
Setelah pagi hari Miko yang masih belum mendapatkan keberadaan Miya begitupun dengan Kevin dan Dito membuatnya semakin kesal semua barang di kamarnya di bantinkan di lantai, dan tak lama kemudian seseorang datang ke rumah itu dengan penasarannya Miko berlari menuju suara itu dan ternyata Miya beserta Kevin dan Dito yang telah datang.
"Dari mana saja Miya, aku khawatir mencari mu" ucap Miko dan melirik Kevin dan Dito
"Ohh, aku dari keliling panti jompo mik, tadi aku kangen dengan ibu dan kakek disana" jawab Miya
"Hmm, syukurlah lain kali bilang kepadaku yah, apalagi kan kamu pergi dengan orang yang kamu tidak kenal" ucap Miko
"*Dasar laki-laki sial*an"umpat Dito
"Brengs*ek, bisa-bisanya dia seperti ini ke Miya" umpan Kevin*
Melihat tingkah Miko membuat Kevin merasa kesal dan memutuskan untuk ke kamarnya, di Ikuti oleh Dito dari belakang. Miko yang melihat ekspresi Kevin sangat bahagia, Miya memerhatikan Miko mengingat dengan perkataan Dito saat di rumah sakit.
Kevin dan Dito yang berada dikamar mereka membicarakan tentang apa selanjutnya lagi.
"Oiya Kevin sekarang kita mau ngapain" tanya Dito
"Kita akan kembali ke Atlantis Dit" jawab Kevin
"Maksudnya" heran Dito
"Begini aku memikirkan perkataan Dr. Cindy tentang obat ini, dia bilang kenapa aku tidak membuat perusahaan obat saja disini kita akan menjadi kaya Dit,"
"Tapi bagaimana kita akan kembali ke Atlantis" ucap Dito yang hanya mengikuti rencana Kevin
"Aku tau kok, sekarang kamu awasi Miko saja disini selama aku pergi ke Atlantis, dan kalau Miya tanya aku kemana bilang saja aku ada urusan" jelas Kevin
"Okelah, kalau itu terbaik dan gue juga tidak tahan disini, rasanya gue mau cabut dari sini" ucap Dito
"Sabarlah Dit, oiya ini KTP mu, aku sudah membuatnya dan ini kartu Black Card" jawab Kevin
"Wihh, cepat juga" ucap Dito
"Hmm, gue mau beres-beres dulu, malam nanti gue akan pergi" jelas Kevin
"Okeh" jawab Dito
Kevin yang mempersiapkan kepergiannya ke Atlantis, sedangkan Dito dan Miya sedang mengobrol.
"Miya, sendiri aja, boleh duduk enggak nih" ucap Miko
"Ihh, Miko duduk aja lah" Jawa Miya
"Oiya, Miya jangan lakuin kayak tadi yah, soalnya kamu tau kan Kevin dan Dito itu bukan orang yang baik" jelas Miko yang menghina Kevin
"Hmm, Memangnya Kevin kenapa sih Mik, maaf ya aku bertanya solanya kamu tau kan aku masih lupa ingatan" tanya Miya
"Bagaimana jelasinnya yah, Miko tidak bisa deh" ucap Miko
__ADS_1
"Jelasin aja Miko" jawab Miya
Miko yang merasa ini adalah kesempatan yang bagus untuk menceritakan hal bohong tentang Kevin ke Miya.
"Miya, Kevin itu penipu, dia laki-laki breng*ek masa waktu itu kamu hampir diperkosa dan lebih-lebihnya lagi dia pernah menculik mu" jelas Miko sambil tersenyum
Deg
Mendengar penjelasan Miko membuat Miya merasa kesal sebab Miya tidak menyangka bisa-bisanya Miko membohonginya dan menceritakan hal buruk tentang Kevin. Tetapi Miya langsung meredakan Emosinya dan menanggapi perkataan Miko tadi.
"Apaa, sejahat itu kah Kevin, tapi kenapa aku tidak percaya yah" jawab Miya
"Ihh, Miya kamu kan tidak ingat apa-apa kan kamu sedang sakit miy" ucap Miko
"Aku tidak menyangka kalau Kevin seperti itu"ucap Miya
"Hmm, tapi baguslah sekarang kamu sudah tau kan" jawab Miko
"Hmm, iya Mik, kalau begitu aku mau ke kamar dulu" ucap Miya
Miya yang sudah merasa panas mendengar perkataan Miko langsung bergegas ke kamarnya dan meredakan amarahnya tanpa memperdulikan Miko lagi. Tetapi Miko yang melihat Miya langsung pergi mengira kalau Miya sedang marah besar ke Kevin. "Baguslah kalau Miya percaya dengan perkataan ku" ucap Miko dalam hatinya
Tanpa sengaja Dito yang sedang berdiri menyaksikan obrolan Miya dan Miko, membuat Dito semakin yakin kalau Miko akan merusak hubungan Miya dan Kevin, setelah melihatnya Dito kembali ke kamar Kevin untuk menemui Kevin sebab Kevin akan kembali ke Atlantis dengan tujuan sesuatu, Sedangkan Miko pergi entah kemana.
Dilain kamar Kevin yang telah selesai bersiap segera menuju hutan terlarang untuk kembali ke Atlantis, sedangkan Dito yang di beri tugas untuk menjaga Miya dan mengawasi Miko di saat Kevin sedang berada di Atlantis.
Setelah memberitahukan semua tugas ke Dito, Kevin segera mungkin ke hutan terlarang hanya dia yang mengetahui cara ke Atlantis. Kevin yang hanya berjalan kaki menuju hutan itu dan tak berapa jam Kevin akhirnya sampai ditempat itu Kevin mencari sebuah benda untuk membuka pintu portal menunju Atlantis.
Kevin yang telah berada di Atlantis segera mungkin ia menemui ayahnya, lama berlari akhirnya Kevin tiba di Istana Atlantis, semua orang terkejut dengan kedatangan Kevin yang tiba-tiba itu, orang sudah mengira kalau Kevin sedang berada di luar negeri.
"Tu.. tuan Kevin" ucap penjaga istana
"Ayah ada di dalam" tanya Kevin
"Ada tuan, mari saya antar kan" ucap penjaga
"Tidak perlu, kamu lanjutkan kerajaanmu" perintah Kevin
Setelah berbincang dengan penjaga, Kevin kembali bergegas menuju dalam istana dan lagi-lagi semua orang terkejut melihat kedatangan Kevin, tiba-tiba Bimo melihat Kevin langsung menghampirinya.
"Tu..tuan Kevin anda kembali" tanya Bimo dengan heran
"Astaga Bimo, aku mau temuin ayah, apa ayah didalam" ucap Kevin
"Ada tuan" jawab Bimo
Mendengar Jawaban Bimo Kevin langsung ke ruang kerja Raja Nicole di ikuti oleh Bimo. Tanpa mengetuk pintu seperti biasanya Kevin langsung masuk dan Raja Nicole terkejut melihat kedatangan anaknya itu.
"Kevin, kamu disini nak" ucap Raja Nicole
__ADS_1
"Iya yah, Kevin ada keperluan, ada sesuatu yang Kevin mau bicarakan" jawab Kevin sambil memeluk ayahnya
"Duduk lah nak, ceritakan masalah mu" ucap Raja Nicole
Kevin pun menceritakan kejadian di Seoul.
"Begini yah, Kevin menemukan obat di koper Kevin dan obat itu menyembuhkan penyakit Miya dan obat itu belum ada di Seoul, dokter disana menyarankan Kevin untuk membuat obat disana" jelas Kevin
"Ohh, obat itu ayah sengaja menyuruh Bimo menyimpannya, dan maksudmu kamu akan mengembangkan obat itu disana" jawab Raja Nicole
"Seperti itu lah yah" ucap Kevin
"Kalau itu, Bimo segera panggil dokter terkenal itu suruh datang ke sini" perintah Raja Nicole
"Baik tuan" Jawab Bimo
"Ehh, tunggu Bimo begini saja bawa Kevin ikut denganmu katakan pada dokter itu agar memberikan semua resep obat yang tidak ada di Seoul" perintah Raja Nicole
"Terimakasih ayah, Kevin akan kesini lagi" ucap Kevin dengan bahagianya
Kevin dan Bimo meninggalkan istana menuju laboratorium tempat Profesor Raka bekerja, selama di perjalanan Bimo menjelaskan siapa Profesor Raka itu dan Kevin hanya bisa terkejut mendengar penjelasan Bimo.
"Profesor Raka itu seperti ku Kevin, dia datang dari Seoul juga dan dia mengembangkan obat disini yang tidak ada di negara lain" jelas Bimo
"Astaga berarti banyak orang disini dari Seoul gitu" jawab Kevin
"Iyaa, Kevin"ucap Bimo
Selama perjalanan mereka berdua hanya mengobrol dan tertawa dan tak lama kemudian mereka sampai di laboratorium tempat Profesor Raka bekerja. Kedua laki-laki itu dengan cepat ke ruangan Profesor Raka.
"Selamat malam Profesor" ucap Bimo
"Selamat Bimo, gue udah bilang kan kalau diluar tugas jangan panggil profesor panggil saja Raka" jawab Raka
"Oke-oke deh, nih Kevin mau menemui mu" ucap Bimo
"Astaga tuan Kevin silahkan duduk" ucap Raka
"Santai saja Raka, gue mau nanya tentang resep obat ini" jawab Kevin sambil menunjukkan botol obat
"Ohh, ini ikuti aku" ucap Raka
Sambil mengikuti Raka begitu pun dengan Bimo, ia lagi-lagi menanyakan semua resep obat disini.
"Oiya gue mau mengembangkan obat di negara" belum sempat menjawab Bimo langsung menghadang pembicaraan Kevin
"Tuan Kevin mau mengembangkan obat ini di sebuah kerajaan yang tidak jauh dari Atlantis" jawab Bimo
"Ohh, gitu baiklah" ucap Raka
__ADS_1
Raka pun menjelaskan semuanya dan tidak lupa mencatat setiap yang dikatakan Raka dan mencoba untuk membuat obat itu sendiri. Setelah lama berbincang mendapatkan informasi semuanya mereka berdua kembali ke Istana untuk istirahat. Kevin akan tinggal di Atlantis selama 3 hari untuk mempelajari semua obat itu.
"Semoga kalian suka dan maaf kalau memiliki kesalahan dalam karyaku ini dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan cara like, komen dan vote ya😁🙏🙏"