Membenci Cinta

Membenci Cinta
Ku Tunggu Sadarmu...


__ADS_3

Aku membutuhkan dirimu lebih dari yang lain. Aku bahkan iri dengan mereka yang memiliki kesempatan untuk dewasa bersamamu.


Tuhan tidak adil! Aku disiksa mati-matian namun masih belum sebanding dengan yang lain, sedangkan mereka terus mengatakan bahwa aku tidak layak dengan perjuangan yang selama ini aku lakukan.


Hha dunia ini lucu. Semua meremehkan aku tapi jika membutuhkan bantuan orang pertama yang terlintas dalam pikirannya adalah aku.


Aku terlalu baik pada orang lain namun aku kejam pada diri sendiri hingga tangisanku dikatai lebay, cari sensasi dan bahkan tak jarang menyulut rasa iri dari hati para pendengki.


Dikatai sebagai aktris yang harusnya mendapatkan penghargaan OSCAR tapi mereka bahkan tak tau akan derita dan siksa yang aku terima bahkan membuat mereka mengatakan bahwa semua yang aku lakukan adalah sebuah drama pementasan seni disebuah teater bernuansa kesedihan dengan aktor atau pemeran utamanya adalah diriku sendiri.


Sungguh ironis bahwa semua yang diriku lakukan hanya dianggap sebuah permainan belaka...

__ADS_1


Aku bahkan mulai tidak memperdulikan orang yang berada disekitar ku hanya karena tak ingin kecewa oleh penilaian mereka terhadap diriku.


Aku sudah jelas melarikan diri dari semua kejadian buruk yang menjadikan diriku sendiri menderita, namun adakah pilihan yang bisa ku jalani selain melarikan diri dan menjalani semuanya seolah tak pernah ada hal yang terjadi?


Aku akui bahwa aku tidak sanggup jika harus menghadapinya seorang diri.


Tanpa teman, saudara ataupun keluarga yang bisa ku percaya.


Aku terpuruk dalam keadaan yang sangat buruk kala mengingat bahwa semua yang terjadi karena terlalu sering merasa tersakiti entah karena dikhianati ataupun didustai, namun sampai saat ini hati dan diri ini belum siap untuk membuka lagi.


^^^*Air mata ini telah mengalir lebih deras dari pada air sungai, hati ini pun telah hancur berkeping-keping seperti gelas kaca yang tak sengaja terjatuh dari atas meja dan menyentuh dinginnya lantai yang bahkan dinginnya hampir sama dengan sikapmu yang akan menghangat kala kau membutuhkan bantuan dariku.^^^

__ADS_1


Terimakasih aku ucapkan dari hatiku karena luka yang kau berikan membuat aku sadar bahwa aku tak memiliki siapapun untuk bersandar kala aku mengganggap Tuhan berlaku tidak adil padaku* *dan maaf kala pelayanan diriku untukmu tidak sebanding dengan pelayanan yang biasa kau dapatkan dari mereka yang meninggalkan dirimu padaku dikala kau dalam penderitaan yang amat menyakitkan bahkan tanpa menoleh dan memikirkan bagaimana dengan perasaanmu itu.


Aku terkagum padamu orang yang mau saja dimanfaatkan oleh orang lain tapi aku lebih iba pada diriku sendiri karena aku juga sama seperti dirimu*.


Kau dimanfaatkan oleh dia tanpa kau ketahui namun aku tau bahwa aku dimanfaatkan olehmu namun dengan sukarela aku membantu dirimu tanpa meminta imbalan ataupun syarat yang lainnya.


Aku bodoh atau terlalu baik hati aku pun tak mengerti namun yang terlintas dalam benakku adalah rasa kasihan melihatmu dan tak tega membiarkan dirimu menjadi gelandangan diluar sana, lalu aku berharap suatu saat kau akan berubah dan menjadi lebih baik tapi harapan hanyalah harapan saja bukan kenyataan yang ku harapkan.


Kau tetap dirimu yang dulu bahkan masih tidak sadar akan hadirnya diriku, sedangkan aku adalah aku yang tetap membantumu dan selalu berada disisimu saat kau sedang berada dalam kesulitan.


*Tapi sepertinya sudah waktunya untuk aku melepasmu agar kau tau dan sadar bahwa aku telah berjalan menjauh dan meninggalkan dirimu untuk kebaikanmu sendiri meski kau yang masih belum sadar mengatakan bahwa aku egois karena meninggalkan dirimu dalam keadaan tak berdaya sendirian tanpa tempat tujuan namun jika terus seperti itu kau tak akan tumbuh menjadi lebih baik, dewasa dan berpikiran terbuka.

__ADS_1


^^^^^^Selamat tinggal,^^^^^^


^^^Sks*...^^^


__ADS_2