
''lho marine,ada apa?''marin tidak menjawab,dia sibuk dengan anak nya.
''marine kenapa,?matamu sembab lho..richard mana ?''marin menarik nafas nya dalam dalam.
''ma marine kek kamar dulu,temani anak anak bermain ya ma,suruh bibi siapkan makanan untuk mereka. !''sang mama pun bingung.tanpa menunggu jawaban dari mama nya,marine melangkah menuju kamar nya.
''ada apa dengan anak itu,tidak biasa nya seperti ini.''
''oma,mami ribut sama papi''ucap james yang masih polos.
''apa jadi mami mu bertengkar.?''
ya sudah kalian main, oma siap kan makanan ya..
setelah menyiapkan keperluan cucu nya,mama pun menghubungi suaminya tapi tidak ada respon.
karena kesal dan bingung..dia menghubungi morgan.
''halo mama..''sapa morgan.
morgan kaka mu ada di rumah,kaya james dia bertengkar dengan richard.mama bingung papa mi tidak ada di rumah.
''ma morgan sudah tau,nanti morgan ke sana kalau papa sudah kembali ya,biarkan kakak istirahat dia pasti lelah.''tanpa sadar air mata mama mengalir di pipi nya.
''morgan mama takut,masalah ini seperti nya sangat berat,tidak biasa nya marin seperti itu.''morgan berusaha menenangkan mamanya.
''mama jangan berpikir aneh aneh ,sekarang temani cucu mama saja ya.''ia morgan.
mama sedang pusing memikirkan anak nya, sementara tuan besar sedang memberi hukuman selanjut nya untuk andrew.
''sekarang waktunya saya memberi pilihan lagi pada mu andrew.''dengan tatapan tajam nya,tuan besar menatap andrew.
''mau kaki ,tangan apa perut mu.?''andrew menyeringai.
''br*ngsek kau wijaya,aku tidak takut pada mu!''ucap andrew dengan lantang.
__ADS_1
tanpa banyak bicara lagi,dia menembak tangan kiri andrew.
''dor....!''
''akh..!'' andrew kembali berteriak.
setelah memberi hukuman tuan besar keluar tanpa berkata apa pun...membiarkan andrew terkapar.
dan kembali ke rumah nya.saat sampai di rumah istrinya sudah menanti dengan hati yang kesal.
''papa kenapa tidak merespon telfon mama.?''mama marah marah.
''maaf ma papa tidak melihat hp dari tadi pagi..''jawab tuan besar.
''kenapa sih ma,kok ngomel ngomel ..?''papa tidka tahu kalau istri nya sedang pusing memikirkan marine.
''opa opa''teriakan kedua cucu nya.
''wah cucu opa sudah sampai ya..?''dengan wajah gembira tuan besar menyambut cucu nya.
''pa kita bicara dulu yuk,?''nanti ma papa kan ingin main sama cucu cucu papa.
jawaban tuan besar membuat istrinya marah,lagi ada masalah besar tapi tidak mau di ajak bicara.
papa mama ini mau bicara penting,marine butuh kita.malah sibuk saja dari tadi,dari pagi pagi sudah pergi, sekarang mama cuma mau bicara sebentar apa tidak dengar..!
tuan wijaya geleng geleng mendengar istri nya marah marah.
''iya ma ayo kita bicara..?''tidak mau ribut tuan besar segera menyetujui ajakan istrinya.
''ada apa sih ma..?''marin ribut dengan richard.
''maksud mama ribut seperti apa ?''marin ribut besar dengan richard pa,dia membawa koper banyak.
sekarang dia di kamar tidak mau bicara dengan mama.
__ADS_1
''morgan sudah tau tapi dia bilang nanti akan ke rumah,ingin menceritakan soal marine.
mama takut pa kalau sampai ada apa apa dalam pernikahan mereka. kasian marine pa.''
ma kamu jangan terlalu berpikiran macam macam,
tenang saja marin itu anak yang kuat pasti dia bisa memutuskan semua nya dengan baik.
sementara morgan dan rey sedang mengurus,cika..
karena cika adalah topik utama dalam masalah kakak nya,jadi dia juga harus bertanggung jawab atas semua kekacauan yang dia buat.
''rey bawa cika ke rumah malam nanti ya,sekarang kita ke rumah utama kak marine ada di sana,dan mama pasti khawatir.''baik bos jawab rey.
sebelum nya cika sudah di tangkap oleh anak buah rey di apartemen nya.dan sekarang cika sedang berada dalam pantauan rey di markas. tuan besar tidak tahu kalau di sana ada cika.
karena dia hanya fokus pada andrew saja,untuk urusan tawanan dan musuh lain nya dia tidak akan ikut campur kecuali morgan yang memintanya.
''beberapa jam sebelum nya....''
anak buah morgan mendatangi apartemen cika,
mereka menyamar sebagai security,dan mengetuk pintu apartemen.
karena mereka mengenakan seragam pengamanan apartemen, sudah pasti akan di buka kan pintu oleh pemilik nya.
benar saja tak butuh waktu lama ,cika keluar dan membuka pintu nya.
''ceklek ''pintu pun terbuka.
''maaf pak ada perlu apa ya..?''tanya pemilik rumah.
tanpa menjawab pria itu pun membekap dan membius cika yang masih berdiri di depan pintu.
karena sudah bekerja sama dengan keamanan di sana,itu memudah kan mereka membawa cika keluar dari gedung apaetemen.
__ADS_1