
*Tiga hari sebelum pernikahan*
Hanna berkunjung ke kafe Najwa sahabat terbaiknya, ia ingin memberi kabar bahwa ia akan menikah dengan Farhan. Memang akhir-akhir ini Hanna jarang bertemu Najwa, karena Najwa yang sibuk di kafe.
Najwa anak yatim piatu jadi dia harus mencari uang untuk kehidupan sehari-harinya. Orang tua Najwa meninggal setahun yang lalu karena kecelakaan.
Dulu Najwa tinggal dengan adik mamanya, tapi suami dari adik mamanya tidak menyukai Najwa tinggal di rumahnya,karena ada kesalah fahaman dulu dengan ayah Najwa. Karena itu,dulu Najwa sering menginap di rumah Hanna sehingga Najwa juga sudah sangat dekat dengan orang tua Hanna dan bahkan sudah menganggap orang tua Hanna seperti orang tua kandungnya begitupun sebaliknya. Namun, karena takut merepotkan Najwa sekarang tidur di kafe, karna kafenya juga lumayan besar.
Najwa ahli dalam hal memasak, dulu ayahnya seorang cief, jadi ayahnya sering mengajari Najwa berbagai resep makanan. Karna keahliannya jadi dia bisa meneruskan usaha kafe peninggalan orang tuanya.
*Sesampainya di kafe Najwa*
"Hai Naj" (sapa Hanna dari luar kafe)
"Hanna"(ucap Najwa sembari memeluk Hanna)
"Aku kangen tau sama kamu Han"(Najwa)
"Iya aku juga kangennn banget sama kamu"(Hanna)
"Kamu sih udah lama nggak main-main kesini"(Najwa)
"Iya Naj kan kamu tau sendiri aku harus bolak balik rumah sakit"(Hanna)
"Trus gimana pengobatannya?
Apa tumor kamu bisa diangkat(operasi)? Ucap Najwa
"Kayaknya aku tinggal nunggu ajal aku aja Naj, soalnya kata dokter, tumor dikepala aku makin besar"(Hanna)
"Han, kamu semangat yaa, aku yakin kok kamu bisa sembuh, aku nggak mau kehilangan kamu, kamu jangan ninggalin aku sendiri.Aku sayaang banget sama kamu, aku nggak mau kehilangan kamu. (Najwa tak mampu lagi berucap,hanya air mata yang mengalir di pipinya)
"Kamu jangan sedih dong, kalo kamu sedih aku juga sedih, aku nggak mau lihat kamu sedih di hari-hari terakhir aku. Aku pengen liat kamu senyum. Kamu mau ya senyum buat aku(ucap Hanna yang juga ingin menangis, namun ia menahan air matanya sebisa mungkin dan berusaha tersenyum pada sahabatnya)
"Tapi aku bener-bener belum siap kehilangan kamu, nanti kalo aku mau curhat,aku curhat sama siapa?, trus kalo aku kangen kamu,aku ngadu kesiapa? dulu aku sediiih banget pas orang tua ku meninggal, tapi aku bisa curhat dan meluk kamu, kalo kamu nggak ada aku peluk siapa? "(ucap Najwa yang menangis sejadi-jadinya)
"Usss.... Kamu nggak boleh bilang nggak siap, kalo kamu kayak gini aku nggak bakalan tenang untuk pergi nanti, aku mau kamu siap,dan aku mau kamu selalu senyum,jangan nangis lagi yaa. Masa iya kamu kalah sama aku sihh, aku aja kuat, nihh aku senyumm, kamu senyum juga dong."(kata Hanna yang matanya sudah berkaca-kaca,namun tetap berusaha senyum)
"Naj semua yang ada di bumi ini pasti akan pergi,jadi kamu nggak usah sedih lagi" (Hanna)
Najwa langsung memeluk erat Hanna dan berkata
"aku bakal berusaha senyum buat kamu" (Najwa)
"Nah gitu dong"(Hanna)
__ADS_1
"Sekarang udahan sedih-sedih nya yaa.
Aku kesini mau kasih tau kamu dan mau kasih undangan pernikahan aku tiga hari lagi, maaf aku baru ngabari soalnya ini mendadak" (Hanna)
"Kamu nikah sama siapa Han?"(Najwa)
"Sama Farhan(ucap Hanna)
"Ciee.. Cieeee...
Teman aku mau married,pokoknya aku do'a in yang terbaik buat sahabat aku yang juga terbaik"(Ucap Najwa)
"Terimakasih ya Naj, selama ini kamu selalu support aku"(Hanna)
"Dan makasih juga kamu juga selalu ada buat aku"(Najwa berkata sambil tersenyum)
"Iya sama-sama"(Hanna)
" BTW Farhan itu yang sering kamu cerita in ke aku pas di telfon kan?"(Najwa)
"Iya Naj"(Hanna)
Walau Hanna dan Najwa jarang bertemu akhir-akhir ini namun mereka selalu berkomunikasi satu sama lain.
"Kamu bisa aja" (Najwa)
"Kan aku mau nikah ni, kamu tinggal di rumah aku dulu yaa, pliss....
Soalnya aku mau ngabisin waktu aku sama kamu sebelum aku nikah nanti"
(Hanna)
"Tapi kafe aku? "(Najwa)
"Pliiiiss, aku kangen banget sama kamu"(Hanna)
"Aku becanda kok, aku juga kangen banget sama kamu, masa'aku nolak permintaan sahabat aku yang manis ini sih"(Ucap Najwa sambil mencubit hidung Hanna)
"Aduuhh, Naj sakit tau,tapi nggak apa-apa deh aku seneng kamu mau tinggal di rumah aku",(Hanna mengembangkan senyum nya)
Hanna menemani Najwa di kafe sampai semua orang-orang yang makan di kafe selesai,lalu mereka langsung menutup kafenya. Setelah kafe di tutup, mereka langsung menuju rumah Hanna, menggunakan taxi.
*Farhan*
Karrna tiga hari lagi Farhan bakal muka, hadi hari ini dia nggak masuk kantor, karma mengurus pernikahannya dengan Hanna.
__ADS_1
Dia menyiapkan nya dengan kedua orang tua nya dan kedua orang tua Hanya, tanpa melibatkan Hanna.
Setelah seharian menyiapkan segala sesuatu untuk pernikahannya kini Farhan pulang dan langsung ke kamarnya.
Sebelum istirahat Farham mandi terlebih dahulu. Setelah selesai mandi dan berganti pakaian,Farhan langsung merebahkan tubuhnya di atas ranjang.
"Disatu sisi aku senang banget karena sebentar lagi aku bakal nikah sama kamu Han, tapi disisi lain aku sedih, kalau ingat kamu bakal ninggalin aku, rasanya aku nggak siap kehilangan kamu."(batin Farhan)
"Tapi aku nggak boleh ngeliatin kesedihan aku ke Hanna, aku harus membuat nya bahagia bukannya sedih(batin Farhan lagi)
karena terlalu capek akhirnya Farhan tertidur dengan nyenyak.
*Kembali ke Hanna dan Najwa"
Di dalam taxi Najwa bercerita ke Hanna kalau dia juga sedang dekat dengan seorang laki-laki yang sering makan di kafenya.
Najwa juga bilang kalo laki-laki itu seorang chief di restoran bintang 5
Tapi entah kenapa Hanna merasa tidak enak saat Najwa menceritakan tentang laki-laki itu, apalagi profesi nya sebagai seorang chief, tapi sering makan di kafe yang tidak semewah restoran bintang 5.
"Kamu hati-hati ya sama chief itu"(Hanya)
"Emangnya kenapa Han? "(Bahwa)
"yaa... aneh aja, seorang chief hotel bintang 5,makan di kafe yang kecil"(ucap Hanna)
"jangan sampai dia memanfaatkan kamu"(Hanna)
"Nggak boleh sokuzon, ntar dosa lho"(Najwa)
"Iya sih Naj, tapi aku khawatir aja. (Hanna)
"Kamu nggak usah khawatir" (ucap Najwa meyakinkan Hanna)
"Pokoknya kamu hati-hati aja ya"(Hanna)
"iya-iya,aku bakalan hati-hati".
*Sesampainya di rumah Hanna*
* bersambung*
mau tau kelanjutan cerita nya?
Jangan lupa mampir lagi ke episode berikutnya yaa:)
__ADS_1