Love Story From SMA Harapan Bangsa

Love Story From SMA Harapan Bangsa
mencari kerja


__ADS_3

melihat para most wanted SMA harapan bangsa itu duduk semeja dengan Dila dan Tasya ada yg senang ,mendukung, bahkan menjodoh jodoh kan karena merasa mereka cocok. tetapi tak sikit juga yg menghina dan mencibir karna merasa iri.


"boleh gabung gak?, udah GK ada meja kosong lagi soalnya".tanya Nathan ramah.


Nathan terkenal sebagai most wanted di sekolah karena ketampanan dan keramahan nya. dia selalu ramah terhadap siapapun,orang nya sangat lembut apalagi jika berhadapan dengan wanita, wajah nya selalu memancarkan senyum. Nathan juga salah satu anggota basket SMA harapan bangsa.


dan kelembutan nya itu yg selalu membuat para hati wanita luluh dan mengidolakan nya.


di tanya seperti itu Dila lantas melihat sekeliling dan benar saja semua meja sudah penuh, tetapi Dila hanya menatap Tasya meminta persetujuan karena tidak bisa langsung mengijinkan mereka duduk.


satu karena merasa canggung semeja dengan pria yg bukan muhrim nya,dan juga tidak enak dengan Tasya siapa tau Tasya tidak suka dengan mereka.


Tasya hanya mengangkat kedua bahunya acuh, sambil terus memakan baksonya dan memainkan hp nya.


ia tidak perduli, jika mau duduk yaudah tinggal duduk ,kalau GK yaudah pergi begitu lah artinya.


Dila yg melihat ke cuekan Tasya hanya bisa menelan ludah nya kasar, sungguh tingkat ke kutuban yg sangat akut.


akhirnya karena tidak enak membuat orang berdiri berlama lama akhirnya Dila mengizinkan para pria tampan itu duduk semeja dengan mereka.


"murid baru ya?". tanya Nathan berbasa basi untuk mencairkan suasana di antara mereka.


"iya". ucap Dila singkat sambil memakan baksonya berusaha acuh padahal tidak bisa. Dila paling tidak bisa mengacuhkan orang lain, apalagi menyakiti orang lain. dan itulah yg membuat nya dulu sering kali di bully.


tetapi mulai sekarang Dila sudah menanamkan di hati nya bahwa dia harus berubah,dia tidak boleh lagi menjadi wanita lemah,dia tidak boleh lagi di bully, tidak ada seorang pun yg boleh menyakiti dirinya lagi.


karena dia yakin pasti jika kedua orang tua nya melihatnya di bully pasti akan merasa sedih.


"kenalin nama gue Nathan anak IPS 2". ucap Nathan sambil mengulurkan tangannya.


Dila menelan susah ludahnya saat melihat tangan cowok tampan itu terulur pada nya.


"cuekin Dila!, cuekin Dila!, jangan di sentuh biar dosaku GK nambah!, tinggal sebut nama, masak selesai!". batinnya berusaha bersikap cuek.


"Dila murid IPS 1!".ucap Dila cuek tanpa menyambut uluran tangan dari Nathan.


melihat tangan nya yg tidak di sambut oleh Dila, Nathan menarik kembali tangannya.


dia tidak marah ,malah dia tersenyum semangkin penasaran dan tertarik pada Dila.


apalagi saat melihat tingkah Dila yg sangat ketara sedang berusaha menyuekinnya sungguh sangat menggemaskan pikir nya.


"cie yg di tolak!!".ucap Ryan


"sakit GK tuh?, sakit GK tuh". tanya Rayn.


"sakit lah masa enggak!".ucap kedua twins R kompak. mereka memang selalu kompak kalau mencibir dan memperkeruh suasana.


"sakit nya sih GK seberapa , tapi malu nya itu loh!...". ucap Dimas sambil menjeda ucapan nya, ikut ikutan memanasi.


"sampai masuk ke hati,nembus ke jantung, nyenggol paru paru, nabrak usus halus, nyungsep ke usus besar.".ucapan Dimas yg langsung di sambut tawa oleh yg lain. sebenarnya juga Dimas mau melanjutkan keluar dari bawah tapi karena keadaan sedang makan, makanya tidak jadi.


"masuk babang Dimas!". ucap si twins R. memang mereka berdua ini, selalu saja menyambung omongan orang huh!!.


melihat Nathan yg senyum senyum sambil memandang Dila lantas Devan pun merasa panas dan refleks mengulurkan tangannya juga .


"Devan IPS 1!". ucap Devan seperti biasa singkat dan tegas. padahal tanpa menyebutkan nama kelasnya juga dia pasti sudah tau karena mereka sekelas.


perbuatan Devan barusan, membuat semua cowok yang berkumpul di meja itu terbengong menatap tak percaya, bahkan ada yg mulutnya terbuka.


"is kenapa dia juga mengulurkan tangannya, sudah jelas jelas temannya yg pertama saja ku cuekin! huh!!". kesalnya sambil menahan rasa tidak enaknya.


"Dila!". singkat,padat dan jelas. tanpa menyambut uluran tangan Devan juga.


melihat tangan nya yg tidak di sambut juga seperti Nathan tadi ,lantas Devan menarik nya dan menggaruk lehernya yg tak gatal, karena merasa malu atas kelakuannya refleks nya tadi.


"woh!, woh!, woh !, parah, parah!, parah!. berita besar nih!. dua orang most wanted SMA harapan bangsa di cuekin oleh seorang cewek bertampang polos!"


" parah!, parah!, parah!,". ucap Kevin kehebohan sendiri.


Kevin murid IPS 2 sama seperti Nathan. Kevin termasuk most wanted karena ketampanan nya tapi jangan tanya kan sikapnya yg sungguh menyebalkan dan selalu heboh.


"viralkan!!!". sambung twins R kompak dan penuh semangat 45.


Ting!, Ting!, Ting


di tengah tengah kehebohan orang orang di meja pojok kantin itu, tiba tiba terdengar jelas suara bel masuk berbunyi dari speaker di atas sudut pintu masuk kantin.


Dila dan Tasya yg sudah selesai makan pun langsung berdiri mengangkat alat makan masing masing,untuk mengantarnya pada penjual kantin , lalu kembali ke kelas karena pelajaran segera di mulai.


"ah sial kita belum makan sama sekali!".ucap Dimas kesal menahan lapar nya.


"dan ini. semua gara gara kalian yg sibuk godain cewek,mana di tolak lagi!". omel Kevin sambil mengejek dan menyindir Devan dan Nathan.

__ADS_1


"masuk babang Kevin!". sambung twins R yg selalu kompak memperkeruh suasana. memang mereka ini ya!, gemes author liat nya. ingin rasanya author goniin terus bawa pulang.


"diam!".satu kata, Lima huruf yg keluar dengan tegas dari mulut Devan. lantas Devan Langsung keluar kantin.


"dasar ketlas(ketua kelas) kutub!". cibir Kevin pada Devan.


"tau akh, yok Vin ke kelas, yg masuk pak Abdul, gua GK mau ya kena hujan buatan hari ini!".ucap Nathan sambil bercanda.


"sama!, gue juga GK mau kena hujan buatan hari ini!, bisa banjir dadakan meja gue!".


"mending kalau cuma meja gue doang yg kenak!!, ini semua muka gue Ampek basah kuyup woyy, cukup dulu aja deh gue ngerasain kek gitu, sekarang mah ogah banget, menjijikan iyu iyuuu!!". sambung Kevin.


"massuk pak Abdul!". sambung twins R kompak.


Ting Ting Ting



jam menunjukkan pukul 01.30 bel pulang sekolah sudah berbunyi ,jam pelajaran sudah berakhir, seluruh murid membereskan alat tulisnya, guru yg mengajar pamit undur diri dan mengijinkan seluruh muridnya pulang.



Dila juga sudah keluar kelas berjalan pulang. dia sudah shalat Dzuhur di perpustakaan saat jam istirahat terakhir tadi.



"naik!, biar gue antar!". ucap Tasya santai seperti biasa.



"eh Tasya, GK deh!, soal nya aku GK langsung pulang kok, aku mau jalan jalan dulu! hehe ". tolak Dila canggung. saat ini mereka sedang berada di jalan menuju keluar gerbang sekolah.



"yakin Lo mau jalan jalan?,siang bolong gini?". tanya Tasya tidak percaya dengan komuk sinis dan salah satu alisnya naik ke atas.



"yakin kok hehe, lagian bosan juga jam segini di rumah aja!".



"ouh yaudah, gue duluan y!". ucap Tasya yg langsung pergi dengan motor sport hitam besar nya setelah mendapat anggukan kepala dari Dila.




"Lo Dila kan! ayok gue antar!, hari ini panas banget loh! ,GK baik buat kesehatan!". ucap seseorang menaiki motor sport merah besar yg tiba tiba muncul di samping Dila dan mengagetkan nya .



"BEUH siapa lagi ini sih?, padahal kan aku harus cepat cepat biar bisa dapat kerja hari ini juga!".batin Dila yg kesal. lalu dia melihat ke asal suara di samping nya itu.



"eh?, gak usah!, aku GK langsung pulang kok!, aku mau jalan jalan dulu". tolak Dila berusaha cuek tetapi juga berusaha untuk tidak menyakiti dan menyinggung perasaan Nathan.



Nathan!, y Nathan lah yg mengajak Dila pulang bersama.



"beneran nih ga mau bareng?, panas banget loh!". tanya Nathan lagi.



"iya beneran kok gak apa apa!, kamu duluan aja!.". tolak Dila lagi meyakinkan dengan seyakin yakinnya.



"ouh yaudah deh, gue duluan ya!, hati hati di jalan!". lalu Nathan pun langsung pergi dengan motor sport merah besar nya setelah mendapat anggukan kepala dari Dila.



"kita duluan ya Dila!, bye bye". ucap Prilly ramah dan heboh seperti biasa nya.



"A Ak iky juga pulang duluan ya degem (dedek gemes)!, bye bye!". ucap Rizky juga seperti biasanya dengan sikap buaya darat kang gombal nya. saat ini posisi Rizky membonceng Prilly yg duduk menyamping dengan motor metik nya.


__ADS_1


Prilly GK mau naik motor sport, karena katanya kalau pakai motor sport bokongnya suka nungging hihi.



semenjak pacaran Rizky dan Prilly memang selalu pulang dan pergi sekolah bareng.


sebenarnya Rizky adalah cowok yg setia hanya saja dia sangat suka menggoda dan menebar pesona nya



"eh!, iya! bye bye juga Prilly, ky!". jawab Dila ramah sambil melambaikan tangan nya.



"let's go Dila!,kita harus cepat jangan sampai nanti ada yg ngajakin aku lagi,yg ada aku GK bakal jadi jadi nyari kerja nya!".ucap Dila penuh semangat.



dan benar saja tidak lama Dila berjalan ,dan ada lagi yg memberhentikan nya. tadi Tasya dan Nathan yg naik motor, dan sekarang mobil sport hitam berhenti di samping nya sambil mengeleksonnya.



mendengar mobil di samping nya membunyikan klakson berkali kali Dila pun mendesah kasar sangking kesal nya lalu berhenti.


"hisssssssss!!, siapa sih?, ribut banget, orang GK kenal juga!!".



saat Dila berhenti barulah kaca mobil sport itu perlahan lahan terbuka dan terlihat lah seorang cowok tampan dan sangat cool.



"naik!, biar gue antar!".ajak Devan, tegas dan terkesan dingin seperti biasa nya.



ya pengemudi mobil sport hitam yg berhenti di samping nya itu adalah Devan si ketlas(ketua kelas) yang dingin, sangat cool,dan tegas.



"hufff!!, sudah berapa orang yg menanyaiku seperti ini?, bahkan semua kata katanya pun hampir sama!". batin Dila kesal .



"mm gak usah!, saya GK langsung pulang kok!, kamu duluan aja!". ucap Dila sesantai mungkin, menutupi kekesalan nya.



"serius nih?, panas loh!". tanya Devan lagi



" iya beneran!, gak apa apa kok,aku juga ada keperluan lain!, jadi,kamu duluan aja!". ucap Dila lagi penuh keyakinan.



"yaudah, biar sekalian gue antar aja, Lo juga belum terlalu tau kan jalan jalan di daerah sini!!".



"eh gak usah, GK usah!!, aku cuma mau jalan jalan, aku mau keliling keliling, jadi GK perlu di antar!".



"ok, gue duluan!". setelah mendapat anggukan dari Dila lantas Devan langsung menaikkan kembali kaca mobilnya dan pergi berlalu.



"Oky sekarang harus cepat!,harus cepat!, bentar lagi sore. pokoknya hari ini. aku harus berusaha mendapatkan pekerjaan paruh waktu!".



terima kasih sudah membaca para readers!๐Ÿ˜


maaf y kalau ceritanya masih banyak kekurangan dan kurang menarik ๐Ÿ™.


jika para readers punya saran dan masukan bisa di sampaikan di kolom komentar ๐Ÿ˜,


sekian terima gaji!,


eh maaf terima kasih maksud nya, hehe!โ˜บ๏ธ


jangan lupa tinggalkan jejak ๐ŸŒน๐Ÿฅ€

__ADS_1


__ADS_2