
Kevin dan Dito yang masih berkeliling mencari Miya tetapi entah dimana ia berada sekarang, Andini juga ikut hilang entah kemana mereka berdua, Kevin hanya mengusap wajahnya dengan kasar sekarang dia benar-benar frustasi mengingat keadaan Miya apalagi Kevin dan Miya baru menikah dan menikmati sebagai suami dan istri, lagi-lagi cinta mereka diuji
"Entah dimana kau Miya, awas aja kau Andini wanita sialan" ucap Kevin sambil memukul stir mobilnya
Dilain tempat Miko yang masih diikat dan berada di suatu ruang yang begitu kotor hanya ada satu lampu disana dan beberapa pengawal yang menjaganya, sekarang Miko benar-benar tidak mengetahui keberadaan Miya begitupun dengan keberadaan Andini, sejenak Miko memikirkan apa yang pernah Andini katakan saat mereka berdua bertentangan
*Flashback on
Saat pulang dari pernikahan Kevin dan Miya Miko bertemu dengan Andini disana mereka mengobrol dan merencanakan sesuatu yang akan membuat Kevin celaka tetapi dilain sisi Andini yang tidak menyetujui kalau Miko akan mencelakai Kevin karena Andini sangatlah mencintai Kevin,
"Bagaimana kapan kita akan menabraknya" tanya Miko
"Apa-apaan ini aku tidak pernah ingin Kevin celaka"
"Masalah terjadi karena dirinya dan kamu harus mengikuti caraku dan yang kamu ingat kalau bukan saya yang menyelamatkan nyawamu mungkin kau sudah mati"
"Jaga ucapan mu"
Andini pergi begitu saja dan membanting pintu dengan kerasnya sekarang Andini sangatlah emosi mendengar ucapan Miko seperti tadi entah kenapa hati Andini sangatlah sakit, Andini melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi tetapi sesaat ia melihat Miya sedang membawa beberapa belanja dan hanya seorang diri disana tidak ada pengawal atau pun Kevin, seketika pikiran jahat muncul Andini turun dari mobil dan perlahan mendekati Miya saat berada dibelakangnya Andini membius Miya dan seketika Miya pun pingsan
Andini langsung membawa Miya ke rumah yang dekat dari laut tidak ada yang pernah datang ke rumah itu ataupun melacaknya, Andini telah merencanakan rencana yang tidak diketahui oleh Miko
*Flashback off
Dito yang masih berkeliling membantu Kevin mencari Miya tetapi tidak ada jejak keberadaan Miya ataupun melacak Miya tetapi tidak ada perubahan Miya tetap tidak ditemukan, Dito yang sedikit haus ingin ke supermarket, saat Dito ingin turun langkahnya terhenti saat melihat Andini memasuki mobilnya, tanpa pikir panjang Dito langsung mengikuti mobil Andini
1 menit 2 menit mengikutinya akhirnya mereka sampai Dito hanya berdiam dan melihat semua sekeliling rumah itu hanya satu rumah yang disana itupun rumah yang sangat kumuh dan tidak beraturan, saat Andini telah masuk Dito turun dan ke arah rumah yang Andini masuki
"Kenapa dia ke rumah ini" ucap Dito sambil mengintip dari luar, saat melihat semua dalam rumah matanya tertuju pada seorang gadis yang tengah duduk di kursi yang diikat dengan tali
"Sudah ku bilang ternyata Andini dalang semua ini" batin Dito dan mendengarkan apa yang Andini katakan Dito juga merekam aksi Andini
Prokk...Prokk
"Bagaimana keadaan anda Nona Miya" Ucap Andini
Miya membuka perlahan matanya dan melihat kearah Andini yang tengah berdiri memandanginya
"Lepaskan saya, lepaskan" jawab Miya
"Hahahaha, kenapa Nona, apa anda merindukan suamimu"
__ADS_1
"Kenapa Andini apa salahku, apa hiks....hikss" tangis Miya pun pecah
"Kau bertanya lagi kenapa aku begini, perhatikan sendiri sikap mu, gara-gara kau ayahku tiada terus diseret di kerumunan orang dan lagi-lagi kau merebut Kevin dariku"
Wajah Miya berubah seperti petir yang menyambar hatinya ia tidak habis pikir kalau Andini begitu membencinya sampai-sampai Miya diculik, tanpa mereka ketahui Dito dari tadi mendengar percakapan mereka berdua rasanya Dito ingin menghajar Andini tetapi Dito urungkan ia akan memberitahukan ke Kevin terlebih dahulu
Selesai mendengar Andini Dito langsung menuju Mansion disana sudah ada Kevin menunggu Dito
"Ada apa kau memanggilku" Ucap Kevin yang frustrasi
"Kau sabarlah Kevin aku sudah tau keberadaan Miya" Dito pun menceritakan apa yang dia lihat tadi dan tidak lupa ia memperlihatkan rekaman yang Dito ambil saat berada dirumah tadi
Seketika wajah Kevin semakin kesal sekarang tidak bisa ditahan lagi Dito dan Kevin dengan segera ke tempat penahanan Miya disana Andini masih ada beberapa pengawal ditempatkan di dekat rumah penyekapan Andini, Kevin telah memerintahkan semua pengawalnya untuk ke rumah penyekapan Miya
Sesampainya di rumah itu Kevin langsung menendang pintu yang membuat Andini terkejut Andini yang merasa ketakutan memanggil anak buahnya tetapi saat itu juga Andini melihat kalau anak buahnya telah mati yang dibunuh oleh Kevin dan Dito, wajah Andini langsung berubah menjadi ketakutan Kevin langsung berlari menuju Miya saat Andini perlahan menjauh
Dito yang melihat gerakan Andini yang ingin kabur langsung menangkapnya dan membawa Andini ke markas yang disana sudah ada Miko masih terikat oleh tali, sedangkan Kevin langsung melepaskan tali Miya dan langsung memeluknya
"Kau...kau datang" ucap Miya dan pingsan
Melihat Miya pingsan Kevin langsung membawa Miya ke rumah sakit pikirannya sekarang kalang kabut hanya khawatir di wajahnya itu. Sesampainya di rumah sakit Dokter datang memeriksa Miya, dua menit berlalu Dokter pun keluar
"Bagaimana Dok, keadaan istri saya" ucap Kevin
Sekarang Ibu Ina yang Menjaga Miya ditemani oleh Bi Rina karena Dito diperintahkan untuk mengurus Andini dan Miko
Balik lagi ke Kevin yang sudah duduk dengan wajah khawatir entah kenapa dokter memanggilnya
"Apa yang terjadi Dok" tanya Kevin
"Begini badan Nona Miya sekarang ini dalam bahaya kalau Nona Miya melanjutkan kehamilannya"
"Maksudnya Dok, istri saya hamil"
"Tuan tidak mengetahuinya, kehamilan Nona sudah 2 Minggu tuan"
"Astaga kenapa aku bisa sebodoh ini"batin Kevin yang menggerutuki dirinya
"Jadi saya harus bagaimana Dok,"
"Saya sarankan kalau Nona Miya menggurkan kandungnya karena Nona Miya akan dalam bahaya"
__ADS_1
Mendengarnya saja sudah menghancurkan hatinya apalagi kalau Miya yang mendengarnya, Kevin sekarang tambah frustasi sekarang entah apa yang terjadi sekarang
"Jangan Dok, saya akan membawakan obat dari Laboratorium ku, obat itu akan menguatkan istri saya dan anak saya"
"Bagaimana bisa tuan obat itu tidak ada dijual disini"
"Kamu lupa kalau saya pencipta obat yang tidak ada di dunia ini, jadi Ikuti saja perintahku"
"Baiklah tuan"
Kevin menemui Ibu Ina dan Bi Rina terlebih dahulu untuk mengambil obat yang akan menyelamatkan nyawa Miya dan bayinya, melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi dan sesampainya Kevin langsung mengambil obat yang sudah dia racik setelah itu Kevin langsung menemui dokter dan menyuruhnya untuk disuntikkan ke badan Miya
Dokter pun akhirnya menuruti permintaan Kevin, selesai menyuntikkan Miya dokter itupun menunggu keadaan Miya sebab dia takut obat itu memiliki efek samping tetapi lama menunggu akhirnya Miya tersadarkan diri, dokter langsung memeriksanya dan betapa takjubnya melihat kondisi Miya yang langsung membaik tidak tau obat apapun itu dokter hanya merasa takjubnya dengan Kevin
Selesai berbicara dengan dokter Kevin langsung masuk ke kamar Inap Miya disana Ibu Ina sedang menyuapi Miya sedangkan Bi Rina sedang menjaga Miya
"Sayang ayoo masuk" ucap Miya
"Iya sayang" jawab Kevin
"Oiya ada yang mau ku beritahukan ke kalian terutama Miya"
"Apa nak" ucap Ibu Ina
"Miya sedang hamil mah" ucap Kevin dengan senyuman
"Apaa, bagaimana bisa kalian itu baru nikahnya kemarin
"Hmm" Miya
"Jawab Kevin" Ibu Ina
"Kevin sudah begitu-begitu mah sebelum nikah"
"Astaga Kevin, kamu yah, tapi syukurlah lebih cepat lebih baik, mamah juga sudah tidak sabar menunggu cucu mama"
"Ehh, mama tidak marah" ucap Miya
"Tidak lah sayang" jawab Ibu Ina sambil menyium Miya
Akhirnya mereka sangat bahagia mendengar kalau Miya sedang hamil, malam yang begitu cepat sekarang tinggal Miya dan Kevin, mereka berdua kembali tertidur dengan nyenyak sehabis melalui beberapa masalah, memang Ibu Ina tidak mengetahui kalau Miya sudah diculik sebab waktu itu Ibu Ina keluar negeri bersama teman-temannya. Sedangkan Dito yang sedari tadi menyiksa Miko dan Andini yang merasa kelelahan ia memilih untuk beristirahat dan besok ia akan menemui Kevin di rumah sakit.
__ADS_1
...Aduhh, tambah heboh aja semoga kalian suka dengan ceritanya dan jangan lupa untuk me like komen dan vote ya...
...😘😘...