Love Story From SMA Harapan Bangsa

Love Story From SMA Harapan Bangsa
hari pertama sekolah yg mendebarkan


__ADS_3

saat ini Ardila sedang berlari lari di jalan raya menuju ke sekolah barunya.


sebenarnya saat pergi tadi Dila tidak kesiangan. Dila pergi kesekolah pukul 6.30 pagi, tentu saja itu cukup pagi untuk seorang murid pergi sekolah bukan?.


Tapi sayangnya Dila tidak tau bahwa jarak kontrakan dan sekolah nya sangat jauh di tambah lagi dia berjalan kaki.


dan sekarang sudah pukul 07.28, 2 menit lagi gerbang akan di tutup dan untungnya hari ini hari Selasa, coba kalau hari Senin sudah pasti gerbang sudah di tutup jam 7.15.


"hais, jika tau jarak sekolah sangat jauh,tadi pagi pasti aku akan berangkat jam setengah enam biar gak ketinggalan!".


"lihat saja besok aku akan berangkat jam setengah enam,kalau perlu habis shalat Subuh langsung berangkat!". janjinya agar besok tidak ketinggalan lagi.


kan gak etis kalau murid baru, apalagi jalur beasiswa terlambat di hari pertama nya.


sebenarnya Dila tadi juga mau naik bis saja, tetapi saat Dila sudah sampai halte bis, halte nya sudah kosong sepertinya dia kesiangan sampai halte, makannya sudah tidak ada bis lagi.



Dila sudah dekat dengan gerbang sekolah nya. 10 detik lagi gerbang akan di tutup.



Dila sudah menjerit meminta gerbang tidak di tutup dulu, tapi dila menjerit dari jarak yg masih agak jauh hingga satpam tidak mendengar.



"TUNGGU!!".


"PAK TUNGGU!, GERBANG Nya JANGAN DI TUTUP DULU!. teriaknya sambil terus berlari sekencang mungkin dan tangan nya dilambai lambaikan.



kalau di slowMo kan pasti lucu banget nih!! xixi.



bertepatan dengan Dila yg sudah mau masuk pagar dari arah kiri, lalu dari arah kanan pun terlihatlah mobil sport hitam yang hendak masuk ke dalam gerbang sekolah itu juga.



Dila merasa sangat beruntung karena ini kesempatan nya masuk tanpa ketahuan terlambat.



"subhanallah!, terimakasih ya Allah!, engkau sangat pengertian dengan hamba!"ucap nya bersyukur dengan tangan nya yang menengadah ke atas lalu di amin kan.



"saatnya menjalankan misi!, semoga GK ketahuan amin!".


"bismillah!". ucapnya.



lalu Dila langsung berlari pelan, kebelakang mobil sport hitam itu, kemudian menyelinap kesamping kirinya.



Dila menyelinap ke samping kiri,karena pos,dan posisi satpam berada di kanan mobil itu.



seseorang di dalam mobil sport hitam itu tersenyum, dan menggeleng gelengkan kepalanya melihat tingkah Dila.



"selama gue sekolah, GK ada satupun siswi berjilbab disini!!".



"sepertinya murid baru, menggemaskan!". ucap cowok si pengemudi mobil sport hitam itu sambil tersenyum gemas.



setelah melihat Dila menyelinap ke kelas kelas agar tidak di curigai kalau dia baru saja masuk dari gerbang, cowok itu pun langsung melajukan mobilnya ke parkiran.



mereka tidak terlambat,hanya saja hampir terlambat. saat mereka masuk ke gerbang waktu masih ada 5 detik lagi.



sekolah baru Dila bernama "SMA harapan bangsa". sekolah ini sangat disiplin, kesalahan sedikit selalu membuahkan hukuman besar. dan termasuk SMA terfavorit di ibukota.



"yes!!, selamat selamat, terimakasih ya Allah!".


"untung tadi otak ku sedang berfungsi,GK lagi eror!,coba kalau tadi otak aku sedang eror beh,sudah di pastikan saat ini aku sedang berjemur di bawah tiang bendera itu!..., dan di bawah teriknya matahari yg akan membakar kulit indah ku ini, ck!!!, dasar drama dah biasa kali dil".ucap Dila pada dirinya sendiri.


"dan terima kasih juga buat yg punya mobil tadi,coba kalau tidak ada mobilnya, BEUH sudah kenak hukum aku di hari pertama."

__ADS_1


"semoga nanti aku ketemu sama yg punya mobilnya buat terima kasih langsung!".


"Oky, sekarang mari kita cari kantor kepala sekolah nya!".


brug


"aduh!". ucap Dila karena jatuh di tabrak seorang siswi di depannya.


" sorry, GK sengaja!". ucap siswi itu sambil membantu Dila berdiri.


"eh, iya,gak apa apa kok!, hehe salah aku juga tadi jalannya gak lihat lihat!".ucap Dila tersenyum cengengesan.


" murid baru?".


"kenalin, gue Tasya Kamila, panggil aja Tasya". ucap Tasya sambil menyodorkan tangan nya, memperkenalkan dirinya.


"eh iya..., aku siswa baru,nama aku Ardila syifana, panggil aja Dila!". Dila menyodorkan tangan nya juga menjawab sodoran tangan Tasya sambil memperkenalkan dirinya.


"MMM,aku boleh minta tolong gak?, MMM tapi- tapi kalau gak bisa juga gak pa pa kok!,hehe".ucap Dila ragu,sambil tertawa canggung.


"Sans aja kali! minta tolong apa ?". tanya Tasya santai.


Tasya sebenarnya sangat jarang bisa akrab dengan orang. sifat nya tomboi, sangat cuek,dan santai walau terkesan sedikit dingin. membuat orang orang segan hanya untuk sekedar berteman dengan nya.


tapi saat bertemu Dila Tasya langsung merasa akrab,dan ingin langsung bersahabat dengannya.


wajah nya yg natural terlihat sangat polos, terkesan tulus, baik, jujur dan cocok di jadikan teman dekat yg tidak akan berkhianat menurut nya.


"mm Sans itu apa Tasya?".tanya Dila polos sambil memiringkan kepalanya karena bingung.


"Sans itu ,artinya santai aja!. asal Lo itu dari mana sih,kok polos banget?". tanya Tasya karena gemas melihat kepolosan Dila.


"ouh,aku dari Riau, kampung aku di pedalaman,jadi kurang paham kata gaul kayak gitu hihi!".


"hmm!,. oh ya,tadi Lo mau minta tolong apa?".


"MMM itu tolong anterin Dila ke kantor kepala sekolah dong!. di sini ruangannya banyak banget,jadi bingung hehe".ucap Dila meminta tolong.


"oh, yaudah,ayok!".ajak Tasya langsung diangguki Dila.



"tuh!, Lo tinggal masuk aja!". ucap Tasya sangat santai ketika sudah sampai di depan ruang kepala sekolah.



"langsung masuk?". tanya Dila bingung.




"ya maksud gue di ketuk dulu pintunya baru masuk!, gue gigit juga lu lama lama!".ucap Tasya geram melihat kepolosan Dila yg sudah tingkat akut.



tapi sebenarnya GK polos polos amat juga kok,coma kalau pas gak tau\+plus otak nya belum di sinkron di tambah pas lagi grogi, ya gitu polos polos geregetinnya keluar.



"hehe, yaudah aku masuk dulu ya. terima kasih udah mau nganterin Dila". ucap Dila berterima kasih,lalu langsung masuk setelah melihat Tasya mengangguk kan kepalanya dan pergi.



"Zayn Al Fajri?, berarti kepala sekolah nya laki laki! ok!.".



Tok ,tok ,tok


"permisi pak, apa boleh saya masuk?".tanya Dila pada orang di dalam.



"masuk!". mendengar perintah masuk dari orang di dalam Dila langsung memutar kenop pintu,lalu masuk.



"mm selamat pagi pak, maaf sudah mengganggu,saya murid baru pindah dari Riau, kelas baru saya di mana ya pak?". tanya Dila se sopan mungkin pada bapak kepala sekolah yg sedang duduk memeriksa laptop di kursi kebesarannya itu.



"oh kamu anak baru dari Riau itu yah?, yaudah duduk dulu biar bapak panggilkan guru yg akan mengantar mu".ucap pak kepala sekolah ramah .



tok tok tok



"masuk!"

__ADS_1



tak lama setelah Dila duduk, terdengar lagi suara pintu di ketuk.


lalu muncullah seorang wanita cantik, berpakaian rapi dan sopan, berjalan ke arah meja kepala sekolah.


ya itu guru yg akan mengantar dila



"ada yg bisa saya bantu pak?". tanya Bu Desti sopan pada kepala sekolah ,yg memanggil nya tadi.



"khem!!!, MMM... ini Bu Desti, ada murid baru yg akan masuk di kelas ibu, tolong di antar ya Bu!". perintah pak kepala sekolah terkesan ramah. dengan senyuman yang sangat menawan, yg di tunjukkan untuk Bu Desti.



"baiklah pak, kalau begitu saya permisi dulu pak".


"iya silahkan buk Desti".



"ayo nak ikut ibu!".


"baik Bu, permisi pak".


"iya, jangan lupa belajar yg rajin ya!". ucap pak kepala sekolah ramah.



"hehe siap pak!, terima kasih".ucap Dila yg di angguki kepala oleh pak kepala sekolah.



Dila masuk ke dalam kelas 12 IPS 1, disini tidak ada yg namanya kelas unggulan, semua kelas memiliki siswa unggulan nya sendiri.


hal itu dilakukan agar tidak ada yang merasa menjadi murid kelas buangan, makannya semua kelas di sini disamakan.


Dila melihat sekeliling,"sepertinya hanya dialah di sekolah ini yg menggunakan seragam panjang berjilbab"pikir nya.


Dia tiba tiba menjadi merinding dan tidak percaya diri.


dia kembali teringat akan masa masa saat sekolah di kampung nya dulu.


dimana dia selalu di Bully tanpa sebab dan alasan yang jelas, dihina baik fisik maupun materi nya, hanya karena dia berbeda dari yg lain.


dan faktor utamanya hanya karena dia adalah murid beasiswa di sekolah elit.


"selamat pagi anak anak". sapa buk Desti ramah pada muridnya yg sudah duduk di bangku masing masing.


"pagi Buuu!!". jawab hampir seluruh murid itu dengan serentak.


"mulai hari ini di kelas kita akan ada murid baru,jadi ibu harap kalian bisa langsung berteman dengan nya ya!!."


"silahkan perkenalkan nama mu nak!".ucap Bu Desti pada Dila.


"A- assalamualaikum, selamat pagi teman teman!,"sapa Dila dengan sangat grogi namun tetap terlihat ramah di tambah dengan senyuman terindah nya.


"wa'alaikum salam!!"


"buset bidadari turun dari mana nih?".


"pagi juga ukhti!"ucap dua orang cowok yg berwajah sama itu secara kompak.


"pagi juga cantik!" sapa salah satu cowok yg terkesan play boy itu.


"dasar kaum buaya darat!".desis salah satu siswi bernama amel itu yg sudah jengah melihat tingkah cowok cowok di kelasnya.


"tau tuh kebiasaan banget, liat yg bening bening dikit aja langsung tuh mulut nya kagak bisa di tutup!". omel Kayla.


"perkenalkan, nama saya Ardila syifana, panggil aja Dila. saya pindahan dari Riau. saya harap,... teman teman semua mau berteman dengan saya, terimakasih". ucap Dila memperkenalkan dirinya.


"wess pasti dong ,apa sih yang enggak buat degem "


"apa tuh??" tanya dua cowok yg berwajah mirip itu secara bersamaan lagi.


"dedek gemes!!".ucap Rizky si cowok playboy yg mengatakan Ardila cantik tadi.


plak ....


Prilly yg duduk di samping Rizky pun langsung memukul kuat lengan Rizky ,karena sangat kesal saat mendengar pacarnya itu yg menggoda cewek lain di depannya langsung, walaupun dia tau itu hanya candaan.


"ayang ma ih kebiasaan huh!". Rajuk Prilly langsung bersedekap tangannya di dada lalu memajukan bibirnya merenggut.


"eh, ya ampun ayang,iky minta maaf,... iky kan cuma becanda tadi". ucap Rizky memohon maaf kepada Prilly.


"maapin yah, pwisss!!". mohon Rizky dengan wajah yg di buat sok gemas padahal malah terlihat menggelikan.


mereka berdua memang couple Ter uwwu di kelas IPS 1 yg selalu membuat para kaum jomblo di kelas itu merasa ternistakan, bahkan guru guru di sekolah itu pun menggeleng geleng kepala jika melihat keuwuan kedua nya.

__ADS_1


"tau ah, pokok nya Prilly ngambek!". ucapnya sambil memalingkan wajahnya tanda bahwa ia benar benar sedang ngambek.


" Lily dengerin iky ya!, seluas seluas nya dunia ini, secantik apapun wanita di luar sana,.. tetap hanya adek Prilly seorang lah yg paling cantik di hati Abang! hanya kau lah pemilik hati ku!!..,".


__ADS_2