Love One Moon

Love One Moon
Sequel terakhir


__ADS_3

Keevandra Bramaxtio Jhomsen



"Abang keevan kenapa??"tanyanya melembut pada sang putra.


"Keevan-


Akhirnya cerita itu mengalir tanpa dusta dari bibir Kissable milik Kevan.


Kanya terdiam sejenak,lalu tersenyum hangat ketika melihat sang putra.


"Mommy tahu abang sudah besar.Jadi mommy tahu apa yang akan abang ambil pasti itu jalan yang terbaik.Karena mommy dan Daddy tidak pernah mengajarkan abang untuk merebut hak milik orang lain."amanat sang mama diakhir kalimatnya.


Pemuda tampan itu menangguk,ia memang sudah datang ketempat yang tepat untuk mencari solusi dari masalah yang tengah dihadapinya.


Didalah hati ia telah bertekad akan apa yang harus ia lakukan.


"Oii.....pagi pagi gini udah ganteng aja!"sapa Tom yang baru saja memasuki area parkiran sekolah tersebut.


"Hooh,orang gantengmah bebas!!"lancut Christian.


Ketika tengah asik mengobrol,dari arah gerbang sekolah datanglah sebuah mobil Jeep hitam yang bisa harganya ditaksir mencapain jutaan dollar.


"Wihh....si Badboy berangkat bareng Mrs.Nata.Berasa lihat air dan api lagi jalan bareng gue!"celetuk Dareld yang tiba itu.


"Hm....good boy.Air dan api sampai kapanpun gak bakal bersatau.Memangnya kamu Ang Avatar yang bisa nyatuan air sama api?"Sela Tom yang langsung disahuti tawa rengah dari Christian.


"Dari tadi loe fokus amat sama tuh smartphone,lihat appan sih Van?"tanya Dareld Usil.


"Contoh soal soal Ujian Nasional.Semuanya ada 250 soal dan aku baru jawab 249 soal.Satu soal lagi belum terpecahkan."sahut Al sambil kembali memasang airphone ditelinganya.


"Njirr....250 soal selesai dalam waktu 40 menit.Salut deh van sama kamu!"puji Chirstian.


"Iya.Orang jeniusmah gitu."timpal Tom.


"Aku kekelas!"


Ucap Keevan datar sambil berlalu.


"Woii....tungguin dong Van."panggil Derald kesal.


"Ice boy,udah kambuh lagi tuh sipatnya!"ujar Tom saat melihat sikap Al.


"Betul betul betul."jawab Tom sambil terkekeh.


#Kelas XII A


"Jadi untuk hari ini materinya sampai sini."tutur perempuan cantik berfakaian fomal tersebut.Wajah ayu khas Asianya membuat siapa saja pasti akan terpesona dibuatnya.


"Keevandra,bisa tolong bawakan buku buku ini keruangan saya?"pinta perempuan itu.


Semua siswa yang berada dikelas itu langsung menoleh kearah Keevan yang duduk dibangku paling belakangan.

__ADS_1


Diantara ke-38 siswa itu cuma keevan yang dipanggilnya.


"Keevandra?"ulangnya.


"Hm"


Pemuda tampan itu berdiri,berjalan dengan sikap acuh nan coolnya.


Sesampainya diruangan perempuan cantik iitu,keevan meletakkan barang bawaanya dan langsung pergi tanpa permisi.


"Tunggu keevan!"tahan Nata.


Keevan melirik sejenak,apa yang ingin dikatakan guru mudanya itu.


"Ada apa mrs?"


Katanya datar.


"Apa kamu ada masalah dengan saya?"tanya nata hati hati.


Pasalnya selama jam pelajaran berlangsung,Keevan seperti tidak memperhatikan dengan serius apa yang diterangkan olehnya.


"Tidak."Jawab keevan acuh,sambil berlalu menuju pintu keluar.


"Tunggu..."


Grep


Cegah Nata sambil menahan lengan Keevan,yang membuat pemuda tampan itu kembali menoleh.


Deg


Deg


Pasalnya ia sudah bertekad untuk membuang rasa kagum dihatinya ini,jauh didasar sikap dinginya.


"Saya rasa kamu menjauhi saya.Apa saya ada salah dengan kamu?"tanyanya masih dengan mengenggam lengan Keevan.


"Tidak mrs.Anda tidak bersalah,dan saya jugan tidak sedang menjauhi anda.Kita hanya sebatas guru dan murid,apa yang harus membuat saya marah kepada anda?"tanya keevan dengan nada datarnya.


Perempuan itu terdiam,perkataan pemuda dihadapanya ini benar adanya.


Mereka tidak ada apa apanya,lalu kenapa ia merasa bahwa keevan tengah menghindarinya.


"Sayang...."


Panggil seorang pemuda yang baru saja mencul dibalik pintu tersebut.


"Erick"


"Sayang,apa apaan ini?"kesal pemuda jangkung tersebut,sambil melepaskan kontak fisik keduanya.


"Erick ini bukan seperti yang kamu lihat,tadi-

__ADS_1


"Gue udah bilang jauhin tunangan gue!"bentak Erick kepada Keevan yang hanya ditangganpi datar oleh silawan bicara.


"Ngapain sih loe gangguin tunangan gue,ngiri loe?"tanya Erick sedikit mencibir sambil memeluk bahu Nata yang hanya sebahunya.


"Kenapa loe diem,sadar kalo loe salah?"


Cibirnya sambil tersenyum mengejek.


"Dengar,Erick Thomas Oxinield.Siapa yang loe makasud deketin cewek loe? Gue kesini cuma mau bantuin dia bawa buku buku itu!"tunjuk Keevan.


Mendengarkan perkataan pemuda dihadapanya ini membuat emosi Keevan mudah memuncak,apalagi ia terus menyudutkanya.


"Sekali lagi,gue gak pernah mau rebut cewek loe.Apàlagi iri sama loe."ucap Keevan dengan manik birunya yang menajam.


Setelah itu Keevan pergi meninggalkan keduanya yang masih termenung atas perkataanya.


Semenjak saat itu Keevan tak mau lagi berhubungan dengan apapun yang bersangkut paut dengan Nata atupun Erick.


Hingga ia lulus dari XII HIGH SCHOOL OF NEW YORK CITTY,ia tak pernah berurusan lagi dengan keduanya.


Keevan pikir lebih baik membentengi hatinya sebelum perasaan itu berkembang lebih pesat.Namun perasaam yang telah dibentengi lebih dari 5 tahun tersebut goyah ketika dalam hidupnya datang seorang gadis SMA yang tiap harinya mampu memporak porandakan hatinya.



Dia hanya gadis SMA asal negri gingseng yang tengah tinggal dan menuntut ilmu di New york.Namun ketika Keevan meyakini jika perasaan yang telah hadir itu untuknya,cinta dari masalalu kembali datang meragukan benteng yang telah lama ia bangun.



❤Nata


TBC


@@@@


Terimakasih dari Outhoor🙋


Hohoho.....selesai juga guys😊😊


Kelanjutan cerita kisah cinta Keevandara nanti ya dicèrita selanjutnya.


Silahkan ditunggu saja ya.


Aku juga mau ngucapin banyak banyak terimakasih untuk para readers yang sudah mau mampir dinovelku ini.


Terimakasih untuk dukunganya selama ini.


Pokonya terimakasih banyak,dan jangan bosan bosan baca karya karyaku.


**Nkarisma & Kaka Shan.


Thanks Readers😊😊**


Sukabumi 07/12/19

__ADS_1


19;16


__ADS_2