
''Lihat lah Cik.. !''Sila menyerahkan ponsel nya.
Cika pun menerima ponsel Sila dan membuka nya,betapa terkejut nya dia dengan apa yang ada di dalam nya.
''Astaga kamu merekam semua ini Sil,mereka benar-benar keterlaluan. Kamu harus kuat Sila, jangan biarkan mereka menghancurkan hidup mu.''Cika memeluk Sila, memberikan kekuatan untuk sahabat nya yang sedang bersedih.
''Makasih Cik,aku juga tidak akan menyerah begitu saja.''Kata Sila.
''Lalu bagaimana dengan rencana pernikahan kalian.?''Cika pun ingin tahu keputusan apa yang di ambil oleh Sila.
''Aku sudah membuat keputusan,''untuk membatalkan pernikahan ku dengan Danil, tidak ada lagi yang harus di pertahankan Cika.''Tatapan Sila kosong, dia merasakan sakit yang begitu dalam.
''Bagus aku setuju, kamu bicarakan saja dengan Ayah mu,beliau juga pasti sangat terkejut mendengar nya.''Cika memberi saran.
''Pasti Cika. ''ucap Sila.
Setelah Sila pergi dari paviliun Danil pun bertengkar n hebat dengan Dea.
sialllllllll..............!
''Kenapa Sila sampai kemari sih,pasti dia benar-benar marah dengan ku. Kacau semua nya pasti kacau.''Danil benar-benar putus asa.
''Mas mau gimana lagi sekarang kan bu Sila sudah tau hubungan kita,kalau dia putusin kamu kan kita sudah tidak punya halangan lagi Mas.kita bebas ingin melakukan apa saja dan tidak perlu sembunyi sembunyi.''Dea begitu senang melihat Danil dan Sila di ambang perpisahan.
Danil menatap Dea dengan begitu sinis, dia baru menyadari jika kedekatan diri nya dan Dea,akan menjadi malapetaka untuk hubungan nya dengan Sila.
''Ini semua karena kamu Dea,''kamu selalu saja menggoda ku, kamu sengaja kan ingin merusak kebahagian ku dan Sila.
''Kamu menyalahkan aku mas...?''kamu juga mengambil keuntungan kan dari aku.Kamu mencintai Sila tetapi kamu juga menginginkan aku,itu karena kamu yang tidak puas dengan satu wanita kan.
''Keluar kamu Dea keluar..!''aku ingin sendiri.
Danil mengusir Dea untuk pergi, pikiran kacau setelah perbuatan buruk nya dengan wanita lain di ketahui oleh kekasih nya sendiri.
''Sila kamu pasti sangat marah dengan ku,maafkan aku Sil, aku janji aku akan berubah.''
''Danil berusaha menghubungi Sila tetapi tidak bisa, Sila telah menghapus semua kontak Danil dan memblokir nya.''
Esok hari Sila berangkat bekerja,dia belum bercerita apapun pada sorang tua nya.Sila mempertimbangkan banyak hal untuk mengungkap semua maslah nya,dia menunggu waktu tepat untuk bercerita.
__ADS_1
Di kantor Sila tidak fokus bekerja,pikiran nya terus saja fokus dengan pengkhianatan yang telah Danil lakukan. Hati Sila begitu sakit sampai dia tidak bisa bekerja.Sila memutuskan untuk ijin pulang dari tempat kerjanya atas saran dari Cika,dia kembali ke rumah untuk menenangkan diri.
''Sila kamu dari mana nak ..?kamu kenapa kalau ada masalah cerita ibu sama ayah khawatir lho.!''Sila memang belum kembali,dia hanya mengabarkan jika dia menginap di rumah Cika.
''Ibu,Ayah mana..?''Sila ingin bicara.
'' Ayah sebentar lagi juga keluar,tunggu sebentar ya. ''kaya Ibu
Dimeja makan Sila sedang bicara dengan Ayah nya,dia ingin mengatakan apa yang sebenar nya terjadi.
''Ayah,Sila ingin membatalkan pernikahan Sila dengan Danil.hiks hiks.......Danil selama ini selingkuh yah dia selingkuh dari ku.''dengan berurai air mata Sila menceritakan kepedihan nya.
''Apa Danil selingkuh ..?''Ayah Sila pun terkejut.
''Nak apa kamu gak salah bicara,kamu dapat kabar dari mana dan apa ada bukti jika Danil selingkuh. ?''Ayah ingin memastikan jika semua yang di ucapkan Sila itu salah.
Semua itu benar Yah,semua bukti sudah ada.Ayah tolong bilang sama keluarga Danil,kalau Sila sudah membatalkan pernikahan dengan Danil.
''Ya sudah nanti sore Ayah ke rumah Danil.''Ayah Sial paham pasti anak nya sudah sangat terluka sampai mengambil keputusan seperti itu.
''Ayah gak sangka Danil seperti itu, sungguh Ayah sangat kecewa padanya.''
Ibu membawa Sila ke kamar nya untuk beristirahat,Sila tampak sangat lelah apalagi dengan beban yang ada pasti dirinya merasakan yang luar biasa.
Sila Sila Sila.......!
''Bibi tolong diliat berisik sekali diluar. !''kata Ibu.
''iya bu.. ''jawab Bibi.
''Mas Danil kenapa teriak-teriak..?''melihat Danil Danil seperti itu Bibi pun terkejut.
''Sila mana bibi saya mau ketemu Dia..?''Danil mencari Sila.
''Iya Mas masuk lah,Non Sila ada dikamar nya.''sembari mempersilahkan Danil masuk Bibi memberitahu keberadaan Sila.
''Tok tok tok tok ......!''pintu kamar di ketuk
''Sila,Sila buka Sila kita harus bicara.tolong buka Sila.''Sila pun membuka pintu.
__ADS_1
''Mau bicara apa lagi ...?''aku rasa gak ada yang perlu di bicarakan lagi, kemaren sudah aku jelaskan bukan atau kamu lupa kalau kita sudah selesai Danil.Sekarang silahkan kamu pulang dan jangan pernah kemari lagi..!
''Sila tolong jangan seperti ini dengarkan saya bicara dulu,beri saya kesempatan untuk bicara.Saya gak serius sama dea please dengarkan saya.''Danilterus memohon.
''Ok bicaralah,,,!''tanpa menatap Danil Sila mempersilahkan dia bicara.
''Sila aku cuma cinta sama kamu,aku gak cinta sama Dea,, aku cuma iseng-iseng saja.Dea yang selalu menggoda ku semua hanya kesenangan sesaat saja, aku tidak pernah membagi cinta ku dengan nya.''Danil menjelaskan.
''Apa...cuma iseng kamu bilang ..?''iseng tapi ke enakan dan keterusan kan.Dea menggoda dan kamu dengan mudah termakan dengan rayuan nya,dimana harga diri kamu sebagai laki-laki. ?
''Sila aku minta maaf,memang aku tergoda.Sebagai laki-laki normal aku pasti terpancing dengan keahlian nya menggoda seorang lelaki.''Danil terus saja memohon maaf.
"Oh dengan cara apa dia menggoda kamu.''ngajakin kamu tidur bareng,
cium- cium kamu dan belai-belai kamu hingga kamu ketagihan ia.kalau kamu laki-laki setia dan kuat iman,kamu gak akan tergoda sedikitpun.Kalau kamu tidak menanggapi rayuan Dea,dia juga akan capek sendiri karena tidak ada hasil nya.Tetapi apa,kamu menikmati nya bukan.
''Sila aku minta maaf aku salah,aku tidak akan mengulangi nya lagi aku akan jauhi Dea,aku juga akan pecat dia.Please Sila jangan tinggal kan aku please.''Danil memohon sampai merendahkan dirinya berlutut di hadapan Sila.
''Aku tanya sama kamu,sejak kapan kamu ada main sama Dea,jawab jujur Danil.!''Suara Sila sangat lantang membentak Danil.
''Sekitar enam bulan yang lalu, sebelum kita bertunangan.''Mata Sila memerah mendengar nya.
''Plak..... !''Tangan Sila melayang pada Pipi Danil.
''Enam bulan dan aku sama sekali tidak tau.Aku yang bodoh atau kalian yang begitu pintar menyembunyikan nya.Jadi meating yang kalian bicarakan cuma alasan,alibi untuk mengelabuhi aku.
yang kamu bilang selalu ngecek kafe tiap hari sampai ke lima tempat,itu juga bohong,padahal aku merasa bersalah karena gak bisa bantu kamu,tapi ternyata apa..selama itu kalian berkencan selingkuh bersenang senang dibelakang ku iya ...!'' Sila meluapkan semua yang rasa kesal dalam dirinya.
''Apa kamu lupa seperti apa kita berjuang Danil.Membangun hubungan kita, membangun usaha dari nol untuk masa depan kita,seperti apa kita berjuang dulu dan sekarang ini kah balasan kamu untuk aku. ''Air mata Sila berlinang,menemani amarah nya yang memuncak.
''Kamu dengarkan aku baik-baik.''jangan pernah temui aku apapun alasannya,
aku tidak peduli kamu mau seperti apa dengan Dea.Sekarang kamu keluar dari rumah ku,keluar keluar saya bilang !!!!!
''Sila aku mohon jangan mengusirku,aku tidak mau berpisah dengan mu.''Danil tetap berdiri di tempat.
''Pergi kamu dari sini pergi... !''Suara Sila sampai serak karena berteriak mengusir Danil.
''Nak danil,lebih baik nak danil pulang dulu ya biar ibu yang menenangkan Sila.Dia sedang emosi jangan di paksa lagi.''Ibu berusaha mencairkan ketegangan yang ada.
__ADS_1
''Baik lah tante saya permisi ..''ucap Danil.
Sila menangis mengurung diri di kamar, dia sangat muak dengan Danil.Ibu pun membiarkan Sila menenangkan dirinya.