Love Story From SMA Harapan Bangsa

Love Story From SMA Harapan Bangsa
drama pagi para penghuni IPS 1, part 2 " apakah cewek yg selalu benar??".


__ADS_3

"maha benar cewek atas segala mulut nya!". sindir Dimas dengan sangat dramatis sambil mengangkat kedua tangannya ke atas seperti memuja.


lalu berjalan ke bangkunya.


mendengar semua ocehan para cowok membuat semua cewek di kelas itu terdiam seketika, kehabisan kamus kata kata nya.


tetapi Hanya sebentar!, ingat hanya sebentar,karena tidak beberapa lama kemudian terjadi lah adu argumen antara kaum jantan dan kaum betina IPS 1.


bukan perempuan namanya kalau diam sebelum menang.


"jangan berlindung di balik kata *cewek selalu benar!*".


"bukan cewek yg selalu benar!, tapi cowok lah yg tidak mau di salah kan!".ucap bijak Prilly setelah membaca surat yg baru di kasih oleh adik kelasnya.


"pril!, kok Lo tiba tiba jadi bijak?, jangan gitu ikss merinding bulu ketek gue anjir!". ucap Amel sambil mengusap usap ketiak dan bahunya.


"eh Markonah!, di mana mana yg merinding itu buku kuduk nya bukan Bulu kete...!"


"diam Lo Bambang!, gue kagak ada urusan ya sama Lo ya!, jangan Sampek gue pelintir tu batang leher Lo!". teriak Amel langsung menyela ucapan Dito sambil menunjuk nunjuk muka Dito.


"gue jantan dan gue di...".


"DIAM!!!". sentak Amel kembali menyela omongan Dito .


mendapat sentakan kuat dari Amel membuat Dito menelan susah ludahnya dan langsung terdiam tak berdaya.


"pms tuh keknya si Amel!" bisik dito pada yg lain. saat ini para cowok sudah berkumpul di dua barisan paling kiri kelas. kepala mereka saling mendekat agar mendengar bisikan antar sesama.


"kek nya iya deh!, parah nih, bisa jadi babu dadakan gue!". sambung tegar juga dengan bisikan.


"TBL TBL TBL, takut bingits loh!"


"TBL TBL TBL, takut bingits loh!".sambung si twins R


"kalo udah urusan cewek pms, apalagi kalau yg pms nya si Amel udah lah!, angkat tangan gue!".


"nyeremin nya ngalahin si Kayla pas cosplay jadi tukang kredit dadakan!, mulutnya beuh lebih tajam dari silet!, kekuatan nya,.. apalagi. langsung meningkat 10 level!."


"kalau si Amel dah pms mah, kalah si Kayla!. kalau gue, mending diem dah!". bisik Dimas dengan drama ketakutan nya.


tapi memang benar Dimas sangat takut bahkan Dimas sangat trauma kalau dekat dekat dengan Amel saat pms.


~~ flashback ~~


saat itu Dimas dan Amel kelas 2 SMA, dan mereka sekelas.


Dimas memang sudah menyukai Amel dari kelas 1, tetapi dia belum berani mengungkapkan nya.dan kebetulan sekali saat kelas 2 mereka sekelas.


"kesempatan gue nih!".


mendapat kesempatan besar dan melihat bahwa saat itu mereka hanya berdua di kelas, Dimas langsung saja melancarkan gombalan nya.


"ehem!".


"hai Amel!". sapa Dimas dengan senyuman sejuta Watt nya. saat ini Dimas sudah duduk di atas meja Amel .


mendengar sapaan Dimas Amel hanya acuh dan terus membaca bukunya.


"Amel!, kok kamu cantik banget sih hari ini!".


"apa!!!, .... ya terus menurut Lo,gue selama ini jelek gitu!,ha!!". Amel yg saat itu sedang pms di tambah hari ini akan ada ulangan dan mood nya sedang buruk, langsung saja dia membentak Dimas.


" e- eh GK gitu maksudnya!, gak gitu kok!,aku bisa jelasin!.".


"maksud aku tuh..."


"diam!".


"aku mau jela.."


bugh


Amel langsung menonjok Dimas tepat di pipi dekat hidungnya, dan saat itu juga hidung Dimas langsung mengeluarkan darah.


seketika Dimas terdiam kehabisan kata kata dengan mata yang terbelalak. dan..


bugh


Dimas langsung ambruk pingsan di lantai kelas.


"bawa tuh temen Lo!". perintah Amel cuek pada 2 murid cowok yg baru saja masuk dan kembali membaca bukunya.


~~ flashback off ~~


"ihhh!!" mengingat kejadian setahun lalu Dimas langsung menggeleng gelengkan kepalanya.

__ADS_1


"ngapain Lo geleng geleng?, kesurupan Lo?" tanya Dito yang hanya di jawab Dimas dengan menaikkan bahunya acuh.



kembali lagi pada para cewek yg sekarang juga sudah duduk di bangku ,memenuhi 2 barisan paling paling kanan kelas dekat pintu.



ini memang sering terjadi. jika anak cowok dengan cewek sedang adu argumen , atau sedang ada konflik. mereka akan langsung membentuk kelompok nya.



"pril Lo ngapa dah?,kok tiba tiba berubah gitu muka Lo?". tanya Kayla



"berubah, berubah, Lo kira gue power rangers apa!". sinis Prilly lalu memberikan surat tadi kepada Kayla.



Kayla langsung membaca surat itu, seketika salah satu sudut bibirnya terangkat dan berkedut kedut. dia sangat heran dan tercengang.



melihat ekspresi Kayla, semakin membuat yg lain menjadi kepo dan langsung mengambil suratnya termasuk juga Dila,hanya Tasya lah yg paling kalem dan tidak memedulikan sekitar nya.



"huaa, iky Kay!, iky!, hiks, hiks. iky Saket! huaa". Prilly langsung berdrama menangis.



"astaghfirullah ,Prilly!, Rizky itu cuma demam!, bukan kena kanker!, gak usah lebay deh Lo!.". Kayla langsung menggeleng gelengkan dan menepuk jidatnya frustasi melihat tingkah Prilly.



" iya pril kan cuma demam biasa doang!, itu kan umum justru kalau GK pernah sakit sama sekali baru kamu nangis!". ucap Dila bijak.



"lah emang kenapa si Prilly harus nangis, kalau si Rizky GK pernah sakit?". heran Kayla.




bahkan semua orang di kelas itu langsung terdiam, dengan mulut terbuka mendengar penjelasan Dila.



"gila!,.. polos nya kebangetan sih!".


"bukan polos nya yg kebangetan!, tapi iQ nya yg ketinggian jir!".


"parah emang otak gue menangis liat nya, jujur gue kaga pernah kepikiran Ampe ke Sono!".


"atau jangan jangan Lo alien lagi!, soalnya gue belum pernah ngeliat Lo GK masuk sekolah jir!".


"pala Lo somplak alien!, gue juga pernah sakit geblek!".


heboh para siswa siswi di kelas itu.



"kenapa kalian pada lihatin aku? kan benar!". ucap Dila langsung.



"iya Dil Lo bener!..".


"kan Lo cewek!".


"yahahahah".ucap Dimas dan langsung di sambut tawa cowok yg lain.


"masuk babang Dimas!".


"hahahaha!".



"ya emang kenapa kalau kita cewe?" sinis Dila dan langsung berdiri, karena merasa di tertawai



"cewe kan gitu,gak pernah mau kalah, apalagi mengalah!". cibir Dimas.

__ADS_1



"eh cowok!. dengerin nih ya!!.".



"bukannya cewek GK mau kalah apalagi mengalah!, tapi cewek hanya mempertahankan dan memperjuangkan apa yg benar dan memang harus serta pantas untuk di perjuangkan!". lawan Dila dengan bijak.



"betul tu kata Dila!, perempuan menggunakan mulutnya sebagai kekuatan nya agar tidak terlihat lemah!". sambung Kayla dengan posisi berdiri semangat 45.



"kalau cewek lemah yg ada bakalan di pijak pijak, di rendah kan,dan di sepelekan sama cowok!". sambung Prilly juga langsung berdiri.



"semua makhluk punya kelebihan dan kekurangan nya masing masing!. kalau cowok punya fisik yg kuat sebagai kekuatan nya agar tidak terlihat lemah, begitu juga dengan cewek!".


"cewek menggunakan mulutnya agar terlihat bijak, dan tidak gampang di tindas,dan agar tidak terlihat lemah!". sambung amel panjang lebar dan terlihat sangat bijak. dia juga langsung berdiri.



"lagian GK ada satu pun makhluk yg selalu benar di dunia ini!, semua makhluk pasti pernah melakukan kesalahan!."


"hanya saja yg di nilai dan dilihat itu bagaimana cara mereka menghadapi kesalahan nya!. ada yg menghadapi kesalahan nya dengan bijak, dan ada juga yang selalu berlindung di balik kata \*cewek selalu benar\*!". sambung Tasya menyindir para cowok.



dia juga jadi terbawa suasana dan tidak terima bahwa martabat cewek dihina hina di depan mata nya. dengan panjang kali lebar dan terlihat sangat bijak.



sontak satu kelas langsung terbengong bengong dan terkaget kaget, saat mendengar Tasya bicara dengan sangat panjang, terutama para cewek.



tapi mereka langsung sadar akan situasi saat ini, untuk tidak memedulikan itu dulu, yg penting sekarang adalah memenangkan adu argumen ini.



para cowok sedari tadi hanya diam saja. mereka kehabisan kata kata untuk menyangkal semua ucapan para cewek yg sangat bijak itu



"lagian ni ya emak gue juga pernah kalah kok pas lagi ngomong Ama bapak gue!". sambung amel.



"ya itu bapak Lo nya aja yg mulutnya lemes dah kek cewek!".


"eh!".mata Dimas langsung terbelalak lebar dan menutup mulutnya serta membaca doa makan berkali kali dalam hatinya, berharap mendapatkan perlindungan dari Allah.



"lah buset ngapa jadi baca doa makan sih!". batinnya merutuki dirinya,dan langsung beristighfar berkali kali.



tadi dia keceplosan menjawab ucapan Amel yg sudah alamat pasti akan kena tonjok pikirnya.



"maksud Lo apa ha setan!!!, gak usah bawa bawa bapak ya Lo anjing!!". teriak Amel dengan tangan menunjuk nunjuk muka Dimas. dan dia langsung bangkit dan keluar dari mejanya untuk mendatangi Dimas.



emosi nya seperti sudah berkumpul di ubun ubun,karena mendengar omongan Dimas dan di tambah hari ini Amel juga sedang pms.



emosi nya sudah seperti bom atom yg siap meledak kapan saja.



kira kira apa yang akan terjadi selanjutnya ya guys??


apakah Dimas akan selamat dari amukan macan dadakan??


mari lihat kelanjutan nya di bab selanjutnya!


terima kasih sudah mampir dan membaca 🙏


jangan lupa tinggalkan jejak, saran dan komentar ya guys.

__ADS_1


__ADS_2