
Miko di kota Seoul sedang berusaha mencari sahabatnya itu sebab ia menyuruh anak buahnya untuk mencari Miya kemanapun ia berada, tetapi dalam pikirannya ia hanya terus memikirkan kalau sahabatnya itu pergi ke hutan terlarang tersebut sebab akhir-akhir ini Miya selalu menanyakan semua tentang hutan terlarang itu
"Apakah Miya pergi ke hutan itu ya"ucap Miko dalam hatinya
Setelah memikirkan semua cara untuk menemukan Miya ia memutuskan untuk pergi ke hutan terlarang itu dengan sendirinya ia juga berpamitan terlebih dahulu ke orang tuanya dengan alasan ia akan pergi keluar negeri supaya orang tuanya mengizinkan Miko untuk keluar
Miko yang telah mendapatkan izin dari ayahnya iya bergegas untuk mencari Miya di hutan terlarang itu, ia memanggil nama Miya tetapi Miya tidak kunjung datang ia dengan tekadnya sudah mencari Miya kemana-mana tetapi tidak ada juga, tanpa ia sadari terdapat lah sebuah cahaya yang bersinar terang dengan penasarannya Miko dengan cepat pergi ke arah cahaya itu
"Cahaya apa itu" ucap Miko sambil mendekati arah cahaya itu
"Apakah Miya sedang pergi ke sana ya"
Miko yang telah berada di dekat cahaya itu tiba-tiba cahaya yang tadinya terang menghilang begitu saja entah bagaimana itu terjadi tetapi Miko yang panik bukan main, Miko yang merasa ketakutan memutuskan untuk kembali ke hotel tempat ia menginap terlebih dahulu sebab jika dia kembali ke rumahnya pasti ayahnya akan heran. Sampainya di hotel cahaya itu kembali lagi dipikirannya ia terus-menerus memikirkan cahaya yang menghilang begitu saja tepat didepan matanya
"Apa Miya melewati cahaya itu ya, tapi kenapa pas aku mendekat cahaya itu kenapa menghilang"ujar Miko
Lama memikirkan semua cahaya itu ia memutuskan untuk memanjakan dirinya terlebih dahulu sebab ia beberapa hari ini telah sangat lelah mencari Miya tak pernah muncul, setelah membersihkan dirinya ia kembali ke kasurnya yang sangat empuk untuk tidur malam. "Miya kamu kemana, aku sangat kangen sama kamu, kenapa aku begitu bodoh sekali tidak pernah mengatakan cintaku ini kepadamu"ucap Miko sambil meneteskan air matanya
Sejak Miya pergi semua telah berubah terutama panti jompo yang sering mereka datangi, orang tua disana terus-menerus mencari dan menanyakan keberadaan Miya dimana, lebih-lebihnya lagi panti jompo itu sedang mengalami kesusahan ada perusahaan yang ingin menghancurkan panti itu dan digantikan dengan mall
Kerajaan Atlantis
Didunia Atlantis yang sudah pagi hari dengan seperti biasanya ia hanya bisa bangun tidur, mandi setelah itu ia sarapan, sebab disana ia tidak bisa mengerjakan sesuatu karena larangan Raja Nicole, Miya yang asik duduk sambil memandangi bunga-bunga yang bermekaran diam-diam Kevin memperhatikan Miya yang begitu cantik dan anggun sejak Miya tinggal di istana itu sifat Kevin yang tadinya dingin bisa berubah menjadi hangat ia telah menyadari kalau dia mencintai Miya, tetapi dia tidak bisa mengatakan perasaannya itu sebab ia masih malu dan memiliki ego yang tinggi
Kevin berjalan menuju ke arah Miya dan duduk didekat Miya yang asik memandangi bunga-bunga di taman
"Ehh, Kevin udah bangun"ucap Miya
"Hmm, kamu sejak kapan disini"tanya Kevin
"Kayaknya sih sudah sejam"jawab Miya sambil senyum
Kevin yang melihat senyuman Miya membuat Kevin menjadi tambah jatuh cinta dan membuatnya terpesona dengan kecantikan Miya
"Ada yang salah denganku"ucap Miya yang memperhatikan Kevin yang melamun
"Tidak apa-apa" jawab Kevin
__ADS_1
"Yaudah ayoo masuk, jangan terlalu lama diluar nanti kamu sakit" ucap Kevin
"Sejak kapan dia peduli denganku ya, kan dia pria harimau 🐯" ucap Miya dalam hatinya. "siap pak saya akan masuk" jawab Miya dengan senyuman
Akhirnya mereka berdua masuk dalam istana, Miya yang pergi keruang tv untuk menonton sedangkan Kevin ikutan nonton tv juga sebab ia sangat penasaran bagaimana ekspresi wajah Miya yang sedang asik menonton
Miya yang asik menonton tidak memperdulikan keberadaan Kevin yang sedang menatapnya dari tadi."Ada apa dengannya ya, kenapa dia menatapku terus, kenapa sifatnya bisa berubah seperti ini ya" ucap Miya sambil penasaran
Miya yang sudah risih dengan keberadaan Kevin ia memutuskan untuk kembali ke kamarnya, sedangkan Kevin yang heran kenapa dia berhenti untuk menonton tv sebab ia masih pingin melihat Miya yang begitu cantik dan anggun
"hee, kenapa kamu berhenti menonton", ucap Kevin
"Aku mau tidur siang, aku ngantuk" jawab Miya sambil berjalan menuju kamarnya
Kevin yang melihat Miya ke kamarnya ia juga memutuskan untuk kembali ke ruang kerjanya untuk menyelesaikan semua pekerjaannya. Bimo yang tiba-tiba datang dan memberitahukan kepada Kevin kalau musuhnya sekarang sudah bergerak untuk menghancurkan Istana Atlantis
"Permisi Kevin, saya ingin beritahu kalau musuh kita sudah mulai bergerak untuk menghancurkan Istana Atlantis" ucap Bimo
"Biarkan mereka bergerak dulu kita akan cari tau siapa musuh kita yang ingin menghancurkan Istana Atlantis"jelas Kevin
"Baik, Kevin kalau begitu saya permisi dulu" ucap Bimo sambil melangkahkan kakinya tetapi sekejap ia dicegah oleh Kevin
"Ada apa Kevin" tanya Bimo
"Begini saya mau tanya bagaimana caranya kita mau ungkapkan cinta ke orang yang kita sayang sih" ucap Kevin sambil menahan malu
Bimo yang mendengarnya langsung terkejut sebab Kevin sedang jatuh cinta pertama kalinya, sekejap ia mengingat Miya. "Kalau saya sih biasanya mengajak wanita itu ke tempat yang spesial dan disana kita bisa mengatakan perasaan kita" jelas Bimo
"Ohh, gitu ya" jawab Kevin
"Memang kamu jatuh cinta sama siapa" ucap Bimo dengan penasarannya
"Hmm, Miya lah sama siapa lagi kalau bukan dia" jawab Kevin dengan lantang
Miya yang sedang membawa teh untuk Kevin dan Bimo
Tok..Tok...suara ketukan pintu
__ADS_1
"Masuk"ucap Kevin
Miya membuka pintu dan seketika ia terkejut melihat Bimo yang sedang berdiri di samping Kevin, sedangkan Bimo juga sangat terkejut dengan kedatangan Miya sebab baru pertama kali ia melihat Miya di istana itu
"Bimoo"ucap Miya
"Astaga Miya, apakah itu kamu" ucap Bimo
"Iya Bimo aku disini, aku Miya sahabatmu" jawab Miya
Sedangkan Kevin yang mendengarnya langsung terkejut sebab cuman dia yang tau asal Miya, tetapi tanpa ia ketahui Bimo juga tau Miya
"Astaga Bimo kami tau itu kamu sudah tiada, tetapi kenapa kamu disini, jangan-jangan kamu masuk melewati portal itu juga" ucap Miya dengan terkejut
"Iya iya Miya, aku masuk melewati portal itu tapi kenapa kamu ada disini, kenapa" jawab Bimo
"Aku melewati portal itu juga Bimo, aku terjebak di dunia ini, ayoo kita pulang, aku sudah kangen dengan dunia kita" ucap Miya
"Itu mustahil Miya, kita tidak bisa kembali lagi" jelas Bimo
"Tidak Bimo, kita bisa kembali kalau malam purnama sebab portal itu akan terbuka kembali kalau saat bulan purnama Bim" ucap Miya
"Apaa, tapi itu masih lama, tapi tidak apa-apa yang penting kita akan bisa kembali lagi"jawab Bimo
Kevin yang hanya mendengar percakapan Miya dan Bimo hanya bisa terheran dan sedikit sedih sebab Miya akan kembali ke dunianya kalau bulan purnama muncul, "Ada apa dengan ini" ucap Kevin sedikit teriak
"Astaga maaf Kevin, saya lupa ini Miya dia adalah sahabat ku waktu kecil" jelas Bimo
"Hmm, aku hanya mau bertanya apa itu benar kamu datang kesini seperti Miya" ucap Bimo
"Maaf Kevin, sejak lama saya sembunyikan ini dari tuan, tetapi Raja Nicole juga sudah mengetahui ini semua" jelas Bimo
"Hmm, tidak apa-apa yang penting kamu harus melakukan sesuatu yang aku minta" ucap Kevin sambil mengambil kesempatan ini untuk mendekati Miya
Bimo yang mendengarkan perkataan Kevin hanya bisa terdiam dan memikirkan pasti dia akan disuruh untuk membuat Miya jatuh cinta kepada Kevin
Setelah itu Miya dan Bimo keluar dari ruangan kerja Kevin dan berbicara dengan panjang lebar sampai mereka kelelahan, sedangkan Kevin yang hanya bisa memikirkan kenapa bisa ayahnya menyembunyikan ini semua darinya
__ADS_1
"Apa yang terjadi ya gaes... kelanjutan ceritanya, apa aja yang Miya bicarakan ke Bimo, terus apa Kevin marah besar ke ayahnya" Kalau penasaran ikuti terus ya ceritanya sampai tamat 😁😁
#Semoga kalian suka dan maaf kalau memiliki kesalahan dalam karyaku ini dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan cara like, komen dan vote ya😁🙏🙏"