
hari hari di lalui vivi dengan sikap dingin rey,dia jadi merasa terbiasa dengan semua keadaan ini.
mereka saling diam seperti orang yang tidak saling mengenal,tidak ada lagi adu mulut dan ocehan vivi.
begitulah hari hari yang dijalani vivi dan rey.
pagi ini vivi membuat sarapan untuk dirinya ,kalau rey mau makan syukur ,gak mau yasudah.
''hem bau nya harum pasti enak..?'' vivi bicara sendiri.
cobain ah,,,em lumayan ini kemajuan yang bagus vi .
coba kalau rey mai pasti dia ketagihan.
tapi Yasudah lah tidak usah memikirkan dia, memang rey kan suka semaunya sendiri dari dulu.
saat vivi sedang menikmati makannya,rey datang
untuk berangkat bekerja.
''setiap pagi pasti dia masak ,padahal aku kan sudah suruh dia untuk tidak masak.'' batin rey
''tawarin gak ya ,?serba salah deh.'' vivi
mas mau sarapan juga gak..? rey menjawab dengan sewot.
aku kan sudah bilang kamu tidak perlu memasak, dan memikirkan masakan ku..!
kamu itu dengar gak sih kalau saya bicara.
mas kalau kamu tidak mau makan masakan ku Yasudah, bicara baik baik kan bisa.
tidak usah marah marah..! aku masak untuk diriku sendiri karena aku juga butuh makan.
vivi pergi meninggalkan rey ,dan berdiam diri di balkon .
sementara rey hanya diam dan pergi begitu saja tanpa peduli sedikitpun dengan vivi.
"nak kalau kamu masih ada pasti mama tidak akan merasa sendiri menjalani semua ini,papa mu itu menyebalkan selalu semaunya sendiri .mama capek nak apa mama harus akhiri pernikahan ini."
vivi menangis sendirian merenungi jalan hidupnya bersama rey.walauoun vivi itu banyak bicara dan cerewet, tapi kalau ada masalah dia lebih memilih disimpan sendiri.
berbeda dengan sila,dia tidak banyak bicara tapi mau berbagi kesedihan nya.
rey kita jam berapa bertemu klien..? morgan bertanya.
jam 10 pagi bos...oky rey siap kan semuanya ya.!
semua sudah saya siapkan bos,,bagus rey.
rey dan morgan pun bertemu klien mereka,setelah klien mereka pulang tiba tiba munculah adelia.
"tuan rey ,tuan morgan anda disini?" tanya adelia
"ia nona, kami sedang ada meeting.." jawab rey
boleh saya gabung ,,? boleh saja kami juga sudah selesai ,sebentar lagi akan pergi . jawab morgan.
"sialan si morgan kenapa gak pergi saja dia dari sini"
"rey saya toilet sebentar." biak bos
__ADS_1
"bagus lah ada waktu untuk ku dan rey berdua" adelia
"aku merasa tidka suka dengan wanita itu,seperti nya dia punya rencana tidka baik." pikir morgan
''tuan rey kita bertemu lagi,benar anda bertemu klien.?'' iya nona benar.
''anda pasti sangat sibuk ya menjadi orang kepercayaan tuan morgan.?'' menurut saya biasa saja, jawab rey.
''wah memang anda ini sangat pekerja keras ya..?'' hem jawab rey.
"masih saja jawab nya irit sekali,aku akan selalu cara agar bisa dekat dengan mu rey dan kamu harus jadi milikku.''
rey ayo ,masih ada pekerjaan lain..!ajak morgan.
baik bos saya mengerti...! mari nona saya permisi.
ia tuan rey...
"rey kamu tidak usah terllau dekat dengan wanita itu.!" perintah morgan
"apa ada sesuatu tuan?" ya ada,
aku merasa wanita itu ada niat tidak baik ,tatapan matanya menggambarkan semua itu.!
''baik tuan saya mengerti tuan.'' mereka berdua pun kembali menuju kantor.
''morgan mengganggu saja momen ku bersama rey,
kenapa tidak pulang sendiri saja si dia'' kesal adelia.
dea beberapa hari ini dia mengintai danil..sampai detik ini belom ada kejanggalan apapun yang dea temukan.
''aku tidak akan menyerah akan kudapatkan semua bukti kebusukan mu danil''
saat rey pulang bekerja vivi belum tidur, dia masih
menonton drama kesukaannya dan dia cuek saja melihat rey pulang .tidak ada sapaan obrolan atau apapun di sana.
''tumben belum tidur dia,cuek sekali suami pulang.''
''pulang main nyelonong saja ,mentang mentang ini rumah nya seenak nya saja.gak liat apa ada orang segede gini di rumah.''
''ke kamar ah ,mau lihat ngapain aja rey di kamar.''
saat vivi ke kamar,rey sedang mandi.
em dia sedang mandi rupanya..dengan santai vivi duduk di sudut ranjang nya ditempat ia biasa tidur.
Vivi santai dengan memainkan hp nya,pura pura tidak melihat saat rey masuk.
''pulang juga langsung tidur maunya apa coba,
sampai kapan seperti ini terus pernikahan macam apa ini.kalau dia tidak suka sama aku kenapa tidak cerai saja.'' vivi kesal.
rey tetap saja cuek dan tidur di samping vivi.
sekuat kuat nya vivi dia itu seorang wanita pasti bisa merasakan hati yang sakit.seketika air mata mengalir di pipi nya.
''lebih baik aku tidur di kamar sebelah saja.''
vivi bukan tipe orang yang mudah menangis didepan orang lain.
__ADS_1
''kenapa sesakit ini rasanya tidak di anggap,padahal aku sudah mencoba cuek tidak memikirkan semua ini kamu jahat rey''
''aku juga sedih kehilangan anak ku,ibu mana yang mau kehilangan anak nya dengan cara seperti ini,
kau kejam rey kamu pikir hanya dirimu saja yang bersedih .untuk apa aku di rumah ini tidak di anggap apa apa oleh nya ,aku semakin yakin untuk bercerai darinya.''
vivi menangis semalam hingga menjelang subuh ia baru tertidur,saat rey bangun dia tidak melihat vivi.
''kemana vivi,apa dia tidur diluar.?'' rey pun diam diam mencari vivi di seluruh ruangan tapi tidak menemukan nya.
"apa dia tidur di kamar ini,?" benar saja kamar ini terkunci.
ngapain dia tidur di sini aku kan tidak melarang nya tidur di kamar.!
karena hari ini weekend dan rey libur bekerja,dia melakukan aktivitas paginya dengan berolah raga.
rey suka sekali fitnes.
vivi belom keluar juga ,dia tidur atau ngapain ?
aku sudah olahraga ,mandi ,sarapan dia masih saja tidur.
biarlah aku pergi saja ..! rey pergi keluar menuju rumah morgan untuk mengurus pekerjaan.
aku tidur sampai siang begini ..aku lapar lagi,
ke dapur saja bikin makan ,kok sepi rey pasti pergi.
aku suntuk sekali,aku main saja lah bertemu teman.
saat vivi sedang mandi banyak pesan masuk di hp nya.
kik banyak sekali pesan dari nomor tidak dikenal sih,siapa ya.vivi pun membuka pesan itu.
mas rey ,,kenapa semua foto dia dengan wanita yang sama.?jadi ini yang membuat nya dingin.
''sekarang suamimu sedang berduaan dengan wanita lain di sebuah kafe ****,kasian sekali kamu ''
siapa sih yang mengirimkan pesan ini,?tapi tidak ada salah nya kalau aku cek ke sana.!
dengan hati yang berkecamuk vivi pergi menuju kafe ,menggunakan taksi karena ia tidak mau supir memberi tahu rey.
''kalau sampai kamu benar benar ada main dengan perempuan itu mas,aku semakin yakin untuk bercerai dari kamu walau menyakitkan aku harus membuang cinta ini ,kenapa hidupku jadi begini .?''
vivi pun akhir nya sampai di sebuah kafe ,dan benar saja dia melihat rey di sana ,dengan seorang wanita cantik .yang wajah nya sama seperti difoto.
''ternyata benar mas kamu disini'' aku coba telfon dia dulu..!
vivi pun menghubungi rey ,tetapi rey sama sekali tidak mau menerimanya.dia malah sibuk ngobrol dengan wanita lain.!
''baik mas kamu benar sudah tidak menganggap ku lagi.''
vivi pun melangkah menghampiri rey dan adelia .
tetapi reaksi vici diluar dugaan biasanya dia akan mengomel marah marah dan mengatai orang sesukanya seperti saat pertama bertemu dengan rey .
tapi sekarang Vivi sudah semakin dewasa dia tau bagaimana harus bersikap.
''selamat sore mas'' sapa vivi .
rey begitu terkejut melihat vivi di sana....!
__ADS_1