Love One Moon

Love One Moon
pelepasan


__ADS_3

17+


Ketika seorang suami menuntut haknya secara langsung dan tidak langsung,apa yang akan kanya lakukan??


💑


Tidak terasa,pernikahan dua pasang anak adam dan hawa ini sudah memasuki minggu kelima.


Awalnya Kanya sedikit merasa tidak nyaman dengan kode ringan hingga keras dari suaminya yang ingin melakukan 'itu'.


Terlebih lagi kadang sikap manja dan omesh Kebin hampir membuat mereka kebablasan,untunglah pria itu ingat keadaan sang istri dan dirinya harus berakhir dikamar mandi dengan guyuran air dingin.


Terkadang Kanya merasa bersalah karena dia belum bisa memenuhi kewajiban sepenuhnya sebagai seorang istri.


Dia pun mulai mencoba untuk menghilangkan sejenak ketakutanya tentang fhobia hubungan intim,karena bagaimanapun juga kevin memiliki hak penuh atas dirinya.


"Ok,aku akan coba sedikit demi sedikit!"ucapnya memotifasi diri sendiri.



Siang ini Kanya berencana untuk mengajak suaminya itu makam siang bersama.Walaupun keduanya bekerja digedung yang sama,terkadang banyak halangan yang melintang saat keduanya ingin menghabiskan waktu makan siang bersama.



"Selamat siang nona Kanya,ada yang perlu saya bantu?"tanya sekretasris Kevin ramah.



"Hm,kevinnya ada?"tanya kanya lembut.



Sungguh diseluruh staf perusahaan Kevin siapa yang tidak mengenal istri CEO nya ini.



Kanya Karrielina,pewaris tunggal dari pasangan pengusaha terkenal Thomas dan desainer kondang asal Indonesia.



Wanita cantik bermanik rusa yang ramah,pintar dan multitalenta ini selain ramah dia juga baik hati kepada semua staf karyawanya.



"Tuan Kevin sedang ada meeting diluar ruangan nona!"



"Begitukah?"



"Apa nona ada keperluan tertentu,saya bisa langsung menghubungi tuan untuk nona?"tawarnya.



"Tidak perlu,aku hanya ingin mengajaknya makan siang saja!!"tolak Kanya halus.



Padahal niat awalnya dia ingin lunch dengan sang suami,namun apa daya suaminya itu workholic pemirsa.



**FROM MY LOVE HUSBAND❤**


*Vin,kamu lagi diluar ya*?



12.35


Terkirim✅



TRINK



Bunyi notif dari smaŕtphone pria tampan berjas merah bata itu.Sudut bibirnya tertarik membentuk sabit saat melihat nama yang tertera disana.



**MY LOVELY WIFE❤**


*Vin,kamu lagi diluar ya*?



12.35


Terkirim✅



**Me**


*Iya baby,kenapa kangen*??



12.38


Terkirim✅



**MY LOVELY WIFE❤**


*Enggak,Pede amat sih*?



12.39


Terkirim✅



**Me**


😊😊*iya,terus ada apa baby*?



12.39


Terkirim✅



**MY LOVELY WIFE❤**


*Aku mau tanya,nanti malam kamu makan malam ditumah enggak*?



12.42


Terkirim✅



**Me**


*Iya baby,nanti kita makan malam bersama dirumah*!!



12.43


Terkirim✅



**MY LOVELY WIFE❤**


*Ok,aku punya suprise buat kamu😊


Aku tunggu kamu dirumah*.



12.44


Terkirim✅

__ADS_1



**Me**


*Okay baby,tunggu dan aku akan lihat apa suprise dari istriku untukku*!



12.45


Terkirim✅



Kevin,pria itu tersenyum kecil sambil memainkan jari jari lentiknya di atas layar smartphonenya.



"Ekhem!"dehem orang dihadapan Kevin.



Tentu dehaman itu langsung mengingatkan Dirinya bahwa saat ini dia sedang meeting dengan client dari luar negrinya.



"Maaf membuat kalian menunggu!"sesal kevin karena telah mengabaikan mereka.



"Tidak apa apa mr.Kevin,terkadang istri dan keluarga itu lebih penting!"tukas pria paruh baya diantara dua pria dan satu wanita itu.



Seulas senyuman terbit dibibir Kevin,memang bagi Kevin keluarga adalah segalanya apalagi istri cantiknya.



'*Cih,tidak profesional*'decih wanita cantik bermata hazel tertutup lensa itu.



"Anda berbicara sesuatu ms.Call?"tanya Kevin,karena merasa mendengar gumaman satu satunya wanita diantara mereka.



"Nothing mr.Kevin!"jawabnya sambil tersenyum.



"Kalau begitu sampai mana kita tadi?"



Pertemuan itupun berlangsung hinggga sore hari,sampai Kevin harus pergi memantau salah satu cabang perusahaanya.



"Cup...cup cup..."lerai kanya menenangkan.Saat makan siang tadi,ia menyempatkan diri untuk berkunjung kerumah Fano dan Cristina.


Kini ia tengah asik menciumi pipi gembul milik fanncrys putri pertama Fano dan Cristina.


Bayi cantik berusia 1 bulan itu baru saja bangun tidur saat Kanya datang.


"Kamu sudah cocok menjadi seorang ibu, Kanya."ujar cristina sambil membenahi box bayi milik putrinya.


Kanya tersenyum,sejujurnya ia juga menginginkan itu.


"Kalian tidak berniat menunda momongankan?"tanya Cristina lagi penuh selidik.


Gadis cantik itu menggeleng.


"Apa- kalian belum pernah melakukanya?"tanyanya lagi.


Kanya terdiam sejenak,masih memandangi fanncys lalu ia mengangguk lemah.


"Really?"tanya Cristina horror.


"What's wrong with 'it'??"


"Aku cuma belum siap Cris!"jawab Kanya sambil memandang Cris sahabat sekaligus iparnya itu.


"Ok,tapi kanya seorang suami itu pria normal yang memiliki kebutuhan biologis yanh perlu dipenuhi!"jawabnya.


"Dan itu adalah tugas kita untuk memenuhinya sebagai seorang istri!"ucap Cristina seraya menepuk pelan bahu sahabatnya itu.


****


At 00.25 pm


Seorang pria dengan kemeja putih yang sudah digulung sampai sikut terlihat tergesa gesa keluar dari mobil black mewahnya.


Bahkan jas mahalnya sudah ia lemparkan begitu saja saat memasuki mansion mewah milik kedua orang tuanya.


Sepi


Ya tentu,karena ini sudah tengah malam.


Mommy dan daddy nya sedang berada di Tokyo,Ketrin kembaranya tentu tinggal dirumah barunya dengan sang suami.


Dan istrinya,shit.....dia lupa dengan janjinya kepada sang istri.


Diarahkanya kakinya dengan cepat menuju kamarnya dengan sang istri.


Krieet


"Baby?"panggiĺnya sambil menyusur seluruh isi ruangan tersebut,berharap menemukan istri cantiknya itu.


"Baby?"panggilnya lagi,gadis cantik itu tidak ada ditempat tidur,walk in closet,balkon,sofa dan kamar mandi?


Pria itu bergegas menuju kamar mandi sebelum langkahnya terhenti oleh decitan pintu kamar mandi.


Krieet.


"Baby!"pekik Kevin senang saat didapatinya sang istri yang baru keluar dari kamar mandi.Sungguh ia merasa cemas dan bersalah secara bersamaan.


GREP


"Maaf baby aku terlambat pulang,pekerjaanku menumpuk sekali malam ini!"tutur Kevin sambil mengeratkan pelukanya.


Tunggu,kevin mengelus pungung istrinya itu tampa ada penghalang sedikitpun.


"Baby?"lirih Kevin sambil melepàskan pelukanya.


Ditatapnya penuh cinta istrinya yang sedari tadi menunduk itu.


Malam ini wanitanya ini it so beautifull and err..sexy,tubuh mungilnya dibalut derss bertali spageti berdada rendah,berwarna maroon yang memperlihatkan punggung mulusnya.


'Shiitt....jadi ini yang kamu sebut suprise baby'kekeh kevin dalam hati.


Pria itu tersenyum lembut lalu meraih dagu sang istri"Maaf membuatmu menunggu,jadi ini suprise mu,hmm?"tanya Kevin sambil menatap manik rusa milik istrinya itu.


Ia tahu istrinya itu kesal,namun yang lebih dominan disini adalah istrinya yang tengah gugup.


"Terimakasih untuk suprisenya,apa aku boleh menikmati kejutanku sekarang hmm?"ucap kevin dengan nada menggoda.


Kanya,gadis itu menangguk sambil tersipu malu.


"Terimakasih baby!"ucap kevin sambil mengikis jarak diantara keduanya.


Hembusan napas hangat kevin seakan akan menggelitik wajah kanya,menimbulkan gelenyar aneh pada dirinya.


Cup


Cup


Cup


Cup


Cup


Cup


Dicuimnya lembut dari mulai kening,turun kekedua kèlopak matanya cantiknya,hidung mancungnya,kedua pipi meronanya.


Hingga berakhir dibibir ramun sang istri.


****,dan menyesapnya penuh cinta.Ia tahu betapa kerasnya usaha sang istri hingga bisa sampai ketahap ini.


Ketika pasokan udara dalam paru paru mulai menipis,pria tampan bermanik biru laut mempesona itu melepaskan tautanya.


Hoss Hoss


Derunapas keduanya membara.Kening keduanya masih menyatu,dengan lengan kekar kevin mengamit pinggang sang istri mesra.


"Balas aku baby!"ucap kevin sebelum kembali meraup bibir ramun sang istri.

__ADS_1


Bibir mungil yang selalu membuatnya candu itu kembali ia *****,kulum,dengan sedikit gigitan kecil perlahan bibir sang istri mulai bergerak walaupun masih belum pasih.


Mendapat lampu hijau dari sang istri,kevin tak mau lama lama lagi menganggurkan kesempatan emas ini.Bisa karatan nanti 'miliknya'.


Diangkatnya ala bridal style tubuh sang istri tanpa melepaskan tautan yang makin intens dan penuh nafsu itu.


Reflek kedua tangan Kanya pun mulai melingkar diliher sang suami.


Direbahkahnya tubuh sang istri ditengah tengah rangjang king size mereka.


Cumbuan pri itu merambat kecuping teling kanya,sehingga membuat hawa panas tersendiri bagi keduanya.


Kemudian cumbuanya mulai merambat keleher jenjang sang istri sehingga membuat sang istri meloloskan eranganya.


'Ahhk~'


"Baby apa kamu ingin aku berhenti sekarang?"tanya Kevin sambil menatap sang istri.


Bisa Kanya lihat kilatan nafsu yang tengah menyelimuti pria bermanik biru laut itu.


Sesungguhnya ada rasa tak rela saat harus berhenti jika sudah sejauh ini.


Perlahan tangan mungil itu menggapai rahang kokoh kevin,terlihat manik rusa itu tersenyum manis.


"Lanjutkan saja vin,ini hakmu sebagai seorang suami dan sudah seharusnya aku memenuhi keinginan suamiku!"jawabnya lembut.


Seakan akan mendapatkan Deja vu,pria bermanik itu tersenyum lalu berujar.


"Ingat baby,setelah ini aku tidak akan berhenti,sekalipun jika kamu merasa kesakitan!"


Kanya mengangguk mantap.


Ia akan memenuhi kewajibanya sebagai seorang istri malam ini,membarikan apa yang seharusnya yang memang suaminya dapatkan.


Apa yang telah ia jaga selama 24 tahun hidupnya akan ia berikan untuk sang suami.


Malam ini pun keduanya lalui dengan erang erangan pelepasan dan peluh yang membanjiri.Malam yang seharusnya terjadi lima minggu yang lalu.


🙈🙈


"Nyonya Sereline selamat pagi! Kapan nyonya besar pulang?"tanya kepala maid di mansion mewah itu,kepada sang nyonya yang baru turun untuk sarapan.


"Selamat pagi bik,semalam saya pulang subuh!"jawabnya ramah.


"Tuan besar tidak pulang nyonya?"


"Tidak bik,pria tukang kerja itu lansung berangkat lagi kekantornya!"tuturnya malas.


Pantas saja putranya gila kerja,karena semua itu menurun dari ayahnya.


"Menantu dan putraku belum bangun bik?"tanyanya sambil melirik jamtangan yang melingkar dipergelangan tanganya.


08.00 am???


"Ah,belum nyonya.Tidak bisanya tuan dan nona mudan bangun kesiangan seperti saat ini?"kilah kepala maid itu.


Yang ia tahu tuan dan nona mudanya itu selalu bangun pagi,bahkan gadis yang dipanggil nona muda olehnya tak sungkan ikut membantu memasak.


"Mungkin mereka kelelahan setelah membuatkan cucu untuk kita!"kekeh sereline renyah,dibarengi senyum mengerti kepala maid disampingnya.


🕊🕊


Terlihat dua pasang manusia yang masih bergemul dibalik selimut tebal itu.Keduanya masih terlelap dibalik selimut tebal yang menutupi tubuh polos keduanya.


Siwanita,terlihat mulai menggeliat menandakan dirinya akan terbangun dari tidur singkatnya.


Yup singkat,karena keduanya baru tidur pukul 05.05 am tadi.


Manik rusa cantiknya menangkap jelas suasana kamarnya yang mulai dipenuhi cahaya mentari yang malu malu.


Ketika hendak bergerak,sebuah lengan kokoh seakan menahan pinggang polosnya erat.


Ditangkapnya oleh manil rusanya,seorang pria yang tengah tertidur pulas disambingnya sambil memelukya possesif.


Ingatanya kembali menerawang kejadian semalam,sehingga menimbulkan rona merah menjalar dipipinya.


Dilirinya jam dinding yang tergantung diatas nakas,08.06 am whaatt??


Sungguh,Ini adalah rekor tidur tersiang baginya.


"Vinn,ayo bangun udah siang!"panggilnya.


"Vinn "ulangnya lagi namun nihil,pria itu malah semakin mengeratkan pelukanya ditubuh polos sang istri.


"Vin,ini sudah jam delapan!"


Dengan enggan pria bermanik biru itu melepaskan pelukanya,dan merubah posisinya menjadi duduk.


Cup


"Good morning my wife?"sapanya sambil mengecup singkat sang istri.


Blush


Rona merah langsung saja menghiasi pip kanya.


"Ih apaan sih cìum cium,udah ah aku mau mandi!"ketus kanya,sambil beringsut melilitkan selimut untuk menutupi tubuh polosnya.


'Ahk...'


Belum sempat kakinya menyentuh lantai,namun gadis itu sudah merintih tertahan.


"Masih sakit?"tanya kevin merasa bersalah.


Apa dirinya sangat menyakiti istri cantiknya itu semalam?


"Hm"jawab Kanya singkat sambil menahan bibirnya.Ada rasa sakit luar biasa diarea bawahnya.


Kevin pun segera meraih celana boxer nya yang teronggok dilantai,lalu mengitari ranjang untuk menghampiri sang istri.


"Ehh...ehh...t-turunin aku vin!!"ronta Kanya saat pria itu menggendongnya ala bridal style menuju kamar mandi.


"Jangan malu baby,ini semua salahku bukan?"tanya kevin lembut,tanpa penolakan lagi dari sang istri Kanya membiarkan tubuhnya dibawa kekamar mandi oleh kevin.


🙊🙊


"Duduklah!"tuntuk kevin menuju ruang makan.


Kedua terlihat serasi dengan balutan kemeja dan dress berwarna senada yaitu baby blue.


"Selamat pagi sayang!"sapa sereline.


"Mama"ucap keduanya bersamaan.


"Mama kapan pulang?"tanya Kanya lembut.


"Subuh tadi sayang!"


"Heii...kamu anak nakal,kau apakan menantuku sampai kesulitan berjalan bagini?"sindir Sereline sambil terkekeh.


Sungguh Kanya maupun kevin saat ini tengah mati matian menahan malu.


Dengan datarnya,pria itu lalu berkata"tidak ada apa apa mom,cuma mengambil hadiahku saja!"ucapnya dengan nada menggoda.


Sungguh saat ini Kanya sangat malu rasanya.


"Begitukah,mommy tunggu kabar baik dari kalian!"ucapnya penuh cinta.


Kanya benar benar bersyukur karena ia tidak pernah kekurangan cinta sama sekali dari keluarga ini.Kini harapanya hanya satu,supaya benih itu tumbuh dirahimnya dan menyempurnakan kebahagiaan keluaga kecil mereka.


.


.


.


.


Pelepasan


Bersambung


Huahhhh😄😄akhirnya bisa up lagi setelah saya 'geuring/mrinyang/sakit/sick'


Ditambah lagi UTS😫😫huahh...lelah


Gimana readers udah puas apa masih kurang greget😎😎


Nanti lah aku lanjuuuut.....


Jangan lupa ya comeeeeenn....


Komeennnn....


Bye...dipart berikutnya👐


Kamis 26/09/19

__ADS_1


15:19


__ADS_2