Love One Moon

Love One Moon
Sequel Bang Keevan


__ADS_3

Keevandra Bramaxtio Jhomsen,pemuda tampan berambut keemasan seperti sang ayah,dengan kadar ketampanan yang hampir keseluruhan diwariskan dari sang ayah,Kevin Jhomsen William.


Tampan,jenius,pamous dengan sejuta pesona yang memikat kaum Hawa.Apalagi manik biru lautnya yang mempesona miliknya.



Dari ujung rambut sampai ujung kaki,keduanya sama sama percis.Cuma beberapa sifat yang jauh berbeda dengan sang ayah.


Jika Kevin dulunya player bergelar playboy cap kakap,berbeda dengan sang putra yang cenderung lebih cool dan cuek bebek.


Kevan sendiri tahun ini berusia tepat 17 tahun.Seperti ayahnya dulu,sejak remaja keevan sudah memiliki banyak fans fanatik yang selalu mengejar dirinya.


"Keevan.....nyontek dong,loe kan udah selesai tugasnya!"pinta pemuda berambut bob tersebut.


"Kerjain aja sendiri.Kamu juga punya otak!"singkat Keevan yang tengah asik dengan Game dihandphonenya.


Inilah salah satu sipat yang diwarisi keevan dari sang ayah,kepintaran dan kegilaan akan game,tapi tidak sampai tahap kecanduan game.


"Orang pintar mah gitu,kayak sultan!"


"Good,Keevan mah bebas!!"


Sindir kedua teman Keevan yang hanya dijawabi anggukan bahu olehnya.


Hobby pemuda yang tengah duduk di kelas XII High School Of New York itu yang paling menonjol adalah basket,dan renang.Tak ayal,wajah rupawanan nan kepribadian yang berprestasinya membuatnya menjadi salah satu pamous bergelar moswanted paling terkenal seantero High School Of New York .


Surat cinta,berbagai macam coklat beraneka rasa,bunga,hingga pernak pernik lainya,sudah sering ia terima dari para fansclubnya.


Jika diluar Keevan itu cuek bebek,dingin,dan pendiam,namun lain jika dirumahnya.


Dia akan berubah menjadi pribadi yang terkadang childish,manja,dan lebih ceria.


Apalagi jika sudah bersama sikembar key dan kay.


Adik kembarnya yang mampu membuat sisi lembutnya keluar begitu saja,selain kepada sang mama.


"Mommm.....baju basket abang dimana??"teriaknya dari ànak tangga.


Wanita yang dipanggil itu hanya bisa menggelengkan kepalanya,melihat tingkah sang putra sulung.


"Jangan teriak keriak bang,ini dirumah bukan di hutan."tuturnya.


"Maaf mom,habisnya baju basketnya abang gak ada!"


"Dilemari atas?"


"Gak ada."


"Gantungan baju?"


"Gak ada mom!"

__ADS_1


"Key?"


"Gak ada!"


"Kay?"


"Gak-


Kata Keevan terpotong.


"KAY.....BALIKIN BAJU ABANGGG!!"teriaknya menggema diseluruh penjuru ruangan.


"Bang...jangan teriak teriak!"kesal sang mama.


"SORRY MOMMY....HABISNYA ABANG KESELL!"jawab Kevan sambil berteriak dari anak tangga.


'Dasar anak cowok!'batin Kanya dalam hati.


□□□


"Van,loe dapat salam dari cewek sebelah tadi!"kata salah satu teman Keevan.


"Hm"


"Ceweknya cantik loe bro!"sahut yang satu lagi.


"Hm"


"Loe itu ganteng ganteng tapi jomblo dari embrio.Gak sayang apa sama tuh muka?"kesal teman Keevano,karena sedari tadi temannya yang diajak mengobrol itu tak menggubrisnya sama sekali.


"Iya.Kalau gue sih gak bakal gue sia siain punya wajah aduhai kayak loe!"lanjut yang satu.


"Dasar,loe itu udah punya segala potensi buat punya cewek cantik.Loe pinter,jelas.Tajir,beuh.....semua orang juga udah tahu siapa orang tua loe.Tampang,gak diragukan lagi.Trus...apa yang kurang??


Cewek aja udah pada ngantri buat jadi pacar loe,tapi loenya......cuek bebek tingkat dewa."


"Hahaha.....Good boy.Betul sekali......!!"lanjut pemuda yang juga tengah memegang joystick tersebut.


Pria menawan dengan setelan casual diambang pintu itu,tak kuasa menahan senyum menawanya saat melihat interaksi teman teman putranya yang diabaikan oleh situan rumah sendiri.


Memang berbeda denganya,soal yang satu ini.Batinya.


Dirinya itu dulu player gak ketulungan.Hampir tiap minggu ia gonta ganti pasangan,PHP sana sini,selingkuh sana sini pula.Janji SETIA,tapi nyatanya Setiap Tikungan Ada.


Berbanding terbalik dengan sang putra yang lebih cenderung bersikap cool dan cuek bebek tingkat dewa.Ahh....seperti ibunya,pikir Kevin.


Dulu,ketika ia ingin menjadikan Kanya saja butuh waktu hampir setahun.Walaupun nyatanya mereka hanya pacaran satu bulan saja.


Cinta satu bulan yang nyatanya berakar kuat hingga kini.


Mengingat itu,Kevin sampai dibuat tersenyum senyum sendiri.

__ADS_1


"AHK....KALAHH GUE!!"


Hingga teriakan salah satu teman Keevan kembali membuyarkan ingatanya.


Sambil memasukan tanganya kesaku celananya,Kevin pun kembali masuk keruang playstation sang putra tersebut sambil tersenyum kecil.


"Come on boys,ayo main bareng daddy!"serunya,yang langsung dijawab antusias keempat pemuda disana.


"AYOOO"


Buah tak selamanya jatuh dekat dari pohonya,terkadang juga bisa jauh karena faktor tiupan angin atau hewan.


Berbeda dengan sikap sang kakak yang cuek bebek,lain halnya dengan sikembar Key dan Kay.


Kedua gadis ini masing masing menuruni kebiasaan Kanya dan Kevin.


Seperti sikap caper dan enerjik Kevin yang turun dengan sempurna kepada sang putri Keynandra Azzharin Jhomsen.


Sedangkan sibungsu sendiri cenderung memiliki lebih banyak rasa ingin tahu akan alam,seperti mendaki atau menyusuri hutan.


Untuk sifatnya sendiri gadis mungil ini lebih tertutup,dan jutek tetapi jeli seperti sang mama.


Dari segi keduanya memiliki manik coklat gelap hampir sama dengan manik rusa sang mama,cuma lebih gelap.Rambut coklat keemasan seperti sang kakak dan ayah,pembagian yang sempuna antara gen Asia dan Eropa.



(Key dan Kay yang lagi cemberut😊)


Memang yang namanya Genetik ayah itu kuat,buktinya dari ketiga anak tersebut gen Kevin yang paling menonjol disana.


Memang sudah takdirnya kali😊.


□□□


Sekian dulu.


Maaf ya,buat yang sebagian lagi sequelnya nanti aja.Kalo sempat😊😊


Sekarang mah segini dulu ya😊😊


Terimakasih buat para readers yang masih setia sama Love one moon,aku senang sekali.


Jika banyak salah dalam penulisan,atau kalimat yang tabu,silahkan dikomentar aja.


Aku terima dengan senang hati masukanya😊😊


Karena memang direvisi semuanya.


Kutunggu ya🤗🤗Bye....bye....


Sukabumi 19/11/19

__ADS_1


19.01


__ADS_2