
Masa sma atau Sekolah Menengah Atas adalah masa masa yang akan dikenang sepanjang hidup, baik berupa masa yang indah sedih maupun masa masa bahagia.
Disekolah ada ekstra kulikuler beladiri yakni Perisai Diri... tapi Yudhistira lebih tertarik dengan kegiatan yang bernuansa sosial... membantu orang lain, Palang Merah Remaja (PMR). Tiap penerimaan siswa baru bersamaan dengan penerimaan anggota baru ekstra kulikuler... puncak upacara penerimaan akan diadakan acara berkemah di Pujon Malang.
Siang ini Yudhistira, Agus, Arti dan Ita akan melakukan survei sambil ajukan proposal ijin lokasi ke Pujon.. berempat mereka mengendarai Sepeda Motor. Perjalanan Surabaya Sidoarjo hingga Malang berjalan lancar sempat berhenti sebentar untuk beli makan pagi... selepas Malang arah Pujon... Yudhistira yang baru pertama kali setir motor perjalanan jauh lengah terpleset dan terjatuh... tanpa sengaja menabrak sekumpulan anak laki yang duduk duduk bergerombol di pinggir jalan. Braaaak sreeeeek... benturan terjadi. "Jangkrik... gabisa nyetir jangan nyetir dijalan raya" umpat anak lelaki berbaju merah bertopi merah juga sambil berusaha berdiri dibantu temannya.
"Maaf mas terpleset ada pasir.. ditengah jalan saat nikung" jawab Yudhistira meminta maaf..
"Enak aja maaf gmana ini motor saya rusak..." sahut lelaki berbaju merah lainnya. Yudhistira amati ternyata mereka berseragam merah .. berbaju merah semua, mencoba berhitung ada enam anak, laki laki semua.
__ADS_1
"Iya mas maaf saya akan ganti" jawab Yudhistira, "iya mas kami minta maaf" Agus yang ikut turun datang mendekat.. tidak mau jadi masalah karna akan hambat perjalanan ke Pujon.
" Hajar aja Ji... ada suara dari belakang memprovokasi... "Kami minta maaf dan akan bertanggung jawab... tambah Agus mencoba mendinginkan suasana sambil maju mendekat. Tiba-tiba anak yang bertopi merah langsung menyerang Agus ... mulai memukul kemudian menendang, yang lain pun maju mengeroyok. Melihat mereka menyerang Yudhistira pun maju membantu Agus.. perkelahian tidak imbang karna enam melawan dua.. Agus sempat kena tendang. Yudhistira pun terdesak hanya bisa mencoba mengimbangi... pukulan san tendangan enam orang ini terlihat terlatih.. sudah terbiasa bergerak bersama dalam pertarungan. Bag buk bak buk... pukulan demi pukulan saling bertukar...
Bug dlosoooor... tiba tiba satu orang yang mengeroyok Agus jatuh tersungkur... ternyata ditendang Arti dari belakang.. tiga orang yang mengeroyok Yudhistira ikut kaget menoleh... mengambil kesempatan itu Yudhistira segera menendang dada adalah satunya hingga jatuh terjengkang kebelakang... lalu lanjut gunakan tendangan sabit untuk menjatuhkan lawan disampingnya..Buk braaaak dlosoor. ..aaaaaah dua orang lagi terjatuh. Perkelahian berlanjut, tetapi yang terjatuh kesulitan berdiri karena dengan sengaja ketika menendang Yudhistira memilih organ vital... yang bisa menggangu pergerakan mereka.
Buk brak buk brak ..buk brak buk brakyang tersisa pun akhirnya bisa dijatuhkan.. meski tidak semua pingsan mereka sudah kesulitan berdiri lagi..
Teriakan perkelahian ternyata terdengar oleh salah seorang penduduk sekitar yang sedang berkebon, dia berlari melaporkan kejadian ada pekelahian kepada pengurus desa,kemuaodn mereka beramai ramai datang melihat... dan yang terlihat mereka membawa pentungan dan peralatan berkebon...untuk berjaga jaga kata mereka saat Yudhistira tanya.
__ADS_1
Ternyata gerombolan anak laki berbaju merah ini adalah geng motor dari luar kecamatan sudah sering nongkrong di jalan sepi ini... mereka kadang menggangu ibu ibu arqu remaja putri yang lewat sendirian.. kadang ada perkelahian dengan geng motor lain. Seringkali diobrak polisi karena sudah dilaporkan... tetapi tak lama kembali saat polisi tidak ada. Akhirnya mereka dibawa ke balai desa untuk dipanggilkan polisi untuk diurus. Yudhistira dan teman-teman nya pamit melanjutkan perjalanan.
Sesampainya dipujon menyerahkan proposal kepada petugas perhutani mereka pun kembali pulang..
Malam ini diadakan acara Persami (perkemaham sabtu malam minggu) di sekolahini diadakan merupakan rangkaian penerimaan anggota baru PMR, kegiatan berjalan dengan tertib dengan penuh kekeluargaan. Tiba-tiba terdengar suara gaduh dan terdengar erangan orang terjatuh didepan... geruduk geruduk bruk brak.. Yudhistira dan semua pengurus berlari an kedepan di gerbang pembatas seseorang menerobos memaksa masuk.. Yudhistira langsung melompat menendang... Buk braak... dlosoor ampun jangan ampun tolong.. teriaknya. Beberapa orang yang berniat menerobos masuk berhenti... "tolong mas tolong biarkan kami masuk" teriak mereka mengiba... akhirnya diputuskan untuk beri ijin mereka masuk untuk ditanya ada apa. Pintu utama gerbang yang tadinya tertutup tanpa di gerendel.. akhirnya gerendel dipasang.
Ternyata mereka lari dari obrakan satpol pp ...
para waria.
__ADS_1