
Keevandra Bramaxtio Jhomsen pemuda matang yang mempesona.
Tampan,pamous dan multitalenta,modal yang sudah lebih dari cukup untuk menggaet puluhan kaum hawa.
Usianya baru saja menginjak usia 18 tahun malam tadi.
Bersamaan dengan itu,kini ia dan kawan kawan kelas XII HIGH SCHOOL OF NEW YORK CITTY tengah mengadakan kunjungan atau study tour kebeberapa daerah yang masih asri.
Hutan lindung,persawahan,permukiman warga,adalah pemandangan yang mereka nikmati selama berjam jam.
Keevan dan teman temanya,juga ikut untuk study tour diakhir masa SMA mereka tersebut.
"Wihh....tempatnya sejuk ya?"ungkap teman Al bernama Tom tersebut.
"He'em,anak juga buat lihat sunset ni!"timpal Crhirstian,atau sering dipanggil Tian.
"Udah tempatnya kece,banyak yang kece kece juga lagi ceweknya!"kata Derald,sambil menaik turunkan alisnya jenaka.
"Dasar,otak loe isinya cewek mulu.Gak bosen napa?"sinis Cristian.
"Gak lah.Orang kalo bosen tinggal ganti lagi!"celetuk Dareld gampang.
"Dasar playboy cap dodol!"ucap Tom angkat suara.
"Ini aja yang mukanya ala ala dewa yuñani aja masih ngejomblo,lah.....loe? Berasa mukanya paling ganteng apa?"cibirnya.
"Eittss.....woles bro,seantero sekolah juga tahu kalau yang menempati urutan kedua,manusia tertampan adalah gue.Dareldan Aisten."katanya bangga.
"Preet!"kata tom dan Cristian bersamaan.
"Njirrr......jahat.Dah lah yuk Van,orang bermuka standar mah gak tahu pesona orang ganteng kayak Alexander Decaprio."ujar Dareld sambil mengajak keevan pergi denganya terlebih dahulu.
"Preet.....Alexander decaprio,buruk rupa sih iya!"ucap Tom sambil tertawa terbahak bahak.
***
"Untuk masing masing kelas memiliki flat dengan gantungan kunci berwarna berbeda.XII Sience I warna hijau.XII SIENCE II unggu,III berwarna merah,IV berwarna oranye........"terang seorang gadis berambut sebahu,yang bersuara lembut tersebut.
"Sekarang silahkan bawa barang bawaan kalian ke flat kalian masing masing,setelah itu kalian bisa istirahat terlebih dahulu.Jam delapan malam nanti,kalian turun ke cafetaria untuk makan malam bersama."
Tuturnya masih dengan nada lembutnya.
Manik hitam bulatnya,menandakan jika ia berdarah ASIA.Fakta tersebut didukung dengan rambut hitam sebahunya yang tertata rapih,hidung mungilnya yang bangir,serta bibir tipis ramunya yang berwarna pink cerry natural.
Wajah cantik nan menggemaskan sekalian,yang tak bosa jika dipandang.
Hampir seluruh siswa siswi SENIOR HIGH SCHOOL OF NEW YORK CITTY,memandangnya dengan kekaguman berlebih.
Hadis Asia yang cantik dengan wajah orientalnya,ramah khas orang orang Asia,pandai tak kalah dengan orang berambut pirang khas eropa.
Tubuhnya yang tidak terlalu tinggi,selalu berhasil mengkamuflasekan usia aslinya.
"Lihatinya gitu banget van? Suka loe?"sindir Tom ketika mereka sudah tiba di flat mereka.
"Jangankan keevan,orang gue juga naksir sama Mrs.Kim.Udah cantik,imut kayak dedek bayi,ramah,baik binggo,yang terpenting.........."kata Dareld terpotong.
"Masih single!!"katanya melanjutkan.
Mendengar itu,manik biru laut keevan langsung mendelik.Bukan tanpa sebab,namun Dareld menģatakan itu tepat disamping telinganya.
"Buahahaha.......dikondisikan itu mukanya bang!"kata Dareld yang tak kuasa lagi menahan tawanya.
"Brisik plankton,gue cape mau tidur!!"kesal Christian.Pemuda itu memang ketika tiba diflat dengan dua bad double tersebut langsung saja mengambil posisi tengkurap diatas ranjang.
"Dasar tukang tidur.Pulang sana,tidur diketiak mommy loe!"jawab Dareld mencibir Christian.
Ketertarikan yang diawali oleh rasa ingin tahu tentang gadis Asia tersebut,memang terlihat amat jelas dimata ketiga sahabat Keevan.
Ketertarikan itu memang didasari rasa keingintahuan yang membuncah akan gadis berambut sebahu tersebut.Gadis yang menjabat sebagai guru penggantinya sementara.
Entahlah,selama 18 tahun hidupnya,Keevan tak pernah merasa begitu ingin mengetahui seseorang terlebih lagi jika itu adalah seorang perempuan.
Annataya Reovanka Kim,gadis cantik berkebangsaan Korea,yang saat ini tengah menyelesakan S2 nya disalah satu universitas ternama di New york.
Dengan kejeniusanya,gadis ini beberapa kali tinggal kelas karena mengikuti sebuah sistem pendidikan bernama akselerasi.
Oleh karena itu,diusianya yang baru saja menginjak dua puluh tahun,dirinya sudah menjadi lulusan S1 bergelar cumlaude.
Oleh karena itu-Nata panggilan akrabnya,ditunjuk sebagai guru pengganti sementara untuk guru yang cuti karena hamil.
Pluk
Ketika tengah asik menikmati semilir angin malam dimalam hari,sebuah tepukan ringan mampir dibahu kirinya,membuat pemuda tampan berjambul keemasan itu menoleh,kearah suara lembut itu berasal.
Deg
Dihadapanya,gadis pemilik iris hitam menenggelamkan dengan wajah oriental tersebut tengah tersenyum ramah.
"Kenapa kamu ada disini? Kenapa tidak bersama yang lain,makan malam dicafetaria?"tanyanya lembut.
Keevan masih tak bergeming.Sensor ditubuhnya serasa meremang,sesaat.
Setelah menetralkan kembali jantungnya,pemuda tampan itu kembali memasang ekspresi andalanya,datar.
__ADS_1
"Ada apa,apa ada masalah?? Jika kamu ada masalah,saya bisa mendengarkan masalah kamu?"tanyanya lagi,dengan senyuman manis khas miliknya.
"Tidak ada mrs."kata Keevan dengan nada datar sedatar datarnya.
Nata,kembali tersenyum ramah walaupun ucapanya hanya dijawab datar oleh salah satu muridnya itu.
Iya memang cukup hafal dengan siswa satunya ini.Dengan ketampanan yang hampir selalu paling menonjol diantara sekian banyak orang.Sikap dingin dan cuek bebeknya yang tak mengurangi sedikitpun jumlah fans panatiknya.
Belum lagi gelas moswanted no.I membuat nama seorang Keevandra tak asing lagi dimata semua orang,termasuk jajaran guru setingkatnya.
Dia-Keevandra Bramaxtio Jhomsen,putra sulung dari pasangan pengusaha raksasa Kevin Jhomsen William,dengan Kanya Karrielina,desainer kondang yang karyanya sudah banyak wara wiri digunakan di hollywood.
Bahkan siapa sangka,Nata juga salah satu penggemar karya rancangan Kanya yang sering dibilang simple tapi menawan tersebut.
"Kalau begitu,kenapa kamu tidak gabung dengan teman teman kamu?"tanyanya,bukanya berniat pergi,tapi gadis itu malah dengan santainya menemani Keevan duduk diatas bangku kayu ditaman samping tempat mereka menginap itu.
"Males."
"Kenapa?? Karena lamu gak suka keramaian?"tanyanya lagi.
Terkadang Keevan dibuat bingung sendiri,dengan ciptaan tuhan yang satu ini.
Kenapa jenis mereka selalu saja banyak tanya,dan KEPO??
Lahh.....sudah khodranya kali😋
"Males aja.Saya mau cari angin mrs!"
"Ohh,kalau begitu boleh saya temani?"
Tanyanya penasaran.Menurut Nata,memang penting membangun keakraban diantara guru dan murid,karena nantinya akan membawa efek baik untuk proses blajar mengajar.
"Terserah."
Jawal keevan acuh.
Dengan semangat 45,Nata pun mememani keevan hanya sekedar untuk duduk bersama,dan mengobrol bersama.Walaupun nyatanya Nata yang banyak mengobrol disana.
Krieet
Ketika jarum jam sudah menunjukan pulul 21.50 malam,Keevan dan Nata pun kembali ke flatnya masing masing.
"Cieee....mojok nie...??"goda Dareld sambil cengengesan.
Sedangkan Tom dan Cristian menatap ngeri,
Kearah Dareld yang tengah memasang wajah
sok imut itu.
"Apaan sih loe,mongong gak jelas gitu?"sahut Cristian.
Cristian dan juga Tom langsung saja membuka grup chat mereka.Ketika membuka aplikasi tersebut,disana terdapat dua fhoto yang membuat keduanya tercengang.
"Ini loe van?"tanya Tom bingung.
Keevan yang tak tahu menahu itu,hanya mengedipkan bahunya acuh.
".......loe,sama Mrs.Nata??"lanjut Tom.
Ekspresi acuh yang tadinya dipasang Keevan langsung saja berubah,mendelik.
Apalagi saat melihat fhoto fhoto yang berisi dirinya dengan guru muda yang terlihat tengah mengobrol hangat itu.
Fhoto fhoto tersebut diambil dari samping,sehingga wajah keduanya nampak jelas disana.
Fhoto yang sudah tersebar digrup chat itu,membuat issu issu tak menyenangkan antara hubngan keevan dan gurunya tersebut.Bahkan karena fhoto tersebut,Keevan sampai di panggil oleh guru pembimbingnya pagi harinya.
Bugh
Sebuah pukulan telak mampir dirahang Keevan tanpa diduga duga.Tom,Derald dan Christian yang melihat itu langsung ternganga.
Masih dengan tatapan datar nan dinginya,perlahan tatapan Keevan beralih pada si pelaku pemukulnya itu.
"Ada apa loe mukul gue,gue punya salah sama loe?"tanya Keevan santai.
Diantara Tom,Derald dan Christian dan Keevan,memang Keevan yang paling pandai dalam mengatur emosinya.
"Hahaha.....mana ada orang salah ngaku.Yang ada penjara penuh man!!"kata pemuda bersuara bass berat tersebut.
Dia-Erick,sipemuda bergelar badboy dan playboy sekaligus.
"Gue gak tahu maksud loe?"ucap Keevan.
Tom,Derald dan Christian,ketiganya hanya diam menghadapi dua pemuda yang paling TOP diseantero sekolah mereka itu.
Yang satu karena ketampanan dan prestasinya,yang satu lagi karena ulah ulah diluar nalarnya,dan predikat sebagai playboynya.
"Ini pertama dan terakhir kalinya gue ingetin loe,jauhin tunangan GUE.Kalau loe beŕani dekatin dia,hidup loe bakal hancur detik itu juga!!"Katanya penuh penekanan disetiap kalimatnya.
Tunangan?
Bingung Keevan.
"Maksud loe apa?? Tunangan loe?? siapa?"
__ADS_1
Tanya Keevan bingung.
Perkaan Erick selanjutnya membuat ketempatnya langsung terbelalak.
"Annataya Reovanka Kim.Dia tunangan gue,gak usah loe deketin dia lagi.Inget itu!!"ucapnya lantang nan mantap.
What.....Nata tunangan seorang badboy seperti Erick??
□□□
"Kay......kamu cantik deh pake dress ini.Kamu mau ya,nanti pulang sekolah bareng aku!!"puji seorang bocah lelaki bermanik hazel tesebut.
Tanpa berniat mengubris pujian tersebut,gadis berusia sebelas tahun yang mengenakan dress balerina berwarna putih gading itu terlihat acuh.
"Kay...."
"Maaf Nath,tapi aku dan key pulang sama mommy dan daddy habis ini!"jawabnya datar dan cuek,khas siapa coba......??
"Ohh....kalau gitu lain kali deh!!"setelah mengucapkan itu,bocah lelaki berusia duabelas tahun itu meninggalkan kay.
"Dasar..."gumam kay.
Kay memang tumbuh menjadi gadis kecil yang cuek dan datar.Hanya saat bersama keluarga dan teman dekatnya saja Kay bisa lebih hangat.
Gadis kecil berambut keemasan itu memang mewarisi gen sang mommy soal sikapnya yang satu ini.
Lain halnya dengan kembaranya key yang lebih dominan menuruni sikap sang daddy.
"Key.....kamu hari ini cantik ya,kamu jadi odet kan tadi?"tanya bocah lelaki dengan tuxedo hitam lengkap dengan dasi kupu kupu merahnya itu.
"Iya"jawab gadis cantik berambut keemasan tersebut malu malu.
"Nanti key pulang sekoĺah sama Denny ya?"ajak bocah lelaki tersebut.
"Hmm....."
"Mau ya....."pintanya memelas khas bocah.
"Iya,key mau pulang sama denny!!"jawabnya sambil tersenyum manis,yang langsung dijawabi senyuman manis oleh sikecil denny.
"Katanya hari ini Key mau pulang sama aku?"rajuk seorang bocah lelaki berpakaian ala masinis tersebut.
"Harley...."
"Tapi hari ini Key pulang sama aku!!"
"Sama aku...."
"Aku...."
"Aku...."
Seorang wanita cantik berambut hitam kecoklatan itu menyergnit bingung,melihat perdebatan kedua bocah lelaki tersebut.
Bocah berusia sebelas tahun tengan berebut pulang bersama putri kecilnya,yang memang agak agak centil tersebut.
"Key....."panggilnya lirih.
"Mommmy....."antusias sang putri sambil tersenyum sumringah.
"Hm...Denny,Harley,hari ini key pulang sama tante,tidak apa apa kan??"lirinya kepada dua bocah lelaki tersebut.
Keduanya menganggùk,kemudian undur diri.
'Yaampun,ternyata sebesar ini perbedaan sipat putri putri kecilku ini!'batin Kanya memikir sejenak.
"Mom,yuk pulang?"ajak sang putri.
"Eh-Ayok kita pulang sayang!!"jawab Kanya sambil mengandeng kedua putri kembarnya tersebut.
Sesampanya di mansion meģahnya.
"Abang pulang....."ucap pemuda tampan diambang pintu itu,lesu.
Lahhh....ada apa dengan putra tampanya yang satu ini? batin Kanya.
Pulang pulang dalam keadaan sudut bibir terluka,pipi kananya memar,dan lesu tanpa gairah.
"Abang keevan kenapa??"tanyanya melembut pada sang putra.
"Keevan-
Bersambung...........
(Bang keevan And the gang)
■■■■
Biar adilll......Nanti dilanjut lagi ya😋😋
Jangan lupa bantu vote,komen dan like😊
Sampai jumpa dipart selanjutnya,kalau gak sibuk😚😚
__ADS_1
Sukabumi 24/11/19
12:52