
Dito yang telah sampai di mansion langsung mencari keberadaan Kevin tapi tak kunjung ada, Ibunya yang merasa kalau Dito sedang mencari sesuatu langsung menanyakannya.
"Dito lagi cari apa nak" tanya Bu Ina
"Mama lihat Kevin mah" tanya Dito
"Mama yang nanya malah kamu tanya balik, dasar.."
"Mama tidak tau nak, tapi kalau Miya lagi di taman, coba kamu tanya" jawab Bu Ina
"Okeh mah, Dito ke Miya dulu yah"ucap Dito sambil menuju taman belakang
Sesampainya Miya yang asik menyiram bunga dengan Bi Rina, Miko yang melihatnya langsung menuju Miya dan menanyakan kemana Kevin.
"Ehh, mas Dito, ngapain ke sini ada yang mas Dito perlukan" ucap Bi Rina melihat Dito
"Enggak ada kok Bi, Dito mau bicara dengan Miya aja" jawab Dito
"Miya, elu lihat Kevin enggak" tanya Dito
"Kayaknya dia ke toko perlengkapan buat laboratoriumnya deh"
"Aduhh, Kevin bawa hp enggak"
"Bawa kok, coba telpon aja, emang ada apa sih"
"Enggak ada kok, gue masuk dulu"
Dito masuk ke dalam mansion meninggalkan Miya yang masih asik menyiram bunga sebab sekarang ini hati Miya sedang berbunga-bunga karena Kevin telah melamarnya.
Der...der...
__ADS_1
"Halo" ucap Kevin
"Elu dimana, gue mau cerita penting nih"
"Gue sedang nyetir nih, 5 menit lagi gue sampai ke rumah tunggu aja gue di tempat biasa"
"Oke, cepetan"
Kevin mematikan teleponnya dan segera melajukan mobilnya ke mansion, sedangkan Dito menuju ruang rahasianya dia juga membuka komputer untuk melihat keadaan rumah Miko sejak kemarin. Seperti yang Dito pikirkan ternyata Andini dan Miko sedang merencanakan balas dendam ke Kevin apalagi dengan Andini yang akan balas dendam ke Miya sebab gara-gara Miya Ayahnya mati.
Selang beberapa menit Kevin telah sampai ke mansion ia melihat keadaan terlebih dahulu dan masuk kedalam ruang rahasianya disana Dito sedang menunggunya.
"Oii, elu mau cerita apa"ucap Kevin
"Nih, elu lihat, ini rekaman cctv kemarin"
Kevin melihat video hasil Cctv di rumah Miko seketika wajahnya berubah menjadi memanas rasanya ia ingin menangkap Miko dan Andini, tetapi niatnya itu dia urung sebab ia akan melihat terlebih dahulu permainan Miko dan Andini.
"Terus elu ikutin enggak"
"Enggak lah, Miko kan tau mobil gue oon"
"Besok beli mobil terus ikutin kemana saja Andini"
"Ada gajinya enggak" ucap Dito sambil tertawa
"Dasar sahabat sialan"
"Wkwkwkwk"
"Oiya gimana tentang laboratorium"
__ADS_1
"Tinggal nunggu pembukaannya aja sih, gue mau minta tolong juga sih ke Dr. Cindy untuk promosikan obat-obat gue"
"Itu bagus tuh"
"Yaudah kita keluar nanti yang lain curiga, mobilnya ada tapi orangnya hilang"
"Hmm"
Dito dan Kevin keluar dan menuju kamarnya untuk beristirahat dan membersihkan dirinya yang seharian bekerja melihat perkembangan Laboratorium Kevin dan melihat bagaimana pergerakan dari Miko dan Andini.
Sedangkan Miya yang selesai mandi langsung ke dapur untuk membantu Bi Rina menyiapkan makanan malam, tetapi Bi Rina dan Ibu Ina telah menyelesaikan semuanya dan memanggil anak-anaknya untuk turun makan malam bersama melalui telepon.
"Semuanya sudah di masak Bu" tanya Miya
"Udah Nona" jawab Bi Rina
"Udah sayang ayo duduk disini, ayo bi"ucap Ibu Ina
"Adedeh, lama juga kalian emang kalian buat apa sampai segitu lamanya"ucap Miya dengan kesalnya
"Mandilah Miya masa nyanyi" jawab Dito
Sedangkan Kevin hanya tersenyum melihat Miya dan mengingat kejadian di restoran tadi, Miya yang melihat Kevin juga ikut merasa malu sebab kejadian di restoran akan kembali apalagi mereka Miya dan Kevin telah melakukan ciuman mesra.
Mereka akhirnya makan bersama, semuanya terlihat bahagia dan hangat, sedikit bercandaan di meja makan itu membuat semakin hangat dan nyaman, Bi Rina yang tidak menyangka kalau ia akan tinggal dengan orang yang sangat baik, belum ada orang memperlakukan Bi Rina seperti Kevin dan Miya, Dito yang merasa bahagia juga sebab ia dapat bertemu dengan ibunya dan lagi-lagi ia mendapatkan sahabat yang begitu baik dengannya walaupun ia pernah melakukan kesalahan dimasa lalunya tetapi Kevin dan Miya tetap memaafkannya.
Dito juga berjanji akan terus menjaga keluarga ini dengan baik dia akan melawan semua orang yang akan menjatuhkan keluarganya. Ibu Dito juga menyarankan agar nama Miya, Dito, dan Bi Rina dapat ditambahkan dengan nama yang sama agar keluarga mereka dapat terjalin dengan erat. Seperti keinginan Ibu Dito semuanya menyetujuinya dan ingin memberikan sebuah nama Adipramana berarti Penguasa pertama yang akan berjuang bersama-sama.
Semuanya juga menyetujui keputusan ibu Rina agar semua orang dapat melihat kalau mereka adalah satu keluarga walaupun sebenarnya mereka tidak memiliki ikatan darah.
"Semoga kalian suka dan maaf kalau memiliki kesalahan dalam karyaku ini dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan cara like, komen dan vote ya😁🙏🙏"
__ADS_1