
Morgan dan sila sangat bahagia saat syukuran kelahiran Daren,seluruh rangakaian acara dapat berjalan dengan sangat lancar.setelah acara selesai rey dan vivi pun kembali ke rumah mereka.
saat dalam acara vivi masih bisa tersenyum menyembunyikan luka batin nya,tetapi saat dalam perjalanan pulang dia ''terlihat murung dan sedih.''
rey paham perasaan istrinya,dia pun sama hatinya ter iris saat mengigat kejadian itu.
Vi sudah sampai.!! vivi pun turun dan melangkah masuk,rey menggandeng tangan vivi untuk memberi kekuatan. setelah sampai didalam kamar vivi meringkuk di atas tempat tidur nya.
Vi sudah jangan terlalu lama bersedih,besok kita ke dokter ''program kehamilan atau bayi tabung.''
kita konsul dahulu ke dokter,bagaimana baik nya besok.
''benar mas,?''vivi sangat antusias.
''iya sayang..''vivi memeluk rey dengan begitu gembira.
setelah vivi tertidur,rey pergi ditemani supir nya menuju markas dragon.dia menuju ke tempat penangkaran buaya dan tempat adelia berad.!
rey melihat adelia dengan penuh kebencian,adelia terlihat kurus kering tak terurus.wajah cantiknya terlihat layu dan kusam,badan seksi nya sekarang tinggal tulang bahkan,,buaya pun enggan untuk memakan nya.
''Selamat malam adel.!'' Adelia oun terkejut melihat rey,karena sudah lama rey tak berkunjung ke sana .
rey,''tolong bebaskan saya?'' adelia merintih memohon belas kasih dari rey.
Rey menyunggingkan senyum nya saat melihat nya.
saya tidak mau banyak bicara..!! ini untuk kematian bayiku dan kesedihan istriku karena ulah mu, sekarang lah saat nya untuk mu terjun bebas ''menemani buaya di bawah sana.!''
rey jangan ku mohon,jangan lakukan ini rey aku bersedia melakukan apapun bahakan menjadi budak mu aku siap,tapi tolong jangan lakukan ini ..!
rey tidak peduli telinganya seolah tuli tidak mendengar yang adelia ucapkan.pelan pelan ia turunkan tali nya,dan kerangka besi pun turun mendekati buaya buaya yang ada di dalam sana !
Rey,,rey,,rey adelia terus saja berteriak ketakutan..!
rey memerintah kan untuk membuka kunci bawah nya,agar adelia bisa terjun bebas kedalam sangkar buaya.
Rey mendengar dengan jelas teriakan adelia,!
itu memang hukuman yang pantas untukmu,''nyawa harus dibayar dengan nyawa .!'' ucap rey sebelum meninggalkan markas.
Andrew menyaksikan semua itu,dia merasakan ketegangan dalam dirinya saat melihat adelia menjadi santapan segar,, ''buaya di bawah nya.''
__ADS_1
Andrew baru tau kalau morgan bukan lah lawan nya,
dia tidak pernah tau kalau morgan mempunyai markas besar ini.tempat ini sangat lah rahasia bahakan mama morgan dan marine pun tidak pernah tau dimana lokasinya. walaupun mereka tau kalau tuan wijaya lah yang mendirikan dragon,untuk melindungi daru musuh dan rekan bisnis yang curang.
Pagi ini richard menghadiri sidang perceraian nya dengan marine,richard berharap marin mencabut gugatan nya tetapi tidak,marine justru ingin ''persidangan ini cepat selesai.''
Saat acara syukuran di kediaman morgan,richard mengajak marine untuk bicara.
marine,ku mohon cabut lah gugatan mu aku tidak mau ''pernikahan kita berakhir.''
Mas ada tidak ada yang gratis di dunia ini,bahkan kesalahan mu pun harus kamu bayar.jadi kami terima saja keputusan ku,ini yang terbaik untuk kita.
marine,marine..!marin berlalu pergi,tidak menghiraukan richard yang terus saja memanggil nya.
''keras kepala sekali kamu marine.'' richard sangat kesal.
''harus dengan cara apalagi aku membujuk nya.?''richard sangatlah frustasi.
Mereka berdua duduk bersampingan di ruang sidang,kalau dulu mereka duduk berdua untuk menikah,sekarang untuk berpisah.terlihat keduanya begitu tegang apalagi richard dia tidak pernah menginginkan ''perceraian ini.''
richard dan marine di dampingi oleh pengacara dan
keluarga masing masing.
Sama jeng sebagai ibu saya juga tidak mau pernikahan marine harus berakhir seperti ini,tetapi ini sudah ''menjadi keputusan nya,''kita tidka bisa berbuat banyak bukan..? benar juga jeng jawab nyoya kirana.
Setelah proses persidangan pertama selesai,kedua belah pijak pum kembali ke kediaman mereka.
sementara marine di kembali bekerja begitu pula dengan richard.
saat marine ingin menuju kantor nya,richard menghubungi nya.
''halo mas ada apa?''jawab marin di ujung telfon nya.
marine saya ingin bicara dengan mu,bisakah ''luangkan waktu mu sebentar saja.?'' richard bicara dengan sangat tenang.
untuk apa mas,sudah tidak ada lagi yang harus kita ''bicarakan lagi.?'' marine enggan bertemu richard dia takut hatinya akan goyah .
banyak yang harus kiya bicarakan,''ada anak di antar kita'' apa kamu lupa..! ya sudah bicarakan saja sekarang.!
richard menarik nafas nya,karena marin memang keras kepala.
__ADS_1
Apa saya harus ke kantor mu marine,kita memang akan bercerai tapi saat ini kamu ''masih istri saya,''
mengapa susah sekali ''untuk bicara dengan mu.?''
bagaimana kalai kita sudah resmi berpisah,bagaimana komunikasi kita akan baik untuk anak anak nanti nya...!
mendengar perkataan richard hati marine pun mencair..!
Baik lah kita bertemu sore nanti setelah pulang bekerja,kita bertemu di ''kafe dekat rumah saja.!''kata marine.
oke kalau mau kamu seperti itu,''saya tunggu!''richard menyunggingkan senyum nya,karen rencananya berhasil untuk bertemu marine.
Berbeda dengan marine dan richard yang sedang bersitegang di pengadilan,Rey dan vivi sedang menemui dokter kandungan untuk ''program kehamilan,'' tetapi hasil nya diluar dugaan.
Saat tengah menjalani USG dokter pin terkejut denhan hasil nya,vivi dan rey yang tidak mengenal
ilmu kedokteran hany diam saja.
Ibu vivi anda dan pak rey tidak perlu menjalani progam kehamilan,''apalagi bayi tabung..!'' vivi dan rey pun bingung.
mengapa dokter..?kata rey yang penasaran
Lihat lah monitor ini pak,!rey dan vivi seketika mengikuti nya.
ini adalah janin,'ibu vivi tengah hamil'' empat minggu sekarang,jadi untuk apa progam lagi..!
vivi dan rey saling pandang,senyum kebahagiaan seketika muncul dari wajah mereka.
Dokter apa kah ini benar,saya tidak bermimpi kan.? kata vivi dengan berderai air mata kebahagiaan.
''Semua ini benar ibu vivi.!!'' dokter meyakinkan vivi.
Rey memeluk vivi,betapa bahagia nya mereka mendapat kan kejutan yang tak terduga.
Vivi pun masih memberitahu sila soal kebahagiannya,dia bisa merahasiakan pada siapapun tapi tidak dengan sila.
Vivi selamat ya,akhir nya kamu kembali di percaya sama tuhan,''untuk bisa hamil lagi'' jagalah dengan sebaik mungkin ya.
Pasti sila,aku kaan menjaga dengan sepenuh hatiku,
aku tidak mau kejadian yang dulu terulang kembali,yang pastinya aku akan menuruti semua perkataan mas rey,untuk tidak banyak beraktifitas di luar rumah.
__ADS_1
Benar vi turuti saja,''kalau itu u tuk ke baikan mu..!'' mereka berdua tertawa bersama.