Love Story From SMA Harapan Bangsa

Love Story From SMA Harapan Bangsa
perseteruan antara cowok dan cewek yg tiada habisnya.


__ADS_3

"ya itu bapak Lo nya aja yg mulutnya lemes dah kek cewek!".


"eh!". sontak mata Dimas langsung terbelalak kaget, dia menelan sudah ludahnya.


Dimas langsung menutup mulutnya dan membaca do'a makan berulang kali dalam hatinya, berharap mendapatkan perlindungan dari Allah.


"lah buset ngapa jadi baca doa makan sih!". batinnya merutuki dirinya,dan langsung beristirahat berkali kali.


tadi dia keceplosan menjawab ucapan Amel yg sudah alamat pasti akan kena tonjok pikirnya.


"maksud Lo apa ha setan!, gak usah bawa bawa bapak ya Lo anjing!!". teriak Amel dengan tangan menunjuk nunjuk ke arah muka Dimas.


amel langsung bangkit dan keluar dari mejanya untuk mendatangi Dimas.


saat melihat Amel akan beranjak dari mejanya semua anak cewek juga langsung berdiri memegangi nya.


mata Dila langsung terbelalak kaget mendengar teriakkan Amel tadi "astaghfirullah Amel!!. GK boleh ngomong kotor tauk!!".


"ya terus gue harus bilang apa ha!!". teriak Amel lagi, emosi nya seperti sudah berkumpul di ubun ubun, dan siap meledak kapan saja.


"ga usah ngomong apa apa lagi!. Langsung gass!,mari KITA BANTAI!!". teriak Dila sambil mengangkat tangan kanannya semangat bahkan dia sampai naik dan berdiri di atas meja, seperti sedang memimpin demo di depan kantor DPR wkwkw. becanda!πŸ˜…


"astaghfirullah Dila kok malah di panasin sih!, bantuin tahan lah Bambang!". ucap Kayla menggeram sambil menahan Amel yg terus memberontak.


"Dila turun Lo Dila! TURUN!.".


"gila ya gue kira Lo waras! ternyata sama aja ya gila nya kaya yg lain!". geram Tasya yg juga sedang membantu menahan Amel.


sepertinya semenjak berteman dengan Dila, Tasya sudah banyak berubah ya. dia jadi sering banyak bicara walaupun bicaranya karena geram dengan sikap Dila.


"hehe ya maaf kebawa suasana!, abis nya dia sih! pakai bawa bawa bapak segala!". geram Dila sambil menunjuk ke arah muka Dimas.


"ku kira bidadari ternyata bidadarah!". Dito sampai bergidik ngeri melihat tingkah Dila barusan.


"apa kamu liat liat?!.. mau aku colok tuh matanya ha!!". sinis Dila dengan tatapan yg di buat setajam mungkin dan tangan kanan nya memeragakan seperti sedang mencolok matanya.


"Turun!, TURUN LO DILA!!". teriak Tasya sambil menunjuk nunjuk Dila yg masih berdiri di atas meja.


"hehe ok,ok, tenang!, tenang!, kita kawan!".


"DIAM!!, urusan Kita belum selesai ya bangsat!!, maju Lo sini!!". Amel terus memberontak sambil teriak teriak.


"jangan tahan tahan gue!, lepas , lepas sialan!!". Dimas sedang berdrama sebagai sang pemberani, yg di tahan agar tidak berbuat kekerasan padahal tidak ada satu pun yang memegang nya.


para cowok hanya menonton tingkah Dimas dengan muka julidnya.


"maju Lo Dimas bacott!!,"


dengan gagah berani, wajah angkuh, dagu terangkat dan tatapan tajamnya Dimas berjalan ke arah Amel.


dan saat sudah berdiri di depan Amel, Dimas menunduk menatap tajam Amel yg lebih pendek dari nya.


begitu pun Amel juga mendongak menatap tajam Dimas yg lebih tinggi dari nya.


brug


Dimas langsung menjatuhkan diri terduduk di lantai, dan mengatupkan kedua tangannya di depan dada.


"maaf Mel g- gue tadi GK sengaja!, sumpah!". lirih Dimas sambil menunjuk dua jari peach(perdamaian) ke arah Amel.


muka nya?..


beuh!!,.... jangan di tanya lagi. sudah memelas,sememelas mungkin ngalahin pengemis di jalanan.


"gak sengaja Lo bilang!!... GAK SENGAJA HA!!".


teriak Amel sambil mengepalkan kedua telapak tangan nya kuat.


padahal masalah sepele ya guys.


tapi memang kalau udah berurusan sama Amel yg lagi pms GK bakal pandang bulu.

__ADS_1


mau sepele mau serius selama yg namanya masalah, bakal jadi panjang ceritanya.


"i- iya Mel, g- gue minta maaf!, tadi gue bener bener gak seng...".


bugh


"Aaaaaaaa".


meledak sudah bom atom yang membuat Dimas langsung membelalakkan matanya.


rasanya di atas kepala Dimas seperti banyak burung dan bintang bintang yg sedang terbang mengelilinginya.


dan tak beberapa lama Dimas pun langsung tepar tak berdaya dengan hidung yg mengeluarkan darah nya, di lantai tepat dekat kaki Amel.


para murid lain pun tak kalah heboh mereka langsung menjerit histeris saat melihat Amel menonjok Dimas.


"bawa tuh temen Lo!!". sinis Amel cuek dan langsung kembali duduk di bangku nya tadi.


dendam pribadi nya sudah terbalas kan dan masalah tuntas pikirnya.


seluruh siswa di kelas itu hanya bisa membengong dan menelan sudah ludahnya melihat Amel yg dengan santai nya duduk setelah barusan membuat anak orang tepar tak berdaya.


"woh woh woh, masuk konten GK nih? masuk konten GK nih?".


"drama apalagi ini marpoah?".


"jangan!, jangan sentuh aku mas!".


"gak gitu juga konsep nya dongok !".


"ih kok kasar!". tiba tiba suasana hening di kelas itu langsung berubah setelah kehebohan Kevin dan para anggota nya melanda .


mereka datang karena mendengar teriakkan ribut ribut di kelas IPS 1.


mereka juga sebenarnya sudah lama berdiri di depan pintu dan melihat Amel yg menonjok Dimas hingga pingsan.


Amel hanya memutar bola matanya malas lalu Langsung berdiri lagi dan berjalan ke arah pintu.


brak


untung pintu kelas IPS 1 kuat hingga tidak sampai copot karena sangking kuat nya Amel menutup pintu nya .


bahkan sampai membuat Kevin dan antek anteknya meloncat kaget.


"kasihan pintu nya!, mana masih muda, baru di ganti lagi!". ucap Kevin sambil menatap prihatin pintu kelas IPS 1 itu.


"iya kasihan, kek muka Lo!".


"lah ngapa kok kek gue?".


"GPP!".


"apa sih, gaje!!". cibir Kevin pada Leo yg hanya di balas oh dan langsung kembali ke kelas di ikuti yg lain.


kembali lagi di dalam kelas IPS 1.


Amel kembali duduk dan membaca buku yg baru di keluarkan nya dari tas dengan santai.


berbeda dengan Amel yg sangat santai ,saat ini suasana di dalam kelas IPS 1 sangat heboh.


seluruh murid mengerubungi Dimas yg sedang tidur di lantai, eh mangap maksud author pingsan di lantai 🀣🀣.


"di kasih napas buatan aja biar dia nya sadar!". ucapan polos itu dengan lancar nya keluar dari mulut Dila.


Dila menatap prihatin kepada Dimas yg pingsan dengan hidung berdarah.


sontak satu kelas cengoh mendengar penuturan Dila.


"kenapa??.. ada yang salah kah??".


"kan bener, kalau di film film yg aku tonton, kalau ada yg pingsan, terus di kasih napas buatan langsung sadar tauk!!".

__ADS_1


"kan GK ada salahnya juga di coba!". jelas Dila panjang lebar, dan jangan lupakan ekspresi wajah nya yg sangat serius.


"ya itu juga gue tau kalo orang pingsan di kasih napas buatan jadi sadar!".


"tapi masalah nya,yg mau ngasih napas buatan nya itu siapa?.. GK mungkin cewek kan!". cibir Kayla dengan sinis Dan ngegas.


"ya COWOK LAH!!, apa gunanya ada cowok di dunia ini kalau masih cewek yg harus melakukan semua nya!!". keluar lah sifat asli Dila yg rempong, heboh, kang nyindir, plus julid.


bahkan kedua tangannya sampai berdecak pinggang menatap tajam para cowok di hadapan nya.


eits GK juga sih sebenarnya.


sebenarnya hanya baru baru sekarang sekarang saja Dila berani bersikap seperti itu.


dulu dia sangat penakut.


"masssuk mbak seleb!!". Dila langsung memutar atensi matanya memusatkan tatapan tajam nan mematikan nya pada kedua twins R.


melihat tatapan mematikan itu, twins R hanya bisa menelan sudah ludahnya dan cengengesan.


"maafkan kami tuan Puteri!". kedua twins R menatap Dila memelas dan mengangkat kedua jari peach yg hanya di balas dengusan oleh Dila.


"kenapa GK Dito aja yg ngasih napas buatan nya?.. kan kamu temen dekatnya Dimas!".


"ya gue emang temennya!, ingat cuma teman!!. gak lebih!!". sinis Dito


"ya GK gitu juga konsep nya Bambang!!".


"tinggal ngasih napas buatan doang apa susah nya sih!!". geram Prilly yg sudah jengah.


"ya kalau gue ngasih napas buatan ke dia,.. ya itu sama aja namanya gue nyium dia goblok!!".


"gue GK mau ya first kiss gue di ambil,apa lagi sama cowok GK jelas kek dia gini!, cih!!, GK Sudi aku mbak!!". sinis Dito langsung dengan gaya yg di buat sok centil.


"yaudah Lo aja gar!". tunjuk Prilly pada tegar.


"dih ogah!!, Lo kira gue cowok apaan ha!, gue masih normal ya mbak!!". sinis tegar memutar bola matanya jengah.


"yau....".


"udah diam Lo pada!,".


"perhatikan ya adik adik semua!". sombong algi dan langsung berjongkok di samping tubuh Dimas


bush, bush, bush,


algi langsung memompa mompa dada Dimas agar sadar, tapi Dimas tak kunjung sadar.


hingga 15 kali algi terus memompa dada Dimas, tapi tetap saja dia tak kunjung sadar juga.


plak!,plak!.



assalamualaikum, apa kabar semuanya??


author doakan semoga semua sehat selalu ya!, Amin!!☺️😁✨.



kira kira apa yang akan terjadi selanjutnya ya guys??



terima kasih sudah mampir membaca πŸ™πŸ˜



maaf jika novel nya masih banyak kekurangan, kalian boleh kok kasih saran kritik dan dan masukkan buat author di kolom komentar 😁


__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak ya guys, biar author semakin semangat untuk melanjutkan ceritanya πŸŒ·πŸ‘.


__ADS_2