Mencintai Pangeran Ganteng Dimensi Lain

Mencintai Pangeran Ganteng Dimensi Lain
Episode 52


__ADS_3

Disaat semua orang bercanda ria tiba-tiba dari dalam kamar Miya berteriak kesakitan membuat semuanya terperanjat dari tempat duduk, semua orang sangat terkejut melihat Miya yang jatuh dan memegangi perutnya, dengan cepat Cindy langsung memeriksanya dan menyuruh Kevin memanggil ambulance untuk Miya


Tidak lama kemudian akhirnya ambulance pun datang dengan sigap Kevin mengangkat tubuh Miya ke brankas rumah sakit, Malika yang merasa khawatir terus-menerus mengeluarkan air mata disana sudah ada Dito dan Ibu Ina menenangkannya tapi Malika yang masih tetap menangis


"Omaa, Bunda Malika kenapa, apa yang terjadi" ucap Malika


"Tenang sayang, bunda Malika baik-baik saja" jawab Ibu Ina yang menenangkan cucunya


Semua orang berangkat ke rumah sakit untuk menangani Miya, disana sudah terlihat para dokter yang akan membantu Cindy


"Kalian tunggu disini" ucap Cindy dan berlalu ke ruang Operasi


Cindy sudah melihat kalau Miya sudah pingsan dan akan melakukan tindakan operasi yang akan menyelamatkan Miya dan anaknya, sementara di luar ruangan begitu tampak sunyi hanya ada kegelisahan di ruangan itu


Operasi pun berlangsung selama dua jam dengan tiba-tiba terdengar suara tangisan bayi mungil dalam ruangan itu, ada yang terkejut dan ada juga merasa khawatir tentang keadaan Miya. Tidak cukup lama Cindy keluar dari dalam ruangan operasi menggunakan baju yang biasanya dipakai dokter


"Selamat Miya dan bayinya terselamatkan dengan baik, dan saya ucapkan kalau baginya laki-laki" jelas Cindy


Mendengar perkataan Cindy bagaikan bunga berjatuhan di hati keluarga Pramana terutama Kevin dan Malika yang sudah sangat menantikan kehadiran anak keduanya itu, tanpa mereka sadari Malika yang mendengarnya langsung berlari memeluk tubuh ayahnya


"Ayah, Malika sudah jadi kakak" ucap Malika yang masih menangis tersedu-sedu


"Iya sayang, Malika akan menjadi kakak" jawab Kevin


Selesai menyampaikan semuanya Cindy kembali masuk ke dalam ruangan operasi untuk membersihkan Miya dan memeriksa keadaan Miya

__ADS_1


Setelah memeriksa keadaan Miya, Cindy memerintahkan ke perawat untuk memindahkan Miya ke ruang rawat inap yang sudah di sediakan untuk keluarga Pramana, ruangan itu bagaikan apartemen yang sangat beda dari ruangan lainnya, tanpa menunggu aba-aba semua orang mengikuti langkah perawat yang membawa Miya


Terlihat Miya yang sedang tersenyum manis melihat anak keduanya yang begitu tampan seperti tampannya Kevin, sesampainya didalam kamar disana sudah ada Cindy yang bergandengan tangan dengan Dito beserta Ibu Ina yang sedang menjaga cucu keduanya


Malika yang merasa bahagia langsung memeluk bundanya, betapa bahagia adiknya seorang laki-laki yang sangat didambakan oleh Malika


"Bunda Malika punya adik laki-laki seperti yang Malika inginkan" ucap Malika sambil mengejek ayahnya


"Iya sayang, apalagi wajah adikmu sangat tampan seperti ayahmu" jawab Miya


"Tidak-tidak wajahnya seperti denganku"


Kevin yang mendengar dan melihat tingkah anaknya langsung tertawa kecil, Kevin sangat bahagia sebab kini dia sudah memiliki keluarga kecil yang begitu ia sayangi


"Aduuh, tampannya cucu Oma" ucap Ibu Ina sambil menggendong anak Miya


"Iyalah, siapa dulu yang buat" sambung Kevin


"Jadi bagaimana denganmu Dito, kapan punya anak" ucap Kevin yang menggoda Dito


"Tunggu sembilan bulan kali"keceplosan Dito yang membuat Ibu Ina terkejut


"Apa, apa yang kau bilang"ucap Ibu Ina


"Mass, kan kejutannya gagal" sambung Cindy terus mencubit Dito

__ADS_1


"Aihh, sakit lah sayang, maaf namanya juga keceplosan" jawab Dito


Dengan keceplosan nya Dito membuat semua orang sangat bahagia mendengar kehamilan Cindy, apalagi dengan kelahiran anak kedua Miya, Kebahagiaan itu sangat terasa bagi keluarga Pramana, semua media yang tengah memberitakan keluarga Pramana


Siang telah berganti malam semua orang menginap di rumah sakit itu untuk menjaga Miya dan bayinya, Malika yang terus berada disamping adiknya tidak ada yang bisa membantahnya kalau menyangkut adiknya


Kevin yang melihat tingkah Malika sangat bahagia, karena Malika siap sedia dalam menjaga adiknya itu begitu pun dengan para pengawal yang ditempatkan di luar ruangan maupun luar rumah sakit yang sangat mengundang perhatian


Seluruh keluarga Pramana memutuskan untuk menginap di rumah sakit itu dalam waktu cukup lama, tapi Kevin dan Dito akan tetap pergi kerja karena kantor dan laboratorium mereka yang tidak begitu jauh dari rumah sakit yang ditempati Miya


...🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸...


...Jangan lupa tinggalkan jejak ya kawan...


...Like πŸ‘πŸ‘...


...Komen πŸ’¬πŸ’¬...


...Supaya Ratingnya bisa naik ⭐⭐⭐...


...Karena itu semua bentuk dukungan buat author, biar up Bab nya semakin semangat...


...Sekali lagi jangan lupa Like πŸ‘ Dan Komen πŸ’¬ yah 😁😁...


...Sampai Jumpa Di Episode Selanjutnya...

__ADS_1


...πŸ‘‹πŸ‘‹....


__ADS_2