Love One Moon

Love One Moon
Epilog


__ADS_3

Selepas hujan datanglah terang.Begitu juga dengan ribuan cobaan menyakitkan yang mendera,pastilah kebahagiaan kan menanti dipenghujung.


Keluarga kecil itu terlihat sangat bahagia,harmonis dan hangat.


Terpaan terpaan kecil kadang menghampiri,namun dengan tekad kuat mereka dapat melaluinya dengan mudah.


"Daddy pulang...."ucap pria tampan dengan setalan jas formal mahalnya tersebut.


Hening


Bukan seperti harapanya,seperti biasa.Teriakan bocah kecil yang menyambutnya dengan riang,disusul dengan istri cantiknya yang mendorong stoller bayi kembar mereka sambil tersenyum.


Namun nihil,yang ia dapatkan sekarang adalah sapaan ramah dari para maid.


Putra tampanya kemana?


Istri cantik dan dua putri cantiknya kemana??


"Dimana istri dan anak anak saya?"tanyanya kepada salah satu maid.


"Tuan muda Kevan sedang bermain diluar.Nyonya dan sikembar sedang tudur siang dikamar atas tuan."


Setelah mendengar itu,dengan langkah riang menuju kamar utama dilantai dua.Kamarnya dengan sang istri tercinta.


Krieett


Dibukanya dengan perlahan,supaya tidak membangunkan sang istri dan dua putri kembar mereka.


Ketiganya tengah terlelap dengan nyaman diatas ranjang.Dengan guling dikanan dan dikiri baby key dan kay.Kedua bayi cantik tersebut terlihat sangat imut ketika terlelap.



(baby key dan kay kalo lagi bangun😚)


Cup


Cup


Dikecupnya lembut pipi gembul keduanya bergantian.Kini tatapan Kevin beralih kepada sang istri yang tengah terlelap dengan nyenyaknya.


Wajah cantiknya terlihat damai,terlihat gurat kelelahan disana.Mungkin akibat kerepotan mengurus baby key dan kay.


Ia begitu bersyukur,tuhan telah memberinya istri seperti Kanya.


Wanita yang cantik,baik hat,tangguh,penyayang,dan selalu mengerti keadaan Kevin.


Kevin benar benar dibuat amat jatuh cinta oleh istrinya ini,wanitanya,ibu dari anak anaknya.


"I love you so much my wife.You always perfect for me."gumam kevin.


Tanpa bisa ditahan tahan lagi,dihujaninya dengan kecuan diseluruh wajah cantik sang istri.


Cup


Cup


Cup


Cup


Cup


Dari kening,kedua kelopak matanya,kedua pipinya,hidung bangirnya,dan terakhir dibibir ramunya,agak lama disana.


Perlakuan tersebut tentu membuat siempunya mengerang,karena tidur lelapnya terasa terganggu.


Manik rusanya sontak terbelalak saat menyadari bibir ramunya tengah dicumbu sang suami dengan lembutnya.


Dengan pukulan pukulan kecilnya,kanya berharap suaminya itu mengerti dan segera menyudahi kegiatanya.


"Ada apa??"tanya Kevin tanpa rasa bersalah sedikitpun.


"Ish....aku bisa kehabisan napas nanti!!"kesal kanya.


"Maaf"kata Kevin sambil tersenyum.


"Terimakasih."kata kevin tiba tiba.


Kanya yang sudah mengubah posisinya menjadi bersandar kesadaran tempat tidur itu tetegun.


"Untuk....??"


"Untuk kehadiranmu dihidupmu.Kesetianmu untukku.Cinta yang berlimpah untukku dan anak anakku.Untuk semua yang kamu berikan untukku Kanya Jhomsen William."ucap Kevin lembut sambil menyatukan keningnya dengan milik istrinya.


Kanya tersenyum,kedua tanganya terangkat untuk membelai rahang kokoh sang suami.

__ADS_1


"Aku juga berterimakasih padamu,karena telah melengkapi hidupku.Memberiku kebahagiaan seperti ini,mau menerimaku dengan keadaanku apapun itu.Terimakasih karena telah memberiku kesempatan untuk menjadi bagian dari hatimu,ibu dari anak anakmu.Istri dari pria hebat sepertimu,Kevin jhomsen William."ucap Kanya penuh cinta dan kasih sayang.


Entah siapa yang memulai,namun penyatuan dua benda tak bertulang itu kini lembut dan penuh cinta.Seakan akan, lemat ciuman tersebut keduanya saling mengungkapkan perasaan bahangia tiada tara yang tlah tuhan berikan.


Namun,belum lama momen romantis tetsebut berlangsung,karena sebuah suara bariton melengking yang mengangatkan keduanya.


"Mommmyyy......"Teriaknya dari depan pintu,siapa lagi kalau bukan Keevandra Bramaztio Jhoemsen putra pertama mereka.


"Heii....jagoan mommy kenapa?"tanya Kanya lembut,ketika melihat putra kecilnya itu pulang dengan wajah cembeŕut yang cenderung menggemaskan.


"Daddy....kenapa tadi mau makan mommy?"tanya Kevan polos.


Blush


Wajah kedua orang itu langsung blushing,saat ketahuan berciuman oleh putranya sendiri.


"Ah....itu,daddy bukan mau makan mommy.Tapi...karena daddy sayang mommy,jadi daddy cium mommy!"tutur Al.


"Jadi kalau uncle Sam sang mommy,boleh cium mommy kayak daddy?"tanya kevan polos.


Perkataan itu tentu mengundang senyum dibibir manis kanya.Lain halnya dengan Kevin yang sudah dibuat bingung dengan pertanyaan putrinya itu.


"Tidak boy,cuma daddy doang yang boleh cium mommy.Uncle sam tidak boleh!"


Kevin menatap sang istri penuh pernohonan,mengirim sinyal SOS untuk membantunya.


Kanya tersenyum,lalu berkata"abang Keevan belum jawab pertanyaan mommy tadi? Kenapa abang cemberut hm?"tanya Kanya mengalihkan pembicaraan.


"Mommy,abang kesel sama anak anak cewek dikomplek ini.Meleka bilang Keevan ganteng,jadinya meleka suka ngejat ngejar kevan.Tante tante juga suka cubitin pipi abang,katanya lucu.Abang kecel mom....."


Cerita sang putra dengan gaya imutnya.


Kevin dan Kanya sampai dibuat tersenyum senyum oleh curhatan sang putra.


"Wow.....ternyata jagoan daddy yang tampan ini udah punya fans ya.Good job boy!"kata Kevin sambil memeluk sang putra.


"Gak apa apa ya bang,kalo mereka kejar kejar abang.Soalnya putra mommy kan tampan.Tapi abang gak boleh jailin anak cewek ya!!"titih sang mommy yang langsung djawab anggukan mantap keevan.


"Iya son,cowok itu gak boleh nyakitin cewek.Apalagi adek abang juga cewek.Jadi abang harus bìsa jagain Key sama kay ya!!"timpal sang papa.


"Ok dad!!"


"Good boy!!"dipeluknya erat putra tampanya itu


Sedari lahir Keevan memang sidah memiliki aura ketampanan yang mempesona seperti sang ayah.Maka tak salah jika Keevan kecil saja sudah memiliki banyak fans.


Hidup memang seperti roda berputar.Kadang dibawah,kadang diatas.Terkadang masalalu juga dapat menjadi sumber masalah dikemudian baru.


Oleh karena itu,kanya maupun Kevin memilih berdamai dengan masalalu,dari pada harus membahayakan masa depan putra putri mereka nantinya.


Kanya dan Kevin juga sudah mendapatkan permintaan maaf secara lansung dari calya.


Wanita dari masalalu itu telah datang kenew york untuk minta maaf secara langsung kepada keduanya.


Awalnya kevin memang ogah ogahan memàakan Calya.Namun akhirnya baik Kevin atau Kanya bisa memaafkan Calya dengan lapang dada.


Kini biarlah masalalu tinggal masa lalu,kini masa depanlah yang tengah menyongsong mereka.Masa depan ketiga nakanya yang akan mereka songsong bersama,suka maupun duka.


*9 tahun kemudian.


"Mommy.....lihat deh,apa yang key temukan!!"


Kata gadis kecil berambut coklat kepirangan itu,sambil berlari kerah wanita cantik yang tengah memasak itu.


"Ada apa key?? Kenapa lari lari?"tanya nya.


"Momm.....lihat lihat....apa yang kay temukan!!"teriak histeris gadis kecil lain yang tengah menuruni anak tangga.


"Mommm.....look? Letter? Love letter?"katanya.


"And.....chocolate??"lanjut yang satunya lagi antusias.


Wanita itu tersenyum,ia tahu kedua gadisnya ini mendapatkan barang barang tersebut dari mana.


'Sebentar lagi siempunya pasti kelabàkan!'


Batinya sambil tersenyum.


Tak lama setelah itu terdengar suara teriakan keras menngema dari lantai atas.


"KEY.....ĶAY....KEMBALIKAN BARANG BARANG MILIK ABANGGG....."teriaknya disusul suara langkah kaki cepat.


"Tuh yang punya nyariiin!"ucap wanita itu-kanya.


"Kembalikan.....barang barang abang key,kay!!"kesalnya,sambil memunculkan pemuda tampan bermanik biru laut tersebut-persis seperti daddynya.

__ADS_1


"Cieee.....abang dapet surat cinta!!"


"Ciee......dapet coklat juga!!"


Goda kedua adik gadisnya.


Keevandra,pemuda tampan berusia 16 tahun itu merenggut kesal.


"Mom....key sama kay gannguin abang!"adunya.


"Udah gede kok masih ngadu sama mommy?"cibir sang adik-Kay.


"Iyup!!"dukung kay.


"Issh....sini abang ketekin kamu berdua yaa..."kesal Kevaan sambil mengejar kedua adiknya.


Walaupun Keevan cenderung cuek diluar seperti ayahnya,namun jika dengan keluarganya pemuda itu menjadi pribadi yang humble dan baik.


Grep


Ketika tengah asik menonton kegiatan kejar kejaran anak anaknya,sebuah lengan kokoh memeluk pinggang rampingnya erat.


"Sudah pulang daddy?"tanyanya lembut pada sang suami,sambil tersenyum.


"Hm.Daddy kangen mommy!"ucap pria bersuara bariton tersebut sambil mencium pelipis sang istri sayang.


Untun saja kompor yang tadinya menyala sudah kanya matikan.Jika tidak bisa gosong nanti masakanya.


"Dadddyyy....."teriak Kay sambil berlari memeluk sang ayah.


"My little grils!"ucapnya sambil memeluk sang putri.


"Daddy.....key....kangeeen!!"panggil putri satunya lagi,sambil menubruk tubuhnya.


"Daddy juga kangen!"


Tak lama kemudian muncul sitampan Keevan,didepan mereka.


"Abang gak kangen sama daddy?"tanya Kanya.


Kevin menatap sang putra,manik biru laut itu bertemu,lalu ia tersenyum.Memberi kode agar putranya itu mendekat.


"Come on boy,daddy miss you!"kata kevin akhirnya.


Pemuda tampan itu tersenyum lalu berlari keàrah ayahnya,dipeluknya langsung dengan erat.


"Kalian....harta...paling berharga milik daddy!"ucap kevin sayang,setelah berhasil membawa sang istri ikut serta kepada dekapan hangatnya.


"Kalian semua harta milik daddy!"ucapnya lagi.


Kini keluarga kecil itu sungguh bahagia,hasil dari perjalanan penuh lika liku dimasa lalu.


Bukankah buah akan terasa manis jika apa yang kita tuan dengan baik dan bena?


Itupun hasil yang baik untuk Kanya dan Kevin setelah ujian ujian yàng mereka lalui,kini mereka tinggal menikmati manisnya buah dari kesabaran tersebut.



(Mommy Kanya)


(



(Daddy Kevin Jhomsen William)


Kevin Jhomsen Wulliam❤Kanya Karrielina


Keevandra Bramaztio Jhoemsen💚Keynandra Azzarin Jhomsen💛Kaylandra Assharin Jhomsen


-TAMAT-


Huahhh.....epilog buat para readers yang setia😚😚


Terimakasih buat yang udah baca dan udah komentar😊😊Aku senang sekali😋


Jangan lupa baca juga novelku yang judulnya "my sweeth homeschooling"


"Bukan salah Khitbah"


"My anoyying student"(chat story ya🤗)


Pokoknya Terimakasih banyak buat para readers yang selalu setia nunggu up😚


Ok,kalau gitu sampai jumpa lagi dipart berikutnya🖑

__ADS_1


Sukabumi 17/11/19


13.17


__ADS_2