Love One Moon

Love One Moon
waktunya menunggu


__ADS_3


Dalam sebuah rumah tangga buah hati merupakan pelengkap paling utama.


👼


Waktu sedikit demi sedikit bergulir menuju hari baru,minggu baru,hingga misim musim silih berganti.


Tidak terasa sudah tiga tahun sepasang anak adam dan hawa ini merajut bahtera rumah tangga.


Banyaknya terpaan kerikir dan badai tak lantas membuat hubungan keduanya mudah goyah.


Kini keduanya tengah menanti dengan segenap hati,kedatangan buah cinta mereka berdua.


Sudah tiga tahun-usia pernikahan mereka,namun keduanya belum diberikan kepercayaan seorang momongan juga.


Sudah sering kali Kanya maupun kevin konsultasi kedokter,namun tidak ada masalah dengan keduanya.


Keadaan sel telur maupu rahim kanya dalam kondisi baik dan dapat membuahi sel telur.


Namun yang masih mengherankan sampai saat ini Kanya belum bisa hamil juga.


Dalam tiga tahun itu Kanya selalu menjaga kesehatan tubuhnya,karena ia begitu menginginkan seorang baby.


Terkadang ia merasa sedih karena belum bisa memberikan keturunan untuk kevin.


Rasa iri kadang menghampiri relung hati kecilnya saat melihat sosok keluarga kecil yang teñgah bersenda gurai.


Ketrin dan suaminya Erick saat ini sudah dikaruniai seorang putra tampan berusia 2,5 tahun.


Sedangkan Fano dan Cristina punya Fanncrys putri kecil mereka yang saat ini berusia tiga tahun.Ditambah lagi kini Cristina tengah hamil anak keduanya.


"Nona muda,ini susu Amondnya!"ucap salah seorang maid,ketika melihat wanita cantik berusia 27 tahun itu memasuki ruang makan.


"Terimakasih bibi Ruth,tolong siapkan sarapan untuk suami saya nanti,baju dan keperluanya sudah saya siapkan.Saya harus pergi sekarang,saya ada meeting 30 menit lagi!"titahnya lembut.


"Baik nona!"


Setelah meneguk tandah minuman favoritnya,wanita cantik itu pun meraih tas slim mini bag dan tas kerjanya.


Setahun belakangan ini perusahaan Kanya memang sedang banyak job.


Banyaknya tawaran kerjasama itu berdampak pada kesibukanya yang semakin padat,dan membuatnya semakin kehilangan waktu untuk melakukan rutinitasnya sebagai seorang istri.


"Selamat pagi nona kanya!"sapa Laila-wanita asal Indonesia yang menjabat sebagai sekretarisnya.


"Pagi Laila,apa jadwal saya pagi ini meeting dengan gruop z?"tanya wanita berambut hitam kecoklatan itu.


"Betul nona!"laila-wanita berusia 25 tahun ini kadang dibuat kagum luar biasa oleh etos kerja luar biasa yang dimiliki bos cantiknya itu.


"Kalau begitu saya masuk dulu!"ucap Kanya sambil meraih knop pintu ruanganya.


Namun betapa terkejutnya dia,saat mengetahui seisi ruangan kerjanya kosong melompong.


"Kenapa ruangan saya kosing?"tanyanya bingung.


"Nona,ruangan nona dipindahkan ke lantai 22 oleh tuan muda Kevin!"


Terdengar hembusan napas berat dari wanita cantik yang mengenakan dress berwarna caramel itu.


"Silahkan nona,ini ruangan nona Kanya!"sapa seorang wanita ketika Kanya telah sampai di lantai 22.


"Wah....ruanganya,bagus sekali!"ujar kanya terpukau,saat membuka ruangan barunya.Ruangan itu didominasi oleh kaca tembus pancang yang memperlihatkan keindahan kota New yok.


Grep


"Morning my lovely wife!"ucap sebuah suara bariton berat yang tengah memeluk pinggang Kanya dari belakang itu.


Tanpa harus membalikkan badanya,kanya sudah tahu siapa pria yang tengah memeluknya mesra itu.


Dari wangi harum maskulin mint yang menguar kadalam indra penciumanya,Kanya tahu kalau yang sedang memeluknya ini adalah sang suami tercinta.


"Vinn"lirih Kanya,saat merasa leher jenjangnya mulai dijamah oleh bibir hangat sang suami.


"Vinn,ini dikantor!"lerainya.


Pria itu langsung saja menghentikan aksinya dan mengubah posisi keduanya menjadi saling berhadapan.


"Itu hukuman untukmu baby,karena telah meninggalkanku!"rajuknya manja.


Wanita bermanik rusa itu tersenyum geli,hanya karena ditinggalkan meeting tadi pagi,suaminya ini sampai sampai harus merajuk.


"Kenapa sudah bangun,bukanya kamu tidak ada meeting pagi ini?"tanyanya,mengalihkan rajukan manja sang suami.


Cup


"Aku rindu istriku yang çantik ini!"ucapnya sambil mencuri curi ciuman kecil dipipi mulus wanitanya.


"Kamu memangnya tidak bosan puji aku tiap hari?"


"Enggak,kamu kan semakin hari semakin cantik!"tambah kevin tanpa melepaskan pelukanya dipinggang kanya,possesiv.


Cup


Cup


"Ih...ini dikantor vin!!"protes kanya saat wajahnya mulai dihujani ciuman oleh sang suami.


"Pipi kamu gemesin baby,jadi pingin cium cium terus!"kekehnya.


"Tuan muda sama nona muda romantis ya?"


"Iya,kayak jack sama rose titanic!!"


"Cantik sama ganteng"


"Jadi iri!"


"Nikah dulu sana! baru gak iri"


"Nanti ah,mau cari calon dulu yàng kayak tuan muda Kevin!"


"HALU!!"


Hingga manik rusa kanya tanpa sengaja melihat dibalik kaca pembatas yang transparan,yang menampilkan beberapa staf wanita yang tengah menonoton keduanya.


"Vin,banyak yang lihatin kita!"ucap Kanya sambil mendorong dada bidang sang suami.


"Tsk,ganggu aja!"kesal kevin.


Pria tampan dengan setelan jas silver itu,lalu berlalu menuju pintu keluar.


"Saya gajih kalian untuk bekerja,bukan untuk menganggu saya dan istri saya!"


"M-maaf tuan"

__ADS_1


Beberapa staf wanita yang tadinya berkermun itu langsung saja ketar ketir ketakutàn melihat pria bermanik itu naik pitam.


Sirna sudah kini waktu berduaan dengan sang istri!


Kini wanita cantik itu tengah asik berkutat dengan laptopnya.


Dengan hembusan napas kecewa,pria tampan itu melangkahkan kakinya keluar.


□□□


"Ayo vin kita makan malam bersama!"ajak wanita paruh baya yang tengah duduk diruang makan itu.


"Mommy?"


Pria tampan yang baru pulang kerja itu tentu terkejut saat melihat sang mama yang ada dirumahnya.


Rumahnya-rumah Kevin dan Kanya.


Kevin dan Kanya memang sudah tinggal dimansion megah mereka yang agak jauh keberadaanya dari mansion sang mommy dan daddynya.


"Istri kamu belum pulang?"tanya sereline,kini keduanya tengah menikmati hidangan makan malam.


"Iya mom,tadi Kanya ada meeting penting.Dia akhir akhir ini sibuk trus!"adu kevin.


Sungguh,karena istrinya itu terlalu sibuk akhir akhir ini,kevin merasa terabaikan karenanya.


Padahal ia sudah menunjukkan sikap manjanya agar sang istri peka dan mau menemaninya seharian jika bisa.


Namun nyatanya itu tidak berhasil,padahal suaminya ini kurang belaian guys😅


"Vin,sebaiknya Kanya jangan terlalu mmembebaskan kanya untuk bekerja.Itu tidak baik untuk kesehatan hormòn reproduksinya!"tutur sereline.


"Tapi mom,Kanya itu suka sekali bekerja keras!" Jawab Kevin.


"Ia mommy tahu,tapi itu bisa menjadi salah satu faktor yang membuat Kanya sulit hamil!"


"Mama juga seperti itu sebelum hamil kamu dan ketrin.Wanita Karier ìtu terlalu banyak beban pikiran sayang,kalau kanya sibuk kerja terus,mommy gendong cucu dari kalianya kapan?"


Pertanyaan dari mommy nya itu tentu membuat Kevin termenung.


Mungkin ada benarnya juga perkataan sang ibu tentang kesibukan kanya yang bisa menjadi salah satu alasan kenapa kanya belum bisa hamil.


Bagaimanapun juga dirinya sudah lama menginginkan benih cintanya itu,tumbuh dirahim sang istri.


□□□


"Ehh...kok laptopnya mati?"bingung Kanya.


Ketika hari makin pekat,wanita cantik yang satu ini masih betah berkutat dengan tumpukan kertas sketsa desain dan laptonya.


Ketika mencari apa yang membuat laptopnya mati,sudut bibir wanita itu terangkat membentuk sabit saat melihat penyebab laptopnya mati.


"Vinnn...."panggilnya,saat melihat USB yang seharusnya tertancap diport laptopnya telah berpindah tangan ketangan sang suami.


"Waktunya pulang baby,ini sudah malam!"ucapnya sambil tersenyum simpul.


"Vin balikin USB nya,aku harus selesaiin ini dulu!"pinta kanya.


"Udah baby,itu bisà diselesaikan besok!"


"Tapi-


Belum sempat wanita itu menyelesaikan ucapanya,namun Kevin sudah terlebih dahulu membopong tubuh mungil wanitanya ala bridal style.


"Gak ada yang akan lihat baby,semua orang sudah pulang!"enteng kevin.


"Kalaupun ada yang lihat kita mereka tidak akan berani menegur CEO nya menggendong sang istri bukan?"lanjutnya terkekeh.


□□□


Kini sepasang suami istri itu tengah berada disebuah villa dekat pantai didaerah sebelah barat New york.


"Kita nginap disini?"tanya Kanya.


"Iya baby,hitung hitung buat refreshing dulu!"


"Tapi aku enggak bawa baju ganti vin?"


"Aku udah bawa itu baby!"tunjuk Kevin kesebuah koper berwarna black itu.


Grep


"Aku rindu kamu baby!"bisik Kevin sambil membenamkan wajahnya diceruk leher sang istri.


Lengan kekarnya setia merengkuh pinggal mungil istrinya itu.


Sedangkan wanita yang sedang dipeluk itu tersenyum.Rasanya seperti diculik suami sendiri,karena suaminya itu merasa diabaikan dan kurang belaian kasih sayang.


Uh...manjanya my childish boy ini!'gumam Kanya dalam hati.


Dibalasnya pelukan erat itu,sambil menahan erangan yang hampir lolos dari bibir mungilnya itu.


Bagaimana tidak,kini leher jenjangnya sudah mulai dihiasi bercak bercak merah hasil karya sang suami.


Cup


"Aku kangan kamu baby!"ucap Kevin parau.


Cup


Kecup kevin lagi di pelipis sang istri.Kanya tahu kalau suaminya ini memang sedang bernafsu untuk 'menerkamnya'.


Namun,apa daya dia sangat letih karena bekerja seharian tadi.


"Vinn,a-aku mandi dulu ya?"tawar Kanya.


"Tidak perlu baby,kamu enggak bau kok"sangkal Kevin yang masih asik dengan kegiatanya diceruk leher Kanya.


"Vinn-a....


Brukk


Tanpa menunggu sang istri metuntaskan kalimatnya,pria itu sudah terlebih dahulu membaringkan tubuh mereka diatas ranjang.


Cup


Satu kecupan singkat mendarat dibibir Kanya."aku mau kamu baby!"pinta kevin dengan jurus blue puppy eyes nya.


"Ta-tapi vin aku-


"Kenapa baby,kamu lagi datang bulan?"ucapnya tiba tiba sambil mendesah lemah."kalau gitu aku berhenti sampai di-


Cup


Manik biru laut yang tadinya melemah itu kembali terjaga,saat bibirnya mendapat kecupan tiba tiba dari sang istri.

__ADS_1


"Makanya kalau istrinya lagi bicara itu dengerin sampai selesai dulu!"omel Kanya.


"Aku enggak datang bulan,cuma aku capek vin!"tutur Kanya.


"Kalau gitu aku yang gerak kamu diem aja,boleh ya?"pinta Kevin lagi memelas.


Cup


"Tidak!"ucap Kanya setelah mengecup rahang Kevin singkat.


"Whaat,trus punya aku gimana baby,udah tegang dari tadi?"


Kanya sungguh dibuah tertawa oleh kepolosan pria satu ini.Pria berusia 28 tahun ini memang selalu merayu dengan berbagai cara jika menyangkut tentang 'miliknya itu'.


Terkadang ia juga bingung sendiri,benarkah pria yang terkenal sebagai CEO dingin dan acuh kepada orang lain diluaran ini adalah suaminya yang suka manja dan memelas layaknya bayi?


Diarahkanya kedua tangan mungilnya untuk menyentuh rahang tegas milik sang suami.


"Tapi jangan lama lama ya!"pintanya sambil tersenyum.


Pria itu kembali menghambur kepelukan istrinya,dia suka harum lavender khas istrinya.


"Okay,tapi enggak janji.Soalnya aku udah gak tahan!"


"Ahk~kok gitu?"tanya kanya sambil menahan desahanya.


"Karena kamu bikin aku sulit berhenti!"


Sebelum Kanya membalas pernyataan itu,Kevin sudah dulu menyatukan bibir milik keduanya,tanpa melepaskan pelukanya.


'Selamat makan dik!'gumam kevin disela sela kegiatanya.


Jadilah akhirnya malam ini mereka melakukan olahraga malam yang katanya sebentar,tapi gak janji.


◇◇◇


Dua hari,tidak terasa mereka telah lalui di villa dekat pantai ini.Sehari hari mereka lalui dengan berjalan kaki menyusuri bibir pantai,berenang,berburu kuliner,sampai berburu pernak pernik lucu untuk aksesoris.


Rencananya tiga hari mereka akan habiskan untuk refreshing otak dan mata dulu disini.


Terkadang Kanya mengajak kevin medanki gunung,namun ditolak mentah mentah oleh Kevin dengan berbagai alasan.


Hoeeekkk....


Hoeeekkk....


Suara muntahan seseorang sedari tadi pagi terus membuat khawatir seorang pria yang sedang memegang tengkuk wanitanya.


"Kita kedokter ya,kamu pucat baby?"bujuknya.


Namun jika istrinya itu mau menuruti permintaanya,pasti dia sudah membawanya sedari tadi.


"Gak usah vin,aku udah baikan kok!"tolaknya.


"Tapi kamu pucat baby?"


"Aku bisa istirahat sebentar,terus minum obat.Pasti aku nanti baikan!"


Dari pada harus berdebat dengan istrinya yang berwajah pucat pasi itu,kevin lebih memilih membawa sang istri kerangjang mereka.


Benar saja,seharian itu Kanya dilarang turun dari ranjang.Suaminya itu dengan sangat over protectif merawatnya.


Setelah memberikan Kanya obat,Kevin juga memasak bubur untuk sang istri.


Karena Kanya yang tiba tiba sakit,jadilah mereka menetap disana selama satu pekan.


***


"Vin,aku mau Chiken noudle suop yang kemarin ada di dekat villa tempat kita nginap!"pinta Kanya.


Ini bukan pertama kalinya Kanya-wanita cantik itu meminta sesuatu yang aneh bin nyeleneh.


Dua hari setelah kepulangan mereka,Kanya bahkan meminta rambutan berwarna kuning buah asal negara kelahiranya Indonesia.


Belum lagi dia meninta campedak,whaat...about Champedak?bingung Kevin.


Istrinya ini aneh aneh saja.Belum lagi permintaan aneh lainya,seperti menolak melakukan hubungan fisik.


"Bobok yuk baby?"


"Aku enggak mau tidur sama kamu!"


"Tapi baby,nanti kita-


"Pokoknya kamu tidur dikamar tamu.Kamu kalau aku tidur suka grepe grepe."


"Tapi baby-


"Pokonya kamu tidur dikamar tamu!"


'What the??.....junior aku nanti nganggur dong baby?'sedih kevin dalam hati.


.


.


.


.


.


Waktunya menunggu


Bersambung.


Haii readers🖑🖑


Maaf lama up nya,soalnya lagi UTS jadi sibuk.


Aku gak tau disini yang baca ada anak dibawah 17th apa enggak.


Soalnya aku bikin banyak epsd 17+


Jadi kalau sekiranya gak mau nambah ngeres otak,silahkan tinggalkan.


Soalnya ni aothornya banyak typo ngeresnya😅😅


Jadi sering bikin adegang 17+


Udah dulu ya buat part ini,silah tinggalkan jejak kalian dikolom komentar ya😄😄


Minggu 29/09/19


06:46

__ADS_1


__ADS_2