Marru Pahlawan Dunia Lain

Marru Pahlawan Dunia Lain
episode 21


__ADS_3

Malam telah berganti pagi , sinar matahari yang berwarna keemasan itu telah menerangi bumi , Swie dan Barru telah menyelesaikan pembuatan senjata yang terbuat dari energi kristal bintang Sagitarius , saatnya mereka akan melanjutkan perjalanan , mereka akan meninggalkan kota Bloks,


" Apa kalian sudah bersiap-siap " Sena yang sudah lebih dulu telah duduk di depan kemudi Mini Bus ,


Kali ini tubuh Damin telah pulih dari penyesuaian energi bintang Aries , ia begitu ingin sekali membantu Marru dan teman-temannya dalam memerangi makhluk yang diciptakan oleh Planet lain itu ,


Namun saat ini Damin dilarang oleh Swie sendiri , sebab meskipun Damin sudah dapat menyesuaikan diri , tapi tidak menutup kemungkinan besar kristal itu tidak dapat melindunginya dari dampak yang diakibatkan oleh Monster atau pun Blue Hole Raksasa itu ,


" Yahhh … baiklah aku akan menunggu waktu yang tepat " kata Damin yang saat ini sedang meminta izin kepada Marru dan Swie ,


" Ini semua demi kebaikanmu Damin , jangan sia-siakan pengorbanan kami " kata Marru yang berharap agar Damin dapat memaklumi kondisinya pada saat ini ,


Setelah percakapan singkat itu mereka telah memasuki Badan Mini Bus ,


Kali ini Maddu dan Garro tidak ikut bersama mereka , sebab Maddu sedang menunggangi tubuh Garro , keduanya akan mengikuti mereka dari jarak tertentu , agar tidak menimbulkan kekawatiran ,


" Aku akan mengikuti mobil kalian , pergilah terlebih dahulu " kata Maddu kala itu ,


Mini Bus terus bergerak maju ,


Marru dan teman-temannya meneruskan perjalanan , mereka akan memulai petualangan baru mencari monster yang diakibatkan dampak Blue Hole Raksasa ,


Manusia yang terkena dampak tersebut akan mengalami perubahan fisik , tubuh mereka akan bermutasi menjadi monster yang ganas dan ingin memangsa apapun yang menjadi musuhnya , manusia yang tidak dapat ditarik masuk ke zona Blue Hole Raksasa mereka akan terinfeksi virus yang membuat gen mereka bermutasi ,


Marru dan teman-temannya mengetahui perubahan fisik tersebut sebab salah satu dari teman mereka yang bernama Damin telah diselamatkan oleh Pahlawan dari Dunia Lain yaitu Swie , ia seorang alkemia atau pencipta dari negara bintang Aries , bahkan dirinya adalah prajurit kepercayaan dari Helliana berlian putri dari negara bintang Aries ,


Sedangkan kekasih dari Helliana berlian berasal dari negara bintang Virgo Marrusa virgon nama pangeran yang berasal dari Bintang Virgo , ia sangat baik dan tampan sekaligus sangat jenius ,


Mereka telah dijodohkan dari usia keduanya masih kecil , atas persekutuan dari kedua negara tersebut , Helliana Berliana atau yang di panggil nama Hellin itu , dirinya sangat menyukai Marrusa virgon yang di panggil dengan nama Pangeran Marru , dari awal pertemuan mereka tidak saling kenal sampai akhirnya keduanya sangat akrab , terlebih lagi setelah keduanya mengetahui perjodohan yang dilakukan oleh kedua orang tuannya , Hellin dan Marru sangat bahagia sekali , mereka berdua berjanji akan selalu bersama selamanya ,


Kembali pada perjalanan tim Marru , dari arah belakang Mini Bus , sesekali terlihat sosok bayangan berkelebat , terkadang terlihat wujudnya ,


Bayangan tersebut terus mengikuti arah Mini Bus itu berlari , sedangkan Marru dan Pahlawan dari Dunia Lain merasakan aura energi yang dimiliki oleh Bayangan tersebut ,


Dari kaca bagian belakang , sesekali Marru dan yang lainnya memperhatikan bayangan tersebut ,


Namun terkadang mereka mengalihkan pandangannya kearah lain ,


Mini Bus terus bergerak semakin kencang , Bayangan yang mengikutinya juga semakin cepat mengikuti arah Mini Bus itu bergerak , terkadang Bayangan itu berlari dari arah samping yang terlindung oleh Pohon dan pinggiran Hutan ,


Hari telah berganti dengan malam , gelap telah menyelimuti seantero sekitarnya , penghuni yang berada didalam Mini Bus sebagian telah terlelap tidur , saat ini Langhe yang sedang memegang kemudi Mini Bus , sebab dirinya telah menggantikan Sena mengemudi Mini Bus tersebut , Sena dan teman-teman yang lainnya telah beristirahat , setelah cukup beristirahat ia akan menggantikan Langhe untuk memegang kemudi Mini Bus , pada saat ini yang masih belum tidur adalah Marru , Swie , cord dan Barru , tubuh fisik mereka telah menerima tempaan yang sangat berat disaat mereka sedang bertempur dan melawan musuh ,

__ADS_1


" Marru , apakah Maddu masih mengikuti kita " Cord yang saat ini sedang sesekali memperhatikan arah belakang Mini Bus bertanya kepada Marru yang juga sesekali memperhatikan arah belakang Mini Bus ,


" Sepertinya begitu , sebaiknya kita beristirahat sejenak " kata Marru memberikan saran kepada temannya yang saat ini masih terjaga ,


" Iya , itu ide tidak buruk " jawab Barru yang langsung berdiri menghampiri Langhe ,


Barru berjalan kearah Langhe yang saat ini berada didepan kemudi Mini Bus segera ia berbicara kepadanya ,


" Langhe , sebaiknya kita beristirahat disini , hentikan Mini Bus agar kamu juga dapat beristirahat , Marru juga ingin beristirahat " kata Barru yang akhirnya memberitahukan kepada Langhe bahwa Marru ingin mereka beristirahat terlebih dahulu sebelum memasuki kota berikutnya , jika mereka semua sudah cukup beristirahat maka mereka akan dapat melanjutkan perjalanan ,


" Yah sudah ayo kita beristirahat , apa perlu membuat tenda " Langhe memberi saran kepada Barru ,


" Tidak perlu , besok kita akan melanjutkan perjalanan , kita beristirahat di sini saja , tapi jika kamu ingin beristirahat diluar silahkan , kamu cari cara sendiri " kata Barru yang setelah itu berbalik kearah tempat duduknya , sedangkan Langhe langsung menghentikan gerak Mini Bus , ia telah mematikan mesin Mini Bus itu ,


Waktu terus bergulir , dari arah dalam semak belukar yang tinggi menjulang , Maddu dan Garro keluar dari rimbunan semak belukar dan anak pohon ,


" Kenapa mereka berhenti yah " Maddu berbicara seperti bergumam pada dirinya sendiri ,


" Mungkin Pangeran dari Bintang Virgo memerintahkan mereka agar beristirahat " Garro yang mendengar suara Maddu ia pun menjawabnya ,


" Mungkin saja " Maddu menyahuti singkat , sejenak suasana hening tidak ada satu patah kata yang terucap ,


Kita akan beralih menuju kota yang akan didatangi oleh Marru dan teman-temannya ,


Di sebuah gedung Mall yang terbesar di kota tersebut , di sebuah ruangan , terdapat beberapa anak muda dan dua orang suami istri yang sedang bersembunyi ,


Pada saat ini gedung itu di penuhi oleh makhluk yang sangat mengerikan , tubuh dan bentuknya sangat berbeda-beda , ada yang memiliki tubuh yang sangat besar sekaligus memiliki tanduk dan ekor bercabang ,


Ada yang sedikit kecil namun sangat gesit dan lincah , ia memiliki kuku dan taring yang panjang seperti gigi gergaji , tubuh yang penuh dengan bulu lebat serta Mata Merah yang menyala ,


Para pemuda dan sepasang suami istri itu sudah sangat putus asa , mereka sudah tidak memiliki harapan untuk diselamatkan , terlebih lagi diantara makhluk itu masih ada saudara , kerabat ataupun keluarga sendiri , hati mereka sudah sangat hancur karena kesedihan yang mendalam , bahkan air mata mereka telah mengering disebabkan rasa takut dan cemas ,


" Rai , aku takut " pada saat ini seorang gadis tengah mengeluh kepada kekasihnya , kekasihnya yang di panggil dengan sebutan Rai itu hanya terdiam tanpa menjawab ucapan dari wanita kekasihnya itu , sejenak suasana hening menegangkan , pemuda itu memeluk erat sang kekasih , berbeda dengan pasangan suami istri itu , ia memiliki anak yang masih batita , tak henti-hentinya ia memberikan susu pada anaknya tersebut , tubuhnya gemetaran menahan rasa lapar , sedangkan sang suami ia juga merasa takut akan situasi seperti ini ,


Lain halnya dengan ruangan yang lainnya , ruangan tersebut telah di penuhi dengan para monster liar yang berburu sesuatu , para monster itu memburu sesuatu yang tidak terlihat oleh manusia , namun mereka dapat melihatnya , ternyata itu adalah asap hitam tipis yang keluar dari paparan Blue Hole Raksasa , asap tersebutlah yang telah mengotaminasi tubuh Manusia menjadi monster ganas dan mengerikan , ternyata asap hitam tipis itu masih bertebaran didalam ruangan tersebut ,


Dan anehnya ternyata asap itu dapat membuat tubuh sang Monster lebih bermutasi menjadi kuat dan dapat memiliki energi ,


Sebagian dari beberapa monster itu sudah mendapatkan asap hitam yang memiliki energi tersebut ,


Mereka semua saling berkejaran untuk mendapatkan sumber energi dari Blue Hole Raksasa ,

__ADS_1


Sumber energi dari Blue Hole Raksasa itu dapat membuat tubuh manusia menjadi makhluk monster yang sangat mengerikan , dari tahap ketahap mereka berdegrenasi dan berubah-ubah ,


Kembali pada Marru yang saat ini bersantai , dirinya memiliki side effect telah aktif secara tiba-tiba , dari bola matanya memancarkan tubuh sepasang kekasih sedang menahan rasa takut yang teramat , bahkan dirinya sampai tidak ingin mengeluarkan air mata ataupun suara ,


Marru hampir terperanjat melihat pemandangan diluar ruang persembunyian dari kedua sepasang kekasih itu , Side effect Marru melihat begitu banyak sekali monster yang memiliki ukuran tubuh yang sangat besar berkeliaran mengejar asap hitam tipis yang memiliki energi jahat ,


" Gawat … kita harus menyelamatkan mereka semua " kata Marru yang serta merta mengucapkannya , Cord yang mendengar ucapan dari Marru ia pun ikut terkejut ,


" Ada apa yang mulia " Cord serta merta juga memberikan pertanyaan ,


" Ada seseorang yang membutuhkan pertolongan kita " jawab Marru yang ingin menjelaskan lebih detail kepada Cord yang saat ini sedang menemaninya ,


" Baiklah ayo , kita dan Maddu dapat mengatasinya " kata Cord yang sudah bangkit berdiri hendak menemui Maddu yang saat ini bersama Garro ,


" Tunggu Cord , oh tidak …. Mereka terlalu banyak sekali , apakah kita dapat membasmi mereka semua " kata Marru yang sudah mencegah tindakan Cord ,


" Memang apa yang sudah terjadi " Cord yang penasaran butuh penjelasan yang panjang dari Marru ,


" Cord , makhluk monster itu sangat banyak dan tubuh mereka jauh lebih besar dari tubuh makhluk yang kita temukan di kota Bloks dan Gen mereka telah bermutasi menjadi lebih ganas dan mengerikan , apakah kita dapat menang melawan para monster itu " kata Marru yang akhirnya menjelaskan kepada Cord tentang kondisi monster yang akan mereka hadapi ,


" Jadi yang mulia , apa yang mesti kita lakukan " cord berbalik bertanya kepada Marru ,


" Bangunkan semua yang akan bertarung , biar aku yang menemui Maddu " kata Marru , cord yang mendengar perintah dari Marru ia pun segera melakukannya ,


Marru segera bergegas keluar dari dalam Mini Bus , ia segera mencari keberadaan Maddu dan Garro ,


" Maddu , Garro … ini aku Marru , ada hal penting yang ingin aku sampaikan " kata Marru yang langsung mendapatkan sinyal dari Maddu , seketika Marru mendekati Maddu yang saat ini sedang rebahan diatas bulu halus milik Garro ,


" Ada apa yang mulia Pangeran dari bintang Virgo " kata Maddu yang mengunakan gaya formalitas nya ,


" Maddu , dalam kota itu ada banyak sekali monster yang berkeliaran , sepertinya mereka sedang menyerap energi yang ditinggalkan oleh Blue Hole Raksasa " Marru yang begitu cemas langsung saja menjelaskan kepada Maddu dan Garro , sebab Side effect miliknya telah memberitahukan kepadanya bahwa situasi semakin genting dan gawat , mereka harus melakukan pertolongan dengan cepat , namun keadaan yang mereka hadapi membuat Marru Ragu apakah dirinya dan teman-temannya dapat mengatasi para Monster tersebut


Terlebih lagi didalam Kota terdapat sepasang kekasih membutuhkan pertolongan , bukan hanya dia saja tapi masih ada beberapa orang lagi yang butuh diselamatkan , sedangkan jarak wilayah sekitarnya saat ini di penuhi oleh Monster yang sangat berbahaya ,


Maddu yang mendengar penjelasan dari Marru ia hanya tertegun , ia begitu serius sekali memerhatikan Marru yang sedang berbicara ,


Namun sejurus kemudian ia pun berkata ,


" Baiklah , ayo kita kesana menyelamatkan orang yang masih hidup itu , tapi mereka tidak boleh terkena paparan asap hitam itu , sebab itu adalah Gen yang dapat membuat manusia biasa bermutasi " kata Maddu yang memberitahukan kepada Marru tentang energi yang dimaksud oleh Maddu ,


Marru hanya menganggukkan kepalanya saja tanda bahwa dirinya faham maksud dari perkataan Maddu , pada saat ini Cord telah bersama dengan Barru , Swie , Rais dan Sena sedangkan Mini Bus didalam telah dijaga oleh Harris yang sudah memiliki senjata , Damin dan Langhe , mereka akan melindungi keselamatan teman-temannya yang saat ini berada didalam Bus

__ADS_1


__ADS_2