
Pukulan dan tendangan Surip penuh tenaga bak buk bak buk.. Yudhistira hanya bisa mengambil posisi dan sikap bertahan mencoba mematahkan pukulan dan tendangan dibadannya... mundur tidak memungkinkan karna ruangan warung yang sempit. Yudhistira gunakan langkah pancer lima untuk berkelit dan berusaha untuk tidak terpojok.. mencoba membangun kekuatan untuk mencari celah membalas menyerang. Tiba-tiba Duwi masuk dalam pertempuran membantu disaat Surip menendang Yudhistira, Duwi masuk menendang dari belakang Surip. Buk... tendangan Duwi ternyata sudah diantisipasi Surip.. sambil terkekeh dia lakukan tendangan putar dengan maksud menendang dua lawannya yang berada didepan dan belakang. Duwi dan Yudhistira segera ambil langkah mundur .. dan bersiap membalas menendang. Surip tiba tiba melompat kesamping Yudhistira dan memukul sekuat tenaga... Yudhistira memblok dengan dua tangannya sambil tempelkan didada... buk buk... dua pukulan dilayangkan Surip... Yudhistira terdorong mundur dua langkah sambil meringis menahan sakit... tembus didadanya. Duwi yang merasa di abaikan segera melompat menendang lagi... kali ini Surip yang mencoba berkelit sedikit terlambat.. bahunya kena tendangan hingga badannya sedikit terdorong hampir jatuh.. rapi langsung surip posisikan badannya dengan tendangan menggunting kaki Duwi yang maju setelah menendang.. tidak mau Duwi terkena Yudhistira segera maju menendang kepala Surip yang dalam posisi sedikit jongkok.. Surip segera menggelinding menjauh menghindar..melupakan tendangan kepada Duwi. Surip segera melompat mengambil posisi menendang mengarahkan Duwi agar menghindari ke arah Yudhistira... agar sejajar berhadapan... Surip meraih pedang yang berada di meja tempat minumnya tadi. Ternyata tujuan dia melompat menyerang Duwi adalah mendekati meja dima pedang nya.
Melihat musuh membawa senjata tajam Yudhistira dan Duwi merasa ciut...bersiap kabur.
__ADS_1
Dor Dor.. Tiba-tiba terdengar suara tembakan fi udara... "warung sudah dikepung ... yang didalam segera menyerah.! terdengar suara teriakan. Duk brak tiba tiba Surip terjatuh terjerembab ada yang menendang dari belakang... ternyata dari tadi ada laki laki yang terus mengawasi perkelahian.. setelah terdengar bunyi tembakan dia segera beraksi menendang surip yang membawa pedang. Segera dia tindih badan surip sambil memiting tangannya kebelakang.
"Didalam aman!... teriaknya. Segera beberapa polisi berserakan masuk sambil mendongkrak pistol kepada orang yang didalam.
__ADS_1
Pak Surip sudah mencoba melumpuhkan Yudhistira dengan serangan tenaga dalam.ke tubuhnya.. sayangnya bisa segera di eliminasi dihilangkan, bila tidak yang akan terjadi adalah remuknya tulang dada Yudhistira.
Yudhistira dan Duwi diminta sekalian datang ke polsek Tegalsari untuk diminta keterangan.
__ADS_1
Ternyata hasil dari pengembangan kasus siola beberapa pimpinan bawah seperti Wiro Wito dan 4 lainnya bisa diringkus... beberapa anak buah yg bekerja dibawahnya juga dapat diciduk. Mulai bagian palak orang jualan dipinggir jalan maupun toko toko kecil yang punya stand didepan rumahnya selama berada di toko besar. Karena itulah timbul dendam di hati Surip.