
Ketiga pemuda itu akhirnya keluar dari dalam Hutan , mereka bertemu dengan Cord dan Swie yang saat ini sedang menunggu kedatangannya ,
" Cord , apakah kalian menemukan sesuatu " Marru seketika bertanya kepada Cord bawahan nya ,
" Tidak , tapi kami sangat kawatir akan kalian , andai Swie tidak mencegahku mungkin aku sudah mencari keberadaan kalian " kata Cord dengan nada sedikit marah ,
" Tenang saja , ada aku selama ini aku juga yang selalu melindungi Pangeran " kata Barru seakan dirinya tidak ingin dikatakan tak berguna oleh Cord ,
" Bukan maksudku begitu , tapi .. bagaimanapun aku disini dan ikut bertanggung jawab terhadap Pangeran " kata Cord ia tahu Barru sedikit trempramental alias selalu marah jika hal itu tidak sesuai dengan komitmennya ,
" Sudahlah , aku baik-baik saja jangan ada perselisihan di antara kita , aku juga berharap agar kalian kompak dan bersatu agar cela yang ada tidak dapat dimanfaatkan oleh musuh " kata Marru yang mengingatkan kepada mereka berdua ,
Keduanya terdiam , namun cord yang telah dapat mendeteksi keberadaan makhluk yang sangat berbahaya datang ,
" Yang Mulia Pangeran , saya telah mendeteksi keberadaan makhluk yang sangat berbahaya , bahkan kekuatan makhluk itu lebih besar dari makhluk yang kita temukan di ruang bawah tanah , kehadiran makhluk tersebut telah membangun wanita yang ikut bersama kita , dia telah terbangun dan pada saat ini ia sedang mencari keberadaan makhluk tersebut " kata Cord menjelaskan kepada Marru ,
Marru yang mendengar informasi dari cord ia pun langsung berkata ,
" Kalau begitu ayo kita kejar dia , dan kamu Harris segera masuk kedalam mobil , saat ini kamu belum bisa ikut , jika nanti Swie dapat menciptakan senjata untukmu , kau boleh ikut kami " kata Marru yang sedang memerintahkan Harris sekaligus memberitahukan kepadanya agar ia jangan ikut dalam pertempuran ,
" Baiklah , aku harap kak Swie dapat segera menciptakan senjata untukku " jawab Harris yang segera berlalu meninggalkan Marru dan para Pahlawan Dunia Lain itu ,
" Dimana Rais " Marru yang belum melihat keberadaan Rais ia pun bertanya kepada anggota satu timnya ,
" Itu dia baru berlari kearah sana " Swie menunjuk arah jalan yang dilalui oleh Rais ,
" Ya sudah ayo kita kejar mereka berdua " kata Marru yang segera meninggalkan tempat tersebut ,
Marru , Swie ,Cord dan Barru berlari kearah jalan yang ditunjukkan oleh Swie ,
Mereka berempat terus mencari keberadaan Rais yang mengejar wanita tersebut ,
Setelah cukup jauh mereka meninggalkan lokasi Mini Bus , terdengar suara orang yang sedang berteriak kencang ,
Marru dan teman-temannya mempercepat pelariannya , mereka harus segera tiba di tempat agar mereka dapat membantu Rais dan wanita tersebut ,
Setelah mereka tiba di lokasi pertarungan , terlihat Rais yang berlompatan menghindari serangan dari satu sosok makhluk yang cukup besar ,
Sepertinya makhluk itu memiliki kekuatan jutsu atau pun seni beladiri ,
Terlihat dari serangan dan pukulan yang ia lancarkan , begitu gesit dan lincah , namun jika ia mendapatkan peluang untuk menyerang dengan segenap hati pukulan yang ia lancarkan begitu dahsyat dan mematikan ,
__ADS_1
Tanpa membuang waktu lama lagi Marru segera melakukan penyerang , begitu juga dengan Barru , Swie dan cord mereka segera menyusul Marru yang sudah menyerang makhluk itu , Marru telah melihat wanita itu sudah dikalahkan oleh monster tersebut ,
Sepertinya kali ini mereka sedang melawan monster yang sangat tangguh , terbukti walaupun mereka saat ini sudah bergabung menjadi lima orang tetap saja mereka tidak dapat menandingi pukulan telak dari monster itu ,
Kelimanya serentak menyerang makhluk yang sudah memiliki tahap level , kemungkinan besar makhluk itu telah berdegrenasi menjadi jauh lebih kuat , dikarenakan kemungkinan ia telah menjadi kanibal alias memakan sejenisnya ,
Hal itulah membuat tubuh dan kekuatannya menjadi jauh lebih besar dari makhluk yang mereka temukan ,
" Makhluk ini sangat ganas dan luar biasa sekali kekuatan yang di milikinya " kata Rais yang memang sudah menyadari bahwa kekuatan dari makhluk itu setara dengan kekuatan yang di miliki oleh cord pada saat dirinya menjadi sosok monster ,
" Iya aku merasakan kekuatan yang cord miliki disaat kita bertarung dengannya " kata Swie menambahkan ,
" Jadi , apa yang harus kita lakukan " Barru yang juga sudah menyadari bahwa memang energi yang dimiliki monster itu sama seperti monster cord ,
" Waktu cord menjadi monster , Barru menyerangnya pada titik segel yang pernah aku buat , tapi makhluk ini tidak memiliki segel itu " Marru yang mengingat akan kejadian waktu itu ia kembali menyadari kelemahan pada Cord ,
" Biar aku cobanya " kata Swie lagi , setelah itu ia menggunakan kekuatannya untuk mendeteksi keberadaan yang menjadi kelemahan monster tersebut ,
Setelah Swie berkonsentrasi pada kekuatannya , kedua belah mata Swie berubah menjadi biru dengan diangram pada kornea matanya ,
Sebelum Swie selesai dengan apa yang ingin ia lakukan , monster itu kembali menyerang mereka , Marru , Barru , cord dan Rais menghadang makhluk itu agar ia tidak dapat menyerang Swie yang saat ini sedang mencari kelemahan dari makhluk monster itu ,
Pertarungan kembali berlanjut , walaupun monster itu dikeroyok oleh anggota tim Marru , namun sepertinya monster itu tidak memiliki satu kelemahan apapun ,
" Hiaatt " Suara cord dengan kekuatan penuh ia lancarkan kearah monster itu ,
Begitu juga dengan Barru dan Rais , mereka juga tidak mau kalah dengan cord , keduanya menyerang secara bersamaan , Marru yang menyusulkan serangannya , dirinya juga telah mengeluarkan kekuatan penuh ,
Tiga serangkai kekuatan dahsyat bertubi-tubi menghantam tubuh sang Monster , namun monster tersebut hanya meraung keras dan kembali menyerang mereka berempat , dengan kekuatan yang sangat besar sang monster telah membuat keempatnya terpental lumayan jauh ,
Marru mencoba berdiri sambil menahan rasa sakit , begitu juga dengan Rais ia sedikit kesulitan untuk bangun dari tempatnya , lain halnya dengan Cord ia sudah berdiri tegap dan mulai melakukan serangan kembali kepada makhluk tersebut ,
Barru yang melihat atraksi yang dibuat oleh Cord dapat ia sadari bahwa ia memanglah tangguh ,
Barru teringat kembali ke pada monster yang saat ini sedang bertarung dengannya ,
Apakah kekuatan monster itu sama seperti yang ia miliki , hal itu dapat ia perkirakan bahwa cord dan makhluk itu memiliki kekuatan yang setara ,
" Cord , … " teriakan Barru membuat Cord memalingkan wajahnya untuk melihat kearahnya ,
" Barru , ada apa " Cord menjawab panggilan dari Barru , namun dari arah Swie ia sudah dapat mendeteksi kelemahan dari Monster itu ,
__ADS_1
" Cord di bahu sebelah kiri ada semacam segel mirip dengan yang kamu miliki " kata Swie , Cord yang mendapatkan petunjuk dari Swie ia segera mencari tanda yang mirip seperti segel miliknya , Barru juga tidak ingin kalah dari Cord , ia segera menyerang monster tersebut , keduanya segera mencari tanda itu , cord dapat melihat tanda tersebut ,
" Barru aku melihatnya , kamu bisa mengalihkan nya " kata Cord kepada Barru ,
Barru pun menjawabnya sambil mengangguk kepalanya ,
" Baik , aku bisa " jawab Barru dengan demikian ia kembali menambahkan kekuatannya , serangkai serangan yang Barru lancar kepada monster tersebut , sedangkan cord sudah berhasil menyempurnakan kekuatannya , setelah Monster itu dapat dialihkan maka Cord akan menyerang dibagian tanda milik sang monster ,
Peluang telah terbuka dengan kekuatan penuh Cord menyerang monster tersebut ,
" Hiaatt "
" Baamm " suara benturan kekuatan terdengar , sejenak tubuh monster itu terpental ke arah samping begitu jauh , asap mengepul dari pecahan tanda dibahu sang Monster ,
Sejenak mereka semua terdiam sampai tubuh wanita itu terbangun , ia kembali mengerjapkan kedua bola matanya agar dapat menyesuaikan dengan sekelilingnya ,
Mata wanita itu tertuju pada Monster yang saat ini sedang berjuang untuk pulih kembali , dengan serta merta ia melompat ke arah sang Monster ,
Raungan sang Monster terdengar membahana ,
" Grauggkk " suara raungan dari sang Monster menahan rasa sakit yang sangat dahsyat ,
Ternyata wanita itu selain juga mengigit sang Monster ia juga menyedot energi yang dimiliki oleh monster itu ,
" Hai , apa yang kamu lakukan " Cord ingin menghentikan aksi wanita itu , namun gerakan dari wanita itu terlalu cepat , sehingga Cord tidak dapat menghentikan apa yang ingin dilakukan oleh wanita itu ,
Dengan senang ia melakukan aksinya ,
Semua terdiam seakan ingin membiarkan apapun yang dilakukan oleh wanita itu , walaupun mereka ingin melihat perubahan dari makhluk itu , namun belum selesai wanita itu dengan aksinya , tubuh sang Monster berubah menjadi seekor binatang buas , ternyata ia adalah peliharaan dari salah satu warga Kota H ,
" Aku pikir dia manusia seperti Cord , ternyata dia hanya seekor kadal " kata Swie yang baru menyadari tubuh dari monster itu ,
" Dia bukan kadal , tapi komodo " kata Cord memberitahukan kepada Swie nama dari makhluk itu ,
" Tapi kenapa seekor komodo berada didalam Hutan seperti ini , mustahil seorang memeliharanya " Barru merasa heran mengapa ada seekor komodo besar berkeliaran di Hutan seperti ini ,
" Mungkin dia keluar dari penangkaran , sebab tempat ini tidak jauh dari zoo Park " Rais yang mengetahui letak kondisi wilayah sekitarnya dari Harris memberitahukan kepada teman-temannya ,
" Mungkin saja , pantas jika ia berkeliaran di hutan seperti ini " kata Marru ,
Wanita itu masih dengan lahapnya menyantap tubuh monster tersebut , semua orang yang melihatnya sedikit bergidik , hanya saja wanita itu tidak sebahaya monster itu , andai iya mereka tidak akan tinggal diam untuk menyerang wanita tersebut ,
__ADS_1
Mereka membiarkan wanita itu melahap tubuh sang Monster , ia begitu menikmati sekali , terlebih lagi cahaya energi yang dimiliki monster itu keseluruhan telah masuk kedalam tubuh wanita itu .