Mencintai Pangeran Ganteng Dimensi Lain

Mencintai Pangeran Ganteng Dimensi Lain
Episode 19


__ADS_3

Tanpa berpikir panjang Kevin membuka koper itu dan tiba-tiba wajahnya berubah menjadi terkejut melihat apa yang ada di dalam koper itu.




Isi dalam koper tersebut sebuah uang da EMS batangan yang begitu banyak, Kevin langsung berlari menutup pintu kamarnya agar tidak terlihat oleh siapapun. Tiba-tiba suara ketukan pintu terdengar.


Tok...tokk...tokkk


"Kevin ini aku Miya" terdengar suara Miya dari luar


"Tunggu" jawab Kevin dengan cepatnya membuka pintu kamarnya


"Ayoo, masuk" tanya Kevin


"Begini kapan kita akan memulai memulihkan ingatanku" jelas Miya


"Ohh, kalau kamu mau hari ini juga bisa" jawab Kevin


"Kita melakukannya dari mana" ucap Kevin


"Tunggu disini yah, aku mau bawa koper dulu" Jawab Kevin


Miya yang merasa heran sebab ia cuman mau memulihkan ingatannya, tetapi Kevin mengambil koper yang begitu berat. Setelah mengambil koper Miya dan Kevin pergi menuju sebuah tempat.


"Kevin koper ini mau diapakan, kita mau menginap yah, atau ada yang lain gitu" heran Miya


"Oiya, hampir lupa boleh pinjam uangmu kan" tanya Kevin memandangi Miya


"Boleh kok" jawab Miya


"Yaudah kita berangkat yuk" ucap Kevin dengan menarik satu koper sedangkan koper yang lain dibawa oleh Miya


Kevin dan Miya yang mengendarai taxi untuk ke Bank, ia bermaksud membuat sebuah kartu black card dan menyimpang uangnya di bank. "Dia kenapa sih bawa koper ke sini" gumam Miya


"Miya ayoo turun, kita sudah sampai" ucap Kevin membuyarkan lamunan Miya


"Ohh, maaf, memangnya kita mau ngapain disini" tanya Miya yang masih heran


"Ikuti aku saja, sini" jawab Kevin


Sesampainya didalam bank semua orang hanya memerhatikan mereka berdua yang sedang membawa dua buah koper yang begitu besar.


"Permisi ada yang bisa saya bantu" tanya pegawai bank


"Begini mba, saya mau menemui Direktur Bank ini dan saya mau di tempat yang aman" jawab Kevin, sedangkan Miya hanya heran dengan tingkah laku Kevin,"Ini orang kenapa sih, mau-maunya aku minta tolong sama dia" gumam Miya sambil menggaruk kepalanya

__ADS_1


"Miya ayoo" ucap Kevin


"Ohh, oke oke" jawab Miya


Sesampainya diruang direktur ditemani dengan dua satpam sebab mereka curiga kalau Kevin akan melakukan kejahatan disana.


"Saya mau buat tabungan" ucap Kevin


"Bapak mau buat tabungan yang bagaimana, karena disini memiliki banyak pilihan" jawab direktur bank


"Tapi kalau saya simpan uang saya disini apa aman atau tidak" ucap Kevin


"Alhamdulillah disini amanah pak, memangnya kenapa bapak mau buat tabungan di tempat sepi kenapa bukan diluar saja" Tanya pegawai bank yang heran


"Saya mau buatnya ditempat yang aman, karena diluar banyak orang, yaudah saya mau pilih tabungan yang paling terbaik disini" jelas Kevin


"Baiklah, kalau begitu silahkan isi administrasinya dulu" Jawab direktur bank


"Astaga gue lupa kan gue belum buat KTP disini" gumam Kevin


"Begini pak kalau kita mau urus KTP disini dimana yah" ucap Kevin


"Ada diseberang sana tuan"jawab direktur bank dengan herannya


"Miya kamu disini dulu yah, tunggu aku mau buat KTP dulu dan jangan kemana-mana, ingat" perintah Kevin


"Pak jaga istri ku disini yah, jangan sampai dia terluka dan jangan membuka koper ini" perintah Kevin


"Baiklah pak" jawab direktur bank dan satpam


Lama berbincang Kevin berlari menuju ke kantor pembuatan KTP beserta SIM untuk melengkapi semua berkasnya tinggal di Seoul, disini dia akan memulai hidupnya yang baru, sedangkan di Kantor Bank semua orang sudah khawatir sebab Kevin belum kunjung datang.


"Mba, maaf suami anda kapan datang yah" tanya pegawai bank


"Astaga Kevin gara-gara kamu mereka mengira kita sudah beneran nikah" gumam Miya


"Sebentar lagi pak, sabar ya" jawab Miya dengan kesal


Beberapa jam kemudian Kevin akhirnya datang dan menyelesaikan semua administrasi untuk membuat black card yang akan dipakainya.


"Baik pak, anda harus memasukkan uang walaupun sedikit" ucap direktur bank


"Oiya hampir lupa ini black card yang paling bagus kan" jawab Kevin


"Iya, pak ini sudah yang terbaik" ucap direktur bank walaupun sedikit tidak percaya


Setelah menyelesaikan semua administrasi Kevin membuka satu persatu kopernya dan semua terkejut melihat uang yang begitu banyaknya dan emas batangan yang begitu banyaknya, Miya juga sangat terkejut melihat isi koper itu.

__ADS_1


"Astaga" ucap semua orang


"Bagaimana sudah selesai kah" tanya Kevin


"A..apa tuan, maaf saya akan menyelesaikannya disini" jawab pegawai bank dengan mengambil semua peralatan penghitung uang


Walaupun semua orang terkejut melihat kejadian itu, membuat semuanya terkesima melihat kekayaan Kevin yang begitu banyaknya, pegawai Bank juga menyuruh Kevin untuk membuat 3 black card, sebab uang dan emas batangan itu tidak cukup dengan hanya 1 black card.


Setelah lama menunggu akhirnya kartu Black Card Kevin telah selesai dibuat. Miya hanya bisa terkejut melihat kejadian itu dan bertanya-tanya darimana Kevin mendapatkan uang dan emas yang begitu banyaknya.



Setelah selesai membuat Black Card Kevin dan Miya melanjutkan perjalanannya sedangkan Miya yang masih larut dalam kejadian tadi.


"Ehh, jangan melamun terus, masih banyak yang mau ku urus" ucap Kevin dengan lantang membuat Miya terkejut


"Ohh, maaf, tapi aku mau tanya dari mana semua uang dan emas itu" tanya Miya


"Hmm, ayahku yang memberikannya saat kita ke sini, mungkin kamu tidak mengingatnya" jawab Kevin


Mendengar perkataan Kevin terlintas dibenaknya membuat kepala Miya menjadi sakit dan Kevin hanya bisa merasa tidak berdaya melihat Miya yang begitu sakit kalau mengingat masa lalu bersama Kevin.


"Miyaa, kamu tidak apa-apa kan" ucap Kevin


"Hmm, tidak apa-apa Kevin, cuman perlahan ingatanku mulai kembali walaupun itu hanya samar-samar" jelas Miya


"Beneran, semoga ingatanmu bisa pulih yah, yaudah besok kita lanjutkan lagi" ucap Kevin yang sudah merasa kasihan


"Tidak ihh, lanjutkan saja" jawab Miya


"Tidak Miya, itu ada taxi" ucap Kevin


Akhirnya Kevin memutuskan untuk melanjutkan besok menyelesaikan semua keperluannya di Seoul, saat sampai Miko yang sudah menunggu Miya dirumah hanya bisa merasa kesal sebab Miko tidak suka kalau Miya jalan dengan Kevin.


"Dari mana saja kamu" Tanya Miko


"Dari jalan-jalan" sambung Kevin dengan ketusnya lalu pergi ke kamarnya


Sedangkan Miya juga mengikuti Kevin untuk masuk ke kamarnya juga, Miko yang hanya memandangi Miya dan Kevin dengan muka kekesalan


"Kalau di biarkan begini semuanya akan jadi kacau, apalagi kalau Miya sudah mengingat laki-laki itu" gumam Miko


Tanpa dia sadari seseorang yang memerhatikan tingkah laku Miko yang membuatnya begitu semakin curiga, ia hanya bisa diam dan menunggu waktu yang tepat untuk memberitahukan lagi ke Kevin atas semua yang akan dilakukan Miko terhadap mereka.


Malam yang begitu cepat berlalu setelah makan malam semua orang kembali ke kamar masing-masing, Miko yang sedang memikirkan bagaimana caranya agar Kevin pergi daru rumahnya, Dito yang memikirkan cara agar Kevin percaya apa yang sedang dia curigai tentang Miko, sedangkan Kevin membuat list untuk keperluannya nanti di Seoul dan sesuai dengan masa depan ia akan membuat sebuah perusahaan di Seoul.


Dan paling penting ia akan terus berusaha untuk membuat Miya kembali mengingat dirinya. Memikirkan semuanya membuat Kevin larut dan tertidur dengan nyenyak. begitu pun dengan Dito dan Miya, Miko yang pergi diam-diam tidak tau apa yang sedang ia rencanakan.

__ADS_1


"Semoga kalian suka dan maaf kalau memiliki kesalahan dalam karyaku ini dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan cara like, komen dan vote ya😁🙏🙏"


__ADS_2