Melankolia

Melankolia
Bab 11


__ADS_3

"Sulit banget" Layla bergumam tangannya masih mengutak-ngatik laptop dihadapanya. "Apa maunya? Sepertinya orang ini tidak ada hubungannya dengan **** botak itu" Layla masih menatap laptopnya.


Drrt..Drrt..Drrt


Hpnya bergetar Layla membiarkannya kerna hanya notifications sahaja. Layla bangun dari tempat duduknya dia menyimpulkan semula rambutnya yang hampir berantakan. "Lapar banget mau masak apa ya?" Layla terus menuju ke dapur dan membuka almari mencari sesuatu yang bisa dimakan. "Hmm ngak mungkin aku harus makan mie instan aja..bosan" Layla menutup almari dapur nya dan terus bersiap-siap untuk keluar membeli barang - barang untuk dimasak. Layla terus keluar dan mengunci pintu rumah nya. Layla hanya berjalan kaki untuk membeli barang kerana untuk dirinya sahaja yang ingin makan kerna Layla tinggal sendirinan. Layla masuk kedalam dan mengambil barang - barang masak yang diperlukan. Layla terus membuat bayaran.


Dalam perjalanan pulang Layla membawa plastik - plastik berisikan sayur dan daging. Tiba - tiba Layla merasa ada orang yang mengikutinya dari belakang tentu saja Layla tidak tau siapa orang itu. Layla terus berjalan seperti biasa ia menganggap tidak ada orang dibelakangnya. Layla terus berjalan dan masuk ke jalan yang sunyi lalu Layla menjatuhkan salah satu plastik beg yang berada di tangan. "Aduh berantakan semuanya" ucap Layla.


"Mba ngak papa, biar aku bantuin ya" seorang pria berbadan tegap mendekatinya dan cuba membantu Layla.


"Iya mas" Layla hanya tersenyum melihat pria itu. Tiba - tiba Layla mendekap mulut pria itu dan mengeluarkan pisau dari punggungnya tentu saja Layla sentiasa berjaga - jaga dan membawa pisaunya kemana - mana dan tanpa babibu Layla terus menikam pria itu dari belakang.


Layla terus meninggalkan pria itu di tengah jalan. Ya pastilah Layla sudah menghilang jejaknya. Layla sangat bersih dalam melakukan kerja - kerja nya. Layla masuk kerumahnya dan terus mengunci pintu. "Apa mereka sedang mengintip aku? Apa mereka?" keringatnya bercucuran, Layla terus meletakkan barang - barang yang dibelinya di atas meja. Layla hanya meneruskan aktivitas memasaknya. Layla menyimpulkan rambutnya dan terus membersihkan sayur-sayuran yang dibelinya. Layla memotong sayur - sayuran itu dengan sangat hati - hati dan terus menghidupkan komper dan terus memasukkan bumbu sembari memasukkan sayur yang telah dipotong sedikit demi sedikit. Setelah selesai Layla menghidangkan makanannya dan terus makan kerana kelaparan. "Siapa mereka? Emangnya mereka mau apa sama aku?" Layla bergumam sendirian.


************************************

__ADS_1


Di J Corporation


"Kenapa mereka diberhentikan?" seorang pria yang duduk sedang menatap tajam kearah seorang wanita yang sedang menunduk. Pria itu adalah Jack MacGyver CEO J Corporation.


"Maafkan saya pak saya juga ngak tau tapi katanya mereka diberhenti kan kerana dapat mesej dari HR bahawa mereka telah diberhentikan" wanita itu menjawab dengan terbata - bata.


"Bodoh sekali kau Kaitlyn, kenapa hal seperti ini aja kamu bisa terlepas pandang? Apa wang yang aku berikan selama ini tidak cukup untuk kamu bekerja dengan baik Ha?" Jack memarahi Kaitlyn dengan nada yang tinggi sehingga Alvin juga bisa mendengarnya dari luar. "Apa hal sepele seperti ini aku juga yang harus turun tangan?" Jack memarahi lagi Kaitlyn. Kaitlyn hanya terus berdiam diri dia tidak berani melawan boss nya itu walaupun dia sangat suka dengan Jack dan menyimpan perasaan pada Jack. Tentu saja Jack tidak tahu soal ini yang dia tahu cuma kerja, kerja dan kerja. "Sudahlah kamu boleh keluar, panggil Alvin masuk aku mau bicara sama dia" Jack tetap dengan wajah dinginnya.


"Baik pak" Kaitlyn terus keluar dan menyuruh Alvin masuk ke ruangan Jack. Setelah itu Kaitlyn terus berlari ke toilet. Kaitlyn terus menangis kerna dimarahi Jack. "Ngak papa suatu saat nanti kamu bakalan melutut dihadapan ku dan merayu padaku" Kaitlyn bergumam sendirian di dalam toilet sembari mengambil tisu dan mengelap air matanya dan keluar dari tempat itu.


"Ada apa bos?" Alvin masuk dan menunduk hormat pada bosnya itu.


"Jadi gimana dengan Kaitlyn bos?" Alvin yang semakin penasaran dengan bosnya itu yang ngak bisa ditebak.


"Biarin aja, dia akan terus bekerja disini, aku ngerasa ada sesuatu yang berlaku di perusahan sejak kebelakangan ini, jadi kau harus mencari mata - mata yang cocok untuk membantu aku dan sentiasa dekat sama Kaitlyn" Alvin mendengarnya hanya mengiyakan aja.

__ADS_1


***************************************


Di Mansion Elliot


"Apa dibunuh, gimana bisa dibunuh?" Elliot penasaran kerana mata - matanya dibunuh tanpa meninggalkan jejak.


"Ya tuan" Michael menjawab nya dengan nada ketakutan. Bisa - bisa aja dia dimarahin tuannya kerna terlalu bodoh.


"Ok ngak papa, setelah ini kamu kerahkan anak buahmu untuk mematai gadis itu dari jarak jauh" Elliot terus memutuskan panggilannya. "Hmmm, sepertinya dia bukan gadis biasa" gumam Elliot sembari tersenyum melihat fotonya bersama Luna Aliyeva. "Seperti apa ya anak kita itu?" Elliot mengambil foto itu dan mengusap wajah Luna dalam foto itu.


Apa kalian penasaran kapan Layla sama Jack bakal bertemu?


Jangan lupa like, vote and share😘


Masih memerlukan dukungan kalian

__ADS_1


Maaf kerana telat updatenya tugasan kuliah yang menimbun 😭


Happy reading ya guysπŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ€—πŸ€—


__ADS_2