
Sudah lama sejak terakhir kali aku menulis tentang kita yang pernah bersama namun akhirnya terpisah karena perbedaan pendapat. Tak bisa dipungkiri bahwa semua itu memang benar terjadi dan memang benar-benar nyata.
Aku pernah mencintai seseorang dengan setulus hati namun aku juga dilukai dengan sangat dalam hingga membekas di lubuk hati sampai akhirnya menjadikan aku sebagai pribadi yang pendendam dan memiliki keinginan untuk membunuh segala sesuatu yang menyakiti ku.
Mungkin memang aku egois namun tidak ada yang salah dari diriku sebelum mengenalmu. Yang salah adalah dirimu yang hadir lalu memberikan sebuah luka padaku.
Mungkin karena aku terlalu berharap padamu hingga membuat diriku sendiri berantakan namun aku tak salah karena kau juga yang sudah memberikan sebuah harapan padaku.
Aku tak ingin disalahkan karena memang benar aku tak pernah salah yang salah adalah kau yang memberikan harapan kepada orang yang berharap biarlah kau anggap aku egois atau apapun tapi aku sebenarnya tak seperti itu sebelum ada kau dalam hidupku.
__ADS_1
Aku adalah diriku yang sebenarnya sebelum rasa sakit yang datang menerpa diriku, aku dikecewakan oleh harapan yang telah kau berikan.
Sebenarnya aku tak ingin seperti ini namun apalah dayaku, aku sudah benar-benar kecewa rasa sakit yang muncul karena kesalahanmu kepadaku membuat aku hancur sejadi-jadinya.
Aku tak ingin terlalu berharap atau berpikir lebih namun seperti inilah yang terjadi, aku dikecewakan oleh penantian yang kulakukan untukmu.
Kau pergi begitu saja tanpa memikirkan aku dan juga perasaanku.
Aku perlu penjelasan namun sayang kau tak pernah mau menjelaskan
__ADS_1
Itulah yang membuat semuanya renggang. Entah aku yang egois atau memang dirimu yang malas untuk menjelaskannya padaku.
Sejujurnya jika waktu itu kau masih mau menjelaskan aku akan mencoba mengerti perasaanmu tapi sampai pada waktunya aku merasa lelah karena penantian yang ku tunggu-tunggu dan aku memilih untuk melepaskanmu lalu membiarkanmu bahagia bersamanya.
Iya mungkin itu menyakitkan di awal namun aku percaya pada akhirnya aku akan menemukan bahagiaku tanpa mu, jadi maaf jika suatu hari nanti kalau berbalik kepadaku melihat aku sudah tak ada lagi di belakangmu.
Karena aku telah lelah menunggu dan menantikan penjelasan darimu meski sekarang kau datang untuk menjelaskan semuanya namun kurasa itu telah terlambat,.
Ya tak ada lagi kesempatan untukku dan kau untuk kembali bersama karena aku sudah bahagia dengan dia yang mungkin pada awalnya aku tak terbisa dengan hadirnya tapi aku berusaha sambil menerima dirinya karena aku tahu menunggumu tidak akan menghasilkan bahagia namun rasa sakit yang akan kuterima.
__ADS_1
Selamat jalan dan semoga bahagia dengan dia pilihanmu maaf jika sebelumnya aku terlalu berharap padamu tapi aku tak pernah salah di sini karena dari awal kau yang pergi bukan aku yang meninggalkan bahkan kau pergi begitu saja tanpa memberikan suatu alasan yang jelas dan jika kau datang lagi beralaskan ingin menjelaskan kesalahpahaman yang terjadi mungkin aku hanya bisa mendengarkanmu tapi tidak bisa untuk menerima kembali dirimu dalam hidupku seperti sebelumnya karena sudah cukup rasa sakit yang kau berikan membuat aku merasakan bahwa sebenarnya aku tidak benar-benar dibutuhkan olehmu namun aku yang egois yang memaksakan semua itu ya meski aku tahu aku tak pernah salah karena kesalahan sebenarnya bukan hanya aku saja tapi kau dan aku.