahu dessert yang baik untuk ibu hamil seperti anda.Dessert-nya terbuat dari buah buahan organik. Mau saya ambilkan?"


"Ah tidak perlu repot repot nona,saya bisa mengambilnya sendiri!"


"Jangan sungkan nona,biar saya mengambilnya sebentar."kekeuh wanita bermanik shapire yang tertutup lensa itu.


"Tunggulah disini ms.Kevin,selagi nona menunggu saya,nona bisa memandangi lampu kristal yang sangat cantik tepat diatas nona!"


Kini keduanya memang berada dibawah lampu gantung berhias kristall yang dengan indahnya bergemerlapan.

__ADS_1


"Ms.Kevin suka lampu kristal bukan?"ujar Callya sambil berlalu pergi.


Untuk sejenak kanya diam mematung,dari mana wanita itu tahu kalau dirinya suka melihat lampu kristal.


Seulas smirk licik nampak terselubung dibalik seulas senyuman misterius wanita berambut sebahu itu.


"Waktunya hitung mundur!"ucapnya pelan


"Satu....."


"Dua......"


"Tiga....."


"Dan....."


°Kevin pov


Kenapa sedari tadi hatiku terasa tak nyaman.Entah apa yang akan terjadi,namun ada rasa aneh dalam hati ini.


Ku edarkan pandangank keseluruh penjuru aula ini,namun manik biruku tak dapat melihat siluet istriku tercinta.


Tadi ia pamit pergi ke toilet,namun sampai saat ini dia belum kembali juga.


Kecemasanku semakin bertambah saat sebuah notifikasi chat dari nomer tak dikenal.


Uknow Number


+521237×××××××


Waktunya suprise mantan kekasih hati🔫


Please loading......


21.45 pm


Read✔


Crangggghh......


Dan tiba tiba sebuah suara benda terjatuh yang sangat keras terdengar diindra pendengaranku.


Orang orang muĺai berteriak,sebagian lagi ada yang berlarian untuk berlindung dan berkerumun mendekati sebuah objek yang tergeletaķ tak bergerak dilantai marmer putih aula ini


Sesosok objek yang nampak familiar dimataku.


°Authoor pov


Setelah menghilangkan pemikiran aneh tentang client bisnis suaminya itu,kanya pun mengalihkan pandangaya kearah lampu kristal yang tengah menggantung indah diatasnya.


Hingga pandanganya teralihkan oleh suara teriakan seorang pria yang tengah berlari mencoba menjangkaunya.


"Nona awasss.......lampunya......"


Crangggghh......


Kejadian itu berlalu begitu cepat,secepat kilat bagaikan cahaya.


Orang orang mulai berteriak histeris melihat ceceran darah dialantai marmar putih itu.Ada pula yang berlarian bahkan berhamburan menyelamatkan diri.


Sebagian lagi lagi berkerumun kearah seseosok wanita hamil yang tengah merintih kesakitan sambil memeluk perutnya.


Rasa sakit yang dirasakanya mulai menyeruak kedalam relung hatinya.


Ia takut,takut akan kehilangan babynya.


Perlahan namun pasti kabut putih mulai menghiasi pandanganya,merenggut kesadaranya.


"Nona....nona...."ucap seorang wanita sambil menguncang guncangkan tubuh yang tergeletak lemas tak sadarkan diri itu.


"Darah,kakinya berdarah...."teriak wanita lainya.


"Dia pendarahan....panggil ambulance cepat!!"


Wanita hamil itu-kanya,tubuhnya terhempas keras beberapa meter jauhnya,saat seorang pria mendorongnya supaya tidak terkena jatuhan lampu gantung yang berada diatasnya.


Pria misterius itu mengorbankan tubuh dan nyawanya sendiri untuk menolong Kanya.


"Ķanya"panggil pria bermanik biru laut itu tertahan.


Suaranya seakan akan tersendak dikerongkongan,bibirnya kelu,darahnya seketika itu berhenti.


semua sensor ditubuhnya seakan akan berhenti bekerja,saat manik birunya melihat sang istri yang tergeletak tak sadarkan diri diatas dinginya lantai marmer putih itu.


"Kanya....baby....bangun baby?"ucapnya parau sambil memeluk tubuh sang istri yang tergeletak tak berdaya.


"Sayang....bangun,kumohon bertahanlah baby!"sungguh hatinya nyeri saat melihat keadaan sang istri yang mengenaskan.


Terlihat cairan merah kental merembes membasahi betis sang istri.


"Sayang.....bertahanlah sayang....cepat panggil Ambulance!"


Sepanjang perjalanan menuju rumah sakit,pria tampan itu tak henti hentinya megenggang sang istri.


"Bertahanlah baby kamu dan jagoan kita kuat,kalian pasti bisa melewatinya!"ucapnya sambil mengecup punggung tangan sang istri.


Rasa cemas kian dominan ia rasakan saat ini.


Bagaimana jika ia gagal menjaga istri dan calon buah hatinya?


Jika memang benar itu terjadi, maka kevin tidak akan pernah bisa memaafkan dirinya sendiri.


"Max,tolong selidiki kecelakan yang terjadi di Merlentea's Hotel.Saya ingin kabar secepatnya darimu!!"ucap kevin diujung teleponya.


Belum masalah nomer tak dikenal yang menerornya itu terungkap,kini sudah ada peristiwa lain yang janggal menurutnya.


Hingga terbesit sebuah kemungkinan diotaknya.


Apakan semua ini berkaitan?


.


.


.


.


.


Ancaman


Bersambung


Hohoho..Kanyaaaa😭😭


Gimana readers udah pada greget belum??


Maaf ya kalau update nya lama.


Namanya juga murid SMK,harus pintar pintar memenej waktu.


Mana bentar lagi PKL,Lah....terus aku nulis nya gimana???


Tenang,selalu ada waktu kok buat nulis 'love one moon' apalagi para readers setia yang nunggu up.


Makin semangat nulisnya kalau readers pada komen😃


Jgn lupa komen ya biar makin semangat😅😅

__ADS_1


Kamis 03/10/19


__ADS_2