
''kenapa kak morgan tidak merespon pesan dan panggilan ku si..?''sila merasa perasaan nya tidak enak.
dia telah menghubungi vivi,tetapi jawaban vivi sama .
dia juga kesulitan menghubungi rey.
itu semakin membuat sila cemas memikirkan morgan.
saat rey sedang bingung membalas pesan vivi,
morgan pun sadar.
''bos anda sudah sadar,bagai mana kondisi anda.?''
saya baik rey,ini tak seberapa.
''bos nona sila menghubungi anda dari semalam,
pasti di sangat lah cemas.''iya rey.
pindah kan saya ke rumah sakit pribadi saya rey.!perintah morgan.
''baik bos akan saya urus sekarang juga!''
morgan tau pasti dia dirawat di rumah sakit di kota dia tertembak.
untuk memudahkan sila menemani nya dia memutuskan pindah ke rumah sakit dekat rumah nya.
setelah melalui proses,dan perjalanan yang lumayan jauh.
morgan dan rey sampai di rumah sakit pribadi nya.
setelah 2 hari menjalani perawatan,
di rumah sakit nya morgan merindukan sila.
''rey bawa sila kemari,serta kabari keluarga ku .
andrew kau urus saja dia.!''ucap morgan dengan lemah.
''baik bos pasti semua akan saya urus''
rey memanggil anak buah nya..
untuk menjaga morgan karena dia harus menjemput sila dan keluarga besar brawijaya.
rey melangkah masuk kedalam rumah megah itu.
mencari keberadaan sila.
''dimana nyonya.?''rey bertanya pada pelayan rumah.
''nyonya ada di kamar nya tuan.'' jawab nya.
rey menuju kamar utama menemui sila.!
''permisi nona ,apa bisa saya bicara..?''tidak butuh waktu lama,sila dengan cepat membuka pintu.
''rey kenapa kamu dan morgan susah sekali di hubungi,ada apa dengan kalian. kenapa kamu kemari suamiku mana .?'' sila heran karena rey hanya sendiri tanpa morgan.
''maaf nona ,saya kemari di perintah oleh bos untuk menjemput anda.'' jawaban yang diberikan oleh rey sedikit melegakan kerisauan sila.
''kenapa dia tidak menjemput ku sendiri ,kenapa harus kamu..?''sila merasa ada sesuatu yang di sembunyikan,karena wajah rey terlihat tegang.
''maf nona,saya hanya menjalankan perintah saja,silahkan anda bersiap!'' oke jawab sila.
__ADS_1
tak lama vivi pun sampai di rumah itu.
ternyata sebelum menjemput sila rey menghubungi vivi untuk bertemu di rumah bos nya.
''mas...!'' vivi menghampiri rey dan memeluk nya, karena dia khawatir dengan suami nya.
''mas kamu kenapa tidka pulang..kamu juga susah sekali di hubungi,aku sangat khawatir.?'' vivi terlihat sangat risau.
''vi kamu tidak perlu khawatir..saya baik-baik saja kamu lihat sendiri kan.
nanti kamu akan tahu kenapa saya sulit di hubungi .
sekarang kamu tenang,jangan banyak bertanya ya.''
''iya mas aku ngerti''vivi menuruti ucapan suami nya.
tak lama sila pun sudah sampai di lantai bawah rumah nya,menemui rey .
dia pun agak terkejut ternyata ada vivi di rumah nya.
''vi kapan kamu sampai,kok gak kabari mau kesini sih.?''vivi tersenyum.
''baru saja sila,mas rey yang suruh.''oh
''vi,nona mari kita berangkat.!''mereka bertiga pun
masuk ke mobil menuju tempat yang di tentukan oleh rey.
''mas kita mau kemana..?''vi tadi saya bilang apa hem,jawab rey.
''iya mas maaf..''vivi heran kenapa suaminya tidak cerita saja mau kemana.
sila hanya diam melihat rey dan vivi.
''sebenar nya rey mau membawa ku kemana,kak morgan kenapa sih gak kasih tau saja pakai rahasia segala bikin penasaran saja''
di loby rumah sakit ternama milik keluarga morgan.
''rey kenapa kita ke rumah sakit ada apa ini sebenar nya.?sila memaksa rey untuk memberi tahunya.
''sabar nona sebentar lagi anda akan tau.''hanya itu jawaban rey.
''parkir kan mobil nya ..!''baik tuan jawab security yang biasa memarkirkan mobil rey.
mereka menuju keruangan VVIP rumah sakit.
hati sila semakin kacau memikirkan morgan.
''aku tua pasti terjadi sesuatu dengan kak morgan,tapi rey tidak mau bilang pada ku ,
ya tuhan aku takut terjadi sesuatu dengan nya.''
saat rey membuka pitu kamar perawatan ,
sila langsung saja menerobos.. tanpa menunggu di persilahkan.!
''kak morgan,sayang kamu kenapa ..?''sila menangis melihat morgan terbaring lemah.
morgan membuka mata nya, saat sila memeluk nya.
''sayang aku baik-baik saja..kamu tidak usah khawatir ya,kamu lihat sendiri kan aku masih bisa bicara my bear.''
morgan berusaha meyakinkan agar sila tidak khawatir.
''rey tolong jelas kan morgan kenapa..?''baik nona akan saya jelaskan.
__ADS_1
''bos mengalami kecelakaan,dia tertembak pada lengan kiri nya.!''jawab rey.
''apa...!tertembak.!''sila sangat terkejut.
''kenapa tidak memberitahuku dari kemaren...?'' sayang..morgan memotong pembicaraan sila.
''kemari lah dekat dengan ku..!''sila pun menghampiri nya.
''sayang sudah ya,rey hanya menuruti perintah ku!''
''rey kabari papa dan mama ya..!''iya nona beliau sedang dalam perjalanan kemari.
''kak kenapa begini hiks hiks..
aku sudah melarang mu untuk pergi,kenapa nekat sih.''
''my bear aku tidak apa,luka ini hanya luka kecil
kamu tidak usah menangis sayang.''
tapi sila tetap saja menangis,melihat lengan suami nya yang di perban karena tertembak .
membuat hatinya ter iris.
''aku sangat khawatir kak,bagai mana aku tidak menangis melihat mu seperti ini.!
dua hari tidak ada kabar darimu,,sekarang keadaan mu seperti ini istri mana yang tidak sedih.''
''maafkan aku sayang aku kalai menjaga diriku sendiri.dan membuatmu sedih lain kali aku akan lebih berhati hati.''
''sila bagai mana morgan?''kata mama morgan.
mama sudah sampai,sila juga tidak mengerti ma.
''morgan bagai mana keadaan mu?''papa morgan bertanya
''tidak terlalu buruk pa,aku merasa lebih baik.''jawab morgan.
''syukurlah kalau keadaan mu baik..
ma kamu temani sila jaga morgan ya..!''iya pa.
papa morgan pun menemui rey,yang tengah duduk bersama vivi si ruang tunggu.
''rey saya mau bicara..!''siap tuan.jawab rey.
''vivi kamu bisa gabung ke dalam dengan sila ya nak.'' baik om .
vivi pun masuk ke dalam ruang perawatan morgan..
sementara rey dan tuan besar mereka menuju ruangan khusus milik morgan.
''rey jelaskan kenapa bisa sampai terjadi hal seperti ini.?''terlihat jelas kalau tuan besar marah dan kecewa pada rey.
maaf tuan,kalau saya sudah lalai menjaga tuan bos morgan.
rey pun menceritakan kronologi dan kejadian saat itu,tuan besar pun marah besar.
''jadi kemarin kalian bertemu andrew...?'' iya tuan ''sekarang dimana dia..?''tuan besar sudah benar benar ingin menghajar andrew.
''saat ini andrew berada di markas tuan..!'' bagus.
rey antar saya ke markas sekarang.!siap tuan.
mereka berdua keluar dari area rumah sakit..
__ADS_1
menuju markas dragon.!