
Sekarang vivi pergi kemana dengan Rey pa cari dia.K''alu dia kawin lari bagaimana ..?''
''Biarkan saja dia kawin lari tidak usah difikirkan''Papa Vivi tetap acuh.
Kamu kelewatan Pa...''awas ya kalau sampai terjadi sesuatu dengan vivi,''aku tidak mau hidup sama kamu lagi.
Ayah macam apa,''yang tidak perduli dengan anaknya sendiri,'' sudah gila Pa sudah gila.
''Alfa kamu cari kakakmu ..!jangan seperti papamu yang sudah gila itu, cepat cari ..!''kata Mama Vivi membe tak Alfa.
''Mama tenang ya,''pKakak pasti aman sama Rey karena aku liat dia orang baik dan bertanggung jawab.Tapi aku akan coba cari mama tenang ya.
''Mas Rey kamu mau kemana..? kok sudah rapih aja.''Vivi melihat Rey dari ujung rambut sampai ujung kaki.
''Kerja Vi ,nanti kamu sama baby makan apa.?''kata Rey dengan senyum tipis nya.
Kerja kemana ...?''kantor kamu kan jauh mas."
''Saya bisa kerja dimana saja ''jawab Rey.
Rey pergi bekerja, sebelum nya dia mengantar Vivi ke rumah Mama nya. sebab Papa nya pasti telah pergi bekerja
''Mama ini Vivi..''vivi mengetuk pintu kamar Mama nya.
''kamu pergi kemana Vi...?Mama masih kelihatan cemas.
''Vivi ke hotel ma istirahat di sana kasihan Rey''jawab Vivi.
Lagian vi kamu kenapa.? ''bisa ceroboh sekali sih sampai hamil begini'' bikin Mama jantungan tau,kenapa gak bisa jaga diri kamu sih..?
Ma ini gak sengaja ''Rey itu bukan pria seperti itu,''waktu itu ada acara kantor pokok nya dan ada minuman beralkohol kami minum hanya sedikit untuk menghargai rekan kerja lain nya.Tetapi Vivi sama Rey tidak biasa minum Ma, ternyata kita mabuk akhirnya kejadian lah Ma, apa yang tidak kami harapkan.
Dari awal Rey sudah mau nikahin Vi Ma,
tapi Vi bilang gak usah gak mungkin vi hamil karena itu bukan masa subur Vi sebenarnya.''Sampai akhirnya kemaren Rey maksa untuk USG dan ternyata Vi beneran hamil.''Vi sedih sudah membuat semua orang di rumah ini kecewa.
Vivi menceritakan apa yang terjadi pada Mama nya,walau sebenar nya tidak seperti apa yang sebenar nya terjadi.
''Vi pekerjaan Rey itu apa,?''sepertinya dia bukan orang sembarangan, terkadang Ma merasa serma saat dia menatap Papa yang egois.
__ADS_1
''Dia asisten Presdir di sebuah perusahan besar Ma,''dia begitu di hormati dan di segani banyak orang di sana.Tapi Papa justru menghajar nya tanpa ampun.
''Benarkah.?''Mama terkejut
''Hemmm''kata Vivi.
Hari ini ada meating dengan Dewan Direksi Pusat di kantor tempat Papa Vivi bekerja.Sebenar nya Papa Vivi agak terkejut karena dia tidak tahu jika ada pertemuan.
Ketika rapat Direktur perusahaan mengenalkan,Jika Rey adalah Pimpinan Direksi pusat perusahaan itu. Sontak Papa Vivi terkejut, sebab orang yang baru saja dia hajar dengan tangan sendiri adalah Dewan Direksi di tempat dia bekerja.
''Apa....!jadi Rey itu pimpinan direksi pusat,bisa gawat kemarin aku hajar dia habis-habisan,aku bisa terancam disini ''
Papa Vivi sampai berkeringat dingin melihat Rey berdiri tegak di jalan nya,dia begitu tampan dan berwibawa.jiwa kepemimpinan nya benar-benar tidak di ragukan lagi, sampai membuat ciut nyali Papa nya Vivi
Meating dimulai,seperti biasa Rey begitu berwibawa dia sangat tenang dan tegas. orang yang ada di dalam ruangan itu dibuat nya sampai panas dingin.
Rey tidak segan-segan mengganti mereka yang kerjanya tidak berkompeten,sudah ada 15 orang yang Rey pecat pagi itu,membuat Ayah Vivi gemetaran.
Jadi sebelum nya,setelah Rey menetapkan vivi sebagai calon istrinya.
Rey dengan cepat menyelidiki seperti apa keluarga Vivi,ternyata pekerjaan ayah Vivi berada dalam naungan nya.
Setelah dari perusahaan Rey segera menuju Bandara untuk menjemput keluarga nya,dia juga mengajak Vivi bersama nya.
''Kamu sudah beres kerjaannya Mas..?''Vivi bertanya.
''sudah ''ucap Rey.
Setelah beberapa saat menunggu akhir nya keluarga Vivi sapi di Bandara. Mereka begitu antusias bertemu Vivi, Walau baru pertama bertemu mereka begitu menyukai Vivi sebagai calon menantu nya.
''Bagaimana Rey.?''apa sudah di bicara kan dengan orang tuanya Vivi soal kehamilan.
''Sudah Pi,''Mama si welcome cuma Papa nya yang kurang terima tapi Rey paham dengan perasaan beliau.
Ya Papa juga mengerti kalau misalnya beliau marah,setiap orang tua pasti akan merasa seperti itu.
Rey membawa orang tuanya beristirahat di Hotel yang sudah di siapkan sebelum nya,dia juga mengantar Vivi ke rumah nya,sebab malam nanti Rey akan kembali bertemu dengan keluarga Vivi di temani kedua orang tua nya.
''Ma mama,ma kamu dimana..?''Papa Vivi pulang seperti orang ketakutan.
__ADS_1
''Ada apa si Pa..?''Mama bingung melihat suami nya.
''Vivi kamu di rumah ...?''Papa begitu terkejut melihat Vivi.
Memang kenapa kalau Vivi di rumah, kenapa kamu pulang kerja sudah ribut saja.''Awas saja berani macam-macam sama Vivi..!.''Mama sudah pasang badan untuk melindungi Vivi.
''Tidak Ma.. ''kata Papa.
Vi kenapa kamu tidak bilang kalau Rey itu petinggi di perusahaan papa, ''bagaimana ini pasti dia akan memecat Papa besok.'' Vivi dan Mama melongo mendengar nya.
Mana Vivi tau kalau perusahaan dia bekerja,memiliki cabang di sini.Salah Papa sendiri siapa suruh mengajar dia sampai babak belur.Kalau sampai Rey marah bukan hanya Papa,''semua karyawan di sana juga bisa dia pecat.''
Vivi menakuti Papa nya,padahal dia juga tidak tau apa pun tentang perusahaan Rey dan seperti apa dia bekerja.
Benar Vi,pagi tadi 15 staff perusahaan yang sudah dia pecat.''Bagaimana kalau setiap hari dia berada di kantor.?''
Vivi membulatkan mata nya mendengar Papa nya bercerita.
"Benar-benar gila si Rey."
''Baru 15 karyawan Pa belum semua nya.Untung saja kemaren tulang papa masih utuh,karena bisa saja dia patah kan tulang papa itu.''Vivi semakin menakuti Papa nya.
Nanti malam Rey akan datang bersama orang tuanya,''jadi Papa jangan bikin rusuh lagi kalau Papa masih ingin bekerja di kantor.''
''Kamu mengancam Papa Vi''kata Papa.
''Ya.... ''Vivi berjalan dengan ria merasa bisa menang dari Papa nya.
Malam itu kedua pihak keluarga bertemu, mereka sedang membicarakan soal pernikahan Vivi dan Rey.Pihak keluarga Rey sudah menentukan waktu dan tanggal nya.Rey menentukan hari pernikahan nya dia hari dari pertemuan hari ini,sontak saja membuat semua nya terkejut termasuk Vivi.Bagai mana bisa memutuskan menikah dalam waktu secepat itu,sementara banyak yang harus di urus jika mereka ingin melangsungkan pernikahan.
''Bagaimana bisa menikah dalam waktu dua hari,saya mau Vivi menikah secara resmi.Bagaimana mengurus semua data-data nya.?''kata Papa Vivi.
''Saya sudah mengurus semua nya Om, data saya dan Vivi sudah selesai diurus.''Rey menyerah kan semua data nya.
''Apa.. !''keluarga Vivi pun semakin terkejut.
"Tenyata calon menantuku sangatlah luar biasa."
Papa Vivi merasa heran.
__ADS_1