Marru Pahlawan Dunia Lain

Marru Pahlawan Dunia Lain
episode 28


__ADS_3

Akhir dari perjalanan Marru yang panjang bersama Hellin juga teman-temannya ,


Pada saat ini swie merasa ada yang janggal , sesuatu yang sangat berbahaya sedang mengincar mereka ,


‘’ sena , bersiaplah untuk bersembunyi ‘’ suara teriakan Swie terdengar sangat keras , Sena yang ingin ikut mengecek sekelilingnya akhirnya mengurungkan diri , ia kembali kedalam badan mini bus , dengan segera Sena menghidupkan mesin , suasana masih sepi belum ada tanda apapun juga ,


Swei masih dalam posisi siaga , sedangkan Sena yang saat ini mengedarai mini bus segera mencari tempat persembunyian yang aman ,


‘’ kenapa seperti ini , padahal kami sudah membereskan semua ‘’ badan Swie yang di penuhi oleh energi masih mengeluarkan bercahaya , ia yakin dengan yang dirasakannya , sebab hawa jahat dari energi yang dimiliki monster itu sangat lekat dan kuat sekali ,


Di lain tempat .


Pada saat ini Marru dan yang lainnya sedang mencari tempat peristirahatan yang nyaman , mereka juga ingin menunggu kedatangan Cord yang saat ini sedang menyelidiki situasi kota ,


‘’ Rais , ayo kita adu permain ‘’ kedua pemuda itu sedang asik bermain , mereka ingin mengukur kemampuan dan besarnya energi yang mereka miliki , berbeda dengan maddu dan Garro yang saat ini sedang santai , disamping mereka ada makhluk bermutasi , Maddu memberinya nama Saind , Saind lebih mirip seperti Garro , ia cenderung santai tidak merespon apapun , namun Monster yang sudah bermutasi itu memiliki kesadaran penuh ,


Pada saat ini Barru dan Rais , keduanya terlibat pertarungan , saudara Barru masih teman Rais satu komunitas , sayangnya saudara Barru itu ikut terbawah oleh Blue Hole Raksasa ,


‘’ Rais , mungkin dulu aku akan kalah denganmu , tapi tidak sekarang ‘’ kata Barru yang langsung menyerang Rais ,


‘’Oh tentu , aku juga tidak ingin kalah denganmu ‘’ kedua kekuatan itu saling beradu , namun belum sempat kedua kekuatan itu bersentuhan , Marru sudah mencegah keduanya , sebab belum saatnya mereka berlatih atau mengadu kekuatan ,


‘’ Berhenti , simpan tenaga kalian , apakah tidak ada yang dapat merasakan energi yang berbahaya ini ‘’ seketika keduanya menghentikan tindakannya ,


keduanya nampak terdiam , sedangkan Maddu , Garro dan Saind sudah bersiap - siap dengan energi yang mereka miliki ,


‘’ Garro , waspada ‘’ Maddu memerintahkan Garro untuk mengeluarkan energi yang ia miliki, Saind pun tak mau berdiam diri ia kini sudah menumpukan kekuatannya pada tangan dan kakinya , sehinggah tampak kuku yang tajam dan runcing ,


‘’ Graukk ‘’ suara Garro dan saind bersaut -sautan ,


Rais dan Barru mulai menyadari kekuatan yang sangat Evil ,


" Barru " Rais menyebut nama Barru ,

__ADS_1


Barru hanya terdiam ia hanya memalingkan wajahnya kearah Rais ,


Kedua pemuda itu masih dalam posisi mengeluarkan kekuatan energinya,


Marru juga sudah bersiaga , ia sendiri yang lebih dulu merasakan Energi jahat tersebut , aura yang di timbulkannya seperti kekuatan membunuh yang sangat besar ,


Kita akan melihat keadaan Cord yang pada saat ini sedang berada di dalam gedung sekolahan , ia juga dapat merasakan energi yang cukup besar , namun Cord tidak dapat mendeteksi kekuatan yang sangat jahat , ia masih terus melalui ruangan yang menurutnya sangat mencurigakan ,


Cord memasuk ruangan tersebut , namun ia tidak menemukan apa yang dimaksudkan , tetap saja ruangan itu kosong ,


" masih tidak ada apa-apa " katanya sambil menutup kembali ruangan tersebut ,


Kembali ia menuju ruangan lainnya , entah mengapa dirinya mendapatkan bisikan jika ada makhluk yang sangat berbahaya , dan mungkin sangat kuat ,


Cord menemukan sebuah ruangan Rahasia ,


Ia mencoba membuka pintu tersebut , perlahan-lahan ia membuka tombol dari pintu , walaupun tombol itu tersembunyi namun dengan mudahnya Cord menemukan tombol tersebut ,


" Ckreekkk "suara pintu terbuka dengan sendirinya di saat tombol itu tersentuh tangan ,


Dari kejauhan , Sena , Langhe juga beberapa teman yang lainnya sedang menuju ke arah Swie yang pada saat ini tubuhnya masih memancarkan energi ,


" Swie " Sena berteriak memanggil nama Swie ,


Namun Swie memberikan aba-aba agar Sena dan yang lainnya jangan mendekat ,


Entah kekuatan apa yang dirasakan oleh Swie yang jelas kekuatan itu sama dengan yang dirasakan oleh Marru , Cord dan yang lainnya ,


Sumber kekuatan yang sangat mengerikan ,


Sepertinya energi itu bukanlah energi makhluk yang mereka jumpai kala mereka bertarung melawannya ,


" Aku merasa heran , side effeck ku merasakan energi itu , tapi sepersekian detik belum ada tanda-tanda kemunculan makhluk tersebut " Swie berbicara sendiri , suaranya itu ternyata terdengar oleh yang lainnya , mungkin hanya Sena yang mendengar ucapan Swie ,

__ADS_1


" Sebenarnya ada apa Swie , mengapa kamu begitu waspada sekali " Sena mencoba bertanya sambil mendekati Swie ,


" Aku merasakan adanya energi yang cukup besar dan sangat mengerikan " setelah itu Swie menceritakan pengalamannya selama menjalani alkemi di negara aries ,


Ia sudah banyak bertemu dengan makhluk yang sangat mengerikan , namun kekuatan makhluk itu tidak sebanding dengan kekuatan yang dimiliki makhluk yang saat ini ia rasakan ,


Jika dirinya tidak salah tebak ia adalah makhluk penghancur yang sangat dahsyat ,


Sejenak Sena tertegun mendengar cerita dari Swie , bahkan Langhe juga yang lainnya tanpa sadar ikut mendengarkan ,


" apa , apakah Bumi akan hancur " sepontan Langhe menyahuti ucapan Swie , tubuhnya hampir bergetar mendengar cerita dari Swie ,


" Entahlah , semoga saja itu tidak akan terjadi " jawab Swie lesu ,


Suasana tegang juga dirasakan oleh Marru dan yang lainnya , disaat ini Maddu terus mendeteksi sumber energi itu ,


" Marru , itu sangat berbahaya sekali , apakah kita akan mencarinya atau menunggu dia akan keluar " ucapan Maddu memecahkan keheningan ,


" Entahlah , bagaimana menurutmu Barru , Rais " Marru membutuhkan pendapat dari kedua rekannya itu ,


" Sebaiknya kita berkeliling menjadi dua kelompok , jika kita mengetahui keberadaannya , jangan langsung menyerang tapi kita akan berkumpul bersama-sama kita akan menyerang makhluk itu " Kata Barru , Marru setuju dengan pendapat Barru yang sepemikiran dengannya , ia sendiri merasa ragu sepertinya monster itu bukanlah makhluk biasa ,


" Baiklah aku dan Garro juga itu Saind akan bersamaku " kata Maddu sambil menunjuk ke arah Saind makhluk yang sudah bermutasi ,


" Yah sudah , aku , Barru dan Rais akan mencari di sebelah sana " begitu juga dengan Marru menunjuk ke arah lainnya ,


Setelah keduanya kelompok sepakat mereka segera menuju lokasi yang menjadi incarannya ,


Selesai


Sepertinya cerita Marru ini akan seru , tapi aku harus menyelesaikan sampai di sini , kemungkinan jika ada waktu aku akan melanjutkan ceritanya , jadi cerita Marru sudah sampai di sini saja ,


Akan ada cerita yang lainnya , sebab aku memiliki ide cerita misteri , namun belum aku tulis ,

__ADS_1


Masih ada cerita Marru dengan judul yang berbeda oke ,


Jangan lupa vote bye


__ADS_2