Love One Moon

Love One Moon
kevin ngidam?


__ADS_3


Kasus ayah mengalami morningseckness bisa juga dialami oleh para calon ayah.Kasus ini dipicu karena adanya sebuah sindrom bernama sindrom couvade.



sindrom couvade muncul karena para calon ayah dilanda kecemasan akan perubahan hidup yang dialaminya.



Rasa cemas ini mendorong mereka mencari kenyamanan, antara lain dengan makan lebih banyak sehingga berat badan bertambah. Saat berat badan bertambah, maka jaringan lemak semakin banyak yang mengubah testosteron menjadi estrogen.



Hoeek



Hoeek



Hoeek



Suara orang muntah itu sudah rutin terdengar dari kamar utama mansion mewah itu.Didalamya memang ada wanita yang tengah hamil,namun bukan dari sang wanita suara muntahan itu berasal.Melainkan dari sang suami.



Hoeek



Hoeek



Hoeek



"Perutku gak enak baby!"rintihnya,ketika kembali keranjang king sizenya.



"Sabar ya,itu efek dari morningsickness yang harusnya aku alami.Tapi nyatanya kamu yang mengalami!"lirih Kanya merasa bersalah.



Bagaimana tidak merasa bersalah,prianya itu terlihat sangat menderita karena terus muntah muntah.



"Sstt...mungkin babynya mau daddynya ngerasin yang dulu mommynya rasakan!"hibur Kevin sambil tersenyum.



Bagaimanapun juga ini bukan salah kanya mungkin saja memang benar karena babynya ingin lebih dekat denganya.



"Sudah sini baby!"pintanya sambil menepuk nepuk tempat kosong disisinya.



Kanyapun beranjak,berbaring disamping sang suami.Dipeluknya erat prianya itu,untuk berbagi kehangatan.Diluar sana masih gelap,mungkin sekitar pukul 03.35 pagi.



Kevin pun membalas pelukan sang istri,dengan pelan dikecupnya pucuk kepala sangistri sehingga wangi lavender khas sang istri menyeruak dihidungnya.Ahh....wangi favoritnya.



Lama,keduanya pun hanyut oleh kehangatan yang membawa mereka menuju ruang mimpi.



"Uhh....romantisnya mereka!"



"Iya,seperti ABG labil yang baru malam pertama!"tutur wanita baya berambut hitam sepunggung itu.



"ABG labil? Apa itu sis?"tanya wanita paruh baru satunya lagi.



"Anak Baru Gede!"



"Ohh...betul,betul juga!"



Kemudian terdengan tawa renyah dari kedua kaum hawa tersebut.Hingga tawa keduanya mengusik tidur sepsang pasutri yang masih bergemul dengan alam mimpi.



Egghh...



Erangan pelan siwanita pelan,menandakan jika seiempunya akan segera bangun.Ketika kelopak matanya membebaskan manik rusanya,pandanganya langsung tertuju pada dua wanita baya yang disayanginya tengah duduk disofa dekat ranjang.



"Mama?"


"Mommy?"



Kaget keduanya yang terbangung secara bersamaan.Sedangkan yang menjadi tersangka hanya tersenyum jenaka melihat keterkejutan kedua putra putri mereka.



"Morning?"sapa keduanya kompak.



Sereline (mommy kevin) dan Indara (Mama Kanya) memang sengaja datang untuk memberikan kejutan kepada keduanya.Terlebih lagi keduanya ingin mendengar langsung berita bahagia dari kanya dan kevin.

__ADS_1



"Mommy dan mama ngapain disini pagi pagi?"tanya Kevin dongkol.Pasalnya ia tahu apa yang akan terjadi selanjutnya jika ibu dan mertuanya itu datang secara bersamaan seperti ini.



"Ish...anak mommy gak sopan!"ucap sereline sambil berjalan menuju sang putra.



"Aww mom sakitt!"rintih Kevin saat cuping telinganya dijewer sang ibu.


Kanya yang melihat interaksi itu pun tersenyum bahagia.Kedatangan dua wanita yang disayanginya ini membawa mood baik bagi pagi harinya.



"Gimana sama kabar cucu mama?"tanya indira,giliran angkat bicara.



"Cucunya doang yang ditanyain,mamanya enggak?"sindir kanya.



"Tentu sama mamanya juga!"koreksi Indara.



Kanya bangkit dari ranjangya,lalu menghambur memeluk sang mama.


"Dia baik ma,gak ngerepotin mamanya!"ucap kanya disela sela pelukanya.



"Malahan babynya nyusahin papanya!"lanjutnya.



Indara dan sereline saling bertatapan,lalu sereline angkat bicara.



"Jadi kevin yang mengalami morningsickness?"tanyanya pada sang putra.



Kevin mengangguk lemah.



"Kevin juga suka minta yang aneh aneh mam!"cerita Kanya.



"Jadi kevin ngidam?"kini giliran Indara yang angkat bicara.



Kevin lagi lagi hanya bisa mengangguk lesu.



Sereline tersenyum lalu duduk disamping sang putra."kenapa vin? Kevin malu hem?"tanyanya.




"Kenapa harus malu man? Dulu daddy juga kayak gitu.Bahkan lebih parah,mommy sampai dibuat pusing tujuh keliling sama keinginan daddy-mu!"ungkapnya men-replay masalalu,ketika ia mengandung Ketrin dan Kevin.



Kevin mendongkrak,manik birunya seakan akan bertanya 'benar begitu?'



"Iya,kalau tidak percaya tanya saja sama bibi Jane!"


Bibi Jane-adalah asisten kedua setelah kepala asisten utama dimansion keluarga jhomsen.Wanita itu sudah bekerja dikeluarga jhomsen kurang lebih selama 30 tahun.



Kedatangan kedua wanita itu kemansion kevin membawa banyak perubahan.Apalagi kepada kanya yang banyak tersenyum dan dapat banyak kasih sayang.Sayur mayur didalam lemari pendinginpun diganti dengan sayuran organik,katanya sayuran organik lebih baik untuk ibu hamil.Hampir setiap sùdut mansion kevin diisi tanaman hias,katanya tanaman hias bisa membantu mengurang stres pada ibu hamil yang melihatnya.



Dua hari kedua wanita itu tinggal,dan mansion kevin telah dirombak dengan berbagai bentuk,rupa,isi dan nuansa.



Kini kedua wanita itu telah meninggalkan mansion Kevin.Namun sebelum pergi Mereka sudah berpesan kepada hampir 30 maid dan 20 penjaga disana untuk menjaga putri mereka yang tengah mengandung.



Begitu juga pesan yang lebih dominan mirip ancaman untuk Kevin yang diminta untuk menjaga sang istri lebih protectif.



Tanpa dimintapun kevin pasti akan melakukanya,pikir Kevin.



°At 23.05 malam


Kedua insan yang masih bergemul dibalik selimut itu terlihat sangat damai.Tak lama memang,sebelum sipria terbangung dan terlihat mencemaskan sesuatu.



Bukan cemas tepatnya,namun ia tengah menginginkan sesuatu dengan segera.Ia ingin membangunkan sang istri,namun ketika melihat wajah tenang istrinya,membuatnya tak tega.



Merasa ada yang terus bergerak dengan gelisah disampingnya,Wanita itupun bangun dari tidurnya.



"Ada apa vin?"tanyanya parau khas orang bangun tidur.



"Hmm...tidak!"sangkal kevin berbohong.



"Ada apa sayang,katakan saja?"kanya tahu jika suaminya itu tengah menginginkan sesuatu.Oleh karena itu cara halus adalah jalan yang harus kanya tempuh.

__ADS_1



"Aku ingin makan makanan china baby! Sùp kuah pedas itu...aku ingin memakanya!"kata Kevin malu,sambil bersembunyi diceruk leher sang istri.



Kanya tersenyum jenaka,ternyata ngidam suaminya ini tengah kambuh toh.



"Yasudah,kayaknya didekat sini ada restoran china yang buka 24 jam!"ucap Kanya sambil mengusap punggung sang istri.


"Yasuda yuk ambil mantel dulu,lalu kita pergi!"



Kevin mengurai pelukanya,sambil tersenyum antusias lalu menghadiahi bibir sang istri dengan kecupan mesra.



Cup



"Makasih!"ucapnya.



Ketika hendak berlalu menuju walk in closet,Kanya menyerngitkan alisnya saat melihat hampir seluruh kancing piamanya terbuka.Dengan tergesa gesa ia langsung menuju cermin dimeja riasnya.



'Astaga'kaget kanya saat melihat leher dan dada bagian atasnya dipenuhi bercak bercak merah.



"Vinnn"lirih kanya menahan kesal.


"Ini apa?"lanjutnya.



Pria bermanik biru itu menggaruk tengkuknya yang tak gatal."ah...itu tadi-aku...aku...lapar sayang!"ucapnya.



Bukanya ingin marah lagi,namun kini kanya malah ingin tertawa terbahak bahak melihat tingkah laku suaminya itu.Ia tahu memang arti 'lapar' bagi prianya itu.



"Lain kali jangan diulangi lagi!"



"Iya!"



"Janji?"



"Janji baby!"balasnya mantap sambil memeluk pinggang sang istri mesra.



□□□



Kevin menatap penuh minat pada hotpot panas pesananya tadi.Ternyata yang dimaksud sup kuah pedas oleh kevin adalah hotpòt sup kuah pedas dengan ciri khas kuah berwarna merah mengepul khas negara tionghoa tersebut.



Kanya malah sebaliknya,ia mènatap ngeri pada suaminya yang tengah menikmati hotpot yang masih mengepul diatas kompor tersebut.Bukanya suaminya itu tidak suka pedas,nah lihatlah sekarang prianya itu seperti kesetanan memakan hotpot super pedasnya.Ia seakan akan takut makananya diambil.



'Apa daddy mu tidak akan sakit perut baby?'batin Kanya sambil mengusap perut langsinya.



Ternya betul,semalaman setelah memakan hotpot itu Kevin terserang sakit perut dan diare.Semalaman penuh kevin harus bolak balik kamar mandi karena panggilan alamnya.



'Baby jangan buat daddy mu susah lagi ya!'gumam kanya sambil mengusap perutnya.Kini tatapanya tertuju pada sang suami yang sudah tertidur tiga puluh menit yang lalu,semenjak dokter keluarganya memberi obat sembelit dengan kandungan obat tidur didalamnya.



Massa massa sulit yang disebut ngidam itu berlangsung hingga kandungan kanya memasuki minggu ke-empat.


Kanya benar benar sangat senang ketika kehamilanya terus berkembang dan dalam kondisi yang baik baik saja.



Mungkin kini sudah akhirnya,akhir dari penantian penuh lika lika yang selama ini dikarunginya bersama kevin.Kini mereka tinggal menjemput kebahagiaan itu,kebahagiaan yang tak lama lagi akan hadir dan menjadi pelengkap bagi keduanya.




□□□




Kevin ngidam?



Huahhh....waktunya sentuhan akhir gaesss😊😊Sampai jumpa diending🤗🤗



Jangan lupa vote komen dan share.



Sukabumi 09/11/19


12:12


__ADS_1



__ADS_2