Menggantikan Sahabat Di Akad Nikah

Menggantikan Sahabat Di Akad Nikah
Pernikahan Najwa dan Farhan


__ADS_3

"Baik dok, kami akan mememenuhi persyaratannya besok"(Papa Hanna)


Pak Rahman dan bu Hija kembali ke ruang rawat Hanna.Saat didalam mereka sangat susah untuk tidur kembali, apalagi dengan keadaan anaknya yang masih melemah. Namun di jam 2 malam akhirnya mereka tertidur,walaupun tidak senyenyak sebelumnya.


*Rabu pagi*


Pak Rahman dan bu Hija sudah bangun dari jam lima tadi, dan sekarang mereka bergantian untuk melaksanankan sholat.


Karena jika tidak bergantian, siapa yang akan menjaga Hanna, apalagi Hanna belum bangun dari semalam.


Setelah keduanya selesai sholat, bu Hija memebeli makanan di kantin dekat rumah sakit, untuk sarapannya pagi ini.


Di kantin bu Hija memesan bubur ayam, sebagai menu sarapannya dengan sang suami pagi ini.


Setelah membeli bubur ayam, bu Hija kembali ke ruangan Hanna.


"Pa ini bubur ayamnya"(Sambil mengeluarkan bubur ayam yang di belinya tadi di kantin)


Pak Rahman pun memakan bubur ayam yang sudah dihidangkan oleh istrinya.


Namun bu Hija sama sekali tidak memakan sarapannya.


"Maa..kok sarapannya nggak di makan? "


"Mama lagi nggak nafsu makan pa"


"Maaa, papa tau mama nggak nafsu makan karena mikirin Hanna kan? . Ma, kalau mama nggak makan, ntar mama juga sakit, kalo mama sakit Hanna pasti tambah sedih ngeliat keadaan mama. Jadi kalau mama sayang sama Hanna,mama makan ya"


"Nggak pa, mama nggak mau makan sebelum Hanna bangun dan juga ikut sarapan sama kita"


"Mama mau Hanna tambah sedih?, kalau mama nggak mau makan berarti mama menambah kesedihan Hanna dan itu akan memperburuk kondisi Hanna"


Setelah panjang lebar pak Rahman menasehati istrinya, akhirnya bu Hija memakan sarapannya, walaupun sebenarnya bu Hija tidak nafsu makan, namun semua yang dikatakan suaminya itu benar.


Kini jarum jam mengarah ke angka 08.00. Farhan dan kedua orang tuanya datang ke rumah sakit.


"Assalamualaikum"(Farhan dan kedua orang tua nya)


"Waalaikumsalam"(Kedua orang tua Hanna)


"Pa kok Hanna belum bangun? ,sebentar lagi penghulu datang lho pa"(Ucap Farhan memberi informasi kepada pak Rahman dan bu Hija)


"Nak Farhan, semalam kepala Hanna sakit lagi,dan setelah di tangani oleh dokter Hanna sama sekali belum bangun. Dan sekarang mama sama papa mau mengurus administrasi untuk operasi Hanna."


"Apa?, lalu kenapa papa sama mama tidak mengabari Farhan semalam"


"Soalnya nak Farhan semalam baru pulang dari sini dan kami tau nak Farhan lelah dan sudah tidur"


"Ya sudah mama titip Hanna dulu ya, mama mau mengurus administrasi operasi Hanna dulu. Kami pamit sebentar ya jeng, pak Rudi"(Mama Hanna)

__ADS_1


"iya ma"(Farhan)


"Iya jeng"(Mama Farhan)


Saat orang tua Hanna hendak mengurus administrasi,tiba-tiba terdengar suara Hanna yang memanggil kedua orang tuanya"


"mmama.... papa.... "(Ucap Hanna dengan sangat pelan)


Sontak semua mata tertuju pada Hanna.


"Ma, Hanna sadar ma,Hanna sadar."(Ucap Farhan sambil berjalan mendekati Hanna)


Dan begitupun orang tua Hanna,mereka langsung menuju ke tempat tidur Hanna.


"Iya sayang ini mama sama papa"(bu Hija memegang tangan anaknya)


"Hann"(Ucap Farhan dan Hanna melihat ke arah laki-laki yang ia cintai itu)


"Farhan"(Ucap Hanna dengan suara pelan)


"Iya hann, iya ini aku Farhan"


"Ka... Kamu mau kan nurutin permintaan aku"(Ucap Hanna dengan suara terbata-bata)


"Iya aku mau"(Ucap Farhan dengan cepat)


"Apapun itu? "


"Tolong bawa penghulu kesini sekarang! "


"Kalau itu, kamu tidak minta pun penghulu akan segera datang"


"Tolong jemput Najwa dan bawa dia kesini"(Hanna)


Karena ini permintaan Hanna Farhan langsung menjemput Najwa di rumah Hanna. Namun, Hanna sudah berangkat dan kini ia juga sudah di rumah sakit dan mau masuk ke ruang rawat Hanna.


Farhan yang baru keluar dari kamar Hanna,langsung melihat Najwa yang sudah mengarah ke ruang rawat Hanna.


Farhan langsung saja menarik tangan Najwa,lalu dengan sigap Najwa menepis tangan Farhan.


"Auu, kenapa kamu menepis tangan ku"(Ucap Farhan yang kesakitan)


"Karena aku tidak mau kamu memegang tangan ku, kamu ini sebentar lagi akan menjadi suami Hanna. Masih saja genit dengan perempuan lain, dan aku ini sahabat nya Hanna,jadi jangan pernah menyakitinya"


"Siapa yang mau nge genitin kamu, hedeh.... sudahlah tidak ada untungnya berdebat dengan mu. Didalam Hanna sudah menunggu mu, cepatlah masuk"


"Hanna menunggu ku?, ada apa ya?"(Batin Hanna sembari melangkahkan kakinya ke dalam ruang rawat Hanna)


"Hanna"(Ucap Najwa sambil berlari-lari kecil ke arah Hanna)

__ADS_1


"Najwa"(Ucap Hanna dengan pelan)


"Ada apa Han? "(Najwa)


"Naj, kamu mau nggak nurutin permintaan aku untuk yang terakhir kalinya"(Hanna berkata dengan terbata-bata)


"Iya, Hann aku mau, tapi kamu jangan ngomong seperti itu"(Kini Najwa menangis,karena ucapan Hanna barusan seperti orang yang ingin pergi jauh)


Selain Najwa,Mama papa nya Hanna juga sudah menangis dari tadi, melihat keadaan anaknya. Dan mama papa Farhan juga turut merasakan kesedihan dari orang tua Hanna.


"Faar.... "(Ucap Hanna yang memanggil Farhan dengan suara parau)


"Iya Hann"(Farhan menjawab dengan cepat dan mendekati Hanna)


"Permintaan terakhir aku yaitu, aku mau kalian berdua menikah"(Ucap Hanna dengan sedikit tersenyum)


Semua nya terkejut mendengar perkataan Hanna,apalagi Najwa dan Farhan.


"Tapi Han,aku mau nya nikah sama kamu"(Ucap Farhan)


"Iya hann, Farhan kan sukanya sama kamu, lagian aku tidak begitu mengenalnya, jadi untuk apa aku menikah dengannya"(Najwa menyambung ucapan Farhan)


"Far..Naj... Ini permintaan ku yang terakhir. Aku mohon"(Ucap Hanna dengan suara yang sangat pelan dan terbata-bata)


"Baiklah, karna aku dan Najwa sudah berjanji ingin menuruti permintaan mu, kami akan menikah"


"Assalamualaikum" (Suara seseorang dari luar).


"Waalaikumsalam"(Semua menjawab salam dari seseorang yang baru saja datang)


"Saya penghulu, saya kesini karna di suruh oleh Farhan untuk menikahkannya, adakah yang bernama Farhan di sini? "


"Saya Farhan pak, sebelumnya saya mohon maaf, pernikahannya kami tunda sementara pak"(Ucap Farhan)


"Far, aku mau menyaksikan pernikahan kalian sekarang juga, dan kalian menikah disini"(Hanna)


"Apa han? sekarang?"


Najwa terkejut,begitupun Farhan. Ternyata Hanna tidak main-main dengan permintaannya itu.


Karena tidak tega dengan Hanna,apalagi dengan kondisinya saat sekarang ini. Dengan terpaksa Najwa dan Farhan menuruti permintaan dari Hanna.


Lalu penghulu yang tadi ingin pergi dipanggil kembali oleh orang tua Hanna. Lalu pak penghulu pun menikahkan Najwa (yang walinya diwakilkan) dengan Farhan.


Saat ijab kabul berlangsung,farhan sempat salah,karena ia tidak hafal nama Najwa. Namun demikian, ketika ijab qabul di ulangi untuk yang kedua kalinya, Farhan tidak salah lagi. Dan semua saksi yang ada serentak mengucapkan kata sah,termasuk Hanna. Dan mereka pun sudah sah menjadi pasangan suami istri.


*Bersambung*


Bagaimanakah nasip pernikahan Najwa dan Farhan? , mau tau kelanjutannya?

__ADS_1


Jangan lupa mampir ke episode berikutnya yaa🤗


__ADS_2