
Akhir dari perjalanan Marru yang panjang bersama Hellin juga teman-temannya ,
Pada saat ini swie merasa ada yang janggal , sesuatu yang sangat berbahaya sedang mengincar mereka ,
‘’ sena , bersiaplah untuk bersembunyi ‘’ suara teriakan Swie terdengar sangat keras , Sena yang ingin ikut mengecek sekelilingnya akhirnya mengurungkan diri , ia kembali kedalam badan mini bus , dengan segera Sena menghidupkan mesin , suasana masih sepi belum ada tanda apapun juga ,
Swei masih dalam posisi siaga , sedangkan Sena yang saat ini mengedarai mini bus segera mencari tempat persembunyian yang aman ,
‘’ kenapa seperti ini , padahal kami sudah membereskan semua ‘’ badan Swie yang di penuhi oleh energi masih mengeluarkan bercahaya , ia yakin dengan yang dirasakannya , sebab hawa jahat dari energi yang dimiliki monster itu sangat lekat dan kuat sekali ,
Di lain tempat .
Pada saat ini Marru dan yang lainnya sedang mencari tempat peristirahatan yang nyaman , mereka juga ingin menunggu kedatangan Cord yang saat ini sedang menyelidiki situasi kota ,
‘’ Rais , ayo kita adu permain ‘’ kedua pemuda itu sedang asik bermain , mereka ingin mengukur kemampuan dan besarnya energi yang mereka miliki , berbeda dengan maddu dan Garro yang saat ini sedang santai , disamping mereka ada makhluk bermutasi , Maddu memberinya nama Saind , Saind lebih mirip seperti Garro , ia cenderung santai tidak merespon apapun , namun Monster yang sudah bermutasi itu memiliki kesadaran penuh ,
Pada saat ini Barru dan Rais , keduanya terlibat pertarungan , saudara Barru masih teman Rais satu komunitas , sayangnya saudara Barru itu ikut terbawah oleh Blue Hole Raksasa ,
‘’ Rais , mungkin dulu aku akan kalah denganmu , tapi tidak sekarang ‘’ kata Barru yang langsung menyerang Rais ,
‘’Oh tentu , aku juga tidak ingin kalah denganmu ‘’ kedua kekuatan itu saling beradu , namun belum sempat kedua kekuatan itu bersentuhan , Marru sudah mencegah keduanya , sebab belum saatnya mereka berlatih atau mengadu kekuatan ,
‘’ Berhenti , simpan tenaga kalian , apakah tidak ada yang dapat merasakan energi yang berbahaya ini ‘’ seketika keduanya menghentikan tindakannya ,
keduanya nampak terdiam , sedangkan Maddu , Garro dan Saind sudah bersiap - siap dengan energi yang mereka miliki ,
‘’ Garro , waspada ‘’ Maddu memerintahkan Garro untuk mengeluarkan energi yang ia miliki, Saind pun tak mau berdiam diri ia kini sudah menumpukan kekuatannya pada tangan dan kakinya , sehinggah tampak kuku yang tajam dan runcing ,
‘’ Graukk ‘’ suara Garro dan saind bersaut -sautan ,
Rais dan Barru mulai menyadari kekuatan yang sangat Evil ,
" Barru " Rais menyebut nama Barru ,
__ADS_1
Barru hanya terdiam ia hanya memalingkan wajahnya kearah Rais ,
Kedua pemuda itu masih dalam posisi mengeluarkan kekuatan energinya,
Marru juga sudah bersiaga , ia sendiri yang lebih dulu merasakan Energi jahat tersebut , aura yang di timbulkannya seperti kekuatan membunuh yang sangat besar ,
Kita akan melihat keadaan Cord yang pada saat ini sedang berada di dalam gedung sekolahan , ia juga dapat merasakan energi yang cukup besar , namun Cord tidak dapat mendeteksi kekuatan yang sangat jahat , ia masih terus melalui ruangan yang menurutnya sangat mencurigakan ,
Cord memasuk ruangan tersebut , namun ia tidak menemukan apa yang dimaksudkan , tetap saja ruangan itu kosong ,
" masih tidak ada apa-apa " katanya sambil menutup kembali ruangan tersebut ,
Kembali ia menuju ruangan lainnya , entah mengapa dirinya mendapatkan bisikan jika ada makhluk yang sangat berbahaya , dan mungkin sangat kuat ,
Cord menemukan sebuah ruangan Rahasia ,
Ia mencoba membuka pintu tersebut , perlahan-lahan ia membuka tombol dari pintu , walaupun tombol itu tersembunyi namun dengan mudahnya Cord menemukan tombol tersebut ,
" Ckreekkk "suara pintu terbuka dengan sendirinya di saat tombol itu tersentuh tangan ,
Dari kejauhan , Sena , Langhe juga beberapa teman yang lainnya sedang menuju ke arah Swie yang pada saat ini tubuhnya masih memancarkan energi ,
" Swie " Sena berteriak memanggil nama Swie ,
Namun Swie memberikan aba-aba agar Sena dan yang lainnya jangan mendekat ,
Entah kekuatan apa yang dirasakan oleh Swie yang jelas kekuatan itu sama dengan yang dirasakan oleh Marru , Cord dan yang lainnya ,
Sumber kekuatan yang sangat mengerikan ,
Sepertinya energi itu bukanlah energi makhluk yang mereka jumpai kala mereka bertarung melawannya ,
" Aku merasa heran , side effeck ku merasakan energi itu , tapi sepersekian detik belum ada tanda-tanda kemunculan makhluk tersebut " Swie berbicara sendiri , suaranya itu ternyata terdengar oleh yang lainnya , mungkin hanya Sena yang mendengar ucapan Swie ,
__ADS_1
" Sebenarnya ada apa Swie , mengapa kamu begitu waspada sekali " Sena mencoba bertanya sambil mendekati Swie ,
" Aku merasakan adanya energi yang cukup besar dan sangat mengerikan " setelah itu Swie menceritakan pengalamannya selama menjalani alkemi di negara aries ,
Ia sudah banyak bertemu dengan makhluk yang sangat mengerikan , namun kekuatan makhluk itu tidak sebanding dengan kekuatan yang dimiliki makhluk yang saat ini ia rasakan ,
Jika dirinya tidak salah tebak ia adalah makhluk penghancur yang sangat dahsyat ,
Sejenak Sena tertegun mendengar cerita dari Swie , bahkan Langhe juga yang lainnya tanpa sadar ikut mendengarkan ,
" apa , apakah Bumi akan hancur " sepontan Langhe menyahuti ucapan Swie , tubuhnya hampir bergetar mendengar cerita dari Swie ,
" Entahlah , semoga saja itu tidak akan terjadi " jawab Swie lesu ,
Suasana tegang juga dirasakan oleh Marru dan yang lainnya , disaat ini Maddu terus mendeteksi sumber energi itu ,
" Marru , itu sangat berbahaya sekali , apakah kita akan mencarinya atau menunggu dia akan keluar " ucapan Maddu memecahkan keheningan ,
" Entahlah , bagaimana menurutmu Barru , Rais " Marru membutuhkan pendapat dari kedua rekannya itu ,
" Sebaiknya kita berkeliling menjadi dua kelompok , jika kita mengetahui keberadaannya , jangan langsung menyerang tapi kita akan berkumpul bersama-sama kita akan menyerang makhluk itu " Kata Barru , Marru setuju dengan pendapat Barru yang sepemikiran dengannya , ia sendiri merasa ragu sepertinya monster itu bukanlah makhluk biasa ,
" Baiklah aku dan Garro juga itu Saind akan bersamaku " kata Maddu sambil menunjuk ke arah Saind makhluk yang sudah bermutasi ,
" Yah sudah , aku , Barru dan Rais akan mencari di sebelah sana " begitu juga dengan Marru menunjuk ke arah lainnya ,
Setelah keduanya kelompok sepakat mereka segera menuju lokasi yang menjadi incarannya ,
Selesai
Sepertinya cerita Marru ini akan seru , tapi aku harus menyelesaikan sampai di sini , kemungkinan jika ada waktu aku akan melanjutkan ceritanya , jadi cerita Marru sudah sampai di sini saja ,
Akan ada cerita yang lainnya , sebab aku memiliki ide cerita misteri , namun belum aku tulis ,
__ADS_1
Masih ada cerita Marru dengan judul yang berbeda oke ,
Jangan lupa vote bye