Love Story From SMA Harapan Bangsa

Love Story From SMA Harapan Bangsa
Indri??


__ADS_3

"Dil, Lo sukak sama si Gilang ya?!". selidik Kayla menatap intimidasi Dila yg duduk tepat di depan meja nya itu.


saat ini jam istirahat,dan mereka sedang makan di kantin.


awal nya Dila GK mau makan di kantin, tapi dia juga GK enak buat nolak. terus tadi juga Prilly, Kayla,Amel dan Tasya mau membandari Dila, tapi di tolak Dila karena merasa segan selalu di bayarin.


"eh!, enggak kok, enak aja!!". sangkal Dila sedikit ketus untuk menutupi kebohongan nya, lalu memalingkan wajah nya ke samping, menggigit bibir nya dan memohon maaf kepada Allah karena sudah berbohong.


"ya enaklah!, tinggal ngomong apa susah nya cobak!". acuh Kayla dan melanjutkan memakan siomay nya.


" Lo beneran, gak suka sama si Gilang dil?,.. nyam, nyam,nyam!. nih ya, semenjak Gilang masuk kelas tadi pagi,nyam nyam, Lo itu selalu ngeliatin dia terus tauk!". sambung Prilly dengan tangan memegang sendok dan menunjuk nunjuk Dila, sambil mengunyah siomay nya juga .


"gue Deket loh sama si Gilang!, mau gue Mak comblangin gak?, oh!, atau perlu gue bilang langsung sama si Gilang kalau Lo suka sama dia?". sambung Rizky juga yg duduk di samping Prilly, bahkan dia satu satu nya cowok di yg duduk di meja perkumpulan para cewek itu.


huff, ya seperti itulah, di sekolah itu sangat mudah untuk mencari mereka berdua, karena di mana ada Prilly di situ ada Rizky, dimana ada Rizky pasti selalu ada Prilly, kecuali salah satu nya sedang tidak sekolah.


brak


"JANGAN!!". sentak Dila langsung, setengah berteriak bahkan dia sampai menggebrak meja dan berdiri saat mendengar penuturan Rizky barusan. dan parah nya lagi saat ini semua atensi kelas langsung menatap nya menjadi pusat perhatian.


"uhuk!, uhuk uhuk!, mi- minum minum!".ucap Kayla tersedak karena kaget, sambil memukul mukul dada nya.


"uhuk!, uhuk uhuk uhuk!, mmhm!, mmhm!". bahkan Prilly juga sampai tersangkut bakso nya di tenggorokan sangking kagetnya.


"ma- maaf, prill, Kay". ucap Dila yg merasa tidak enak dan kembali duduk dengan tampang rasa bersalah nya.


sedangkan Rizky menepuk nepuk pelan pundak Dan tengkuk Prilly agar baksonya keluar, tapi tidak keluar keluar juga.


akhirnya Rizky pun menepuk kuat pundak Prilly dan pas sekali saat itu wajah Prilly sedang melihat ke arah Rizky. dan jadilah bakso yg tadinya nya nyangkut itu langsung keluar dan meloncat tepat ke muka Rizky.


membuat Rizky memejamkan mata nya merasakan ada sesuatu yg lengket dan basah di wajah nya, lalu mengelap nya dengan tangan nya.


"MMM, mhm mbwahahaha!". sontak tawa Prilly dan yg lain langsung pecah menggelar , memenuhi ruangan kantin itu, dan menjadikan meja mereka pusat perhatian murid lainnya.


bahkan Prilly sampai memukul mukul bahu Rizky sangking ngakaknya.


"beahahaha!, ngakak Sampek ngik ngok any!". Prilly sampai tidak bisa berhenti tertawa sambil terus memukul mukul bahu Rizky. sedangkan Rizky hanya pasrah menghela nafas nya panjang dan tersenyum terpaksa.


"hemmm hahhh!, Sampek sakit perut gue,.. hahahah!". brak, brak, brak,.


walau sudah di hentikan tapi tetap saja Prilly masih ngakak dan gantian memukul mukul mejanya.


"LYYYY!". geram Rizky tapi wajah nya yg tetap memasang senyum terpaksa nya.


"Oky, Oky, Oky, aku berhenti!,... hahaha!, astaghfirullah ngakak bad Bambang!".


"LY!"


"hemmm fuhhhh!, Oky Oky, Udah berhenti ini!".


"yaudah iky cuci muka dulu sana!". ucapan Prilly langsung di angguki patuh oleh Rizky, dan segera beranjak ke wastafel kantin.

__ADS_1


"Dila??".ucap seseorang yg tiba tiba berdiri di samping meja Dila sambil memegang nampan berisi semangkuk bakso dan es.


mendengar seseorang menyebut nama nya, Dila pun menoleh dengan wajah masih tersenyum selesai tertawa, dan...


sontak saja Dila langsung berdiri kaget hingga hampir terjatuh jika tangan nya tidak di tahan Tasya yg duduk di samping nya tadi.


dan seketika itu juga wajah Dila langsung berubah dan tidak bisa di jelaskan ekspresi nya.


"Lo Ardila syifana si murid numpang belajar, yg GK punya orang tua itu kan??".


"yg sering jadi babu kelas dulu?".tanya seseorang itu, dengan nada mengejek dan sengaja di kuat kuat kan agar semua orang mendengar nya.


sedangkan Dila hanya bisa menelan ludah nya takut, bahkan matanya sudah berkaca kaca dan tangan nya terkepal erat.


Tasya melihat tangan Dila yg terkepal erat, dan dia pun langsung tau bahwa Dila tidak menyukai orang itu, dan sontak saja Tasya pun langsung mengajak Dila pergi, setelah menaruh uang 20 RB di atas meja.


"bayar!, gue mau ke kelas!".


"wah sombong sekali si miskin yang tak punya asal usul ini ya!". ucapan orang itu barusan langsung membuat Dila berhenti dan semakin menguat kan kepalan nya dengan gigi saling bergemeletuk.


dan orang yang menghina Dila barusan langsung tersenyum devil, menaikkan salah satu sudut bibirnya.


"mentang mentang udah punya teman, teman lamanya dilupakan!. songong banget sih Lo!". sinis Indri, ya panggil saja dulu namanya Indri, dan dia langsung mendorong dorong dada Dila dengan satu tangan nya setelah dia berdiri di depan Dila.


Indri adalah seseorang yang di lihat Dila saat bekerja di kafe kemarin.


"kamu lupa sama aku??, ORANG YANG SERING NGASIH UANG KE KAMU DULU!! YANG SERING KAMU MOHON MOHON SUPAYA GAK DI KELUARIN DARI SEKOLAH DULU!. cih songong banget ya gaya mu sekarang!!". tangan Indri sudah bergerak bersiap untuk mendorong kepala Dila, tapi Tangan nya langsung di pelintir oleh Tasya bahkan sampai tulang nya berbunyi kecil."akhh!".


Tasya langsung tersenyum devil, dan semakin menguat kan pelintiran nya kemudian dia berbisik sangat lembut namun penuh penekanan di dekat telinga Indri, membuat tubuh Indri menegang merinding.


"gue emang GK punya masalah apa apa sama Lo!, tapi,... masalah Lo sama SAHABAT gue, bakal jadi masalah GUE JUGA!!".


"jadi...."


krak


"AWS!".


"gak usah berlagak sok paling hebat deh Lo!, LO ITU..., gak ada apa apa nya di banding gue!".


brak


Tasya langsung mendorong Indri sampai menabrak meja dan jatuh terduduk ke lantai.


dan Tasya langsung menarik Dila yg sedari tadi hanya menunduk dan ******* ***** tangan nya takut.


brak


"Dila bangsat!, awas kau ya!". teriak Indri saat sudah berdiri, sedangkan Dila dan Tasya sudah menghilang di balik pintu keluar kantin.


sedangkan Prilly, Amel, dan Kayla sedari tadi hanya berdiri sembari menonton dengan posisi tidak jauh dari mereka.

__ADS_1


lalu mereka Saling menatap satu sama lain dan tersenyum devil, menaikkan salah satu sudut bibir nya.


setelah itu mereka kompak menarik ikat rambut nya menggerai rambut masing masing, dan berjalan mendatangi Indri dengan gaya anggun nya.


bahkan mereka dengan kompak bersedekap tangan di dada sambil mengangkat kepala nya memasang wajah songong menatap rendah dan jijik pada Indri.


dan di belakang mereka juga sudah ada Rizky yg juga berjalan dengan gaya cool nya dan tangan yg bersedekap juga.


dia menjagai para cewek cewek swag yg penuh demage itu, tapi lebih tepat nya sih menjagai wanita tercinta nya ya.


Indri yg sudah berdiri hanya menatap heran orang orang yang berjalan ke arah nya itu.


"hmh, anak kapan sih Lo!, songong banget!". dengus Amel sinis, dan menatap rendah cewek yg tidak di kenal nya itu.


" eh Lo denger Baek Baek ya kampret!, di SMA harapan bangsa ini, gak ada ya yg boleh songong sesukak sukak nya!". Kayla memeragakan perilaku orang itu kepada Dila tadi, Kayla mendorong dorong badan Indri membuat Indri menatap nya tajam dan melototi nya.


Cih!, dia pikir Kayla bakal takut gitu?, ouh tentu tidak!.


justru Kayla malah semakin merasa tertantang untuk terus merendahkan cewek di Depan nya itu, dengan mulut pedas nan tajam setajam silet milik nya itu.


dan.....


selamat menunggu kelanjutan nya di bab selanjut nyaπŸ˜πŸ˜…πŸ˜Š.




assalamualaikum, apa kabar semua nya??.


author kembali melanjutkan cerita nyaπŸ˜…, menurut pendapat kalian gimana dengan cerita karangan author ini??.



kalau ada kata kata atau tulisan yg kurang tepat, kalian bisa kok mengajukan pendapat nya pada author 😊.


dan author akan sangat dengan senang hati menerima, dan memperbaiki nyaπŸ‘πŸ˜.



terima kasih sudah mampir membaca πŸ™πŸ˜.


dan jangan lupa tinggalkan jejak, like, komentar, bunga, vote nya ya guys ✌️.


supaya author semakin semangat lagi melanjutkan ceritanya dan novel nya juga akan semakin berkembang πŸ‘.



salam hangat πŸŒ·βœ¨πŸ’ŒπŸ™†


BY : author Klara Sand ✌️.

__ADS_1


__ADS_2