
kamu jawab papa vivi,''apa semua itu benar..?''
iya pa semua itu benar vivi lagi hamil sekarang,jawab vivi dengan hati yang resah.
''Plak ..'' vivi di tampar oleh papa nya
kamu benar benar tidak tau malu,dimana harga dirimu sebagai perempuan,kamu benar benar ''membuat papa kecewa.!'' papa berkata dengan mata yang memerah.
''papa vi minta maaf hiks hiks hiks''vivi menangis di hadapan papa nya.
om jangan pakai kekerasan ''kasian vi lagi hamil.''
kalau om mau memukul pukul saja saya, saya yang bersalah.dengan gagah rey melindungi vivi.
berani berani nya kamu melakukan ''terhadap vivi,'' b***ngan kamu bug bug kurang ajar kamu..!rey di pukul oleh calon mertuanya.
''pa jangan pukul mas rey pa vi mohon''diam vi kalian berdua itu sama saja.
pa sudah pa cukup jangan main pukul,alfa juga sama pa ''kecewa dengan semua ini.''tapi jangan seperti ini pa liat mama kasian. adik vivi berusaha menenangkan orang tuanya.
''diam alfa..!''usaha alfa sia sia.
kamu dengar rey,saya gak akan sudi ''merestui kamu menikahi vivi.''papa vivi benar benar sudah gelap mata,dia benar benar marah dengan rey.
cukup pa kamu jangan seperti ''berandalan..!''vivi harus menikah dengan rey pa harus, karena rey yang sudah ''menghamili vivi." kata ibu vivi
jadi dia harus tanggung jawab, apa kamu mau
vivi hamil tanpa suami dan menjadi hinaan,semua orang yang mengenal nya itu mau kamu.
mereka berdua memang salah kalau kami ingin menampar ya tampar saja,tapi kamu jangan seperti kriminal memukuli anak orang seperti itu,sekarang tentukan ''hari pernikahan vivi.!''
''terserah kamu saja ma aku sudah malas,aku tidak mau dia menjadi menantuku..!'' kata papa vivi .
terus kamu munya vivi nikah sama siapa,mana ada yang mau sama wanita hamil pa.! mam vivi kesal dengan suaminya.
biarkan saja dia hamil kurung dikamar'' sampai
dia melahirkan..'' papa vivi tidak peduli dengan kehamilan anak nya
''ternyata sifat keras nya datang dari papanya,
masih untung aku tanggung jawab malah dipukuli,
andai saja aku balas pasti sudah remuk itu tulang
untung aku sayang sama anak nya,kalo tidak
pasti sudah aku runtuh kan rumah ini.''
om saya datang kemari,ingin melamar anak anda dengan baik baik dan mengakui kesalahan saya.
saya ingin menikahi vivi karena dia sedang
''mengandung anak saya,'' vivi adalah gadis yang ''paling saya cintai,,''jadi saya tidak mau dia hamil dan menderita tanpa saya di samping nya.'' rey masih menjelas kan dengan tenang
kamu dengar rey saya tetap tidak akan merelakan
''anak saya menikah dengan kamu ..!''papa masih tetap keras kepala.
"pa tolong jangan seperti ini vivi mau menikah
sama mas rey pa, tolong beri restu kami pa"vivi memohon.
"tidak akan pernah vivi." ungkap papa vivi
"om perlu om ketahui,dengan atau tanpa restu
anda saya akan tetap menikahi vivi.jadi kalo om tidak beri restu itu tidak masalah .!" rey sudah mulai keras.
__ADS_1
kamu liat vi orang yang kamu cintai, tidak punya
sopan santun sama sekali,aku semakin yakin untuk tidak merestui kalian berdua.''orang yang sudah menghamili putriku'' pasti dia itu orang yang tidak benar pria bre**sek.''
''pa jangan bicara seperti itu mas rey orang baik,,
dia itu pria terhormat kalo dia orang yang tidak baik, dia tidak akan tanggung jawab sama aku pa.''
''papa tidak perduli vi...!''kata papa
''kasian mas rey dia begitu dihormati dan dihargai
sama semua orang di dunia bisnis tapi disini,
dia seperti tidak harganya didepan papah
*apa yang harus aku lakuka*n"
''mas tapi kamu lebam pasti sakit ya aku obati ya''
gak usah vi ini gak sakit kok beneran sayang.kata rey merayu.
'' rey pintar sekali dia akting nya pakai sayang segala lagi tapi kasian dia di pukuli sama papa ''
Om anda bekerja di PT Delta Wijaya bukan..?rey mencoba mencairkan suasana.
terus apa urusan kamu, ''tidak usah mengurusi
tempat kerja ku'' dan kamu tidak di terima di sin, sekarang lebih baik kamu pulang saja ..!Rey justru tersenyum penuh kemenangan.
baik saya akan ''pulang sekarang,'' jawab rey santai.
''ayo vi'' rey mengajak vivi bersamanya.
iya mas aku ikut sama kamu..pa maaf vivi pergi
kalau kamu lebih memilih laki laki itu .''
rey dan vi berlalu tanpa menghiraukan papanya,
dan di rumah gantian sekarang papa nya vi lah,
yang di marahin oleh sang mama..
''mas rey kapan kamu pesan mobil nya,?''kok sudah ada di rumah.sudah dari tadi lah .
kita mau keana sekarang ..?
'' ke hotel lah vi istirahat'' ucap rey
setelah sampai di hotel vivi dna rey lun beristirahat.
"vi nanti kalo makanan datang kamu makan ya,
saya istirahat dulu sebentar disini."kamu bisa istirahat di tempat tidur ya..iya mas jawab vivi.
rey menyandarkan kepala nya pada sofa..sementara vivi duduk di atas tempat tidur,vivi memperhatikan rey yang matanya terpejam dan tangan nya di atas kepala. seperti nya dia sedang berfikir dan menanggung beban berat.
hari semakin larut tapi rey belum juga bangun
''kasian mas rey pasti dia sangat lelah''
''mas rey mas bangun....!''vi kenapa rey terkejut.
sudah malam apa kamu tidak lapar mas,dari tadi kamu juga tidur seperti ini, apa tidak sakit badan dan lehermu itu begitu terus..
iya memang sakit berasa pegal sekali,bisa tolong kamu pijit leher saya vi..!ha vivi terkejut mendengar ucapan rey.
oh gitu ya sudah sini aku pijit ''biar lebih enak.!'' rey
__ADS_1
pun menikmati pijitan vivi.
dirumahnya sila penasaran dengan perjuangan vivi dan rey.
''kak gimana ya vivi sama rey..?''sila cemas.
sayang rey itu pintar,jadi kamu tenang saja dia tau apa yang harus dia lakukan,''kalo ada masalah di sana.'' kata morgan.
setelah rey selesai mandi..mereka makan di restauran hotel berdua,tidak banyak yang mereka bicarakan karena rey sepertinya terburu buru .
benar saja setelah sampai dikamar hotel dia langsung bekerja,fokus sama layar laptop nya seperti tidak ada vivi didalam sana ..
''fokus sekali sih dia kerjanya ...menoleh sedikitpun saja tidak apa sibuk sekali ya,bukannya ngobrol bagaimana menghadapi papa besok,gak mungkin kan berdiam saja disini,aku kerjain saja dia lah biar gak serius gitu''
''Ah sakit sakit aduh ini kenapa ...?''vivi berakting.
''vi kamu kenapa apa yang sakit bilang vi''rey khawatir.
perut ku sakit mas seperti keram ''sakit banget''.!akting vivi berhasil.
sebentar vi aku dokter dulu ya sabar dulu! kata rey.
vi kata dokter kamu tidak boleh stres dan kecapean.
dokter bilang harus dikompres supaya lebih nyaman ,kamu rileks ya jangan terlalu stres jangan terlalu memikirkan ayah mu, tenang saja besok pasti dia berubah pikiran kok.
pasti ini sakit sekali ya ,,nak kamu yang pintar ya
jangan menyakiti mami mu ''kasian dia kesakitan.''
dengan telaten rey merawat vivi, sangat terlihat rey begitu khawatir dan cemas.vivi sampai terenyuh melihat nya ,niat hati cuma ngerjain rey tetapi hasil nya luar biasa, rey harus bolak balik kamar mandi
untuk merendam handuk dengan air hangat..
"kamu terlihat khawatir sekali mas..sepertinya kamu begitu menyayangi anak ini kamu terlihat tulus sekali sama aku mas,apa kemaren itu juga tulus sampai kamu rela dihajar sama papa demi aku ...
kenapa aku baru bisa melihat nya sekarang."
''vi gimana apa sudah membaik..?''
rey memastikan.
'' iya mas sudah''jawab vivi .
syukur vi aku takut terjadi apa apa dengan kalian,
kalian yang kuat ya aku, pasti akan menjaga kalian dengan sangat baik.
rey dengan spontan memeluk vivi,dia lupa kalo dirinya dengan vivi bukan pasangan yang saling mencintai dan melengkapi. rey lupa kalo ada batasan antara mereka,mereka bersama karena vivi hamil bukan cinta,vivi pun kaget tiba tiba rey memeluknya.
mas rey ,perutku sudah membaik kok kamu jangan khawatir ya gak usah cemas.
''kamu bisa kembali bekerja lagi.!'' kamu yakin vi ...?iya mas yakin.
ya sudah aku kerja lagi kamu istirahat ya aku jagain kamu disini tidurlah, jangan berfikir
macam macam ya.
"kenapa aku khawatir seperti ini denganmu vi sepertinya aku tidak hanya khawatir dengan bayi kita,tetapi dengan mu juga vi aku sangat takut kalo kamu sampai kenapa napa, *mungkin ini yang dirasakan sama bos waktu*nona sila terluka. dia begitu terlihat frustasi ..vi apa memang benar kamu sudah mengisi hatiku ."
maaf ya semua kalo up nya telat
sebenarnya kemaren itu semua datanya ke hapus
jadi aku harus menulis nya kembali..
dan membutuhkan waktu lebih lama
ternyata menulis ulang sulit ya😄😄
__ADS_1